Beranda / Urban / Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu / Bab 23: Diserbu Komplotan Bersenjata

Share

Bab 23: Diserbu Komplotan Bersenjata

Penulis: mrd_bb
last update Terakhir Diperbarui: 2024-10-08 11:42:46

Brandi kembali melihat ke kiri dan kanan, hujan mulai reda, cuaca yang tadi gelap pun berangsur terang.

Brandi pun sadar kini, mereka berada di tengah hutan tempat mendarat darurat yang awalnya dia dan Pelda Majid kira jalan, ternyata sebuah lapangan bola yang lama tak pernah di pakai!

“Artinya di sekitaran sini pasti ada kampung,” batin Brandi, tak sadar merenung.

“Izin komandan, apa langkah kita lagi, soalnya ini sudah hampir senja?” seorang prajurit yang pangkatnya paling tinggi di antara 150 an orang ini bertanya ke Brandi.

“Kita terpaksa berkemah di hutan ini Serda Tosak, tapi jangan jauh-jauh dari pesawat. Kalau kita bertahan di sini, salah-salah kita bisa jadi sasaran empuk musuh yang bisa menyerbu tiba-tiba,” sahut Brandi.

“Siap, laksanakan Ndan!”

Kemudian atas perintah Brandi, kini semua prajurit meninggalkan pesawat dan akan bertenda di hutan.

Namun mereka semua kaget, saat Brandi minta jangan bertenda satu kelompok, tapi di bagi 15 kelompok.

Tapi setelahnya mereka memuji ta
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Tama Sq
thanks thor kodenya,in baru seru...
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 24: Peta Rahasia

    40 menitan kemudian, Pelda Majid dan Serda Tosak dan ratusan prajurit lainnya lega bukan main, saat matahari makin terang bersinar, Brandi terlihat berjalan santai keluar dari hutan dan kembali ke tenda.Padahal mereka sangat was-was, kalau terjadi apa-apa dengan komandan dadakan yang nekat ini.“Komandan, bagaimana dengan para penyerbu itu?” Pelda Majid bertanya hati-hati sekaligus penasaran.“Aku sudah tewaskan 15 orang, ada beberapa orang lagi yang kabur, adakah korban dari pihak kita?” sahut Brandi kalem dan malah balik bertanya, sambil menerima kopi panas baru yang di buat salah satu prajurit.Tak sadar ucapannya tadi bikin Pelda Majid dan Serda Tosak melongo.“Izin ndan ada 25 prajurit terluka, tapi tak ada yang tewas, sedang di rawat. Lho Ndan, lengan komandan berdarah,” Serda Tosak langsung buru-buru panggil rekannya agar segera rawat luka Brandi.Pemuda ini malah santuy saja, tidak terlihat meringis, padahal darah yang keluar dari luka tembak itu rasanya nyiut-nyiut.Brandi m

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-09
  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 25: Culik Satu Komplotan Bersenjata

    Brandi melihat dua orang ini kemudian asyik minum minuman keras, hingga habis masing-masing satu botol dalam waktu singkat.Brandi tak sadar, dia ternyata berada di kampung terpencil, yang jadi markas komplotan bersenjata.Saat keduanya mulai kleyengan, Brandi masuk ke gubuk ini dan krakk…krak…dua kali memutar leher, kedua orang ini langsung pindah alam.Brandi lalu melihat-lihat situasi, setelah di rasa aman, dia kemudian beringsut mendekati sebuah bangunan lain, bangunan yang di tujunya paling besar di antara bangunan-bangunan lainnya .Brandi sengaja bersikap kejam, karena dua orang ini didengarnya tadi ikut dalam penyerbuan ke tenda pasukannya, yang sebabkan 25 orang prajurit terluka terkena tembakan komplotan bersenjata ini.Cuaca sudah berubah gelap, karena ini memasuki sore. Tempat ini berada di daerah pegunungan dan hutan lebat, sehingga malam lebih cepat.Tapi ini justru menolong Brandi bergerak, dia kini bisa leluasa mendekati sebuah bangunan, yang di lihatnya ada 5 orang ber

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-09
  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 26: Cari Harta Rampokan

