Beranda / Rumah Tangga / Hasrat Liar Pernikahan / 202 || (21+) Aku Tidak Berdaya

Share

202 || (21+) Aku Tidak Berdaya

Penulis: MAMAZAN
last update Terakhir Diperbarui: 2024-09-24 23:42:16

"Ahhh... Apa yang kamu lakukan Gerald?" kaget Giselle karena baru pertama kali di perlakukan seperti ini.

Tidak menjawab pertanyaan Giselle, Gerald terus melangkah menuju kamar utama yaitu kamar pribadinya.

"Gerald?" panggil Giselle.

Gerald menurunkan Giselle di atas ranjang berukuran king size miliknya.

"Duduk sebentar untukku!" ujar Gerald dan Giselle dengan patuh duduk di tepi ranjang. Gerald menarik keatas mini dress Giselle hingga membuat wanita itu telanjang tidak mengenakan sehelai kain pun di tubuhnya.

Puas menatap tubuh indah Giselle, Gerald naik ke atas ranjang dan dengan suara beratnya. "Berbaring di sini untukku...!"

Giselle mengikuti arahan Gerald dan merebahkan tubuhnya di atas ranjang dengan pose erotis, "Se—seperti ini?"

Gerald tersenyum, "Hmm, good girl!" Kemudian dengan sedikit berlutut di samping wajah Giselle. Ia mengarahkan tongkatnya ke wajah Giselle, "Sekarang kau bisa menghisapnya lagi..."

Giselle menatap sayu tongkat yang besar dan menggairahkan itu. Dengan wa
Bab Terkunci
Lanjutkan Membaca di GoodNovel
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terkait

  • Hasrat Liar Pernikahan   203 || (21+) Whenever You Want

    Gerald bangun dari rebahannya dan berlutut sambil terus menghisap klit Giselle dengan kuat dan berseru , "Oughh Giselle... Milikmu sangat enak!"Giselle kaget luar biasa. Serangan Gerald terlalu kuat. Giselle melepaskan kulumannya. Mata hitamnya sudah tidak terlihat. Giselle baru pertama kali merasakan hal seperti ini.Tubuhnya tertekuk keatas dengan erotis dan ditahan begitu kuat oleh Gerald. Giselle menahan tubuhnya dengan kedua tangannya bertumpu di atas kasur.Gerald semakin kuat menghisap inti tubuhnya.Suara erotis terdengar kian intens."Geraldd! Gerald! Hen—hentikan!! Ini terlalu kuat Gerald!!" teriak Giselle mengeluarkan air mata. Giselle dapat merasakan sebentar lagi akan meledak di bawah sana.Sensasi ini membuatnya hilang akal.Gerald meremas bokong Giselle dengan kuat dan memasukkan lidahnya kemudian menghisapnya.Giselle memegang paha Gerald dengan kuat dan membuang kepalanya ke belakang."Ahk! Aku tidak tahan lagi Gerald! Akhh Gerald!" lengkingan Giselle mengunci tubuhn

    Terakhir Diperbarui : 2024-09-24
  • Hasrat Liar Pernikahan   203 || Aku Anggap Ini Kompensasi

    Matahari pagi sudah mengintip dari balik jendela. Pantulan cahaya terlihat begitu indah. Namun tidak lagi di rasakan oleh pria yang tengah berada di ruang tamu dengan sekaleng bir yang masih berada di genggamannya.Cahaya matahari menyilaukan matanya yang masih tertutup rapat."Bella...?" suara serak terdengar seisi rumah. Suara khas baru bangun tidur. Steve mengerjapkan matanya sekilas dan tersadar akan sesuatu."Ah... kau sudah tidak ada di sini ..." gumamnya tersenyum kecut."Dan sebentar lagi kita akan resmi bercerai, tapi aku tidak akan membuat kau bahagia dan kau harus tahu siapa Austin sebenarnya" decak Steve memulai paginya dengan merencanakan sesuatu."Austin hanyalah pria berengsek yang membelimu dengan kekayaannya!" sambung Steve kemudian bangun dari tidurnya.Steve mengambil tas kerjanya dan meraih sebuah map.Di bukanya map tersebut dan membaca sekilas surat gugatan cerai dari Bella pada isi selembaran itu.Diambilnya sebuah pena dan ketika hendak ingin menandatangani. St

