Apa yang dijanjikan Raja Jumantara telah sampai. Lima ratus kuda perang pilihan untuk prajurit kavaleri telah datang bersama perbekalan makanan, obat-obatan serta persenjataan. Bukan hanya itu saja, bahkan Pangeran Hadyan Ganendra secara pribadi membawa pasukan khusus untuk membantu calon ayah mertuanya merebut kembali tahta. Dengan dada membusung bangga, sang Pangeran menemui Gusti Prabu yang saat itu sedang ditemani Patih Arya Wursita.“Selamat datang, Pangeran Hadyan,” sambut Gusti Prabu bungah. Hubungan baik Jumantara dengan Damar Langit telah dijalin sejak dulu. Mereka berniat menguatkan ikatan persahabatan itu dengan pernikahan putra-putri mereka.“Gusti Prabu, saya bahagia sekali bisa menjadi bagian di dalam perang ini.” “Andika memang seorang Ksatria sejati, Pangeran. Seorang Ksatria pantang untuk menyerah. Lebih baik mati berkalang tanah membela harga diri, daripada hidup dalam penghinaan,” balas Gusti Prabu.“Kehancuran Bratasena hanya menunggu waktu. Tidak ada tempat di bu
ปรับปรุงล่าสุด : 2025-02-01 อ่านเพิ่มเติม