Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mimpi Kelam Lilian

Mimpi Kelam Lilian

Gelap. Lilian tak sadarkan diri. ____****____
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Dia teringat bagaimana pengkhianatan Liu Xian dan Feng Tian—meskipun sangat menyakitkan—akhirnya adalah kebenaran yang memberinya kesempatan untuk bereinkarnasi dan memulai kehidupan baru. Dia juga teringat pada Wu Meiling—gadis yang kehilangan ingatannya tentang Chen Long. Bukankah lebih mudah bagi Chen Long untuk membiarkan Wu Meiling tetap tidak tahu? Tidak perlu menyakiti dirinya sendiri dengan mencoba membuat gadis itu mengingat? Tetapi Chen Long tahu bahwa itu adalah kebohongan yang menenangkan—kebenaran adalah Wu Meiling masih memiliki kenangan itu, hanya terkunci, dan dia layak mendapatkan kebebasan untuk mengingat kembali.
618.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 501 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Paniknya Tuan CEO : Istri yang Dikhianati Ingin Cerai

Paniknya Tuan CEO : Istri yang Dikhianati Ingin Cerai

"Mari kita mati bersama, kita bertiga bersama lagi dan bertemu di kehidupan selanjutnya." Lucian menatap kosong sosok dirinya yang perlahan tertelan lautan api yang membakar rumah itu. Kenangan memudar, menyisakan kegelapan di sekelilingnya. Perlahan, ia mulai mengerti. Ini bukan mimpi, melainkan kenangan tentang kehidupan sebelumnya. Ia memejamkan mata, mengingat semua perilaku aneh Laura yang tiba-tiba berubah dan membencinya. Matanya yang memancarkan kemarahan dan pengkhianatan saat ia melihatnya di rumah sakit itu.
8.6140.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Mahkota Darah sang PHOENIX

Mahkota Darah sang PHOENIX

terang Cang Jue, diakhiri senyuman miring yang tidak sinis. Zhu Linglong lantas berdiri, menoleh pada sang guru. “Jadi, guru mau memantulkan ingatan ya?” “Tepat!” kata Mo Laxian. Mulutnya tersenyum bangga. Senang dengan Zhu Linglong yang perlahan-lahan tidak lagi polos. “Aku sudah izinkan Cermin Ingatan itu membaca sebagian memori ingatanku.” “Kenapa tidak semua saja guru?” tanya Cang Jue, berekspresi konyol,
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
MISTERI LIONTIN VAMPIR

MISTERI LIONTIN VAMPIR

Semuanya terasa begitu samar, seperti mimpi buruk yang buram. "Aku... Aku tidak tahu," gumam Lucius, menggelengkan kepala dalam upaya untuk mengusir pusing. "Aku melihat... sesuatu. Memori, mungkin. Tapi saya tidak yakin apa artinya." "Memori?" Sang Lady mendekat, tampaknya penasaran. "Memori apa, Lucius?" "Aku... Aku tidak yakin," jawab Lucius, masih mencoba memahami apa yang baru saja terjadi. "Ada perang, kematian, janji... dan liontin berlian merah."
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Luka Yang Sisa Kenangan

Luka Yang Sisa Kenangan

“Jihan, ingat baik-baik.” Luna memundurkan satu langkah, menghindari sentuhan itu, lalu melanjutkan, “Mereka bisa sampai di titik hari ini adalah karma atas perbuatan mereka sendiri. Sama seperti dirimu.” Suaranya dingin, setiap katanya bagaikan pisau yang menusuk jantung Jihan. Usai bicara, Luna langsung melangkah keluar dari ruang rawat tanpa menoleh.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

Lilia tidak berhenti; ia terus menekan perangkat itu, memaksakan memorinya yang paling kelam masuk ke dalam sistem Juan—memori tentang pengkhianatan Juan, tentang kematian ayahnya, dan tentang rasa pahit dari setiap kebohongan yang pernah mereka lalui. "Kau ingin memori, Weaver? Ini adalah memori yang sesungguhnya! Ini adalah rasa sakit yang kau lupakan!" teriak Lilia di tengah badai statis yang mulai menghancurkan bangunan-bangunan di sekitar mereka.
377 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

"Empat tahun, Lianhua. Aku menghabiskannya di lumpur dan darah di garis depan, hampir tak memikirkan hal lain selain berjuang pulang ke istana yang terasa seperti kuburan mewah. Dan setiap kali aku teringat tempat ini... aku teringat padamu. Hanya sebuah nama di dalam daftar panjang, wajah yang hampir tak bisa kuingat lagi bentuknya." Ia kembali menatapku lekat-lekat, matanya menyiratkan kerinduan yang tak ia pahami sendiri. "Sekarang Yang Mulia sudah melihatnya sendiri," jawabku pelan. "Saya ada di sini, nyata. Apa lagi yang masih diinginkan Yang Mulia?"
10677 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Legenda Master Roh

Legenda Master Roh

Namun setelah berbicara Yan lin memandangku dengan mata yang begitu sinis, dia memandangku dengan luapan emosi. Lu nie pun menampar Yan lin lalu dia berkata, "Kenangan yang kau maksud disaat ingin menumpas kejahatankan, Lin qi berusaha melakukan hal yang sama sepertimu, lagian kenangan hanya lah sebuah kenangan jika hal itu bisa merusak masa kini maka kau begitu gila Yan lin." Setalah Lu nie menyebut Yan lin gila dia mengeraskan suaranya. "Aku tahu itu tanpa kau berkata seperti itu, namun aku tidak akan pernah melupakan sebuah kenangan yang begitu berharaga karena hal itu lah yang membuatku berada dititik ini," Ucap Yan lin.
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 570 kali sebagai akhir cerita remembering lichuan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ada sesuatu yang memuaskan sekaligus melankolis tentang bagaimana Li Qiye akhirnya mencapai puncak tak tertandingi setelah ribuan episode petualangan. Dia bukan lagi underdog yang berjuang dari bawah, melainkan sosok legendaris yang namanya bergema di seluruh dimensi.

Yang bikin menarik, penulis tidak sekadar memberinya ending 'hidup bahagia selamanya'. Justru ada nuansa bittersweet—di balik kekuatannya yang tak terbatas, Li Qiye tetap menyimpan kerinduan akan teman-teman seperjalanan yang sudah tiada. Ending ini mengingatkanku pada tema 'price of power' yang sering muncul di novel xianxia klasik.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status