Home / Romansa / Balas Dendam Dalam Cinta / Kabanata 81 - Kabanata 90

Lahat ng Kabanata ng Balas Dendam Dalam Cinta : Kabanata 81 - Kabanata 90

114 Kabanata

81. Bingkisan Kecil

Alexander terus sibuk dengan pekerjaannya setelah semua orang menyetujui akan ide memproduksi topi dan bukan hanya dirinya, melainkan semua orang yang ada di dalam kelompok pekerjaannya. Di samping itu, karena target untuk mulai menjual topi adalah bulan depan menjadikan semua orang semakin sibuk karena diberikan tenggat waktu yang sedikit. Mereka mulai melupakan masalah tentang perseteruan mereka kepada Alexander sebab kesibukan yang mereka dapatkan. Hal itu sedikit membuat Alexander lebih fokus dengan pekerjaan dan tidak menyia-nyiakan waktunya untuk terus menjelajah pada kepuasan dirinya untuk sebuah hasil nantinya.Semua orang mendapatkan bagiannya masing-masing dan Alexander sendiri diberikan tugas sebagai asisten Evandra untuk ikut merencanakan dan mengontrol produksi bersama satu teman yang lain. Untuk kali ini, Alexander memiliki jadwal untuk berkunjung ke rumah produksi untuk memastikan semua rencana berjalan dengan lancar. Ia bersama dengan Evandra secara langsung akan pergi
last updateHuling Na-update : 2023-09-02
Magbasa pa

82. Musibah

Alexander dan Evandra telah sampai di rumah produksi, mereka langsung disambut oleh pemimpin bagian pengolahan bahan setelah dikonfirmasi sebelumnya bahwa Evandra dan Alexander akan berkunjung untuk melihat perkembangan sampai mana produk diolah untuk menjadi jenis topi sesuai dengan gambaran yang telah dikirimkan.“Semua berjalan lancar sampai hari ini. Barang sudah bisa diuji coba dan ku harapa Tuan Evandra dan Tuan Alexander akan puas dengan hasilnya. Aku juga berharap produk ini akan terus menarik peminat dan menjadi trend yang tidak penah pudar.” Pemimpin pengolahan berujar serta terus mengajak Alexander dan Evandra berjalan mengelilingi setiap bagian dari rumah produksi untuk melihat semua pekerja sekaligus melihat berbagai kegiatan yang dilakukan di dalamnya.Cukup lama berkeliling, Evandra berhenti dan mengambil topi setengah jadi untuk ia teliti. “Jahitannya sangat rapi dan bahannya lembut. Dari segi pembuatan ini sudah sangat bagus,” komentarnya yang langsung diangguki oleh
last updateHuling Na-update : 2023-09-03
Magbasa pa

83. Rumah Sakit

Kimbeerly segera bergegas menuju ke rumah sakit begitu mendapatkan kabar bahwa Alexander dilarikan ke rumah sakit karena seuatu kejadian. Entah apa yang sebenarnya terjadi, tetapi Evandra belum mengatakan dengan jelas apa yang terjadi kepada Alexander. Kimbeerly begitu khawatir dan meninggalkan semua pekerjaan serta meminta sekretarisnya untuk mengirim semua file pekerjaan ke email agar lebih mudah.“Apa yang terjadi denganmu, Al?” gumam Kimbeerly disepanjang jalan dengan pikirannya yang tidak bisa tenang.Mobil yang dikendarainya memasuki area rumah sakit. Ia segera bergegas turun dan menemukan Evandra yang ternyata sudah menunggu di depan teras. Kimbeerly segera dibawa oleh Evandra menuju ruangan Alexander, tetapi saat sampai di depan pintu ruangan ia melihat ada seorang wanita cantik yang juga tengah menunggu suaminya itu.“Apa yang terjadi?” tanya Kimbeerly begitu sampai dan melihat ruangan yang masih tertutup sebab Alexander yang ditangani oleh dokter.Evandra menundukkan wajah d
last updateHuling Na-update : 2023-09-03
Magbasa pa

