Home / Romansa / Frozen in Love / Chapter 91 - Chapter 100

All Chapters of Frozen in Love: Chapter 91 - Chapter 100

313 Chapters

Menjemput Impian [6]

“Begini. Saat di Marquiss, aku berusaha mengejarmu, tapi kamu sudah naik angkutan. Aku pun menyusul ke tempat indekos, tapi ternyata kamu sudah pindah. Ponselmu tidak bisa dihubungi. Aku sempat dua kali ke kantormu, tapi kamu sudah pulang. Tidak ada yang mau memberi tahu apa yang terjadi. Sampai kamu harus mengganti nomor ponsel dan pindah tempat tinggal. Kamu kira aku tidak merasa cemas? Di sisi lain, aku juga teradang masalah pekerjaan, karena sudah hampir mau pindah. Makanya, aku tidak bisa....”“Aku tidak butuh penjelasanmu!” Violet membuang muka. Saat itulah dia menyadari bahwa ada berpasang-pasang mata memperhatikan mereka berdua. Rasa jengah dan malu menerjangnya. Karena itu, dia berusaha menarik kaki kirinya.“Quinn, lepaskan kakiku! Lihat, kita sudah menjadi tontonan orang,” desah Violet gugup.Quinn tak peduli. “Biarkan saja! Kenapa harus meributkan pendapat orang, sih? Violet Sayang, kita punya banyak masalah
last updateLast Updated : 2021-06-03
Read more

Pasangan Jiwa [1]

Quinn mendekap Violet dengan penuh perasaan. Mata lelaki itu terpejam, meresapi perasaan bahagia yang sedang berkecamuk di dadanya. Dia tak peduli kendati saat ini mereka sedang berada di sebuah acara resepsi. Quinn juga tak ambil pusing jika Jeffry mendadak kembali dan meninjunya tanpa permisi. Pria itu hanya ingin menikmati momen luar biasa yang sama sekali tak terduga ini.“Quinn, orang-orang menjadikan kita tontonan,” bisik Violet dengan suara lirih. Namun gadis itu tak merenggangkan pelukannya. Jari-jari Violet bertaut di pinggang belakang Quinn.“Biarkan saja. Tolong jangan buru-buru menyuruhku melepaskanmu, Vi. Aku sedang luar biasa bahagia dan tak mau ada yang mengganggu. Aku benar-benar ingin menikmati saat-saat ini.”Violet tertawa kecil. “Kenapa?”“Karena ini adalah akhir dari penantianku selama ini. Menderita berbulan-bulan, aku lega karena seperti inilah akhirnya. Semuanya tidak ada yang sia-sia, sepa
last updateLast Updated : 2021-06-04
Read more

Pasangan Jiwa [2]

“Tapi, kamu nggak perlu sampai membopongku,” keluh Violet. Namun gadis itu melingkarkan kedua tangannya untuk memeluk leher Quinn.“Kamu masih ingat waktu kakimu lecet saat kita baru keluar dari toko buku?”“Ingat. Mana mungkin aku bisa lupa?” sahut Violet. “Waktu itu, kamu juga menawarkan diri untuk menggendongku.” Gadis itu tertawa kecil.Quinn agak menunduk untuk menatap Violet. Dia mengaku, “Waktu itu, aku serius dengan ucapanku, Vi. Aku bukan cuma berbasa-basi.” Quinn tersenyum pada gadis yang baru saja menjadi kekasihnya. “Saat itu, aku mulai menyadari satu hal. Bahwa aku sudah mulai jatuh cinta padamu. Kakimu yang lecet saja sudah membuatku cemas setengah mati.”“Serius?” Violet menaikkan kedua alisnya dengan bibir menyunggingkan senyum.“Serius, Violet Sayang.”Quinn baru menurunkan Violet setelah mereka tiba di mobilnya. Lelaki itu membuk
last updateLast Updated : 2021-06-05
Read more

Pasangan Jiwa [3]

