Share

Tersiksa

Author: Bebby
last update Last Updated: 2023-10-03 03:52:54

"Kami tahu kalau kamu di dalam! Keluar sekarang maka kami akan mengampunimu!' seru anak-anak muda ini.

Belum pernah Kui Long merasa terpojok seperti ini, apalagi oleh anak-anak muda yang paling tinggi hanya mencapai ranah manusia saja.

Sekali kibas saja dia akan merobohkan mereka semua di masa lalu, tapi di masa kini dia hanyalah pecundang yang tidak punya kemampuan apa-apa.

'Gembel! Kesabaran kami sudah habis terhadapmu! Keluar sekarang atau kami akan mencarimu sampai dapat!"

"Aku tidak boleh mati lagi. Aku harus mencari tubuh asliku yang disimpan Kaisar Qing! Kalau masih belum lama, aku bisa hidup kembali menjadi Shin Kui Long dengan kemampuan di atas semua Immortal yang ada."

Sekarang, Kui Long harus memeras otak untuk keluar dari tempat persembunyiannya ini tanpa ketahuan oleh anak-anak muda kejam yang hendak memukulinya sampai mati hanya karena penampilannya menyedihkan dan tidak mirip kultivator sama sekali?

"Kamu tidak akan bisa bersembunyi dari kami, gembel!" Cepat keluar atau kami bakar tempat ini!' seru salah satu anak muda yang membawa obor api.

Di saat kristis, Kui Long melihat ada lubang angin untuk bersembunyi dari api apabila tempat ini terbakar oleh ulah anak-anak muda kejam ini.

Anak-anak muda ini melaksanakan ancaman mereka dengan membakar habis tempat persemmbunyian Kui Long.

Setelah memastikan semuanya terbakar habis, mereka kemudian pulang ke rumah mereka masing-masing karena menganggap gembel yang mereka kejar ini sudah tewas terbakar oleh api yang dinyalakan mereka.

Sisa pembakaran masih menyebarkan bau menyengat seakan semua penghuni di tempat Kui Long bersembunyi terbakar habis.

Sesuatu tampak bergerak-gerak di tengah area yang terbakar habis ini.

Perlahan tapi pasti, Kui Long berhasil keluar dari lubang angin yang menyelamatkan nyawanya.

Perjalanan diteruskan Kui Long ke Dunia Pendekar yaitu Kekaisaran Qing.

Kui Long butuh tubuhnya untuk tetap hidup karena tubuh yang ditempati olehnya mulai menyebarkan hawa busuk karena dia terlambat menempati tubuh ini.

*****

Kerjaaan Qing yang merupakan surga bagi para pendekar ini lebih menitik beratkan pada sistem Agraria yaitu pertanian.

Pendekar-pendekar yang tangguh tertempa di ladang sawah atau perkebunan yang dimiliki mereka ataupun orangtua mereka.

Pendekar di Negeri Qing ini seharusnya lebih bersahaja dan menghargai warga yang lemah dibandingkan kultivator yang kejam.

Kui Long berhasil menyelinap keluar dari Negeri Han menuju Negeri Qing .

"Semoga saja kehidupan di Dunia Pendekar tidak separah kehidupan di Dunia Kultivator," harap Kui Long.

Namun, harapan tinggallah harapan.

Pendekar di Negeri Qing ini tidak kalah sombongnya dengan Negeri Han.

Bahkan pendekar di Negeri Qing ini lebih sadis dan kejam dibandingkan di Negeri Han yang hanya melempar batu ke arahnya baru kemudian mengejarnya dan membakar tempat persembunyiannya.

Di Negeri Qing, pendekar kelas rendahan saja sudah bertindak sewenang-wenang bagaikan pendekar kelas atas.

Belum pernah Kui  Long merasa tersiksa dan terhina seperti ini.

Apalagi yang melakukan penyiksaan terhadap dirinya adalah Pendekar yang jauh di bawah kemampuannya dahulu sebagai Dewa Kaisar di ranah cultivator.