    Terakhir Diperbarui : 2024-09-25
  • Hasrat Liar Pernikahan   204 || Princess

    Sedangkan cahaya matahari pagi di ruangan yang berbeda menyapa sepasang kekasih yang tengah duduk di teras kamar mereka sambil menikmati seduhan teh hangat."Love apa tidak masalah kita sarapan di sini, sedangkan Mom Agatha dan Daddy Ed ada di bawah..." tanya Bella kepada Austin."Tidak masalah love, Mommy yang meminta kepada pelayan untuk mengantarkan sarapan kita," jawab Austin santai sambil menyuapi Bella sepotong sandwich."Euhmm... Uhmm... Tawpi kwenapa...""Ssstttt... Hhahahaha... Makan dulu sayang, nanti tersedak...!" sela Austin melihat Bella memaksakan diri untuk berbicara. Padahal mulutnya masih penuh dengan potongan sandwich yang baru saja di suapi oleh Austin."Hmmp! Iya sayang..." jawab Bella setelah berhasil menghabiskan makanan di mulutnya."Tapi kenapa Mom meminta kita sarapan di kamar?" tanya Bella sangat penasaran."Entahlah sayang..." jawab Austin singkat, mengangkat bahunya ke atas."Mungkin Mommy tahu kalau aku dan kamu saat ini sedang kelelahan, karena baru saja

    Terakhir Diperbarui : 2024-09-25
  • Hasrat Liar Pernikahan   205 || Semua Tentangmu

    "Silahkan Tuan, Nyonya..." sapa Max sambil membuka pintu mobil."Thank you Max," balas Bella.Austin dengan sigap menahan kap mobil agar tidak mengenai kepala Bella.Setelah Bella masuk, Austin pun ikut masuk ke dalam mobil. Karena Bella langsung menggeser posisinya ke bagian kanan dan menepuk kursi agar dia segera masuk."Thank you sayang.. Cup !" ucap Austin lembut dan mengecup pipi Bella."You’re welcome sayang.." balas Bella.Max yang melihatnya Tuannya berseri-seri, turut bahagia. Dan tidak dapat menyembunyikan senyuman di wajahnya yang kurang senyum itu.Dirinya segera masuk ke bagian kursi pengemudi, "Kita kemana Tuan?""Ehm, tempat Daniel.." jawab Austin singkat."Baik Tuan..""Eh, memangnya Max tahu di mana tempat Daniel?" bingung Bella. Karena seingat Bella, tidak pernah sekalipun Max mengantarnya ke perusahaan Daniel."Ah itu Nyonya..." Max gelagapan dan menggaruk kepalanya."Tentu saja dia tahu sayang... Karena di mana pun kamu berada akan selalu dalam radar dan pengawasan

