Home / Fantasi / Rather Than My Fiancé, I Will Choose You! / Extract Chapter; Prologue Season 2

Share

Extract Chapter; Prologue Season 2

Author: Aerina No 7
last update Last Updated: 2022-06-29 04:02:06

“—Ness.”

“…."

“Your Highness?”

“Gasp!”

Tersentak kaget begitu mendapati dirinya disadarkan pelayan, sang pangeran kedua kerajaan Aethelred, Lancient, … langsung melemparkan pandangan bingung kepada pelayannya, Yureth, … seterusnya mengalihkan perhatiannya tuk melihat gerbang akademi sihir di depan sana dengan perasaan gugup tak menentu.

“Haruskah kita mulai masuk?”

Pada momen di mana mereka berdua sudah siap-siap memasuki gerbang akademi tersebut, tiba-tiba … terdengarlah suara gadis muda yang memekik kaget.

Tentu saja pekikan itu telah berhasil mengalihkan perhatian Lancient.

Dia dapat melihat ada seorang anak perempuan yang menyorotkan pandangan khawatir, terhadap seorang anak laki-laki berambut merah mencolok yang keluar dari kereta kuda dengan cara langsung melompat.

“Ruffin! Jangan turun seperti itu! Itu bahaya!”

“Tenang saja, … Kakak. Aku tak akan terluka karena hal kecil seperti ini.”

Ah ….

WHOOSH~

"The handsome Prince's has reverse time~🎶"

Merah yang memesona.

"Reverse time
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Note (2) •~•

    Halo, ini dengan Aerina No 7. Sebelumnya, Saya ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebanyak-banyaknya, karena telah membaca cerita Saya ini. Sulit dipercaya. Butuh 100 chapter untuk sampai ke permasalahan yang dipaparkan di bagian prolog. Sedangkan permasalahan akhirnya saja baru akan dimulai. Tujuan dari ditulisnya cerita bagian sebelum waktu yang terjadi selepas kejadian di prolog itu untuk membentuk world building. Semacam, seperti apa bentuk pemerintahan, kekuasaan, adat istiadat, pesta rakyat, dan blablabla … yang sejenisnya. Agar nanti bisa dengan mudah memasukkan adegan tersebut tanpa perlu menjelaskan lagi :'v Di tambah, untuk membentuk masing-masing karakteristik milik karakternya juga. Untuk season 2, akan dilanjut dari chapter 101. Masalah yang akan diambil pasti seputar Ruffin yang masih memiliki masa lalu abu-abu. Atau juga, mungkin … sampai ke menceritakan tentang bagaimana caranya perubahan-perubahan yang terjadi di dalam prolog kedua itu bisa terlaksana?

    Last Updated : 2022-06-29
  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 101 - Chionodoxa Forbesii

    “Oh! Kita sekelas?!”Sebenarnya, … kenapa ini bisa terjadi?“Oh! Kita sebangku!”Pangeran kecil, adik dari pemimpin kerajaan Aethelred saat ini, Lancient, … merasa aneh dan juga risi, dengan kehadiran Pangeran dari kekaisaran Violegrent, Ruffin Cailean Edelhert, … yang bersikap sok akrab dengannya dari hari pertama mereka berjumpa.“Oh! Kita se-asrama!”Ditambah, begitu mengingat betapa mengesalkannya anak orang itu, yang bersikap dan berbicara secara seenaknya terhadap diri ini, … Lancient tidak bisa memahaminya jauh lebih dalam lagi.“Oh! Kita sekamar juga!”Jelas-jelas dia–si pangeran Violegrent itu–dari awal sudah memutuskan untuk mencoba mendekatinya. Namun, alasan dibalik tindakan menyebalkan itu pula, masih belum dapat Lancient pecahkan.“Rui.”Memanggil nama panggilan pendek yang Ruffin sengaja sebutkan sebagai semat panggilan khusus seperti itu, … Lancient menyorot dingin si pangeran berambut merah yang asyik berjalan ke sana-kemari mengecek kamar asrama yang akan ditinggali

    Last Updated : 2022-08-05
  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 102 - Chionodoxa Forbesii (2)