Seandainya saja kemampuannya yang dahulu kembali, dia bisa melempar puluhan pendekar kelas rendah ini dengan sekali kibasan tangan saja.

"Kenapa aku bisa sengsara seperti ini? Kenapa jug aaku harus menempati tubuh yang sangat lemah ini?"gerutu Kui Long yang tubuhnya merasa sakit semua akibat pemukulan yang dilakukan oleh pendekar kelas rendah.

"Dasar sampah! kenapa kamu berada di negeri kami? Bikin malu Negeri Qing saja kau!"

BUGH!

Sebuah pukulan mendarat lagi di wajah Kui Long yang membuat dirinya tidak berdaya menjadi sasaran empuk para pendekar kelas rendahan ini.

*****

Dunia Pendekar juga mengenal tingkatan pendekar seperti halnya di dunia kultivasi.

Adapun tingkatan Pendekar ini adalah,

Pendekar Jelata

Pendekar Perguruan

Pendekar Bangsawan

Pendekar Panglima

Pendekar Raja

Pendekar Dewa

Pendekar Kaisar

Pendekar Kaisar Dewa

 

Selain itu ada tingkatan tenaga dalam yang disebut sin-kang,

Penempaan Tubuh Sin-Kang

Penyerapan Energi Semesta

Pemusatan Energi Sin-Kang

Perisai Cahaya Sin-Kang

Blaster Sin-Kang

Hawa Murni Sin-Kang

 

Dunia Pendekar juga mengenal ilmu meringankan tubuh yang disebut Gin-Kang.

Adapun tingkatan Gin-Kang ini adalah,

Meringankan Tubuh

Tubuh Melayang

Secepat Angin

Secepat Suara

Secepat Cahaya

Menembus Dimensi

 

Pendekar yang menyiksa Kui Long ini masih berada di tingkatan pendekar jelata yang termasuk tingkatan paling rendah.

Hanya memiliki dasar penempaan tubuh ringan dan meringankan tubuh kelas rendah.

Kelas pendekar yang disebut sampah ini berhasil membuat tubuhnya hancur berantakan.

Bisa dibayangkan betapa lemahnya tubuh yang ditempatinya. Walaupun berasal dari tubuh pendekar, tubuh ini tidak cocok untuk Kui Long yang mengakibatkan dirinya tidak bisa berkembang dengan sempurna saat mencoba kembali teknik bela diri di tubuh ini.

*****

"Bagaimana sampah bus*k? Apa kamu akan pergi sekarang dari Dunia Pendekar ini? Kau tidak cocok berada di sini! Kalau kau nekad juga berada di sini maka kematian yang akan menunggumu!"

Salah satu penyiksanya memberikan peringatan kepada Kui Long untuk segera angkat kaki dari Negeri Qing.

Entah apa maksud mereka menyiksa Kui Long sedemikian rupa, padahal kehadiran Kui Long tidak terlalu berpengaruh kepada mereka.

Tidak seperti di Dunia Kultivator ... di Dunia Pendekar, banyak terdapat warga biasa yang juga tidak bisa ilmu bela diri tapi tidak diperlakukan kejam seperti yang mereka lakukan terhadap Kui Long.

"Apa salahku terhadap kalian sehingga kalian menyiksaku seperti ini?: tabya Kui Long tang wajahnya sudah bengkak karena terus menerus dipukul tanpa henti.

Tubuhnya juga kesakitan karena dipukul dan ditendang oleh beberapa pendekar kelas jelata yang mengeroyoknya.

"Masih berani bertanya lagi! Kamu itu tidak pantas berada di Dunia Pendekar, jadi lebih baik kamu pergi saja ke dunia lain yang cocok denganmu! Kalau kami lihat kamu berada di sini lagi maka kami tidak akan sungkan untuk membunuhmu!" seru salah satu penyiksanya.

"Kenapa aku tidak pantas? Kalian juga pendekar rendahan yang hanya bisa sedikit ilmu bela diri tapi sombongnya sudah seperti pendekar kelas Raja!" ujar Kui Long yang kembali memancing kemarahan pendekar kelas jekata ini.

