Ruangan mendadak sunyi. Diego, Winny, dan Liliana saling bertukar pandang, mencoba memahami maksud dari kata-kata Alicia."Apa maksudmu, Sayang?" tanya Liliana lembut, tangannya masih menggenggam jemari Alicia dengan erat.Alicia menelan saliva, berusaha mengendalikan emosinya. "Aku ingat ... siapa yang mencoba membunuhku tiga tahun lalu."“Bi-bicara apa kamu, Alicia?” tanya Liliana dengan bingung, sedangkan Winny terlihat sangat syok.“Aku ingat … aku akhirnya ditabrak karena lari dari pembunuh itu,” gumam Alicia, masih mencengkeram erat kedua sisi kepalanya.Diego memicingkan netranya dengan tajam dan bertanya dengan penuh selidik, “Maksudmu kecelakaan waktu itu adalah ulah orang yang mengincar nyawamu?”Alicia menggeleng pelan. “Bukan, Papa. Bukan seperti itu,” gumamnya, masih sangat syok dengan ingatan yang muncul di dalam benaknya.“Lalu, apa maksudmu?” desak Diego.“Benar, Alicia. Ceritakan yang jelas.” Liliana ikut panik. Ia menggenggam erat tangan ibu mertuanya, untuk menenang
최신 업데이트 : 2025-02-27 더 보기