Home / Urban / Kebangkitan Pewaris Tertindas / Chapter 151 - Chapter 160

All Chapters of Kebangkitan Pewaris Tertindas : Chapter 151 - Chapter 160

170 Chapters

Bab 151

Solomon dan bawahannya melancarkan serangan cepat secara bergantian, menghujani musuh dengan pukulan dan tendangan mematikan. Musuh yang mereka hadapi, sosok pengguna segel Iblis, terpojok dan tak mampu menahan hantaman kejam dari Solomon. Swuzz! Duak! Duar! Dengan gerakan cepat dan kuat, pukulan Pernapasan Alam Solomon menghantam tubuh pengguna segel Iblis, membuatnya jatuh tersungkur di tanah. Debu beterbangan, menciptakan suasana yang dramatis saat tiga bawahan Solomon bersiap untuk melancarkan serangan terakhir. "Sekarang!" teriak Solomon dengan penuh semangat, memberi isyarat kepada anak buahnya. Ketiganya melompat ke udara bersamaan, pedang mereka berkilau di bawah sinar matahari yang terik. Swuzz! Clap! Clap! Clap! Seolah menjadi satu, ketiga pedang itu menembus dada, kepala, dan leher musuh yang sudah tak berdaya. Tubuh pengguna segel Iblis itu bergetar sebelum akhirnya tak bisa bergerak lagi, jiwanya melayang meninggalkan dunia ini. Di sisi lain, Noel dan pasu
last updateLast Updated : 2024-10-04
Read more

Bab 152

Di sisi lain, Harley tampak terengah-engah, keringat bercucuran membasahi wajahnya yang pucat pasi. Tubuhnya ambruk bertekuk lutut di tanah, ditopang oleh pedang yang digenggam erat-erat di tangannya.Harley merasakan tubuhnya terasa perih dan sakit yang amat sangat, efek obat penghilang rasa sakit yang diberikan Face sudah tak ada lagi. "Tubuhku... sudah tak bisa digerakkan lagi, semuanya mati rasa," gumam Harley dengan suara serak. Dia mendongak, menatap Vincen yang sedang bertarung mati-matian dengan pemimpin musuh. "Apa yang harus aku lakukan untuk membantunya?"Rasa sakit di tubuhnya begitu mendalam, mengingat dia awalnya memang sudah terluka parah. Kini, ditambah dengan beban melawan musuh yang begitu kuat, tubuhnya seolah menyerah pada kehendak takdir. Namun, api semangat yang membara di hatinya masih belum padam.Harley menoleh ke arah bawahan Vincen, melihat betapa mereka hanya bisa terpana dan tak mampu melihat gerakan cepat pemimpin musuh. Ketakutan tergambar jelas di wajah
last updateLast Updated : 2024-10-06
Read more

Bab 153

Vincen menatap dengan terkejut saat pemimpin musuh yang dihadapinya tiba-tiba terkena serangan kuat yang datang begitu saja. Sosok yang tiba-tiba menyelamatkannya itu membuat matanya terbelalak, tak percaya dengan apa yang baru saja terjadi."Harley, kau...." suara Vincen tercekat saat ia menyadari bahwa penyelamatnya adalah Harley. Namun, ada perubahan kekuatan yang terjadi pada Harley yang tak pernah Vincen duga sebelumnya. Tubuh Harley tampak mengeluarkan asap hitam, sementara luka-luka di sekujur tubuhnya mengering seketika dan energi spiritual yang menyelimuti tubuh pria itu semakin pekat. Situasi ini membuat Vincen tampak bingung."Apa yang terjadi dengannya?" gumam Vincen dalam hati, penasaran dengan kekuatan mengerikan yang tiba-tiba muncul dalam tubuh Harley. Ia ingin tahu apa yang telah terjadi hingga Harley bisa memiliki kekuatan seperti itu."Apa Anda masih mampu melanjutkan pertarungan, Tuan Muda?" tanya Harley dengan nada penuh kepedulian sambil mengulurkan tangannya p
last updateLast Updated : 2024-10-07
Read more