"Kamu menghina kami? Kamu anggap kami ini tidak berguna, begitu?" tanya salah satu pendekar.

Bugh!

Bugh!

Bugh!

Tiga pukulan beruntun dilakukan oleh pendekar ini yang menambah parah tubuh yang ditempati Shin Kui Long ini.

"Kalian ini pengecut yang sama pengecutnya dengan Immortal yang beraninya keroyokan!" ejek Kui Long.

"Apa katamu?"

Plak!

Sebuah tamparan keras membuat Kui Long terguling ke tanah.

"Dasar tidak tahu diri! Sudah gembel masih saja berani menghina kami yang para pendekar!" seru pendekar ini.

"Kalian tidak pantas disebut pendekar! Kalian juga ikut mengeroyok Dewa Iblis Gerbang Neraka di Pagoda Negeri Han! Tadinya kupikir pendewkar itu sajral dan hebat tapi ternyata sama pengecutnya dengan Immortal dan Kultivator di Negeri han yang beraninya mengeroyok Dewa Iblis Gerbang Neraka."

"Memang alot sekali gembel tidak berguna ini! Kita habisi saja!" ucap pendekar lainnya, yang disetujui oleh seluruh pendekar kelas jelata yang mengeroyok Shin Kui Long.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Related chapters

  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   Dewa Mabuk

    Pendekar kelas jelata seperti kerasukan setan dab tidak peduli lagi dengan nyawa Kui Long yang sudah di ujung tanduk.Saat tangan salah satu pendekar hendak menghabisi nyawa Kui Long dengan memukul kepalanya, tangannya ditangkap oleh seseorang yang bergerak sangat cepat ke arah dirinya.Sosok yang menangkap tangan pendekar ini dan mendorongnya menjauh dari tubuh Kui Long bukanlah sosok pendekar ideal yang tinggi tegap."Pergi kalian! Beraninya menganggu Pendekar yang lemah!" seru kakek yang bertubuh gempal ini."Pak Tua ... urus saja urusanmu sendiri! Jangan ganggu kami!" sahut Pendekar kelas jelata ini."Aku tidak bisa membiarkan kalian menyiksa pemuda malang ini! Tinggalkan dia, maka aku akan mengampunimu!" seru kakek gempal yang membawa kendi arak di pinggangnya.Salah satu Pendekar kelas rendah ini mengenali sosok Pendekar yang menegur mereka ini."Dia itu Dewa Mabuk! Baiknya kita menyingkir saja! Berbahaya sekali melawannya karena dia merupakan salah satu dari Lima Dewa Pendekar

    Last Updated : 2023-10-03
  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   Teknik Pendekar

    ":Benar, Master! Aku ini Shin Kui Long yang lebih dikenal sebagai Dewa Iblis Gerbang Neraka! Tapi sekarang, aku ini hanyalah manusia biasa saja!' sahut Kui Long yang sudah siap menerima segala akibat perbuatannya di masa silam. HAHAHA ...! Tiba-tiba Dewa Mabuk ini tertawa sekeras-kerasnya. Kui Long menjadi bingung melihat sikap aneh Dewa Mabuk. "Kenapa kamu ini sangat lemah?" tanya Dewa Mabuk kepada Kui Long."Seperti yang kukatakan kalau aku sebenarnya kultivator yang kuat, paman! Aku tewas akibat pengeroyokan Immortal di Dunia Kultivator!" jelas Kui Long."Kamu serius?" tanya Dewa Mabuk yang tidak percaya dengan ucapan Kui Long sedikit pun. "Bukannya tadi paman yang menanyakanku tentang Dewa Iblis Gerbang Neraka?" tanya Kui Long. "Aku hanya mengujimu! Siapa namamu anak muda?" tanya Dewa Mabuk. "Terserah paman saja mau panggil aku apa! tapi kalau tidak keberatan panggil aku Long Shin saja!" ujar Kui Long. "Baiklah, Long Shin! Apa kamu akan ikut menjadi muridku?" tanya Dewa Ma