    Terakhir Diperbarui : 2024-09-26
  • Hasrat Liar Pernikahan   206 || Penjara XX

    Fin mengendarai mobilnya menuju basecamp setelah mendapatkan telpon dari Max untuk memindahkan tawanan mereka.Ring ring ringBunyi ponsel Fin kembali berdering. Dengan sigap Fin menekan tombol di layar mobilnya."Ada apa Ken?""Tuan Max menyuruh kita untuk memindahkan dia ke penjara khusus pria.." jawab Ken dengan cepat."Ya, aku sudah mengetahuinya. Dan sekarang lagi on the way ke basecamp.. !" balas Fin sambil menyetir. Dirinya tidak kehilangan fokus pada saat menelpon karena memakai speaker yang langsung terhubung dengan kendaraannya."Jemput aku Fin, biar kita sama-sama ke sana. Di sana sangat berbahaya!" tukas Ken mengkhawatirkan Fin yang nekat berpergian ke penjara khusus pria yang terkenal sangat kejam itu."No problem Ken! Kamu istirahat saja di rumah, aku bisa membawa bawahan kita," tolak Fin memikirkan kondisi Ken saat ini."Hmm, baiklah. Kamu segera info kepadaku kalau ada hal buruk yang terjadi.""Of course! And take a rest!" tutup Fin menyudahi telponnya. Karena sekarang

    Terakhir Diperbarui : 2024-09-26
  • Hasrat Liar Pernikahan   207 || Tunggulah Kejutan Dariku

    Di Kanada, di sebuah apartment yang mewah. Giselle kini tengah tertidur dengan lelap setelah melewati malam yang begitu panjang dan memabukkan. Setelah melewati sesi pertama. Gerald dengan cepat kembali bisa menaikkan birahi mereka kembali.Tanpa batas dan tanpa ragu mereka kembali meraih puncak kenikmatan bersama yang melebihi pertarungan ranjang mereka yang pertama.Gerald yang bangun terlebih dahulu menatap lurus ke wajah Giselle yang masih terlelap dan memeluk pinggangnya.Dengan jari telunjuknya, Gerald mengusap lembut pipi Giselle dan sampai ke bibir Giselle yang begitu seksi baginya."Kamu sangat luar biasa di atas ranjang Giselle...!"Tangannya terus turun mengusap leher dan bahu hingga lengan Giselle."Sepertinya aku akan membuatmu menjadi milikku !"Giselle merasakan geli di lengannya dan sedikit menggeliat dan berusaha membuka matanya. Dengan mengerjapkan matanya. Giselle melihat sosok pria yang tadi malam sudah menghabiskan malam yang luar biasa bersamanya."Meski bangun t

    Terakhir Diperbarui : 2024-09-26
  • Hasrat Liar Pernikahan   208 || (21+) I Want You So Bad!

    Bella tertegun melihat apa yang kini ada di tangannya. Surat gugatan cerainya kepada Steve sudah terbubuhi tanda tangan Steve.Wanita berparas cantik itu mengangkat wajahnya dengan mata berkaca-kaca, "Love?” Panggil Bella lirih, tidak percaya akan dia dapatkan secepat ini. Dan ada rasa sakit yang tidak dapat dia hindari. Namun dari semua rasa sakit itu. Beban di dada Bella tiba-tiba terasa begitu ringan. Seolah ada beban besar yang menguap."Iya sayang?" jawab Austin dengan senyuman manisnya."Apa ini nyata?" tanya dengan raut wajah tidak percaya.Austin berlutut lalu mensejajarkan posisi mereka dan menangkup wajah Bella. Di sapunya air mata Bella yang tanpa Bella sadari sudah jatuh begitu saja."Yes love... Ini nyata... Sekarang kamu adalah milikku seutuhnya...!" ucap Austin lembut sampai ke hati terdalam Bella.Bella tidak dapat menahan rasa harunya, "Love! Hikss!!" Bella menghamburkan tubuhnya ke dalam pelukan Austin.Austin segera menangkap tubuh Bella dan memeluknya dengan erat.

    Terakhir Diperbarui : 2024-09-27
  • Hasrat Liar Pernikahan   209 || (21+) Password?

