Share

Bab 134

Penulis: Erlina
Sudah jelas Caden juga melihat Naomi. Semalam Caden tidak bisa tidur lagi. Dia ingin meminta Naomi untuk membuat sarapan Rayden. Namun, Caden merasa sangat kesal saat teringat ciuman Naomi di supermarket.

Caden tidak ingin mencari Naomi. Hal ini yang membuat Caden dilema semalaman. Dia terus mempertimbangkan untuk mencari Naomi.

Akhirnya, Caden tidak menghubungi Naomi dan dia tidak bisa tidur semalaman. Pagi ini, entah kenapa Caden tiba-tiba berpakaian rapi dan turun ke lantai bawah.

Caden tidak tahu alasan dirinya turun ke lantai bawah. Jadi, dia merokok. Alhasil, Naomi datang sebelum Caden menghabiskan rokoknya.

Sekarang sepertinya Caden tahu jawabannya, seolah-olah dia turun ke lantai bawah untuk menunggu Naomi. Mereka berdua bertatapan. Tidak ada yang berbicara ataupun maju.

Jarak di antara mereka sekitar 8 meter. Mereka masih memandang satu sama lain. Setelah beberapa saat, angin dingin berembus. Naomi bersin.

Naomi tidak rela menghabiskan uang untuk naik taksi. Jadi, hari ini Nao
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Fenty Izzi
sultan mah bebas...20jt s hari??......jiwa kemiskinanku meronta²......
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 135

    Naomi memasak untuk Rayden bukan demi uang. Namun, hanya orang bodoh yang menolak uang. Dua puluh juta setiap hari. Meskipun untuk membayar utang, hal ini akan meringankan beban hidup Naomi."Apa Rayden makan semua makanan semalam?" tanya Naomi.Caden menyahut, "Iya. Dia menghabiskan semua makanannya. Tapi, dia paling suka dengan kentang balado."Naomi menimpali, "Kentang balado, ya? Oke. Nanti siang aku masak itu lagi."Sikap Naomi melunak karena pengaruh uang. Angin dingin berembus lagi, Naomi menarik napas. Hidungnya memerah.Caden mengamati Naomi sejenak, lalu berkata seraya mengernyit, "Ikut aku masuk."Caden berbalik dan berjalan menuju pintu gedung. Naomi segera berujar, "Lebih baik aku nggak masuk. Nanti Rayden marah kalau lihat aku."Caden membalas, "Rayden baru bangun jam 6.30 pagi."Sekarang baru pukul 6 lewat, tetapi Naomi tetap enggan masuk. Rayden belum bangun, ini berarti Naomi akan berduaan dengan Caden. Naomi merasa hal ini kurang pantas.Caden sudah sampai di depan pi

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 136

    Rayden berbaring telentang dan tubuhnya ditutupi selimut. Dia tertidur pulas. Naomi duduk dengan hati-hati, lalu membelai wajah Rayden.Rayden begitu tampan dan menggemaskan, kenapa ibunya tega meninggalkannya? Apa yang dipikirkan ibu Rayden?Naomi tidak mengerti karena dia tidak akan tega meninggalkan anaknya. Biarpun tidak menyukai ayah Rayden yang selalu bersikap dingin, Naomi juga akan mencari cara untuk pergi dengan membawa anak.Naomi mulai memeriksa nadi Rayden. Tiba-tiba, Rayden meraih pergelangan tangan Naomi dan berseru, "Mama!"Naomi tertegun. Caden yang berdiri di depan pintu juga mengernyit. Mereka berdua tidak berani bergerak ataupun bersuara.Kemudian, Rayden membuka mata dan memandangi Naomi. Sementara itu, Naomi yang kaget menahan napas. Dia takut Rayden mengamuk.Rayden mengamati Naomi sesaat, lalu tiba-tiba duduk dan memanggil dengan ekspresi gembira, "Mama!"Naomi kebingungan. Rayden berujar, "Ternyata Mama benar-benar sudah pulang! Mama, kapan kamu pulang? Apa kamu