    Last Updated : 2023-10-03
  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   Jurus Dewa Mabuk

    Shin Kui Long lebih memilih cara lama untuk menempa kondisi tubuhnya yang sangat lemah ini."Aku harus mulai dari awal lagi. Master! Lebih baik aku menggunakan cara lama untuk menempa tubuh lemah ini agar lebih kuat!""Baiklah, kalau keinginanmu seperti itu! Bawa pikulan ini dan ambil air di mata air pegunungan!" perintah Dewa Mabuk.Kui Long langsung mengambil pikulan air dengan dua gentong air besar di kedua sisinya."Ingat! Air tidak boleh jatuh setetes pun atau kamu harus mengulanginya dari awal!" seru Dewa Mabuk.Walaupun tubuh mati ini sudah semakin tegap dengan khasiat mata air, tapi tetap saja tubuh yang ditempati Kui Long ini ada masanya untuk membusuk.Susah payah Kui Long membawa pikulan air yang diwajibkan penuh sampai atas menyentuh tepian gentong tapi air di dalam gentong ini tidak boleh keluar dari gentong untuk menetes ke bawah."Bagaimana cara membawa pikulan air yang terus bergoyang tanpa menjatuhkan air sedikit pun?" pikir Kui Long. "Hal yang sangat mustahil untuk d

    Last Updated : 2023-10-08
  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   Bandit Pendekar

    "Jangan cari masalah dengan Bandit Pendekar ya, Kui Long!" pesan Dewa Mabuk di sela-sela latihannya."Kenapa, Master? Bukannya kita sebagai pendekar harus memberantas bandit yang berkeliaran di Dunia Pendekar ini?" tanya Kui Long. "Siapa sebenarnya yang memimpin Bandit Pendekar sampai Master melarangku untuk ikut campur?'"Benar katamu! Tapi khusus Bandit Pendekar, jangan cari masalah dengan mereka. Pemimpin Bandit pendekar adalah Dewa Bandit yang ilmu bela dirinya sangat hebat. Aku saja ragu bisa mengalahkannya!' ujar Dewa Mabuk."Kalau bandit lainnya, aku boleh ikut campur, Master?" tanya Kui Long."Boleh saja! Tidak masalah! Hanya Bandit Pendekar yang harus kamu jauhi agar hidupmu aman di Dunia Pendekar ini!" saran Dewa Mabuk."Aku tidak ingin cari masalah, Master ... aku hanya ingin belajar menjadi yang terhebat agar bisa menuju Dunia Atas!' sahut Kui Long."Bagus kalau begitu! Dewa Bandit mempunyai sifat pendendam ... dia akan terus mengincarmu apabila kamu menyusahkan dirinya! U

    Last Updated : 2023-10-19
  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   Gadis Misterius

    Shin Kui Long bertemu gadis cantik yang sangat misterius, karena pedagang buah-buahan di Kota pendekar sangat takut terhadap gadis bernama Hong Ling ini."Kamu belum menjawab pertanyaanku ... siapa sebenarnya dirimu, Nona Hong Ling?" tanya Kui Long.Gadis ini tersenyum mendengar pertanyaan Kui Long. "Aku hanya gadis biasa, Long Shin! Aku juga tidaak tahu kenapa paman ini taakut sekali padaku! Paman pasti salah orang!" kata Hong Ling sambil memberi isyarat kepada pemilik toko buah ini agar mengikuti keinginannya."Benar! Aku baru sadar kalau Naona ini bukan Nona yang aku takuti! Maaf, Nona!" ujar pedagang buah ini."Tuh kan, kamu dengar sendiri! Aku hanya gadis biasa yang sedang jalan-jalan di Kota Pendekar dan melihatmu yang sedang kebingungan! Aku menyukaimu, makanya aku datang membantumu ... apa itu salah?" tanya Hong Ling."Tidak! Maafkan aku, Hong Ling!" sahut Long Shin."Hihihi ... kalau kamu mau menjadi sahabatku, maka aku maafkan perbuatanmu tadi!" ujar Hong Ling."Siapa yang t