Violet malah tertawa kecil. Quinn lega karena gadis itu kini terlihat santai. Dia tak akan lupa betapa kagetnya Violet saat melihat Quinn tadi. Lelaki itu bahkan punya firasat bahwa Violet akan kembali menolaknya. Untung saja hal menyedihkan itu tak terjadi lagi. Kesabaran Quinn akhirnya terbayar lunas.“Aku memang menghindarimu. Itu setelah aku melihatmu dengan Eireen dalam dua kesempatan. Kukira kalian bersama lagi, Quinn,” Violet mengaku terus terang.“Aku tidak mengenal istilah CLBK, Vi. Aku akan bertahan pada suatu hubungan semampuku. Kalau istilah yang lebih dramatis, sampai titik darah penghabisan. Sehingga kalau akhirnya memutuskan untuk berpisah, tidak akan ada penyesalan,” urai Quinn. “Eh iya, mau makan di mana?”“Terserah kamu saja. Selera kita kan lumayan mirip. Makanan yang kamu bilang enak, biasanya juga cocok dengan lidahku,” sahut Violet. “Besok pagi aku akan menelepon ke tempat indekos yang l
last updateLast Updated : 2021-06-06
Read more

Pasangan Jiwa [4]

Quinn terhenyak mendengar jawaban itu. Dia tak pernah menduga jika Violet memikirkan hal itu. Setelah lewat beberapa detik, Quinn menarik napas. Dia tahu, Violet sudah mengambil keputusan yang tepat. Memang seharusnya seperti itu. Sekarang, dia benar-benar lega karena yakin Violet memang jatuh cinta pada dirinya.“Terima kasih, Vi. Walau barusan aku merasa kamu agak berlebihan karena lebih memilih untuk tak menghubungiku, sekarang aku berubah pikiran. Kamu sudah mengambil langkah yang tepat.”Violet memiringkan kepalanya ke kanan, menatap Quinn dengan senyum terkulum. “Semua orang menilaiku seperti itu. Maksudku, Kelly dan Wynona. Mereka bilang aku sudah membuat segalanya jadi lebih rumit. Padahal, aku cuma ingin mengambil waktu supaya bisa berpikir jernih.”Quinn menukas tiba-tiba dengan suara menggoda, “Tapi kamu nyaris kabur lagi setelah melihatku dan Eireen di Marquiss berdua. Begitu juga saat kami datang ke resepsi tadi. Kalau
last updateLast Updated : 2021-06-08
Read more

Pasangan Jiwa [5]

Violet tampak memikirkan sesuatu selama beberapa saat. “Iya, sih. Kayaknya Jeffry memang belum mau menyerah. Tapi, kurasa sekarang aku sudah lebih siap untuk menghadapinya. Apa pun yang diucapkan Jeffry, tidak akan mengubah keadaan.”“Aku percaya itu,” ucap Quinn sungguh-sungguh. Tak mau Violet salah paham, dia memberi penjelasan tambahan. “Bukannya kamu takut tergoda atau semacamnya. Aku cuma cemas kamu merasa terganggu karena dia mungkin tidak akan menyerah dengan mudah.”“Tak apa-apa. Sejak kami sibuk dengan persiapan acara resepsinya Sheila, Jeffry sudah mencoba berbagai cara, Quinn. Ternyata aku bisa tetap menjaga jarak walau memang kurang nyaman. Jujur, aku merasa bodoh karena sampai harus pindah tempat indekos dan mengganti nomor ponsel. Seharusnya, sejak awal aku tak perlu melakukan semua itu. Harusnya, aku cuma perlu menolak dengan tegas. Memberi pengertian secukupnya saja.”Quinn tak bicara apa-apa lagi,
last updateLast Updated : 2021-06-09
Read more

Romansa Rumit [1]

Selama empat bulan terakhir ini, ada banyak yang terjadi dalam hidup Violet. Tak cuma memiliki kekasih yang dicintainya dan pindah kembali ke tempat indekos lama. Melainkan juga hal-hal lain yang cukup mengejutkan. Wynona akhirnya benar-benar memilih mengundurkan diri dari pekerjaannya dan kembali ke Cipanas. Salah satu sahabat Violet itu akan mengurus bisnis katering yang selama ini dijalankan oleh ibunya.Berpisah dari Wynona adalah hal yang menyedihkan. Meski mereka masih bisa bertemu karena jarak antara Bogor dan Cipanas tak terlalu jauh. Tepatnya di bawah lima puluh kilometer. Namun, tentu saja situasinya sudah berbeda. Tak seperti saat mereka masih tinggal di rumah indekos yang sama.“Kami akan merindukanmu, Wyn,” ulang Violet untuk kesekian kalinya sambil mendekap sahabatnya. Wynona mengusap-usap punggung Violet dengan gerakan perlahan.“Kita masih bisa sering bertemu. Kalian harus sering datang ke Cipanas karena aku akan begitu sibuk me
last updateLast Updated : 2021-06-11
Read more