Bab 154

Sementara itu, pemimpin musuh yang sebelumnya tersungkur di tanah, kini telah bangkit kembali. Dia menatap tajam ke arah Vincen dan Harley yang berdiri di dalam gedung tua, tempat di mana dia sebelumnya terhempas keluar akibat tendangan Harley."Hmph, ternyata mereka masih punya kemampuan tersembunyi," gumam sosok pemimpin musuh dengan ekspresi waspada.Swizz!Mata pemimpin musuh membelalak penuh kaget saat melihat Harley dan Vincen melesat ke arahnya dalam kecepatan penuh.Namun, dia tak mau kalah. Pemimpin musuh pun menggunakan seluruh kecepatannya untuk berlari ke arah Vincen terlebih dahulu.Swut!Duak!Pukulan Vincen dan pemimpin musuh itu akhirnya saling bertemu, menimbulkan gelombang angin besar yang mengguncang sekitar mereka.Duar!Ledakan dahsyat terjadi, menghancurkan tanah di sekitar tempat pertarungan sengit itu. Vincen dan pemimpin musuh sama-sama terhempas ke belakang.Swut!
last updateLast Updated : 2024-10-09
Read more

Bab 155

Pemimpin musuh benar-benar berubah menjadi sosok Iblis yang menakutkan. Tubuhnya berwarna kehitaman, serupa dengan arang yang telah terbakar. Mulutnya terbuka lebar, menampakkan taring-taring tajam nan mengerikan, dan tangannya dilapisi oleh cakar-cakar panjang yang siap mencabik daging. Di punggung sosok tersebut, sayap yang terbentuk dari energi spiritual menjulang tinggi, seolah siap membelah langit dan membuatnya melayang di udara. "Tuan muda, kekuatannya meningkat secara drastis," gumam Harley dengan suara serak, menatap sosok mengerikan itu dengan mata yang terbelalak. Vincen memperhatikan musuhnya dengan ekspresi tenang namun tajam. "Aku menyadarinya, kita harus lebih waspada dan berhati-hati," ujarnya dengan suara rendah, mengepalkan tangannya erat sambil bersiap untuk melancarkan serangan. Harley mengangguk, menarik napas dalam-dalam untuk mengumpulkan kembali fokusnya. Dia menghembuskan napas perlahan, memusatkan kembali energinya pada pertarungan yang kian sengit.
last updateLast Updated : 2024-10-10
Read more

Bab 156

Asap tebal perlahan menguap, Vincen dan Harley terlihat berdiri terengah-engah dari kejauhan, tersapu oleh cahaya matahari yang cukup terik.Groaar!Raungan mengerikan bergema dari pusaran kawah besar, akibat serangan dahsyat yang baru saja dilancarkan oleh Vincen.Vincen menatap Harley dengan mata yang penuh tekad, pandangan mereka terkunci satu sama lain, seolah merasakan ikatan batin yang menghubungkan pemikiran mereka. Dengan senyuman singkat, mereka mengangguk bersamaan, menegaskan tekad bersama.Bagaikan pasangan elang yang bersiap terbang, mereka berdua melompat ke udara dengan garis sinar matahari yang menyala di langit. Energi spiritual putih dan merah yang dimiliki Harley dan Vincen bersatu dalam harmoni, menciptakan siluet raksasa berwarna putih merah yang melintasi cakrawala, menciptakan pemandangan yang memukau dan menggetarkan jiwa.Solomon dan Noel menengadah ke atas dengan mata terbelalak, terpana melihat siluet raksasa be
last updateLast Updated : 2024-10-11
Read more

Bab 157

Beberapa hari berlalu setelah pertarungan mengerikan yang terjadi dipinggiran kota. Terlihat Vincen perlahan-lahan membuka matanya, cahaya lembut menembus jendela kamar tempat ia terbaring.Veronica, yang telah setia berada di sampingnya, segera menyadari perubahan itu. Dengan mata berkaca-kaca dan hati yang berdebar, ia mendekatkan diri ke samping tempat tidur."Vincen, kamu sudah bangun?" suaranya bergetar, penuh harapan dan kekhawatiran.Vincen mencoba mengumpulkan kekuatannya, rasa sakit yang masih tersisa dari pertarungan itu terasa menghujam setiap inci tubuhnya. Namun, saat matanya bertemu dengan Veronica, sebuah senyum lemah terukir di wajahnya. "Veronica... aku...," suaranya serak, ia menelan ludah, berusaha keras untuk berbicara.Veronica segera menggenggam tangan Vincen, air matanya jatuh membasahi pipi. "Tidak usah bicara dulu," ucapnya berusaha menenangkan.Vincen mengangguk perlahan, matanya tidak lepas dari Veronica. Ia mer
last updateLast Updated : 2024-10-14
Read more