    Last Updated : 2023-10-20
  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   Mencuri Tubuh Dewa Iblis

    Kui Long tentu saja tidak akan menyia-nyiakan kesempataan yang ditawarkan oleh Hong Ling yang baru dikenalnya ini."Baiklah, aku setuju! Tapi ada yang ingin aku tanyakan padamu!' sahut Kui long."Apa yang hendak kamu tanyakan?""Apa kamu akan mengembalikan tubuh Dewa Iblis Gerbang Neraka ke pemilik aslinya?" tanya Kui Long dengan hati-hati."Tentu saja, Long'ge! Untuk apa aku menyimpan mayat?" sahut Hong Ling."Baiklah, aku pegang janjimu!" ujar Kui Long. "Kapan kita akan mencuri tubuhku ... eh maksudku tubuh Dewa Iblis Gerbang Neraka!' ujar Kui Long."Hihihi! Baru mau mencuri saja sudah gugup begini, bagaiman akalau kamu sudah berada di lingkungan istana?' tanya Hong Ling sambil tertawa geli.Kui Long merasa aneh dengan gadis ini.Mau mencuri sesuatu yang penting di Istana Kerajaan Qing tapi sikapnya biasa-biasa saja ... tidak tampak rasa khawatir, takut, ataupun perasaan lainnya saat seseorang sedang merencanakan sesuatu yang berbahaya dan sangat penting."Apa kamu sudah punya renca

    Last Updated : 2023-10-21
  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   Goa Rahasia

    "Aku yakin bisa kembali, Ling'er! Asalkan kamu memberikan kesempatan padaku untuk masuk ke tubuhku!" tegas Kui Long."Bagaimana caramu untuk melakukannya?" tanya Hong Ling."Aku akan memaksimalkan kemampuan kultivasi dari kehidupanku di masa lalu sebagai Dewa Iblis Gerbang Neraka!' sahut Kui Long."Apa kamu tidak khawatir kalau kelima dunia akan memburumu lagi? Bukannya lebih baik kamu tingkatkan dahulu semua kemampuanmu barulah kamu mencoba untuk masuk kembali ke tubuh lamamu?" tanya Hong Ling."Aku khawatir kalau Kaisar Qing akan menghancurkan tubuhku apabila tubuhku masih berada di bawah cengkramannya!' sahut Kui Long memberikan alasannya."Jadi, kamu ingin menyimpan sendiri tubuh kakumu ini? bagaimana kalau sampai membusuk? Kalau Kaisar Qing, di amemiliki ramuan untuk menjaga tubuhmu tetap awet seperti aslinya. Apa kamu tahu caranya merawat tubuh kakumu ini?" tanya Hong Ling."Aku harus mengambil resiko itu, daripada tubuhku dihancurkan!""Baiklah! Kalau itu keinginanmu, aku akan

    Last Updated : 2023-10-22
  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   Pria Berjubah Hitam

    Kui Long semakin merasakan adanya kejahatan yang sangat besar di dalam goa rahasia yang disebutkan oleh Hong Ling.Untuk saat ini, dia belum bisa mengatasi penjaga tubuhnya ini, tapi suatu saat nanti dia yakin akan bisa merebut tubuhnya kembali."Setelah aku pikir-pikir, aku masih suka dengan tubuhku yang sekarang ini, Ling'er! Aku tidak ingin hidup dalam ketakutan apabila kekuatanku belum kembali seluruhnya!" kata Kui Long memberi alasan yang masuk akal kepada Hong Ling.Kemudahan gadis ini masuk ke dalam goa rahasia menurut Kui long adalah jebakan yang sengaja dipasang agar dirinya bisa kembali untuk berusaha mengabil alih kembali tubuhnya padahal ada kekuatan besar yang sedang menjaga tubuhnya ini atas perintah kaisar Qing."Berarti Kaisar Qing tahu aku masih hidup dan inkarnasi ke tubuh lain! Dia ingin menguasai tubuhku dan juga jiwaku, tapi untuk apa?" ujar Kui Long dalam hati."Tanggung, Long'ge! Kamu benar-benar tidak ingin kembali menjadi Dewa Iblis Gerbang Neraka?" tanya Hong