    "Buka untukku sayang!" suara berat yang begitu mendominasi. Kini posisi kepala Austin sudah berada di antara kedua paha Bella.Bella membuka kakinya dengan lebar."Bella Sophie!" seru Austin dengan suara tinggi. Semua lampu di dalam ruangan seketika menyala dengan terang benderang. Sehingga Austin dapat melihat milik Bella yang begitu indah tepat berada di depannya.Bella seketika terkejut melihat lampu yang menyala dengan sendirinya."Sayang?"Austin mendongakkan kembali kepalanya melihat Bella yang tengah memanggilnya.Bella menaikkan sedikit tubuhnya dan melihat kekasihnya itu yang siap untuk melahap dirinya.Bella menunjuk ke arah lampu dengan mata dan dagunya."Ahh, apa kamu tidak sadar ketika pertama kali kita masuk? Aku menyebut namamu sayang... Karena itu adalah pasword untuk menyalakan lampu di ruangan ini..." jawab Austin sambil tersenyum.Deg"Oh my! Aku pikir kamu hanya asal memanggil namaku..." Balas Bella.Austin tertawa kecil, "Masih ada yang ingin di tanyakan sayang?"

    Terakhir Diperbarui : 2024-09-27

Bab terbaru

  • Hasrat Liar Pernikahan   EXTRA PART #2 (21+)

    “Oh my! Love! Aku mau keluar!” geram Austin. Bella semakin mempercepat gerakan kepalanya dan lidahnya bermain semakin liar di dalam sana. Hingga suara geraman suaminya dan hentakan pinggul suaminya yang membuat boa Austin semakin masuk ke dalam tenggorokannya. Cairan hangat dan putih kental itu memenuhi mulut Bella. Wanita cantik itu tersenyum, menyambut semua cairan cinta suaminya itu, ia tak melepaskan milik Austin, ia bahkan menghisap ujung lobang mister p suaminya itu, mengeluarkan semua cairannya dan menelannya tanpa sisa. Kemudian ia melepaskan milik suaminya dan berkata dengan erotis, “Ini sudah bersih sayang.” “Oh my! Love!” suara berat Austin yang langsung membaringkan tubuh istrinya, membuat posisi mereka berbalik. Ia menindih Bella dan melumat bibir istrinya itu. Menatap sang istri penuh cinta. “Enak?” tanya Bella lembut dengan napas berat. “Sangat… dalam sekejap kamu membuatku keluar…” jawab Austin tersenyum puas kepada sang istri, kemudian ia menjilati tengkuk lehe

  • Hasrat Liar Pernikahan   EXTRA BAB #1 (21+)

    Ini adalah bab spesial buat kalian semua sayang-sayangkuh ~~~ Semoga kalian suka ya ^^ ----Sebelum baca part ini, ada baiknya kalian lihat video di i9 @ma2.zan >,

  • Hasrat Liar Pernikahan   562 || Kamu Adalah Wanita Yang Luar Biasa (TAMAT)

    Vladimir melihat putranya dan mengangguk setuju.“Terima kasih Ayah,” ucapnya dan melihat ke arah Bryan. “Kamu tahu apa yang harus kamu lakukan Bryan,”“Tentu saja Paman,” jawab Bryan dengan senyuman yang begitu dingin.Pria itu kemudian undur diri dan pamit dari semuanya untuk menghubungi pasukan salju merah untuk mencari keberadaan keluarga Drake hingga tujuh turunan.“Basmi semuanya dan sisakan pria yang bernama Drake,” ujar Austin kepada Bryan. Bryan pun menyetujuinya.Dan hanya dalam beberapa hari semua keturunan keluarga pengusaha Drake tidak ada lagi di daftar penduduk. Kecuali tersisa Drake yang kini berada di Gudang yang begitu gelap.Austin dan Ludwig masuk ke dalam Gudang tersebut, bersama Max dan tentu saja beberapa bawahan Austin dan keluarga Vladislav.Begitu ikatan mata Drake di buka, betapa terkejutnya pria itu melihat pria yang ada di depannya. “Ka… kauuu…kauuu…?” gumamnya tergugu. Suaranya terdengar gemetar.Ludwig menyeringai, “Kenapa ? Apa kau terkejut melihat mayat

