Sierra lalu membuka matanya perlahan, dan menangis tersedu-sedu. "Marko, tubuhku sangat panas. Kewanitaanku berdenyut-denyut. Ini sangat menyiksa.""Siapa yang telah melakukan ini, Nona Sierra?" tanya Marko sambil memegang kedua bahu Sierra.Sierra bergeleng lemah. "Aku tidak tahu, Marko. Ada seseorang yang sengaja memasukkan obat perangsang ke dalam minumanku. Tapi, aku tidak tahu siapa dia."Mendengarnya Marko menjadi murka. "Aku akan mencari orang itu, Nona Sierra!""Jangan, Marko! Percuma. Banyak sekali orang di sini. Lagi pula dia pasti menyuruh orang lain. Kau tidak akan bisa menemukannya dengan mudah," jawab Sierra dengan tubuh bergetar. Sentuhan Marko di kulitnya membuat gairah Sierra memuncak, dan dia jadi kehilangan kewarasannya.Sebelum Marko sempat berucap lagi, Sierra membungkam bibir Marko dengan bibirnya."Marko, aku ingin kau memasukiku sekarang. Aku mohon," pinta Sierra dengan suara pelan. Dia nyaris gila saat menginginkan sentuhan dari Marko.Marko tentu saja tidak
Last Updated : 2025-03-17 Read more