    Apakah kalian pernah mendengar, … bunga chionodoxa forbesii?Bunga cantik yang tumbuh merumpun berwarna biru gelap keungu-unguan pada dataran tinggi dan pegunungan, mekar di masa peralihan antara musim dingin menuju ke musim semi.Bunga itu memiliki racun berupa efek gatal-gatal pada kulit, begitu kita menyentuh sedikit bunganya. Akan tetapi, walau ada racun yang terdapat pada bunga cantik itu, … semuanya tidak memiliki pengaruh untuk menjadikan orang-orang enggan mendapatkannya.Chionodoxa forbesii, yang akan tumbuh dan bermekaran dalam waktu setahun penuh semenjak kuncup bunganya muncul, akan layu kembali di musim dingin yang berikutnya datang.Semua karakteristik dan juga ciri fisik bunga chionodoxa, yang kerap kali disebut dengan nama lain “Glory of the Snow” pula, … telah yakin didapati oleh Ruffin, pada diri Alvina.“A-aku … itu, a-a-aku.”Berbicara tidak jelas dengan suara yang tergagap-gagap, Ruffin yang anehnya mendadak langsung merasa memiliki hati yang menciut begitu berta

    Last Updated : 2022-08-05
  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 103 - Forgetting Me … Not?

    “Forget-me-not … adalah bunga yang unik.”Bergumam kecil di perpustakaan sepi yang tengah digandrungi olehnya sendirian saat ini, karena murid-murid lain sepertinya sedang sibuk di aktivitas mengisi waktu luang jam istirahat dengan kerjaan lain, putri sulung Marquess Eiren, Alesya, … perempuan muda bermata jeli yang saat ini tengah mengusap pelan permukaan kasar buku tentang filosofi bunga itu, menopang tulang pipinya rileks.“Selain dari namanya yang seperti mengisyaratkan untuk jangan pernah kita lupakan, bunga itu pula … memiliki siratan makna yang sangat mendalam, walau kita hanya pernah melihatnya dalam sekali pandang.”Forget-me-not, bunga berwarna biru muda atau merah muda yang sedikit pudar, terlihat menyandang hampanya perasaan milik hati kecil Alesya.Apa ya? Entah mengapa … hatinya itu terasa begitu kosong sekarang.Apakah sekiranya, ada suatu hal penting yang telah ia lupakan, sampai-sampai berhasil membuatnya menjadi gundah gulana begini?SRKKK~!Terpaan angin masuk. Mun

    Last Updated : 2022-08-05
  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 104 - The Sound Of A Forgotten Memoire

    “Apa yang …? Sebetulnya, … apa yang baru saja terjadi?”Suasana gaduh yang luar biasa tengah menyelimuti pinggiran lapangan, karena kehebohan yang di sebabkan aksi mengejutkan putra Kanselir Kekaisaran agung Violegrent, … Hisahilde Bay Bernium.Baik itu untuk murid-murid baru yang sedang melihat demonstrasi penjelasan guru wali kelas mereka dengan memanfaatkan momen khusus yang senior kelas 2 lakukan, … maupun teman sekelas dan murid-murid senior tinggi berupa kelas 3 yang memiliki jadwal bebas pelajaran lebih banyak dari kelas-kelas junior, … begitu dibuat terpukau oleh si remaja laki-laki berambut biru navy tersebut.“Kenapa dia melakukan itu? Padahal, bisa saja kan, kalau ia menggunakan pedang yang direbut sebagai alat pengancam lawannya untuk menyerah dalam duel?”Salah satu penonton dari duel itu, Alesya Eilaira Na Eiren, yang didampingi oleh maid pribadinya, Poppy, … menggumamkan pemikirannya yang merasa bingung akan tindakan konyol dari putra Duke Bernium, … seraya duduk secara

    Last Updated : 2022-08-10
  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 105 - An Mysterious Informant

    -“U-uh, paman, bisakah kita berjalan sedikit lebih lambat untuk menunggu Ayahku? Ayahku masih di situ, dia belum datang untuk mengejarku. Mungkin saja dia akan berubah pikiran, lalu—“--“—Bukankah dia sudah bilang kepadamu untuk pergi meninggalkannya? Itu sudah sangat jelas, kalau dia tidak membutuhkanmu lagi.”-DEG!Jantung kecilnya serasa dihunjam oleh benda yang tajam, seorang bocah laki-laki berambut biru navy dan mata merah ruby yang masih berusia 5 tahunan, … adalah Hisahilde Bay Bernium, yang masih berupa seorang bocah ingusan biasa.-“Tetapi, tetap saja, … bolehkah aku kembali ke rumahku lagi sebentar? Aku akan meyakinkan Ayahku untuk pergi bersamaku.”-Berbicara dengan suara yang begitu memelas kepada seorang laki-laki yang berprofesi sebagai broker ilegal kekaisaran Aesterlite, pemerintah yang telah mencopot gelar kebangsawanan ayahnya setelah bangkrut dan memiliki banyak hutang, … Hisahilde kecil, masih tidak terlalu mengerti akan situasinya sekarang.Dia benar-benar tidak

