All Chapters of SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN: Chapter 91 - Chapter 100

121 Chapters

TIDAK MEMBUAT ALASAN

Jika kita bisa berpapasan lagi secara kebetulan,Aku tidak akan membuat alasan.Aku akan mencoba percaya bahwa kita memang ditakdirkan bersama.-Haii’ferMenikmati senja di alam terbuka memang bisa menyejukkan hati. Apalagi jika sudah terlalu sering menghadapi hiruk pikuk kehidupan di perkotaan.“Satu hari lagi telah berlalu.” Ucap Felice saat sedang memandang ke arah senja di depan mobil bersama Xavier.Xavier menata Felice yang masih memandangi langit senja.“Kapan kamu berangkat ke Paris?” Tanya Felice sambil menghadap ke arah Xavier.“Kurasa tidak akan lama lagi.” Balas Xavier. Felice pergi ke kursi belakang mobilnya lalu membuka pintu mobil untuk mengambil sesuatu. Setelah mengambilnya Felice kembali lagi pada Xavier yang masih duduk menunggunya di depan mobil sambil melihat pemandangan di sore hari itu. “Ini untukmu.” Ucap Felice saat memberikan kotak hadiah yang cukup besar untuk Xavier. Xavier membuka kotak yang Felice pegang itu. Isinya adalah sebuah tas yang didesain untuk
last updateLast Updated : 2025-01-28
Read more

PILIHAN UNTUK BAHAGIA

Presdir Edward menatap Felice dengan tajam, Ia terus teringat dengan kejadian kemarin saat bertemu dengan Arka.Flashback On“Apa orang-orang di Paris ingin merekrut Felice?” Tanya Presdir Edward.Arka tertunduk dan diam membisu.“Kenapa? Apa aku menyulitkanmu?” Tanya Presdir Edward.“Aku merasa tidak nyaman menceritakan ini kepada bos Nona Felice karena… aduh.. hmm.. bagaimana mengatakannya, ya? Aku seakan menodai kepercayaannya.” Ucap Arka.“Jadi, benar seseorang ingin merekrutnya? Siapa itu Anthony?” Ucap Presdir Edward.“Maaf, Pak.” Ucap Arka sembari tertunduk ketakutan.Flashback Off“Kalau begitu, kita akan tetap di Neo Avenue.” Ucap Manajer Alano.“Jika kamu yakin bisa melindungi harga diri kita, lakukanlah.” Ucap Presdir Edward pada Felice.“Apa agenda ku selanjutnya?” Tanya Presdir Edward pada Sekretarisnya.***Saat Felice sudah kembali ke ruangannya, para anggota tim Lauré dan Viance langsung membicarakan tentang posisi toko Lauré yang baru nanti.“Astaga.”“Bukankah ini lua
last updateLast Updated : 2025-01-29
Read more

MAP BIRU

“Pria yang mengaku pacarmu itu bersama Presdir Edward alias ayahmu sekarang, berduaan.” Ucap Luca.Arina menggelengkan kepala untuk melupakan bayangan itu, “Tidak! Tidak mungkin! Mereka pasti hanya membicarakan pekerjaan sebagai sesama petinggi perusahaan.”Gumam Arina.Arina menghampiri Arka untuk menyapanya, “Hai, Pak Arka!” Ucap Arina.“Oh Halo! Direktur Arina!” Balas Arka.“Kenapa kamu keluar dari ruangan Presdir?” Tanya Arina.“Aku habis bicara empat mata dengan Presdir Edward soal urusan mendesak.” Balas Arka.“Mendesak? Soal apa?” Tanya Arina.“Sudah kukatakan aku habis bicara empat mata dengannya, yang artinya itu bukan sesuatu yang bisa ku beritahu kepada mu.” Balas Arka.***“Tentu saja, dia tidak bisa memberitahumu.” Ucap Luca ketika bertemu dengan Direktur Arina di restoran tempat mereka janjian.Luca menunjukkan foto di ponselnya. Foto itu adalah foto saat Arka bertemu dengan Presdir Edward saat mereka makan siang berdua di ruangan private sebuah restoran jepang.“Mendesak,
last updateLast Updated : 2025-01-30
Read more