Bab 158

Melihat Vincen tersenyum lembut, Elma mendekati sang cucu yang ia banggakan dan duduk disebelahnya, lantas berkata dengan penuh kepedulian, "kau yakin tidak apa-apa?" tanyanya memastikan.Vincen mengangguk mantap sambil tersenyum lebar, menunjukkan kekuatan dan ketabahannya. "Nenek tenang saja, aku tidak apa-apa," jawabnya dengan penuh keyakinan.Elma balas tersenyum, hangat dan bangga. Ternyata sang cucu berbeda dengan keturunan keluarga Ritsu lainnya, mengingat dia tidak terpengaruh walau pelayan setianya terluka.Namun, meski begitu Elma dan Lotar penasaran, kenapa hal itu bisa terjadia pada Vincen? Sedangkan hal itu tak pernah terjadi sebelumnya dalam keluarga mereka.Melihat Vincen tampak ceria, Veronica menyerahkan sebuah surat pada Vincen dengan tangan yang gemetar, membuat pria itu melirik ke Veronica dengan rasa penasaran."Apa ini, Ve?" tanya Vincen memastikan, merasakan ada sesuatu yang berat dalam surat tersebut."Buk
last updateLast Updated : 2024-10-15
Read more

Bab 159

Setelah melewati masa-masa sulit. Vincen sudah kembali bekerja, dia duduk dengan tegak di belakang meja kerjanya, matanya fokus menelusuri setiap baris dalam berkas yang terbentang di hadapannya. Beberapa hari merasakan kehampaan dan kesedihan yang mendalam, akhirnya ia kembali ke kantor, menegaskan dirinya sebagai pemimpin Central Clark Capital. Ruangan kerjanya yang luas, dipenuhi dengan suara ketukan keyboard dan bisikan dari para pegawai yang berlalu-lalang di luar sana.Tangan Vincen bergerak lincah, mencatat beberapa poin penting sambil sesekali mengernyitkan dahi, pertanda adanya masalah yang perlu segera ia atasi. Garis wajah yang tampak lebih dewasa dari sebelumnya menambah karisma seorang leader di matanya.Telepon di meja kerjanya berdering, memecah konsentrasi. Dengan gerakan cepat, ia mengangkat gagang telepon, “Ya saya Vincen Clark Adama...,” ujarnya dengan suara yang tegas dan berwibawa.Pembicaraan dengan klien penting itu berlang
last updateLast Updated : 2024-10-16
Read more

Bab 160

Lotar melangkah mendekati Vincen dengan langkah mantap, sambil membawa sebuah gulungan ditangannya. Ia menyerahkan gulungan tersebut kepada Vincen.Vincen menatap gulungan itu dengan rasa ingin tahu, lalu mengerutkan keningnya. "Apa ini, Kek?" tanyanya dengan penuh penasaran.Lotar menghela napas, kemudian menjawab dengan serius. "Mereka tidak mencari giok darah, melainkan menunggu saat bulan purnama merah tiba untuk membangkitkan kekuatan sejati para Iblis."Mendengar penjelasan tersebut, Vincen tampak bingung. Lotar pun meminta cucunya itu untuk segera membuka gulungan yang barusan ia berikan. Vincen dan Harley tak sabar membuka gulungan tersebut, mengurai lembaran demi lembaran yang menggambarkan rahasia mengejutkan. Ternyata, bulan purnama merah diyakini para penyembah Iblis, memiliki kemampuan untuk membangkitkan energi spiritual kegelapan yang dimiliki para Iblis untuk memperkuat kekuatan mereka.Vincen mengedarkan pandan
last updateLast Updated : 2024-10-18
Read more
PREV
1
...
121314151617
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status