    Last Updated : 2022-08-10
  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 106 - Alone With A Lonely Person

    Segalanya telah berubah.Semuanya tidaklah sama.Kenapa sebabnya?Oh, ternyata, memang karena ….“Keterlaluan!”… Garis besar rangkaian kata untuk membentuk sebuah cerita yang dipenuhi oleh balutan asmara, telah dihapus dan ditulis ulang.“Ini tidak adil!”Bagaimana bisa dia mengetahui ini?“Bukankah aku tokoh utamanya?!”Ah, karena dia adalah orang yang penuh keyakinan berlebih.“Lalu kenapa?! Semuanya pada memperlakukanku dengan perlakuan yang biasa-biasa saja?!”Apa akibat dari terlalu percaya dengan keyakinan yang kita yakini?“Menyebalkan!”Akibatnya, adalah rasa kecewa yang begitu besar akan kita dapatkan, begitu mendapati hasil yang tak sesuai dengan ekspektasi.“… Miss Aira.”Seorang pelayan perempuan yang usianya tidaklah terpaut jauh dari gadis muda yang ia layani, memanggil nama panggilan majikannya itu … dengan helaan nafas lelah yang coba ia kecilkan volumenya, supaya tidak didengar mengeluh oleh orang bersangkutan.Hampir saja, di setiap harinya dalam kurun waktu 3 bulan

    Last Updated : 2022-08-11
  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 107 - Today, My Dream

    Terkait membicarakan orang yang tak memiliki Mana bawaan sedikit pun, dari sejak ia dilahirkan … apakah itu benar-benar masuk akal untuk dunia yang mana hampir setiap orangnya, sudah umum memiliki Mana?“Alvina Desideria.”Nah, sepertinya … itu memang akan menjadi hal yang masuk akal, jika kita memang sengaja memasukkannya ke dalam akal.“Putri Duke of Kennard, 'Pedang sang Kaisar’ yang juga terkenal memiliki banyak limpahan Mana setara keluarga kerajaan.”Tiga bulan yang lalu, kasus yang menimpa anak perempuannya Duke of Kennard ini, … telah benar-benar mengejutkannya sebagai guru sihir muda yang telah mengajar di sekolah akademi Shuichin sedari umur 16 tahun.“Hal yang anehnya, putri semata wayang sang Duke itu justru sama sekali tidak mendapatkan sedikit pun limpahan Mana dari Ayahnya.”Soleid de Izger, wali kelas yang membimbing kelas baru dengan murid yang kebanyakan sekarang berasal dari keluarga bangsawan tingkatan tinggi itu, … mencoba menyelidiki keanehan di diri salah satu m

    Last Updated : 2022-08-11

Latest chapter

  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 147 - A Familiar Event

    “Semangat~! Lancient~! Semangat~!”Aira bersorak-sorai di pinggir lapangan, dekat petak bagian yang digunakan oleh ketiga anak lelaki yang sudah mengingat masa lalu mereka itu, sebagai tempat pelatihan mereka bertiga supaya mengasah kemampuan bela diri mereka agar lebih tajam lagi.Masing-masing dari mereka berdiri di tiga tempat berbeda, saling berhadapan dengan satu dan lainnya, selagi membawa senjata yang terbuat dari sihir. “….”“….”“Semangat~! Lancient~! Kyaaa~!”Selain dari anak bersangkutan yang namanya terus-menerus dipanggilkan sebagai bentuk penyemangat, ada dua anak lain.Yakni, Ruffin dan Hisahilde.Keduanya kini malah saling memandang satu dengan yang lainnya dengan tatapan serupa, yaitu, tatapan mata penuh rasa ngeri dan geli.Tak berlangsung lama, mereka pun lekas mengalihkan tatapan tersebut kepada sang pangeran berambut pirang, Lancient.“Oh, serius. Dia sangat mengganggu!” tukas Ruffin mengeluhkan isi hatinya secara blak-blakan. Sedangkan itu, Hisahilde, ….“Apa A