KETIDAK RELAAN

“Jika aku tidak bisa menelan nasinya, aku bisa menambahkan air dan menelannya. Jadi, itu bukan masalah besar. Tapi selama hampir 30 tahun, aku membiarkan kebencianku tumbuh dan mengeras seperti nasi kerak. Itu sesuatu yang tidak bisa kutelan sebanyak apa pun air yang kutuang. Perasaan terluka dan aku tidak bisa melupakannya seperti makanan yang diam saja di perut. Bagaimana jika ini berubah menjadi kesedihan dan kepahitan mendalam? Bagaimana jika yang tersisa dariku hanya kebencian? Aku takut.”Ezra sangat tersentuh membacanya. Ternyata inilah yang dirasakan oleh istrinya selama ini. Setelah membaca catatan itu, Ezra menghampiri Yuri yang sedang mencuci rambutnya di kamar mandi.Yuri memang hanya ingin mencuci rambutnya saja dan tidak ingin mandi karena cuaca di luar sedang hujan deras. Jadi, Yuri hanya keramas di depan wastafel dengan shower di tangan kanannya untuk membasuh rambutnya.Saat busa-busa di rambut Yuri sudah mulai memudar, Ezra malah menambahkan sampo lagi ke rambutnya.Y
last updateLast Updated : 2025-01-31
Read more

AKU SUDAH MEMASTIKANNYA

“Wah!! Amazing!” Teriak Sabrina.“Ada apa?” Tanya Vareena sambil berlari dari ruangan kerjanya yang tidak jauh dari ruangan Lauré.Sabrina, Rosé, Luna, Elijah, dan Vareena segera berkerumun untuk membicarakan apa yang Sabrina lihat.“Berita yang bisa dipercaya dari Galaxy PR tentang Nona Felice. Ini tentang Lux Champ, brand mewah yang sudah berusia 130 tahun.” Ucap Sabrina.“Di mana? Lux Champ. Tempat yang menjual lebih dari 2.000 dolar untuk sepasang celana? Wah apa Paris akhirnya mengakui kemampuan Kak Felice?” Ujar Elijah.“Kita memanggilnya Nona Felice, buka kak Felice!” Protes Rosé.“Apa kita semua bisa pergi dengannya?” Ujar El.Tanpa mereka sadari, Manajer Alano sedang menguping pembicaraan mereka sejak awal Sabrina berteriak. “Tapi jika dia tetap diam sampai sekarang..” Ucap Sabrina.“Berarti dia belum memutuskan.” Ucap Luna.“Kenapa dia tidak bisa memutuskan? Dia tidak akan bisa mendapat kesempatan semacam ini lagi.” Ujar Sabrina.“Apa karena aku memperlakukannya dengan baik
last updateLast Updated : 2025-02-01
Read more

KEBENARAN PERLU DIKATAKAN

Liam terkejut saat melihat Sunny yang datang membawa Serphina.“Sedang apa kamu di sini, Nona Sunny?” Tanya Liam.“Istrimu yang memintaku datang.” Balas Sunny.Liam semakin bingung dan segera menghubungi Keena.Tuut tuut tuuut [Keena]“Hallo, kenapa bukan kamu yang datang dengan Sera?” Ujar Liam.“Rasa sakit di tubuhku kambuh lagi hari ini. Nona Sunny bilang dia akan pergi ke Mall hari ini. Jadi, kebetulan sekali.” Ujar Keena saat mengeringkan rambutnya dengan handuk.“Sera bisa pergi berdua denganku.” Ujar Liam. “Kamu tidak tahu cara berbelanja pakaian wanita. Butuh wanita untuk tahu apa yang cocok untuk seorang gadis.” Ujar Keena.“Sera, ayo kita coba ini.” Ujar Sunny yang sudah memilihkan baju untuk Sera.“Papa, aku akan pergi dengan Tante Sunny yah!” Ujar Sera.“Baiklah.” Balas Liam.Suara itu terdengar oleh Keena melalui telepon Liam. Meskipun merasa sedih tapi menurut Keena ini yang terbaik untuk mereka.“Jika kamu merasa tidak enak, traktir dia makan malam.” Ujar Keena.“Baikla
last updateLast Updated : 2025-02-02
Read more

GELAP DAN SUNYI

Saat Yuri masuk ke rumah, semua lampu di rumahnya masih belum menyala meskipun sudah waktu sudah menunjukkan waktu malam.“Kenapa lampunya masih mati semua?” Ujar Yuri sambil menekan tombol saklar.Setelah itu Yuri melihat ke sekeliling meja makan dan dapur yang masih bersih.“Apa dia belum makan?” Ujar Yuri.Yuri membuka pintu kamar yang ditempati Ezra, lalu mengintipnya. Tidak ada orang di dalamnya. Yuri semakin membuka pintu itu dengan lebar. Melihat ke sekeliling kamar yang masih gelap gulita tanpa ada orang di dalamnya. Entah kemana Ezra pergi sampai malam begini.“Astaga kemana dia.” Gumam Yuri. Lalu Yuri keluar dari kamar itu.Bugh [Suara pintu]“Aishh, setelah kita berpisah, dia benar-benar melakukan apapun yang dia inginkan. Tidur di luar juga bisa jadi alasan untuk bercerai. Seharusnya dia tahu itu.” Keluh Yuri.Yuri masuk ke kamarnya, menekan saklar lampu untuk menghidupkannya. Lalu Yuri duduk di meja belajarnya untuk menuliskan sesuatu.Saat akan menuliskan sesuatu, Yuri me
last updateLast Updated : 2025-02-04
Read more