84. Bujukan Gabriel

“Ayah belum bangun?” tanya Gabriel yang tidak melihat ayahnya saat sarapan akan dimulai, apalagi ibunya tidak menanggapi pertanyaannya.Gabriel mengambil piring lalu mengisi piring tersebut dengan makanan hingga penuh. Hal itu tidak luput dari perhatian kimbeerly tetapi dia hanya diam saja dan tidak mau berkomentar apapun. setelah selesai mengambil semua makanan, Gabriel beranjak turun dari kursi dan mengambil minuman di dalam kulkas lalu pergi begitu saja. Kimbeerly yakin bahwa anak itu pasti akan menghampiri Alexader yang masih berada di kamar. Sungguh anak dan ayah yang keterlaluan.Gabriel berjalan pelan dengan kedua tangannya yang penuh. Ia akan menghampiri ayahnya karena khawatir ayahnya belum bisa bangun setelah lengannya diperban dan pelipisnya juga. Ya … Gabriel tahu tentang kejadian itu setelah melihat ayahnya pulang kemarin malam dan ibunya yang mengatakan pada Gabriel untuk jangan mengganggu ayahnya untuk beberapa saat. Gabriel sebagai anak yang peduli dengan kedua orang t
last updateHuling Na-update : 2023-09-04
Magbasa pa

85. Misi Berhasil

Kimbeerly beranjak dari duduknya setelah menyelesaikan makanan, hal itu membuat Gabriel menatapnya. “Kemana ibu akan pergi?”Kimbeerly menoleh dan melihat Gabriel yang bertanya. “Tentu saja membuktikan ucapanmu.”Gabriel hampir membulatkan matanya. Tidak boleh, ibunya tidak boleh melihat ayahnya saat ini karena semua ucapan Gabriel penuh kebohongan yang mengatakan bahwa ayahnya sedang menangis. Gabriel segera menyelesaikan makannya dan berlari untuk mengejar ibunya agar tidak melihat ayahnya di kamar.“Ibu … bukankah kau harus pergi ke kantor? Kenapa tidak berjalan keluar?” tanya Gabriel yang kini mulai menaiki anak tangga dengan ibunya yang berjalan di depannya. Ia segera menyusul langkah ibunya lebih cepat agar ibunya tidak cepat sampai di kamarnya.“Ibu memang akan pergi, tetapi setelah memastikan ucapanmu benar atau tidak,” jawab Kimbeerly tenang dan bisa ia lihat Gabriel yang tergesa-gesa dan berusaha mencegahnya untuk menghampiri Alexander.Gabriel menghentikan langkah Kimbeerly
last updateHuling Na-update : 2023-09-04
Magbasa pa

86. Makan Malam Bersama

“Sudah siap?”Gabriel mengangguk menanggapi pertanyaan Alexander. Ia sudah siap dengan pakaian formal yang dipersiapkan oleh ayahnya. Suit dan celana kain serta tatanan rambut yang diubah sesuai dengan penampilannya membuat kesan berbeda kepada Gabriel yang terbiasa menggunakan kaos dan celana sebatas lutut serta rambut yang menggunakan poni depan. Anak berusia enam tahun itu tersenyum melihat penampilannya di depan cermin dan menatap ayahnya dengan bangga.“Aku terlihat sama seperti ayah. Keren bukan? Ayah memang yang terbaik!”Alexander berjongkok dan melihat detail penampilan Gabriel lalu tersenyum seraya mengangguki ungkapan anaknya. “Kita akan makan malam secara resmi dengan keluarga bibi Velena jadi tidak boleh memperlihatkan kesan jelek pada penampilan. Dan kau juga harus menggunakan penampilan seperti ini jika akan menghadiri acara-acara resmi. Kau mengerti, Gabriel?”Gabriel mengangguk penuh semangat. “Tentu, Ayah!”Alexander kembali berdiri dan melihat kembali penampilannya.
last updateHuling Na-update : 2023-09-05
Magbasa pa

87. Persiapan Pernikahan

Setelah acara makan malam itu, hanya Velena dan Valerie yang menginap sedangkan Johann harus kembali bekerja setelahnya.“Jadi aku sudah memutuskan hari itu untuk melangsungkan pernikahan?” tanya Alexander yang melihat Velena sibuk memilah gaun yang akan ia kenakan di hari pernikahannya yang hanya menunggu satu minggu lagi.Velena mengangguk. “Aku mengikuti saran Kimbeerly yang menggunakan hari pertemuan sebagai hari pernikahan pula. Aku ingin mempersiapkan semuanya sebaik mungkin.”Alexander tersenyum dan mengangguk. “Ku harap semua berjalan lancar seperti yang kau harapkan. Aku hanya bisa mendukung dan memberimu restu atas pernikahanmu.”Velena menatap Alexander dan mengangguk. Ia kemudian memeluk Alexander. “Ku harap ini jalan terbaik setelah sekian lama. Aku hanya ingin mencoba kembali menemukan cintaku dan hidup bersama selamanya tanpa kehilangan lagi kecuali maut yang memisahkan.”Alexander mengusap punggung Velena lembut. “Aku akan mendoakan yang terbaik untuk kalian. Berbahag
last updateHuling Na-update : 2023-09-05
Magbasa pa