  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 146 - Curiosity

    “A—?! Apa-apaan Anda ini?!” tegur Alesya, seraya menolehkan kepalanya ke arah samping kiri, memandang Hisahilde dengan penuh kekesalan.“Saya belum mengizinkan Anda untuk duduk di samping Saya lo~!?”Dia menghardik sang sepupu yang tidaklah berhubungan dekat dengannya itu, menggunakan bahasa formal.Struktur kalimatnya dipenuhi oleh kesopanan, memang. Namun, tidak dengan nada suara yang ia keluarkan.Mendapati yang ditegurnya tidak mengindahkan teguran itu sama sekali, malahan dia bersikap cuek bebek saja dengan mulai menyantap makanannya sendiri, … kekesalan yang Alesya rasa, kini mulai semakin memuncak.“Anda benar-benar ya …!?”Dalam hatinya, ia berpikiran bahwa dirinya memiliki niatan kurang bagus, berupa ingin menyingkirkan sepupunya itu pergi dengan cara mendorongnya dari kursi.Namun, ….“Biarkan saja, kakak.”… Berkat Darissa yang berkata seperti itu, Alesya pun akhirnya menyerah juga.“Haa … dasar.”Dia menghela nafasnya pasrah, dan lekas menukar raut muka penuh rasa keki itu

  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 145 - Star Syndrome

    TUK! TUK!“…?”Ketukan pada salah satu meja kantin yang tengah ditempati olehnya bersama Alvina, mengalihkan perhatian dari mata hitam gelap kepunyaan sang putri dari Kekaisaran agung Violegrent, Rosalina Earlene Gina, tuk tertuju kepada si pengetuk.“Boleh minta waktunya sebentar, ….”Manik mata yang seindah batu obsidian itu terbelalak lumayan lebar, merasa tidak memercayai akan hal macam apa yang pupil matanya pantulkan.“… Your Royal Highness?”Hadir di samping mejanya sana, seorang anak lelaki pemilik warna rambut biru tua dan juga mata merah menyala, yang berdiri dengan tegap sembari menyembunyikan lipatan tangan di belakang punggungnya ala-ala ksatria.“…!”Anak lelaki itu biasanya bermuka masam dan menampilkan ekspresi tidak suka terhadap kehadiran Rosalina. Namun, kali ini justru bersikap berbeda lewat segaris senyuman tulus yang disunggingkannya, … sampai-sampai sang putri kesayangannya Kaisar Violegrent itu terperangah dengan pipi merah merekah.“U-uhm, uh.”Rosalina tidak

  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 144 - Thanksgivings

    “Huh …? K-Kanselir? B-Bernium?” Hisahilde terbengong untuk sesaat. Benaknya kini berusaha lebih keras tuk mengingat-ingat terkait nama bangsawan “Bernium”, yang sungguh terdengar sangat asing ditelinga. Seingatnya, seumur hidupnya di masa lalu sebagai bagian dari ksatria kediaman Eiren itu, ia tak pernah mendengarnya di mana pun. Lalu mengapa, sekarang ini …. “Apa yang sebenarnya sedang kau lamunkan, Tuan muda Bernium?” … Panggilan nama belakang yang kedengarannya milik bangsawan kenamaan, justru dilayangkan kepadanya seorang? “Anu … itu …. S-sejak kapan Saya bukan lagi bagian dari Eiren? Sampai kapan pun, sepertinya Saya akan terus terikat dengan rumah itu secara senang hati,” tukas Hisahilde ragu-ragu, menatap Ruffin sambil mengusap tengkuknya yang terasa pegal. “Sejak aku mengirimkan ayahku supaya mencegah ayahmu melakukan percobaan bunuh diri tentunya. Memangnya apa lagi?” balas Ruffin penuh percaya diri, dilihat dari dirinya berdiri dari tempatnya duduk, lalu mengusap pon

  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 143 - Brother Hilide (2)

    “Oh! Syukurlah! Akhirnya kau sadar, Rui!”Ruffin mengerjapkan matanya beberapa kali.Mendengar dan melihat, juga positif memastikan kalau hanya ada Lancient saja di samping, anak laki-laki berambut merah itu berpikir, ia bebas berekspresi.“Sialan!” umpatnya, sembari mendudukkan diri dan langsung memegangi kepala. “Kepalaku serasa ingin meledak.”“Tapi ini adalah rekor baru loh,” timpal Lancient antusias, memandang master sihirnya di masa lalu dengan berbinar-binar.“Kau hanya tidak sadarkan diri selama seharian penuh saja. Tidak seperti saat kau pingsan setelah mengembalikan ingatanku.”Hm, … benarkah?Ekhem!Mendapatkan ucapan kekaguman dari si pangeran berambut pirang tersebut, tak ayal, sudut bibir Ruffin terasa gatal.Dia yang tadinya mengerahkan sebelah tangan kanan untuk memegangi kepala dan sedikit meremas rambutnya akibat merasa pusing, kini mulai beralih.Mengalihkan pergerakan jari-jemarinya tersebut, tuk mengusap poninya supaya tersisir ke belakang.“Well yeah. Siapa dulu