TENGGELAM DALAM KESEDIHAN

Di depan foto jalanan hasil karya Xavier, Felice diam termenung meratapi semua kejadian yang sudah Felice lalui beberapa hari terakhir terutama kejadian hari ini.Flashback On [Dirumah Camilla]“Aku mengerti kalian saling perhatian. Aku juga tahu bahwa akulah yang memisahkan kalian berdua.” Ujar Camilla sembari tertunduk.Camilla mencoba menengok ke arah Felice, “Kamu mungkin merasa kesal sekarang, tapi setelah satu atau dua dekade, pada akhirnya kamu akan sadar bahwa kamu membuat keputusan yang tepat. Kamu akan tahu bahwa selama ini aku benar. Terima kasih sudah memahamiku dan mengakhiri segalanya.” Ucap Camilla“Anda tidak perlu merasa bersalah dan tidak perlu berterima kasih.” Ujar Felice.“Kami putus bukan karena Anda. Aku dan Xavier tidak pernah jatuh cinta untuk menyenangkan siapa pun. Jadi, kami tidak akan menyudahi hubungan hanya untuk menyenangi siapa pun.” Lanjut Felice.“Xavier akan pergi ke Paris. Itu pilihan yang tepat untuknya. Aku akan melakukan apa yang tepat untukku. P
last updateLast Updated : 2025-02-05
Read more

HANYA AKU YANG BISA

Felice melihat ke sekeliling ruang sampel yang dipenuhi kenangan di setiap sudutnya. Dinding yang penuh dengan tempelan inspirasi desain, tempelan kain-kain dengan berbagai warna, sampel sepatu dan masih banyak lagi barang penuh kenangan yang ada dalam ruangan itu.Drrtt drtt [Adriana Novelle Vogue]“Halo, ini Felice Chiara Farfalla.” Ujar Felice.“Anda masih ingat saya? Saya Adriana, kepala editor di Novelle Vogue.” Ujar Adriana.“Ya.” Balas Felice.“Saya menelpon Anda begitu mendengar beritanya. Saya dengar kamu menolak tawaran pekerjaan dari Anthony. Kali ini, saya sangat ingin mengenal Anda, Nona Felice.” Ujar Adriana. “Saya ingin mewawancarai Anda lagi. Tentu saja, kami akan mengirimkan daftar pertanyaan baru.” Lanjut Adriana.“Silahkan saja. Namun, saya juga tetap ingin wawancaranya dilakukan di kantor saya.” Ujar Felice.“Baiklah saya setuju. Sesuai permintaan Anda, kita bisa melakukan wawancara di kantor Anda.” Balas Ariana.“Selain itu, saya juga ingin memilih sendiri fotogra
last updateLast Updated : 2025-02-06
Read more

AKU AKAN BERTANYA SEKALI

“Bisa kita mulai?” Ujar Adriana. “Tentu.” Balas Felice.“Saya akan mulai dari pertanyaan dasar. Saya dengar kamu membuat nama “Lauré” sendiri. Apa arti di balik nama itu?” Ujar Adriana.Felice melirik ke arah Xavier yang sedang memotretnya. “Bukan saya yang membuat nama itu. Sebenarnya saya mendapat ide itu dari fotografer tidak dikenal di Paris.” Ujar Felice.Xavier teringat akan sesuatu sampai berhenti mengambil gambar Felice. Xavier menyimak cerita Felice beberapa saat untuk mendengar sebuah fakta yang ingin Xavier dengar lebih lanjut.“Lauré berarti kemenangan. Dia menyemangati saya dan berharap desain yang saya buat akan membawa saya pada kemenangan dalam setiap usaha saya di hadapan publik. Lauré lahir berkat fotografer tidak dikenal itu.” Ujar Felice.Ckrek Ckrek ckrek [Suara kamera]“Saya sungguh ingin tahu kenapa Anda menolak tawaran Anthony Yve Saint? Saya kira semua desainer pasti bercita-cita ingin bekerja dengannya.” Ujar Adriana.“Lima tahun lalu, saya juga akan berpikir
last updateLast Updated : 2025-02-07
Read more
PREV
1
...
8910111213
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status