    Last Updated : 2023-10-29

Latest chapter

  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   6.9. Kui Long vs Lin Feng

    Langit semakin gelap, awan hitam bergulung seperti naga yang mengamuk, seolah turut meratapi pertarungan yang mengguncang dunia. Petir sesekali menyambar cakrawala, menerangi medan perang yang penuh kehancuran. Di tengah reruntuhan, Lin Feng berdiri tegak, Pedang Surgawi terangkat tinggi, memancarkan cahaya emas yang menembus kelamnya kabut hitam yang menyelimuti Kui Long.Pria berjuluk "Dewa Iblis Gerbang Neraka" itu menyeringai. Bukan tanpa alasan ia mendapatkan nama tersebut—bukan karena ia benar-benar iblis, melainkan karena kultivasi kegelapannya yang telah mencapai tingkat yang hanya bisa ditakuti. Tubuhnya, yang diselubungi energi hitam pekat, tampak semakin kokoh. Udara di sekelilingnya bergetar, dipenuhi aura kematian yang mengerikan."Lin Feng," suara Kui Long terdengar serak namun penuh percaya diri. "Kau sudah menunjukkan segalanya. Kini, biarkan aku menunjukkan kekuatan sejati kultivasi kegelapan!"Dengan satu hentakan kaki, tanah di bawahnya merekah, suara retakan mengge

  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   6.8. Pertempuran Dunia Kultivator - IV

    Kui Long mengerahkan seluruh kekuatan gelapnya, tubuhnya mulai diselimuti oleh kabut pekat yang berdenyut dengan energi iblis. Rantai api neraka yang sebelumnya melesat kini berputar liar di sekelilingnya, membentuk lingkaran kehancuran yang siap melumat apa pun yang mendekat. Matanya berkilat merah menyala, suara tawa penuh amarah bergema di tengah pertempuran yang semakin kacau."Lin Feng! Kau pikir dirimu tak terkalahkan? Aku akan menunjukkan kekuatan sejati seorang dewa iblis!" teriak Kui Long dengan suara bergemuruh.Tiba-tiba, tanah di bawahnya merekah lebih dalam, dan dari celah-celahnya muncul ribuan pedang hitam yang seolah hidup merangkak dari dunia bawah. Pedang-pedang itu bergerak cepat, berputar udara, berusaha mengurung Lin Feng yang melayang di udara. Namun, bukannya mundur, Lin Feng justru melesat maju, menerjang ke arah Kui Long dengan kecepatan yang melampaui pandangan manusia biasa."Jika itu kekuatan terbesarmu, maka ini akhir perjalananmu!" Suara Lin Feng beresona

  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   6.7. Pertempuran Dunia Kultivator - III

    Lin Feng melayang di udara, tubuhnya berputar dengan kelincahan luar biasa, menghindari rantai api neraka yang melesat cepat, nyaris membakar ujung jubahnya. Udara di sekitarnya mendesis panas, membawa aroma belerang yang menusuk. Matanya berkilat tajam, penuh tekad yang tak tergoyahkan. Dengan satu gerakan cepat, ia mengayunkan Pedang Surgawi, menghunuskan bilahnya ke bawah. Gelombang energi berdesing, membelah udara dengan suara nyaring, lalu menghantam tanah dengan kekuatan dahsyat. Sebuah jurang raksasa tercipta, batu-batu beterbangan ke segala arah.Kui Long melompat ke belakang, matanya membelalak menyaksikan kehancuran yang baru saja terjadi. Namun, Lin Feng tak memberinya kesempatan untuk bernapas. Dalam sekejap, ia sudah berada tepat di hadapan Kui Long, pedangnya berpendar dengan cahaya suci yang berkobar. Ia menebaskan senjatanya dengan kekuatan yang cukup untuk meratakan gunung."Aku tidak perlu percaya diri, Kui Long," suara Lin Feng bergema di tengah pertempuran yang men