  • Hasrat Liar Pernikahan   561 || Menghapus Nama Keluarga

    Waktu pun berlalu, keesokan paginya Bella bangun dengan masih berpelukan dengan Elle. Setelah menghabiskan waktu sampai jam satu malam, Ibu dan ana kini benar – benar bercerita tentang kehidupan mereka.Bella dengan jujur bercerita tentang rumah tangga nya yang pernah gagal bersama suami pertamanya, namun sekarang dia hidup dengan penuh cinta dalam keluarga suaminya. Serta orang – orang di sekelilingnya yang begitu mencintainya.Elle yang akhirnya bangun tersenyum lembut menatap wajah cantik putri kesayangannya itu. Putrinya yang membuat hidupnya bagaikan di neraka. Tiada hari tanpa ia memikirkan Bella di setiap helaan nafasnya. Kini ia bisa melihat, bahkan menyentuh wajah cantik Bella.“Kamu tumbuh menjadi wanita yang hebat, nak.” Ucap Elle lembut sambil membelai wajah putrinya.“Mom ?” gumam Bella dengan suara serak manjanya kepada Elle. Menandakan wanita cantik itu juga baru terbangun.“Kamu sudah bangun sayang?” tanya Elle lembut.Bella mengangguk pelan.Dan tiba – tiba pintu terb

  • Hasrat Liar Pernikahan   560 || Mencari Dalang

    Austin, Bryan, Ludwig, Arthur, dan Edelmiro duduk di halaman belakang mansion milik Austin dan Bella yang begitu luas. Di sekitar mereka, terdapat kolam renang yang begitu indah dan taman yang indah dengan berbagai macam tanaman dan bunga yang tumbuh subur.Kolam renang yang sangat besar terletak tepat di tengah-tengah halaman belakang, berwarna biru kehijauan dan dipenuhi dengan air yang jernih. Air di kolam renang tersebut mengalir secara perlahan, menghasilkan suara gemericik yang menenangkan. Di sekitar kolam renang, terdapat beberapa kursi mewah yang didesain khusus untuk bersantai di sekitar kolam renang.Di sekeliling kolam renang, terdapat taman yang dipenuhi dengan berbagai macam tanaman dan bunga yang tumbuh subur. Ada beberapa jenis pohon besar yang menghasilkan naungan yang lebat, memberikan kesan sejuk dan menenangkan. Taman juga dilengkapi dengan beberapa patung dan ornamen dekoratif yang menambah kesan elegan dan artistik.Di satu sudut taman, terdapat sebuah teras kayu

  • Hasrat Liar Pernikahan   559 || Everything For You My Love

    Hidangan pun mulai di sajikan satu per satu. Kepiawaian Elle dan Laras di dapur membuat mereka menyajikan makanan yang begitu lezat.“Lalu aku dengar dari Bryan kalau kau sekarang menjabat sebagai direktur utama di rumah sakit besar di Irlandia ? Dan Elle adalah pemilik Galeri terbesar di sana?”“Benar, kedua mertuaku yang begitu shock mendengar cerita kami dan melihat keadaan kami merasa sangat bersedih. Mereka memberikan support yang begitu besar kepada kami berdua. Aku di bangunkan sebuah rumah sakit dan akhirnya berkembang seperti saat ini. Dan Elle diberikan Galeri seni agar anak perempuannya itu tidak bersedih dan larut memikirkan Bella.” Jelas Ludwig.Arthur mengangguk dan kemudian menyeringai, “Dan katanya kau adalah keturunan –“Ting tongBel pintu kembali berbunyi. Austin kembali berdiri untuk membuka pintu menyambut tamu yang datang. Arthur dan Ludwig menhentikan percakapan merekaTerlihat Edelmiro dan Agatha berdiri di depan pintu dengan membawa begitu banyak tentengan kan