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 137

    Setelah beberapa saat, Naomi tiba-tiba tersengal-sengal dan dahinya berkeringat. Caden memanggil seraya mengernyit, "Naomi!"Naomi berujar dengan mata memerah, "Kondisi Rayden sekarang sangat buruk! Dia ...."Caden menahan napas. Dia berusaha menahan kepanikannya dan bertanya, "Dia kenapa?"Naomi menjelaskan, "Di dalam jiwa Rayden sama sekali nggak ada kehidupan, nggak ada cahaya, air, atau apa pun yang bisa membuatnya lanjut bertahan hidup. Hanya ada kabut tebal dan angin gurun.""Rayden berbaring di padang gurun yang sepi dengan sekujur tubuh yang terluka. Dia sekarat ... dan nggak bisa bertahan lagi," lanjut Naomi.Caden yang terkejut menyergah, "Apa maksudnya nggak bisa bertahan lagi? Cepat jelaskan!"Naomi menyahut, "Di dalam dunia spiritualnya, Rayden sekarat. Saat Rayden nggak bisa bertahan lagi, di dunia nyata dia akan ....""Apa?" tanya Caden.Naomi menjawab, "Dia akan mati."Caden terdiam. Naomi meneruskan. "Saat kehilangan semangat hidup dan keyakinan di dalam dunia spiritua

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 138

    Naomi pernah membaca sebuah kasus di internet. Seorang ayah malas mengurus anaknya yang menderita penyakit bipolar. Jadi, dia tega merantai dan mengurung anaknya di kandang.Saat kasus ini terekspos, anak itu ditemukan meringkuk di sudut kandang. Seluruh tubuhnya sangat kotor dan dingin. Anak itu sudah tidak bernyawa.Selain itu, ada kasus lain di Kota Cardia. Seorang ayah tega mendorong kedua anaknya yang baru berusia sekitar 2 tahun dari gedung demi membangun keluarga dengan kekasih barunya. Kedua anak itu pun meninggal.Ada orang tua yang sangat bertanggung jawab, ada pula orang tua yang tidak ada bedanya dengan iblis. Naomi tidak memahami Caden karena kemungkinan Caden adalah pria yang menyakitinya beberapa tahun lalu.Jadi, Naomi tidak menyukai Caden. Mungkin Caden bukan orang baik, tetapi dia pasti ayah yang baik. Naomi bisa melihat Caden sangat memperhatikan Rayden.Naomi menghampiri sepeda listrik, lalu membersihkan salju pada sepeda listrik itu. Setelah ragu-ragu sejenak, Naom

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 139

    Entah apa yang dikatakan penelepon, Clara berujar dengan sinis, "Oke."Sesudah mengakhiri panggilan telepon, Clara memandang Jessica dan berucap, "Sudah diselidiki. Caden nggak menyukai Naomi. Mereka berhubungan karena Rayden. Naomi menguasai ilmu psikologi anak, jadi Caden meminta Naomi mengobati Rayden."Jessica yang panik menyergah, "Apa? Dia bisa mengobati Rayden? Gawat! Kalau Naomi bisa menyembuhkan Rayden, Caden pasti rela memberikan apa pun kepada Naomi!"Clara tetap berbicara dengan tenang, "Nggak mungkin bisa sembuh. Naomi bahkan nggak punya sertifikat, dia itu penipu. Naomi hanya beruntung karena membantu Calvin 2 kali, makanya Caden berharap Naomi bisa menyembuhkan Rayden."Jessica bertanya, "Penipu? Maksudmu, dia memanfaatkan Rayden untuk mendekati Caden?""Iya," jawab Clara.Jessica menimpali, "Kalau begitu, kita langsung ungkap tujuannya!"Clara membalas, "Nggak usah. Kalau dia bisa memanfaatkan Rayden, kita juga bisa.""Bu, apa rencanamu?" tanya Jessica.Clara menjelaska

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 140

    Caden mendekati Naomi, lalu mengambil kotak makanan yang jatuh di tanah. Dia tidak berbicara dan hanya mengamati Naomi.Naomi mendongak. Dia terperangah saat melihat Caden yang tidak berniat membantunya. Naomi membentak, "Cepat tarik aku!"Naomi jatuh demi mengantar makanan untuk putra Caden. Sementara itu, Caden baru mengulurkan tangan sesudah ragu-ragu sesaat.Telapak tangan Caden menghadap ke bawah. Sudah jelas dia tidak ingin Naomi menarik tangannya. Dia hanya berniat meminjam lengannya.Apa maksud Caden mewaspadai Naomi? Apa dia itu wanita genit? Naomi emosi. Dia tidak menyentuh lengan Caden, melainkan menarik celananya dan berusaha berdiri.Caden membelalak. Sebelum dia sempat meluapkan emosinya, Naomi yang terhuyung hampir menabrak tubuh Caden.Naomi yang panik memelotot. Dia langsung meraih dasi Caden. Namun, Naomi tergelincir lagi dan hampir terjatuh. Caden yang ditarik Naomi pun ikut tumbang.Saat mereka hampir terjatuh ke tanah, Caden yang gesit segera merangkul pinggang Nao

