Kalau saja tadi pengasuh Keysa tidak menelpon dan mengabari bayi itu rewel, Angga pasti akan memaksa untuk mengantar pulang Lea. Namun, pria itu juga sadar jika keponakannya membutuhkannya.Begitu Angga tiba, ia langsung mandi. Teringat saat di perusahaan tadi, ia berkeliling ke sana kemari.“Keysa kenapa nangis, Sayang?” Angga menimang-nimang keponakannya sembari memberikan susu formula.Bagaikan bertemu pawangnya, Keysa berhenti menangis. Bayi empat bulan itu mulai anteng dan menuntaskan rasa laparnya. Seperti biasa, Angga akan duduk dan meletakkan Keysa di dadanya.Keponakannya itu akan cepat tertidur jika punggungnya diusap perlahan. Sementara Angga bisa menikmati waktu beristirahat sejenak sambil membuka tablet. Sore ini membaca laporan yang sudah disusun oleh Putra.“Papa mau bawa pulang Mama Lea ke sini. Keysa jangan rewel ya, kalau sama Mama Lea,” bisik Angga.“Ini kopinya Aden,” ucap Bi Tami.“Makasih, Bi,” balas Angga.“Non Keysa sudah pulas, Den. Mau dipindahkan sekarang?”
Huling Na-update : 2025-03-05 Magbasa pa