  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 142 - Brother Hilide

    “….”TRP!Putri pedang kepercayaan sang Kaisar Violegrent, Alvina Desideria Kennard, berdiri beberapa langkah dari seseorang yang tengah duduk meringkuk memeluk lutut, … sembari memasang ekspresi muka yang datar.Gadis berambut biru beri itu terfokus melihat bagaimana tubuh sang putri kekaisaran yang dikejarnya, yakni saudari kembarnya orang yang ia suka, Rosalina, bergetar karena sesenggukan.Dia sedang menangis, … rupanya.“Your Royal Highness.”Alvina memanggil dengan lembut padahal.Namun, panggilannya itu justru membuat sang putri tersentak hebat.“Bolehkah Saya mendekati Anda sekarang?” Tanyanya meminta izin secara hormat, dikarenakan hubungan pertemanan mereka sudah lumaya

  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 141 - Caution!

    “Hm~!”Ah, hari yang indah.Hisahilde tak bisa berhenti tersenyum, setelah ia menang untuk pertama kalinya melawan Fennel Eglantine, pada satu minggu yang lalu.Ini adalah sebuah kebanggaan yang patut dikenang lama.Sebuah kemenangan yang ia dapat, setelah berkali-kali melawan dan tak lelah berlari keras, untuk mendapatkan kehormatan tersebut.Walaupun hanya sekali, tetap saja ini patut diapresiasi.Tak apa jika tak diapresiasi oleh orang lain.Setidaknya, ia harus mengapresiasi kerja kerasnya sendiri.Dia mengambil waktu luang untuk memanjakan tubuh.Mulai dari mandi sampai ke mengenakan pakaian rapi, memakai wewangian, dan menyisir poni rambutnya ke belakang, … semuanya ia lakukan secara mandiri.&nbs

  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 140 - Beloved Sister (2)

    “Miss Eiren. Anda kemari lagi hari ini?”“Tentu saja~!”“….”Aira menatap kosong gadis berambut permen kapas, yang tengah mengobrol dengan sok akrab bersama resepsionis perpustakaan di lantai dasar sana, dari lantai kedua.“Saya permisi dulu ya~!”“Ya! Nikmati waktu luang Anda dengan membaca buku yang bermanfaat!”Manik putih ivory miliknya yang seindah mutiara, menggelincir. Keduanya bergerak mengikuti langkah si penyandang nama kehormatan Eiren itu, di mana dia mulai berjalan mendekati lantai tepat di bawah Aira.“Hm, ….”Gumamannya keluar, begitu sudut matanya menangkap gambaran benda ditangan, sebuah buku bervolume tebal nan cukup berat.Ide licik dan terbilang sangat jahat pun muncul.“Ups!”Aira melemparkan buku yang barusan masih ada dalam pertanggungjawabannya itu, supaya sengaja jatuh mengikut gaya gravitasi.SRAKK!Secara cepat, kertas-kertas yang terbuka juga disapu angin lalu sampai-sampai suara bolak-baliknya terdengar jelas, mengundang Alesya tuk melongok ke atas.Dan,

  • Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!   Chapter 139 - Headache

    BUK! BUK! BUK!“Uwahhh!”“Hm~?”Seorang pelayan peneman murid perempuan berambut merah muda, yang tengah merasa gemas karena ia memukul-mukul bantal di atas ranjang milik sendiri, tersenyum mengamati.“Miss Alesya,” panggilnya lembut, berusaha menyudahi aksi dari majikan mudanya ini dengan sebuah pertanyaan.“Apa ada yang bisa Saya bantu?”Poppy, itu adalah namanya.Pelayan muda yang usianya kurang lebih sebaya dengan sang nona yang ia layani ini, memiliki rambut berwarna merah ati.Mata hijau anggurnya yang menyorot halus, memandang sang nona secara teliti.Tidak lupa, sebuah senyuman mulai merayap dan membentuk sebuah patri.“Uhh, aku hanya ….”Ah, sungguh.Mendapati putri sulung Marquess Eiren bahagia seperti itu, di mana gadis berambut permen kapas tersebut, mulai memeluk dan menyelusupkan sebagian wajah ayunya kepada bantal yang tadi ia pukuli dengan muka terlihat begitu merah merona, … ini mendorong Poppy secara alami ikutan bahagia.“Hanya …!”Alesya melirik Poppy menggunakan e

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status