Kegelapan hutan menampakkan wajahnya, seolah waktu berhenti saat ancaman semakin dekat. Aryan merasakan ketegangan yang menekan lebih kuat dari sebelumnya, jiwanya menggelora bagai badai. Di sekelilingnya, bayangan para anggota “Dark Immortal” terbentang, senjata api mereka bercahaya mencolok dalam remang malam. Suara teriakan mereka meloncat menembus angkasa, saling bersahutan dengan derak ranting di bawah kaki Aryan. "Bunuh dia!" "Habisi!" "Kita akan persembahkan kepalanya untuk yang mulia Zareth!" Tetapi dalam detik itu, segalanya rela dihadapkan oleh tembok keberanian yang terbangun. Aryan, tangan memegang erat hulu pedang legendarisnya, merasakan getaran yang dalam, seakan darahnya berkobar. Musuh di hadapannya bukan sekadar manusia penuh kebencian, melainkan pemuja iblis dalam setiap detak napasnya. Satu hal yang Aryan tahu pasti: untuk melindungi yang tersisa, dia harus mempertaruhkan segalanya. “Sekali ini, aku akan menyapu bersih kekuatan kegelapan ini,” desisnya
Last Updated : 2025-02-02 Read more