  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   6.6. Pertempuran Dunia Kultivator - II

    Langit di atas Negeri Han berubah menjadi lautan petir dan api, memancarkan gelombang energi yang mengguncang seluruh daratan. Raungan naga, ledakan kekuatan spiritual, serta dentingan senjata bercampur dalam simfoni kehancuran.Di pusat medan perang, Lin Feng dan Kui Long bertarung dengan kecepatan yang bahkan mata manusia biasa tak mampu menangkapnya. Setiap tebasan Pedang Surgawi Lin Feng menciptakan gelombang energi yang bisa membelah gunung, sementara setiap pukulan tinju Kui Long membelah udara dengan kekuatan yang cukup untuk menghancurkan kota."Kau terlalu percaya diri, Lin Feng!" Kui Long menggeram, tubuhnya dikelilingi oleh aura hitam yang pekat. Dengan satu gerakan tangan, ia memanggil rantai api neraka yang berputar-putar di sekelilingnya sebelum melesat ke arah Lin Feng.Lin Feng melompat ke udara, menghindari serangan itu dengan kelincahan luar biasa. Ia membalas dengan serangan pedangnya yang berkilauan seperti bintang jatuh. Namun, Kui Long memutar tubuhnya dan menang

  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   6.5. Pertempuran Dunia Kultivator - I

    Langit di atas Negeri Han berpendar merah keemasan, seolah merasakan ketegangan yang menyelimuti tanah di bawahnya. Angin berhembus kencang, membawa aroma darah dan baja, membelai wajah para kultivator dan prajurit yang berbaris di gerbang besar Negeri Kultivator. Mereka berdiri tegap, napas mereka tertahan, menunggu datangnya kekuatan dahsyat yang akan mengguncang dunia.Di kejauhan, cakrawala mulai menghitam. Awan gelap berputar, menciptakan pusaran energi yang mengancam. Dari dalam pusaran itu, muncul sosok-sosok menakutkan: pasukan Gerbang Neraka yang dipimpin oleh Dewa Iblis, bersatu dengan Dewa Persilatan Negeri Pendekar, Naga, dan Klan Naga dari Dunia Naga. Di langit, Naga Azteca melayang megah, sisiknya berkilau seperti berlian hitam, matanya bersinar merah menyala penuh kebencian. Di sisinya, Rubah Ekor Sembilan Yinyin melangkah anggun di udara, sembilan ekornya melambai-lambai, memancarkan aura memabukkan yang bisa melumpuhkan siapa saja yang menatapnya terlalu lama.Di bela

  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   6.4. Persiapan Shin Kui Long - II

    Matahari perlahan menyingsing di ufuk timur, sinarnya mengiris kabut tipis yang masih bergelayut di antara pepohonan raksasa. Embun berkilauan di dedaunan hijau, mencerminkan cahaya pagi yang merayap masuk ke dalam goa batu. Udara di dalamnya terasa lembap dan dingin, aroma tanah basah bercampur dengan asap samar dari obor yang hampir padam. Di sudut goa, rombongan Shin Kui Long duduk melingkar, wajah mereka menggurat kelelahan, namun di balik itu, tekad mereka tetap menyala.Dewa Pedang Wei Bu berdiri dengan sikap tegap, matanya tajam seperti bilah pedang yang siap menebas kebimbangan. Suaranya berat dan dalam saat berbicara, "Kui Long, dengarlah kebenaran yang pahit." Ia berhenti sejenak, membiarkan kata-katanya mengendap di udara sebelum melanjutkan. "Pedang Nirwana, yang kau impikan sebagai penentu nasib, kini telah jatuh ke tangan musuh. Immortal Lin Feng—seseorang yang pernah kau panggil sahabat dan membunuhmu di masa lalu—telah menemukannya lebih dahulu. Namun, ia bukan lagi pr