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 141

    Jalanan licin, jadi sepeda listrik yang dikendarai Naomi tidak stabil. Dia agak kesulitan menjalankan sepeda listriknya.Melihat gerak-gerik Naomi yang kikuk, Caden tidak bisa berkata-kata. Kemudian, dia pun pulang ke rumah.Kebetulan Caden bertemu dengan Irwan yang keluar untuk membuang sampah. Irwan sudah tinggal di kompleks ini selama bertahun-tahun. Jadi, dia sangat familiar dengan ibunya Caden, begitu pula dengan putranya.Irwan adalah orang yang cerewet. Begitu melihat Caden, dia langsung bertanya, "Caden, kamu pulang sendirian? Mana Naomi?""Naomi masih ada urusan, dia sudah pergi," jawab Caden."Sudah pergi? Kalian belum tinggal bersama?" tanya Irwan.Sudut bibir Caden berkedut. Dia menyahut, "Kakek Irwan salah paham. Kami bukan pasangan kekasih."Irwan membalas, "Sudahlah, kamu itu orang dewasa. Untuk apa malu kalau pacaran? Aku pandai membaca wajah orang. Karakteristik wajah Naomi sangat bagus, dia itu orang yang punya keberuntungan.""Selain itu, Naomi bisa membawa keberuntu

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 142

    Naomi terpaksa duduk. Dia sangat kebingungan. Aryan berucap, "Aku sudah lama nggak bertemu kamu. Bagaimana kabarmu?""Um, baik," sahut Naomi. Dia meminum kopi untuk meredakan keterkejutannya.Aryan berkata, "Beberapa tahun yang lalu, kamu tertimpa masalah. Camila juga celaka karena kamu. Kudengar, selama ini Camila terus mencarimu. Sekarang kamu sudah pulang, Camila pasti sangat senang."Aryan juga merupakan senior Naomi. Dia seangkatan dengan Leon. Aryan menyukai Camila. Dulu, Aryan sering mengantar makanan lezat ke asrama Camila, Naomi, dan Tiara demi mengejar Camila.Aryan juga berusaha menyenangkan hati Naomi dan Tiara untuk mendekati Camila. Jadi, Naomi cukup dekat dengan Aryan.Naomi berusaha menenangkan dirinya dan bertanya, "Apa belakangan ini kamu menghubungi Camila?"Aryan menjawab, "Nggak. Sejak Camila bersama dengan Leon, kami nggak pernah berhubungan lagi. Kamu juga tahu aku pernah mengejar Camila, jadi aku menghindari Camila supaya dia nggak repot."Naomi menimpali, "Aku

Bab terbaru

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1476

    Ketika melihat Caden, Naomi terbengong sejenak. “Suamiku?”Caden melihat Naomi telah membuka matanya. Dia pun membalas dengan suara serak, “Emm, apa aku sudah membangunkanmu?”Naomi seperti tidak sedang mendengar saja. Dia mengusap wajah Caden. “Kamu memang suamiku. Aku memimpikanmu lagi.”Sambil berbicara, Naomi mendekati bibir Caden untuk menciumnya. Kemudian, dia tersenyum, seolah-olah telah mendapat keuntungan saja.Selesai mencium, Naomi memejamkan matanya, lalu memasukkan Caden ke dalam pelukannya. “Kupeluk.”Jakun Caden tidak berhenti bergerak. Dia memeluk Naomi dengan patuh.Naomi mencari posisi yang nyaman di dalam pelukan Caden, lalu mulai ketiduran.Caden terdiam membisu. Dia mengira Naomi sudah sadar, ternyata dia sedang mimpi.Caden berusaha untuk bersabar lagi, tidak menggoda Naomi. Dia memeluk Naomi yang sudah memejamkan matanya, lalu tidur bersamanya.Keesokan paginya.Setelah Naomi bangun, belum sempat dia meregangkan tubuhnya, dia pun menyadari ada yang aneh. Ada sese

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1475

    Yang Caden pedulikan, yang sangat Caden pedulikan ….Orang yang sangat dipedulikan Caden sangatlah sedikit. Selain Naomi dan anak-anak yang muncul belakangan, orang tuanya yang sudah meninggal dini, Steven, dan Andrew, masih ada dia!Dylan, cuma dia saja!Namun sepertinya ada yang aneh. Dirinya mencurigai Dylan adalah orang misterius. Tidak mungkin dia menggunakan dirinya sendiri untuk mengancam Caden!Namun, siapa lagi kalau bukan dia?Caden tidak kepikiran lagi!Pada saat ini, kepala Caden berdengung. Dia tidak bisa berpikir dengan kepala dingin. Ketika melihat video yang ditinggalkan orang tuanya, Caden pun merasa kesal dan marah! Ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokannya, membuatnya merasa sangat tidak nyaman!Pada saat ini, Caden semakin kesal lagi dengan adanya telepon dari orang misterius!Rasa benci Caden terhadap orang misterius sudah memuncak. Dia ingin sekali langsung pergi ke hadapan orang misterius, lalu bertarung dengannya! Namun ketika kepikiran dengan akhirnya, Cade