    “Loha, aku tidak akan binasakan kamu, seperti rekan-rekanmu yang sudah aku dor, asalkan kamu mau kerjasama!” sahut Brandi dingin.“K-kerja sama apa tu-tuan Letnan Brandi?” kata Loha terperanjat bukan kepalang, baru sadar inilah prajurit yang tembaki mereka, saat nekat serbu pasukan yang tengah istirahat di tenda dekat pesawat yang mendarat darurat tersebut.Tapi Brandi pun juga kaget sendiri, baru nyadar seragamnya ada namanya, juga pangkatnya di krah baju.“Kamu tunjukan di mana harta rampokan yang disimpan itu berada, tapi bila kamu menolak, maka di sinilah kuburanmu!”dengus Brandi lagi.Loha yang sudah ciut nyali akhirnya mengangguk, setelah ikatan di lepas, Loha pun diminta Brandi berjalan di depan.“Kalau kamu kabur atau berteriak, aku tak segan dor kepalamu,” ancam Brandi, hingga Loha hanya bisa mengangguk ngeri. Apalagi saat moncong pistol Brandi todongkan ke belakang kepalanya.Kini secara beriringan mereka menuju ke sebuah tempat, Brandi lega, tempat yang di tuju Loha berlawan

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-09
  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 27: Temukan Harta Fantastis

    Loha langsung membaca dokumen berikut peta-nya ini, Brandi memperhatikan bagaimana pemuda ini kadang melihat ke depan, lalu ke samping dan kadang bolak-balik sambil mengukur-ngukur.Brandi sengaja tak mau bertanya, dia membiarkan saja ulah Loha, karena dia pikir pemuda yang usianya baru 21 tahunan ini lebih tahu apa yang dilakukan.Brandi pun diam-diam memuji pemuda ini punya ke 'ahlian' langka dan jenius, yang hanya orang-orang tertentu bisa seperti Loha.“Tuan Letnan, kita harus jalan lagi sekitar 3 kilometer dari sini, ke arah Tenggara, kita harus agak cepat, agar tak kemalaman,” cetus Loha, Brandi pun mengangguk.Brandi bahkan tak segan berikan sangkurnya pada Loha, karena mereka harus melewati semak belukar yang lebat dan penuh akar, yang malah memperlambat jalan mereka.Otomatis kini langkah mereka lebih cepat, dengan sangkur ini Loha pun makin mudah menerabas semak lebat dan diikuti Brandi.Mereka pun sampai di tempat yang di tuju dan haripun sudah malam lagi, Brandi meminta Loh

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-10
  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 28: Bawa Harta Rampokan

    Brandi dan Loha kini duduk bengong di depan gua, kedua orang ini benar-benar temukan harta rampokan yang jumlahnya sangat fantastis.Seumur-umur Brandi apalagi Loha belum pernah melihat harta seperti ini, yang kata Loha dulu hasil rampokan yang dilakukan satu komplotan bersenjata bertahun-tahun yang lalu, yang kini sudah habis terbantai oleh tentara Indonesia dan harta ini sempat dikatakan lenyap.Tapi bikin semua komplotan bersenjata lainnya sangat penasaran, termasuk kelompok Bagupai, yang entah bagaimana caranya bisa menemukan dokumen rahasia itu.Loha pun mengaku tak tahu, bagaimana seorang Bagupai, mampu temukan dokumen sekaligus peta itu. Tapi tak paham mengartikannya, padahal sudah hampir 2 bulan menemukan peta tersebut.Loha pun ngaku selama ini sengaja pura-pura sulit memahami peta ini, karena pikirannya saat itu bagaimana caranya kabur dari komlplotan kejam tersebut.“Loha…kita sudah temukan harta rampokan ini, ku rasa inilah saatnya kita ambil barang ini!” ceplos Brandi tiba

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-10
  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 29: Mendadak Miliuner

    “Sudah beres pa Letnan, pesawat ini sudah siap terbang lagi,” seorang tekhnisi menghampiri Brandi.“Sayangnya tanah masih becek, mau tak mau kami harus menunggu 2 atau 3 harian lagi, baru bisa terbang, moga tak hujan!” sahut Brandi kalem, sambil menatap Pelda Majid dan Loha lalu kedipkan mata.Keduanya senyum di kulum dan diam-diam memuji betapa cerdiknya Brandi.“Waah, mau tak mau kami harus duluan berangkat, sebab tugas kami masih banyak di bandara. Kami izin dulu pa Letnan, untuk telpon pimpinan, agar di jemput ke sini,” sahut si tekhnisi tersebut.Tak sampai 2,5 jam, helikopter pun datang dan langsung jemput ke 3 tekhnisi ini. Karena tenaga mereka memang sangat di butuhkan di bandara tersebut, untuk perbaiki pesawat yang lain.Begitu helikopter ini terbang lagi dan hilang dari pandangan. Tanpa buang waktu, Brandi ajak Pelda Majid dan Loha untuk segera masukan peti-peti dan karung duit ke pesawat jenis hercules ini, yang sebelumnya sengaja mereka sembunyikan di sebuah tempat, setela

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-10
  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 30: Ingin Pindah Rumah

