"Keysha nggak mau makan, badannya juga demam," ujar Hana di seberang."Baiklah, Keynan pulang sekarang." Keynan memasukkan ponselnya kembali ke dalam saku celana."Ada apa, Key? Kenapa kamu terlihat panik sekali?" tanya Brian."Keysha sakit.""Apa?" Brian begitu terkejut mendengar jawaban Keynan barusan. Pantas saja Keynan terlihat panik karena Keysha ternyata sedang sakit."Em, Bie. Maaf, sepertinya aku nggak bisa ikut—""Tidak apa-apa. Aku bisa mengatasi semuanya sendirian." Sebagai seorang sahabat Brian sangat memahami Keynan. Dia selalu menghandle pekerjaan Keynan jika Keysha sedang sakit tanpa diminta."Terima kasih banyak, Bie. Aku berutang banyak padamu."Brian mengibaskan telapak tangannya di depan wajah. "Alah, tidak usah dipikirkan, yang terpenting sekarang pikirkan kesehatan Keysha.""Kalau begitu aku pulang dulu. Sekali lagi terima kasih." Keynan menepuk pundak Brian sekilas sebelum meninggalkan kantor.Brian mengangguk. Dia terus memperhatikan Keynan sampai menghilang dar
Terakhir Diperbarui : 2022-05-09 Baca selengkapnya