All Chapters of Cinta Tak Berbalas: Aku Ingin Cerai Darimu!: Chapter 461 - Chapter 470

477 Chapters

Bab 465. Mencintai Bram?

Saat ini, perutnya terasa lapar dan dia ingin mencari sesuatu untuk mengganjal perutnya.Sementara Joen kecil kembali ke mobil setelah menatap ke kejauhan, lalu bergumam pelan, “Aku melihat Ibu di sana, tapi dia tidak mengenalku. Aneh.”Zavier yang sedang duduk di kursi kemudi, menoleh dengan alis mengerut. "Ibumu?" Pikiran itu langsung membingungkannya. Sejak kapan Nayla ada di sini?Joen menganggukkan kepalanya, "iya, Ibu terlihat tidak mengenalku sama sekali, seperti orang lain saja. Ini sungguh aneh."Zavier terdiam sejenak, mencoba mencerna kata-kata Joen kecil. "Ibumu?" pikirnya dengan alis terangkat. Tidak mungkin. Bukankah Nayla ada di rumah?  Namun, rasa penasaran dan firasat aneh mulai merayapi pikirannya."Apakah kau benar-benar melihat Ibumu?" tanya Zavier sambil memutar badan, menatap Joen yang masih duduk di kursi belakang.Joen menunjuk keluar jendela dengan tatapan bingung. "Iya, Dad. Dia di dalam rumah itu,
last updateLast Updated : 2024-10-18
Read more

Bab 466. Pertemuan

Begitu Bram pergi, Sara langsung bergerak. Ia mengirim pesan singkat kepada Joen, memastikan pertemuan mereka diatur di kafe kecil tak jauh dari rumah.Ia tahu Joen masih terobsesi dengan pertemuan aneh di hari sebelumnya, dan dia harus mendapatkan jawaban. Dia tahu dari cerita Nayla bahwa Joen menatapnya dengan aneh, serta memanggilnya "Ibu".Jika majikannya memang wanita yang Joen lihat kemarin sebagai Ibunya, ada kemungkinan besar ia adalah kunci dari semua misteri ini.Sore harinya, Joen tampak gelisah di dalam mobil, bolak-balik menatap jendela. Dia berhasil membujuk Fernando supaya dia tidak mengikuti jadwal les, tetapi dia memanfaatkan waktu untuk bertemu dengan Sara.Ketika mereka sampai di kafe, Joen mengikuti Sara masuk dengan sedikit enggan. Dia tidak tahu pasti apa yang akan terjadi, tetapi hatinya berdetak lebih cepat dari biasanya.Di dalam kafe, di pojok ruangan yang tenang, duduklah Nayla. Penampilannya sederhana, namun pesona lembu
last updateLast Updated : 2024-10-18
Read more

Bab 467. Kecurigaan Joen

Joen memutuskan untuk tidak menyimpan kebingungan ini sendiri. Dia tahu bahwa harus ada penjelasan yang masuk akal di balik semua ini, dan Sara mungkin memegang kuncinya. Pertanyaan mulai berputar-putar di kepalanya—apakah Sara tahu lebih banyak tentang Nayla? Apakah wanita itu sebenarnya ada kaitannya dengan ibunya yang ada di rumahnya saat ini?"Atau dia Ibuku?" Joen mulai meragukan keberadaan wanita yang ada di rumahnya saat ini karena ikatan bathinnya lebih mengarah kepada wanita yang dia temui tadi.Sesaat kemudian, Joen mencari waktu untuk menghampiri sang ayah di ruang kerjanya.Tok! Tok! Tok!Joen mengetuk pintu pelan."Ya? Masuklah!"Joen membuka pintu lalu masuk dan memeluk sang ayah. "Dad sibuk?"Zavier menggelengkan kepala walau dirinya sangat kelelahan."Joen ingin menceritakan sesuatu," ucap Joen setelah memastikan bahwa pintu sudah tertutup rapat olehnya."Kemarilah..."Setelah Joen bercerita
last updateLast Updated : 2024-10-18
Read more