88. Berdansa

Seminggu sudah berlalu sejak kunjungan Velena dan Johann ke rumah Kimbeerly. Hari ini, hari dimana pernikahan antara Velena dan Johann dilaksanakan. Alexander dan Kimbeerly juga turut hadir bersama dengan orang-orang yang diundang oleh Velena serta Johann. Kebahagiaan begitu terpancar dari semua orang tanpa terkecuali bahkan dengan Gabriel dan Valerie yang ikut merayakan hari ini sekalipun.Pernikahan yang dipilih oleh Velena dan Johann adalah yang langsung menjadi satu acara bersama dengan resepsinya. Setelah melakukan ritual sakral perjanjian untuk dua insan manusia, kini acara resepsi pun digelar tak kalah seru dengan acara sebelumnya. Velena yang tampil cantik dengan gaun menjuntai berwarna peach serta Johann yang terlihat tampan memukau dengan setelan jas putih dan dasi hitam kupu-kupu dilehernya. Tak hanya itu, Valerie juga begitu cantik dengan balutan dresscode berwarna serupa dengan milik Velena dan Gabriel yang menggunakan setelah serba hitam berjalan bersama dengan Valerie d
last updateHuling Na-update : 2023-09-06
Magbasa pa

89. Wanita Penggoda

“Tuan Alexander … ada yang mencari dirimu di lobby.”Alexander menoleh dan melihat salah satu teman yang memberitahukan dirinya. Ia mengangguk meski tidak tahu siapa orang yang tengah mencari dirinya saat ini. Jika itu Velena sepertinya tidak mungkin karena sepupunya itu sedang berbulan madu selama seminggu, tetapi siapa orang itu?Alexander beranjak dari duduknya, berjalan keluar dari biliknya dan menuju ke lobby untuk menemui orang yang sedang mencari dirinya. Alexander tidak berpikir terlalu banyak dan terus fokus berjalan saja tanpa memikirkan lebih banyak akan siapa orang yang akan ia temui. Pada akhirnya mereka juga akan bertemu dan memikirkannya tidak terlalu penting bukan? Alexander memang tidak pernah berpikir terlalu serius tentang orang yang tidak ia jadikan tujuan. Maka dari itu seperti inilah dirinya yang tidka peduli.Alexander mengernyitkan kening begitu melihat dari kejauhan siapa orang yang membelakangi dirinya. Hanya ada satu orang yang berdiri sembari membelakangi d
last updateHuling Na-update : 2023-09-06
Magbasa pa

90. Beda Level

Senyuman penuh arti itu terus terukir indah dari bibir penuh wanita yang kini hanya mengenakan lingerie berwarna putih yang menampakkan lekuk tubuhnya begitu nyata serta rambutnya yang sengaja digerai tak kalah indha dengan penampilan berani yang ia persiapkan saat ini. Ia menoleh, melihat ke arah jam yang menunjukkan pukul sembilan malam. Ia tersenyum dan sudah amat siap dengan pertemuan dengan sosok pria yang begitu mempesona nantinya. Apalagi mengingat tentang ucapan pria itu yang memintanya mempersiapkan diri dengan baik. Wanita itu sungguh tidak sabar menunggu kedatangan pria yang telah membuatnya terkesima tersebut.“Apa lebih baik hanya mengenakan bikini agar membuatnya lebih terpesona dengan tubuhku?” gumam wanita itu berpikir dan terus menatap penampilannya dari pantulan cermin.Wanita itu berjalan ke arah lemari, mencoba mencari sesuatu yang pantas untuk ia gunakan sebagai penyambutan untuk pria itu. Ia merasa masih kurang menggairahkan jika hanya mengenakan lingerie, tetapi
last updateHuling Na-update : 2023-09-07
Magbasa pa
PREV
1
...
789101112
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status