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1474

    Menyuruh Steven mengatasi masalah ini juga demi melindungi mereka.Steven memahami maksud Caden. Dia pun mengangguk. “Kamu pergi dengan tenang. Serahkan masalah di sini kepadaku!”Selesai membereskan barang, Caden mengenakan jaketnya, lalu berkata dengan raut dingin, “Setelah aku pergi, kamu langsung atur pengawal untuk beraksi. Berapa pun bukan masalah. Habisi mereka semua!”“Emm! Jaga dirimu!”Baru saja Caden pergi, Steven pun menerima panggilan dari pengawal. “Kak Steven, sudah terjadi sesuatu dengan Dinala. Seorang pria yang bernama Lojel mengancamnya dengan menggunakan adiknya. Sekarang dia sedang diinterogasi.”Kening Steven berkerut. “Apa Dinala terluka?”“Dia diculik oleh komplotan Lojel.”Amarah Steven meluap. “Bagaimana kalian mengawasinya?”Pengawal merasa tidak berdaya. “Lojel adalah temannya Dinala. Dia langsung pergi ke rumah Dinala. Kita juga nggak berhasil mewaspadainya, juga nggak berani bertindak gegabah.”Kening Steven berkerut. “Sekarang aku ke sana. Kalian cari kes

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1473

    “Kak Caden, aku curiga ada pengkhianat dalam tim penjemputan! Pengkhianat itu diam-diam menghubungi Paman Darman dan juga Bibi Wanda, sedangkan Paman Darman dan Bibi Wanda nggak tahu mereka adalah pengkhianat. Mereka bertemu secara diam-diam, lalu memberikan virus palsu kepada mereka.”“Sementara, pengkhianat itu nggak tahu kalau virus itu palsu. Setelah mendapatkannya, mereka segera mengutus orang untuk membunuh Paman Darman dan Bibi Wanda! Saat menyadari virus itu palsu, Paman Darman dan Bibi Wanda sudah meninggal. Mereka sama sekali nggak bisa mencari tahu keberadaan virus asli. Jadi, mereka hanya bisa memfokuskan perhatian ke dirimu!”Steven mengepal erat tangannya sembari menganalisis dengan sangat gusar.Kening Caden berkerut. Raut wajahnya sangat muram. Sekeliling terasa dingin!Steven juga sudah mengerti. Dia juga semakin paham lagi. Tanpa perlu curiga lagi, kenyataan memang seperti itu!Tim yang ditugaskan untuk menjemput Darman dan Wanda saat itu tidak seperti yang dikatakan

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1472

    “Karena aku dan mamamu khawatir ada pengkhianat. Nirman pernah mengingatkan kami untuk lebih berwaspada. Selain itu, kalau negara langsung mengambil tindakan, targetnya akan terlalu mencolok dan kemungkinan besar akan terdeteksi oleh Negara Amuriko.”“Jadi, kami berencana mencari seseorang yang dapat dipercaya untuk membawa virus ini kembali ke negara kita terlebih dahulu. Sementara itu, kami akan membawa virus versi palsu untuk diserahkan kepada tim penjemput. Inilah yang kumaksud.”Darman mengangkat sebuah kotak kecil dan menunjukkannya ke depan kamera. Kotak itu hampir identik dengan yang ditemukan Caden.Darman membuka kotak. Di dalamnya terdapat sebuah tabung. “Ini yang palsu. Kalau semuanya berjalan lancar, setelah kami kembali dari luar negeri, aku akan segera kembali untuk mengambil yang asli dari Kota Amari, lalu menyerahkannya kepada negara.”“Kalau sampai aku dan mamamu mati, virus asli juga nggak akan jatuh ke tangan orang jahat! Caden, ingat, kalau terjadi sesuatu dengan a

