All Chapters of Dua Tahun Untuk Cinta: Chapter 11 - Chapter 13

13 Chapters

11

Pagi itu, Alya terbangun dengan perasaan ganjil yang terus menghantuinya sejak malam sebelumnya. Dia merasakan keheningan di rumah yang terlalu sunyi, hampir menyelimuti dirinya dalam kabut yang membuat segala sesuatunya terasa samar. Alexander belum pulang sejak semalam, dan tidak ada satu pesan pun darinya. Alya mencoba mengabaikan kekhawatiran yang merayap di hatinya, tetapi semakin dia mencoba, semakin kuat perasaan itu.Di ruang makan, Alya menemukan sepucuk surat yang ditinggalkan oleh Alexander di meja. Dengan jantung berdebar, dia mengambil surat itu, berharap menemukan penjelasan. Namun, isi surat itu hanya beberapa kata singkat yang membuat perasaannya semakin tidak menentu."Ada urusan penting di luar kota. Jangan khawatir. Aku akan segera kembali."Alya menatap kata-kata itu dengan perasaan campur aduk. Sesuatu dalam nada pesan itu terasa berbeda, dingin dan jauh, seolah-olah Alexander berusaha menjaga jarak. Dia menghela napas panjang, mencoba menenangkan pikirannya, namu
Read more

12

Alya mulai menjalankan keputusannya. Setelah pertemuannya dengan Ethan, dia semakin yakin bahwa satu-satunya cara untuk memahami apa yang terjadi adalah dengan menyelidiki sendiri apa yang sedang disembunyikan oleh Alexander. Rasa penasaran dan kekhawatiran mulai membentuk tekad yang sulit digoyahkan. Di dalam dirinya, ada suara yang mengatakan bahwa kebenaran akan membawa rasa sakit, tetapi di sisi lain, dia merasa siap menerima apa pun yang akan terjadi.Keesokan harinya, saat Alexander pergi dengan alasan "urusan bisnis mendesak," Alya memanfaatkan kesempatan itu. Dia menyelinap ke ruang kerja Alexander, tempat yang biasanya tak pernah ia masuki tanpa izin. Ruangan itu gelap dan tertutup rapat, seolah-olah menyimpan rahasia yang tak ingin dilihat oleh siapa pun. Dengan hati-hati, Alya menghidupkan lampu dan mulai memeriksa meja kerja yang tampak rapi, namun kaku.Di atas meja, ada berkas-berkas yang disusun rapi dan sebuah laptop yang terkunci dengan password. Alya menatap layar la
Read more

13

Pagi itu, sinar matahari menerobos melalui jendela kamar mereka, namun tidak membawa kehangatan seperti biasanya. Alya terbangun dari tidur yang tidak lelap, dengan pikiran yang masih dipenuhi oleh percakapan mereka semalam. Di sampingnya, Alexander masih terlelap. Wajahnya tampak tenang, seperti pria yang tidak menyimpan beban rahasia apa pun. Alya menatapnya, mencoba menemukan sisa-sisa cinta yang dulu begitu jelas terlihat. Namun kini, ada rasa asing yang mulai mengisi hatinya.Hari-hari berlalu dengan cepat, namun perasaan Alya tidak pernah benar-benar pulih. Bayang-bayang Fiona terus menghantui, membuatnya merasa tak lagi menjadi bagian dari hidup Alexander sepenuhnya. Alya memutuskan untuk menyibukkan dirinya, berharap bahwa waktu dan jarak bisa membantu menghapus luka yang ia rasakan.Namun, Alexander tidak tinggal diam. Dia merasakan perubahan pada Alya. Senyum yang dulu selalu hangat kini terasa hambar, dan tatapan yang biasanya penuh cinta kini dipenuhi keraguan. Seakan mere
Read more
PREV
12
DMCA.com Protection Status