Romansa Rumit [2]

Kejutan lain yang terjadi adalah berkaitan dengan Jeffry. Setelah kecelakaan mobil yang dialaminya dengan Eireen, Jeffry masih berusaha menundukkan hati Violet. Agar bersedia kembali bersama lelaki itu. Namun, hasilnya tentu saja bisa ditebak. Violet menolak mentah-mentah.“Kenapa kita menjadi begini, Vi? Aku tidak mau berpisah darimu. Harus berapa kali kukatakan kalau aku benar-benar cuma mencintaimu?”Jika menuruti kata hati, Violet ingin merespons ucapan Jeffry itu dengan kalimat-kalimat frontal. Namun dia tahu bahwa itu tak ada gunanya. Apa manfaatnya membahas hal-hal yang sudah lewat dan tak mungkin diperbaiki lagi? Tak ada gunanya juga jika dia terus menunjukkan kesalahan-kesalahan Jeffry. Karena lelaki itu tak pernah menganggap semuanya sebagai kekhilafan.“Kita memang sudah tidak bisa bersama, Jeff. Jangan bersikap begini karena aku merasa tidak nyaman. Jangan membuatku membencimu. Sekarang dan seterusnya, kita harus fokus pada  hi
last updateLast Updated : 2021-06-12
Read more

Romansa Rumit [3]

Sebenarnya, Violet tak berencana untuk mengambil cuti saat ini. Namun, karena suatu obrolan dengan Kelly, membuatnya berubah pikiran. Mereka sedang membahas pasangan masing-masing. Kelly mengaku bahwa Sherwin memang sudah mulai menyinggung tentang pernikahan. Tampaknya, Kelly pun tak keberatan untuk melangkah lebih jauh.“Kayaknya, kamu yang lebih dulu naik ke pelaminan, Kel,” canda Violet. “Jangan lupa pesan katering pada Wynona.”“Hush! Masih jauh. Tidak akan terwujud bulan depan. Aku malah curiga kamu yang lebih dulu menikah, Vi. Lihat saja, sekarang sudah kurus kering gara-gara ditinggal Quinn ke Yogyakarta,” balas Kelly, sok tahu. “Siapa tahu, saat Quinn kembali ke Bogor, tiba-tiba dia mengajak menikah dan kamu setuju.”“Itu masih jauh. Maksudku, urusan menikah,” sahut Violet dengan wajah terasa hangat. “Tapi, aku memang merindukan Quinn. Baru pacaran sudah ditinggal. Cuma, mau protes juga ta
last updateLast Updated : 2021-06-13
Read more

Romansa Rumit [4]

Setelah menutup pintu, Quinn menaruh tas milik Violet di lantai. Lalu, pria itu benar-benar memeluk kekasihnya lagi. Karena mereka hanya berdua, dengan senang hati Violet pun melingkarkan kedua tangannya di belakang pinggang Quinn.“Maaf ya, karena kamu yang harus ke sini. Padahal, aku betul-betul rindu padamu, Violet Sayang,” desah Quinn. “Tapi di sisi lain, aku juga tidak bisa cuti. Terpaksa menunggu sampai aku kembali ke Bogor. Aku tidak mau dianggap sebagai orang yang tak bertanggung jawab. Mentang-mentang Kakek—”“Aku tahu! Jangan merasa bersalah begitu, Quinn! Kan tidak ada salahnya aku yang datang ke sini. Sekalian pengin memastikan kalau kamu tidak macam-macam di sini,” canda Violet.“Aku tidak sempat macam-macam karena terlalu sibuk bekerja dan merindukanmu.” Quinn akhirnya mengurai dekapannya. “Kamu menginap di mana? Sudah pesan hotel? Atau, mau bermalam di sini saja?”Violet meng
last updateLast Updated : 2021-06-14
Read more
PREV
1
...
89101112
...
32
DMCA.com Protection Status