Bab 468. Memancing ingatan Nayla

Semakin lama, Joen semakin sadar ada banyak hal kecil lain yang tidak sesuai. Detail-detail kecil yang dulu dia abaikan kini mulai terlihat jelas. Sefia sering kali lupa hal-hal mendasar tentang masa lalu keluarganya, atau memberikan jawaban yang tidak tepat ketika ditanya soal kenangan bersama ibunya.Setiap pertanyaan yang lebih dalam, Sefia mengelak atau mengubah topik dengan cepat. Semuanya mulai menyatu dalam benak Joen."Dia palsu," pikir Joen dengan amarah yang mulai mendidih di dalam dirinya."Dia bukan Ibuku!" geram Joen dengan kedua mata memerah.Geram, Joen menahan diri agar tidak langsung bereaksi. Dia sadar bahwa terlalu cepat menuduh tanpa bukti yang kuat hanya akan memperkeruh suasana. Tapi di dalam hatinya, kebenaran sudah jelas: wanita yang mengakui sebagai Ibunya itu, bukanlah siapa yang dia klaim. Ada sesuatu yang besar yang sedang disembunyikan.Keesokkan harinya, Joen ingin sekali pergi mengunjungi Sara lagi, maksudnya adalah u
last updateLast Updated : 2024-10-19
Read more

Bab 469. Dia Ibumu, bukan?

Nayla tertawa kecil. "Oh, Tante memang suka melukis sejak dulu, tapi tidak terlalu sering. Sekarang ini, Tante hanya melakukannya untuk mengisi waktu."Joen melihat kanvas berisi coretan yang tidak teratur, tidak ada yang menarik sama sekali karena dia juga bisa menggambar hal yang sama bila diharuskan guru di sekolah.Joen bisa menebak bahwa wanita itu hanya menghabiskan waktu luang tanpa tujuan jelas, karena apa yang dia lihat sungguh bukan sosok seorang seniman lukis.Joen mencoba membaca raut wajah Nayla, berharap ada sedikit tanda-tanda pengakuan atau memori yang muncul, namun Nayla terlihat benar-benar tidak mengenalnya.Joen merasa agak kecewa, tetapi ia segera menguatkan diri."Ngomong-ngomong, Tante, aku dan Sara mau membuat kue. Tante mau ikut?"Nayla tersenyum, kali ini dengan kehangatan yang lebih dalam. "Membuat kue, ya? Ide yang bagus. Tante sudah lama tidak membuat kue.""Eh, Tante juga pernah membuat kue?" tanya Joen t
last updateLast Updated : 2024-10-19
Read more

Bab 470. Menuju pertemuan dengan Zavier

Mereka pun kembali menikmati kue yang baru saja mereka panggang, namun Joen tidak bisa menghilangkan rasa penasaran dan kegelisahan di hatinya.Setiap kali ia melihat ke arah Nayla, ada dorongan yang semakin kuat untuk mengungkap kebenaran. Ia berharap ada sesuatu yang lebih dari sekadar kebetulan yang mempertemukan mereka.Setelah beberapa saat, Nayla menguap kecil dan tampak lelah. "Sepertinya Tante perlu beristirahat dulu, ya," katanya sambil memegangi dahinya. "Kepala Tante agak pusing.""Baiklah, Nyonya. Ayo, aku antar ke kamar," kata Sara cepat. Ia segera membawa Nayla ke kamar dan memastikan wanita itu berbaring dengan nyaman sebelum keluar dan menutup pintu perlahan.Joen yang sedari tadi menunggu di ruang tamu segera menghampiri Sara. "Sekarang ceritakan padaku, Kak Sara. Apa yang sebenarnya terjadi?" desaknya dengan suara rendah namun penuh ketegangan.Sara menghela napas dalam-dalam sebelum mulai berbicara. "Aku mulai curiga sejak bebera
last updateLast Updated : 2024-10-19
Read more

Bab 471. Terungkap!

Saat Nayla melangkah keluar ke halaman, Joen menyusul di belakangnya dengan gugup. Ayahnya baru saja keluar dari mobil, dan saat melihat Nayla, wajahnya langsung menunjukkan kebingungan yang dalam. Waktu seolah berhenti ketika mata mereka bertemu."Nayla?" panggil Zavier dengan suara bergetar, penuh keterkejutan dan harapan yang bercampur menjadi satu.Nayla menatap pria yang baginya asing itu dengan kebingungan di matanya. "Maaf, apakah kita pernah bertemu sebelumnya?" tanyanya ragu-ragu.Joen merasa hatinya tenggelam sedikit saat mendengar jawaban Nayla. Namun, ia tetap berharap ada sesuatu yang terjadi. "Ini Ayahku, Tante Nadia. Apakah Tante benar-benar tidak mengenalnya?" desaknya, suaranya hampir memohon.Nayla memandang Joen dan kemudian kembali pada sosok pria di depannya. Ada sesuatu dalam sorot matanya yang berubah, seolah-olah ia sedang berusaha mengingat sesuatu yang penting, namun terhalang oleh kabut tebal di pikirannya.Zavier maju se
last updateLast Updated : 2024-10-19
Read more