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1471

    Rekaman video lanjut diputar ….Darman menenangkan Wanda, lalu mulai menceritakan soal asal mula virus generasi ke-8.“Waktu itu karena tekanan Keluarga Pangestu, aku dan mamamu nggak memiliki tempat untuk tinggal di dalam negeri. Jadi, kami terpaksa memilih untuk menetap di luar negeri. Dari rekomendasi teman kami, kami pun datang ke Kota Karl.”“Kota Karl terletak di area pinggiran kota, yang jauh dari keributan pusat kota. Tempat itu tenang, pemandangan di tempat juga indah. Hawa seni sangat kental di sana. Kehidupan, pendidikan, dan pengobatan di sana tergolong sangat bagus.”“Lagi pula, kebanyakan penduduk Kota Karl adalah orang dari Negara Carika. Tempat itu sangat cocok dengan kami. Jadi, aku dan mamamu memutuskan untuk menetap di sana! Orang yang merekomendasi kami kemari adalah orang dari Negara Amuriko, namanya Nirman. Dia adalah teman yang Papa kenal saat sekolah.”“Dia memang berasal dari Negara Amuriko, tapi Papa berharap kamu bisa mengingatnya! Karena dia adalah orang yan

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1470

    Hanya saja, setidaknya ayah dan ibu akan selalu menemani Caden, setidaknya ada yang mencintainya. Namun setelah mereka meninggal, bahkan tidak ada yang mencintai putranya lagi ….Jadi, mereka baru merasa bersalah dan bersedih! Pada saat yang sama, mereka juga merasa sangat khawatir akan disalahkan oleh putra mereka!Steven sangat emosional. Air mata sudah membasahi wajahnya.Darman dan Wanda adalah pahlawan, pantas untuk mendapat ucapan terima kasih dari semua orang. Namun, bagaimana dengan Caden? Dia adalah putranya seorang pahlawan. Dia juga sudah dikorbankan! Justru karena orang tuanya sudah berkorban, dia baru melewati hidupnya dengan begitu menderita. Saat usianya masih kecil, dia mesti menanggung semuanya sendiri, tanpa ada satu pun yang mencintainya ….Video masih diputar. Caden menekan tombol jeda dengan mata memerah. Dia mengambil rokok dan mancis, berjalan keluar untuk merokok sebatang demi sebatang.Video 20 tahun silam ini membangkitkan rasa rindu Caden terhadap orang tuany

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1469

    Darman menepuk-nepuk pundak Wanda dengan perlahan, lalu menatap ke kamera dengan mata memerah. “Caden, mungkin ini rekaman video terakhir yang Papa dan Mama tinggalkan buat kamu. Ada yang mau kami sampaikan di sini, tepatnya berhubungan dengan rahasia virus generasi ke-8! Caden, kamu mesti ingat, Papa dan Mama mencintaimu, sangat amat mencintaimu! Kami mencintaimu untuk selamanya!”“Kamu adalah buah dari percintaan kami, darah daging kami, dan juga orang yang paling kami cintai di dunia ini! Karena virus ini, kami mengambil risiko untuk mengorbankan nyawa kami. Tapi semua itu nggak berarti kami akan mencampakkanmu. Kami lagi melindungimu, melindungi sebangsa kita!”“Kalau kamu bisa melihat rekaman ini, kamu pasti sudah mengetahui betapa berbahayanya virus generasi ke-8! Ada yang ingin mencelakai kita! Mereka ingin menggunakan dengan senjata biologis untuk mengendalikan kita!”“Kalau sampai virus generasi ke-8 sampai tersebar, negara dan semua penduduk negara kita akan lenyap atau menj

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 1468

    Ketika melihat tulisan familier sang ibu, hati Caden terasa lara. Dia berusaha untuk menenangkan dirinya, lalu mencoba untuk memasukkan kata sandi sekali. Salah!Caden mencoba sekali lagi. Hasilnya tetap salah!Steven merasa agak panik. “Kak Caden ….”Wanda telah berpesan hanya boleh memasukkan kata sandi sebanyak 5 kali. Tidak mungkin dia hanya sedang menakuti orang-orang saja.Waktu itu, Wanda dan Darman mengerahkan seluruh tenaganya untuk mencuri sampel dan mengantarnya kembali ke negara.Mereka juga bukan bermaksud untuk merusaknya, melainkan demi menyerahkannya kepada penelitian ilmiah di Negara Carika.Menghancurkan sampel itu tidak berarti sama sekali. Pihak luar negeri juga akan kembali meneliti sampel yang baru. Jadi, hanya dengan peneliti Negara Carika menemukan penawar untuk mengatasi virus itu, bahaya baru akan diatasi.Namun, demi berjaga-jaga, Wanda dan Darman tetap mengambil tindakan pencegahan, yaitu dengan memasang bom di dalam kotak!Jika diperlukan, mereka lebih memi

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status