  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   6.3. Persiapan Shin Kui Long

    Malam telah larut ...Rombongan Shin Kui Long terpaksa bersembunyi di dalam goa di tengah hutan yang terpencil di Dunia Naga agar Klan Naga tidak berhasil menangkap mereka karena dianggap telah menghancurkan pemimpin mereka, Naga Iblis.Cahaya remang-remang dari obor yang tergantung di dinding gua berkelip pelan, menciptakan bayangan yang menari-nari di wajah Dewa Mabuk. Asap dari guci araknya berputar seperti naga kecil, menguarkan aroma menyengat yang bercampur dengan hawa lembab di dalam gua."Apa kau sudah memikirkannya dengan baik?" Suaranya berat dan dalam, menggema di ruang sempit itu.Shin Kui Long menatap lurus ke mata gurunya. Sorot matanya menyala seperti bara api yang ditiup angin. Rahangnya mengeras, tinjunya mengepal di sisi tubuhnya. "Sudah, Master! Aku akan menghancurkan Kaisar keparat itu agar hidupku tenang!"Dewa Mabuk terdiam sesaat, lalu tersenyum miring. "Kalau tekadmu sudah sekuat baja, aku tidak akan menghalangimu lagi. Bahkan, aku akan membantumu!"Kui Long me

  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   6.2. Perjalanan Pedang Nirwana

    Lin Feng menapaki jalan setapak yang sepi, meninggalkan bayang-bayang kemegahan istana di belakangnya. Udara di luar terasa dingin dan menusuk, seakan meramalkan rintangan berat yang akan ia hadapi. Setiap langkahnya diiringi oleh desiran angin yang membawa aroma tanah basah dan bisikan-bisikan roh masa lalu, seakan alam semesta menguji tekadnya sebelum memasuki Pegunungan Langit Terlarang.Di lereng-lereng gunung, kabut tebal menyelimuti jalan, menciptakan labirin alam yang membingungkan. Lin Feng pun harus menggunakan insting dan pengalaman bertarungnya untuk tidak tersesat. Dalam keheningan malam yang penuh misteri, sesekali ia mendengar suara-suara halus, seperti jeritan para roh yang tersesat di antara pepohonan purba. Namun, setiap tantangan semakin menguatkan tekadnya: ia harus menemukan Pedang Nirwana, senjata sakral yang satu-satunya harapan untuk melukai Shin Kui Long.Di tengah perjalanan, langit mendadak bergemuruh. Petir menyambar tanpa peringatan, menerangi sosok-sosok b

  • Dewa Iblis Gerbang Neraka   6.1. Strategi Immortal Lin Feng

    Di tengah aula istana yang megah, di mana langit-langit tinggi dihiasi lukisan mitos dan lampu-lampu gantung berkilauan memantulkan cahaya keemasan di atas lantai marmer, Kaisar Han menatap tajam ke arah Immortal Lin Feng. Tatapan itu bagaikan sinar yang berusaha menembus kabut pikiran, membuat setiap sudut ruangan terasa penuh dengan harapan dan kegelisahan. Suara langkah kaki pejabat yang dulu terpaku ketakutan kini berubah menjadi bisikan pelan yang penuh harapan, seolah mereka percaya bahwa kehadiran Lin Feng—sosok legenda yang pernah menjatuhkan Dewa Iblis Gerbang Neraka—akan menjadi titik balik dalam menghadapi ancaman Shin Kui Long.Lin Feng, dengan wajahnya yang tenang namun matanya menyimpan kilau tekad, tahu dalam lubuk hatinya bahwa pertempuran kali ini bukanlah sekadar pertarungan biasa. Ia sadar bahwa Shin Kui Long adalah entitas yang melampaui batas dunia kultivator, seorang dewa yang menguasai rahasia langit dan bumi. Dengan suara serak yang penuh ketegasan, Lin Feng me

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status