Bab 472. Merebut Nayla kembali

Nayla yang sedari tadi hanya mendengar mulai menangis dan memegang kepalanya yang terasa pusing. “Jadi... siapa aku sebenarnya? Apakah aku pernah mengenal kalian sebelumnya?” tanya Nayla dengan suara lemah, matanya berkaca-kaca memandang ke arah Joen dan Zavier, lalu ke arah Bram, seolah mencari jawaban yang bisa mengembalikan rasa percaya dirinya.Joen segera menghampiri Nayla, menggenggam tangannya erat. "Tante... atau, Nadia, siapapun kamu, kami akan mencari tahu yang sebenarnya. Kami akan mencari kebenaran," katanya dengan penuh tekad. "Aku percaya ada lebih dari sekadar wajah yang mirip di sini. Ada sesuatu yang lebih dalam, dan aku tidak akan berhenti sampai kita menemukannya."Joen lalu menarik Zavier agar sedikit membungkuk, membisikkan sesuatu.Bram memandang mereka dengan tatapan yang penuh rasa puas, seolah-olah dia telah memenangkan permainan. "Silakan saja coba, kalau kalian bisa," ujarnya dengan tawa meremehkan."Namun ingat, kenyataan terka
last updateLast Updated : 2024-10-20
Read more

Bab 473. Apakah kau yakin, ia adalah Ibumu?

Setelah kehabisan tenaga untuk melampiaskan amarahnya, Bram berjalan terseok-seok ke arah kamarnya. Pintu dibanting keras di belakangnya, menandakan bahwa ia tidak ingin diganggu.Sara berdiri di depan pintu, sementara beberapa pelayan mulai dia atur untuk membersihkan pecahan kaca yang berhamburan di ruangan tamu.Beberapa saat kemudian, terdengar suara botol dibuka dan bau alkohol menyebar dari balik pintu. Bram menenggak minuman keras dengan kasar, mencoba menghilangkan rasa frustrasi dan kehampaan yang begitu dalam.Dia merasa telah melakukan segalanya—mengubah Sefia menjadi mirip Nayla, dan berpikir bisa memiliki Nayla perlahan—namun kenyataannya, Nayla yang sesungguhnya masih tetap tidak dapat dia miliki.Dalam kamar yang gelap itu, Bram merasa benar-benar kalah. Tidak peduli seberapa banyak dia mencoba mengendalikan keadaan, kenyataan selalu membuatnya merasa seperti sedang mengejar bayangan yang tak pernah bisa ia raih.Pria itu
last updateLast Updated : 2024-10-20
Read more

Bab 474. Ciuman

Zavier kembali melangkah menuju Nayla dan berkata, "Kamu istirahat di dalam dan aku akan mengantar Joen pulang terlelbih dahulu. Setelah itu, aku akan datang dan membawa makanan untukmu, okey?"Nayla mengangguk dengan patuh dan memberikan senyuman yang hangat lalu melambaikan tangan kepada Joen.Mereka pun kembali masuk ke mobil, dan Zavier mengantarkan Joen pulang ke rumah.Sepanjang perjalanan, pikirannya berputar-putar, memikirkan langkah-langkah yang harus diambil. Siapa sebenarnya wanita yang ia bawa ke rumah kosong itu? Apakah dia benar-benar Nayla yang asli, atau hanya hasil dari obsesi gila Bram yang menciptakan tiruan?Pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar di benaknya, dan Zavier tahu, jawaban yang akan ia temukan mungkin akan mengubah segalanya.Setelah memastikan Joen kembali dengan aman, Zavier segera kembali ke rumah kosong tersebut. Ia harus berbicara dengan wanita itu, mencari tahu siapa sebenarnya dia, dan apa yang sebenarnya ter
last updateLast Updated : 2024-10-20
Read more
PREV
1
...
434445464748
Scan code to read on App
DMCA.com Protection Status