Di tempat lain, ada Bella yang sedang menatap lekat wajah Alessandro yang tengah tertidur pulas. Berkali-kali pula Bella membaca surat perjanjian itu. Jangan tanyakan soal hati, berkali-kali ia meyakinkan diri untuk tidak bersikap egois. "Bell?" sapa Belinda. Bella yang kaget langsung menyimpan surat itu di bawah bantal Alessandro. "I-iya, Bu, ada apa?""Ibu berangkat, ya?""Iya, Bu, hati-hati, ya? Tapi, apa yang Ibu bawa itu?" Bella memerhatikan kantong yang Belinda bawa. Belinda tersenyum. "Ini, semalam Ibu bikin kue. Ibu mau coba simpan di warung, siapa tau laku. Lumayan, kan, Bell, nanti uangnya buat tambahan sehari-hari."Deg! Mendengar itu sungguh membuat hati Bella sakit. Tidak, tidak ada yang salah dengan berjualan. Hanya saja, diusia Belinda sekarang harusnya digunakan untuk beristirahat. "Ibu, tidak usah capek-capek bikin kue, ya? Biar Bella saja yang pikirkan bagaimana kita dapat uang t
Last Updated : 2024-03-17 Read more