  • Hasrat Liar Pernikahan   558 || Bertemu Kembali

    “Jadi bagaimana sampai Daddy dan Mommy hidup di Irlandia ?” tanya Bella.Elle tertunduk sedih, “Setelah kondisi kami sudah membaik, Grandpa dan Grandma mu membantu kami untuk pulang. Sedangkan sahabat Daddy dan Mommy juga pergi berpencar ke negara yang berbeda dengan identitas baru kami.”“Grandpa dan Grandma mu di Irlandia memberikan dukungan luar biasa kepada kami berdua.”“Dan begitu kami tiba di Irlandia, kami berdua langsung mencari keberadaan kamu di Swiss, rumah Grandpa Gaston dan Grandma Beatrice. Tetapi yang kami dapatkan adalah berita mengejutkan dari para tetangga yang mengatakan jika mereka pergi dengan tergesa-gesa bersama seorang gadis kecil.” Sambung Elle.“Daddy minta maaf karena tidak bisa menemukan keberadaan kamu Bella, Daddy dan Mommy merasa sangat bersalah.” Ucap Ludwig dengan mata berkaca-kaca.Air mata jatuh di pipi Bella mendengar cerita yang begitu menyedihkan dari kedua orang tua. Bagaimana bisa ia menyalahkan kedua orang tuanya karena kejadiaan naas seperti

  • Hasrat Liar Pernikahan   557 || Kerinduan Terdalam

    Wanita paruh baya itu mengusap lembut punggung Bella, sedangkan pria paruh baya yang berada di sisinya matanya ikut berkaca-kaca menahan embun yang menumpuk di sudut matanya.Bella terlihat semakin kebingungan. Dua orang asing yang tiba-tiba datang memeluknya dan menangis di depannya.Terdengar suara langkah dari dalam. Bella yang masih dalam pelukan wanita asing itu pun menoleh ke suaminya, “Sayang?”Austin tersenyum lembut dan menghampiri istrinya yang terlihat sangat kebingungan itu. Dan hal itu membuat Bella semakin bingung dan bertanya-tanya. Austin memegang pundak istrinya.“Daddy, Mommy… Selamat datang di rumah kami.” ucap Austin kepada pria dan wanita paruh baya di depannya.Bella menekuk keningnya, “Sayang,” perkataan suaminya benar – benar membuatnya sangat bingung.“Apa maksud kamu sayang? Daddy, Mommy?” gumam Bella.Wanita paruh baya itu melepaskan pelukannya, diusapnya air matanya dan menatap Bella dengan senyuman manis di sudut matanya. “Iya sayang, aku mommy mu Elle,

  • Hasrat Liar Pernikahan   556 || Kesibukan Austin

    Dan di sinilah keluarga kecil ini berada. Sebelum Arion pindah ke kamarnya. Dia bermanja dengan Bella dan twins.“Hoamss….” Arion menguap dengan besar.“Sudah waktunya tidur ya sayang, besok Arion mau ke sekolah ‘kan?”“Ok mom!”“Cup! Goodnight sayang!” Bella mengecup bibir Arion dan mengusap lembut pipi putranya itu dengan gemas.“Cup ! Goodnight Boy!” ucap Austin dan mengecup pipi Arion.Cup ! Cup! Cup! Sebelum turun dari tempat tidur, Arion memberikan kecupan kepada twins dan Bella.Kemudian pria kecil itu berlari kecil masuk ke dalam kamarnya.Tinggallah Austin dan Bella di atas tempat tidur. Bella bersandar di dada sang suami, memanjakan dirinya.Austin dengan lembut mengusap punggung istrinya. Kemudian dia bergeser dan memperbaiki posisi Bella agar bersandar di headboard dengan nyaman.Pria tampan berhazel biru itu lalu mengambil tempat dan memijit dengan lembut kaki Bella dengan lembut.“Terima kasih sayang…” ucap Bella dengan senyuman bahagianya.Wanita cantik itu menikmati p

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status