    Alih-alih dendam dengan perlakuan Brandi. Loha bahkan dengan bercanda bilang, sangat bersyukur di ‘kemplang’ Brandi hingga pingsan.“Aku seolah mimpi saat Abang bikin pingsan, tahu-tahu pas bangun eh jadi miliuner dan bebas dari kelompok Bagupai!” kata Loha terbahak, saat mereka makan-makan di sebuah restoran mewah.Bahkan ketiganya sempat singgah di sebuah butik dan beli pakaian mahal, sehingga penampilan ketiganya mirip pengusaha saja.Loha dan Majid bahkan ke salon dan cukur kumis dan jenggotnya, hingga wajah keduanya terlihat lebih tampan.Brandi mau tak mau ikutan kedua sahabatnya ini, sehingga keduanya balik memuji betapa gagahnya sang perwira muda ini.Majid beda lagi, dengan apa adanya dia bilang saat ini aslinya memang butuh uang, kredit rumahnya yang ditinggali ibu dan dua adiknya terancam di sita bank.Lalu dua buah motor terancam di ambil debt collector, gara-gara macet berbulan-bulan. Termasuk dua adiknya yang terancam gagal lanjutkan pendidikan, karena menunggak uang SPP

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-11
  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 31: Bertemu Aldot Lagi dan Pacar Judesnya

    Brandi pun terjungkal dari motornya, dia berjibaku agar tak jatuh ke aspal. Untung saja dia tangkas, kalau tidak bisa jadi tubuhnya lebam-lebam terjatuh.Mobil mewah ini singgah dan keluarlah seorang pria tampan berbaju polisi dengan pangkat Iptu, sambil menatap Brandi yang kini bangkit lagi dengan cepat.“Hei tolol, kalau bawa motor lihat-lihat, nih mobil pacarku tergores, 100 motor jenis itu tak bakal mampu bayar perbaikan mobil ini,” bentak seorang wanita cantik pakai kacamata hitam, sambil menurunkan kaca mobilnya dan berada di balik kemudi.Kaget juga Brandi, dia malah yang dianggap salah, padahal mobil itulah yang nyelonong dan senggol motor yang dikendarainya.Si perwira polisi ini langsung menatap wanita ini dengan wajah tak senang.“Sudah kamu diam, yang salah bukan dia, tapi kamu yang egois bawa mobil,” tegur si perwira polisi ini pada wanita ini, si wanita cantik ini melengos tak senang di tegur di depan Brandi.Malulah dia, bukannya ikut membelanya, malah menyalahkannya.Po

    Terakhir Diperbarui : 2024-10-11

Bab terbaru

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 522: Tak Sadar di Jual ke Sindikat

    Hagu tak tahu kalau Alex White di anggap sebagai warga ke hormatan oleh negara ini, karena punya sebuah rumah kasino yang lumayan besar dan datangkan devisa bagi negeri ini.Hagu kini duduk termenung di kafe ini, memikirkan akan kemana lagi, sebab dia benar-benar tak hapal daerah ini, bingung akan kabur kemana.“Duhh…kenapa aku malah jadi borunan…ahh aku lupa, di sini bukan Timteng, pasti ada hukum…aghh bodohnya aku, harusnya tak perlu di bikin mati, cukup di beri hajaran saja,” batin Hagu sambil hela nafas.Namun nasi sudah jadi bubur, tak mungkin lagi Hagu tarik mundur.Sejak masuk ke kafe ini, seorang wanita cantik sekaligus pemilik kafe merangkap pelayan terus menatapnya. Lalu wanita ini mendekati Hagu.“Halo ganteng, namaku Crea, kamu siapa?” sapa seorang wanita cantik ini gunakan Bahasa Inggris yang fasih.“Namaku…Hagu.” sahutnya cepat.“Tampaknya tuan Hagu baru pertama kali ke sini?” pancing Crea sambil minum bir dan menawarkan apakah Hagu mau menambah minumannya lagi.Tapi Hag

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 521: Akhir Riwayat Musuh Besar Hasim Zailani

    Markas Alex White masih terlihat sepi-sepi saja, artinya mayat 3 anak buah Alex masih ada di sana dan Hagu lalu ajak Suchida cari penginapan tak jauh dari tempat ini, sekaligus pantau markas ini.Penantian Hagu tak sia-sia, malamnya Alex White datang bersama 5 anak buahnya, bukan main murkanya Alex melihat 3 anak buahnya tewas dan dua tawanannya kabur. “Bangsat, pantas keluarganya batal transfer uang ke rekeningku yang ada di Kamboja ini,” teriak Alex saking murkanya, sambil melihat 5 anak buahnya angkat 3 jasad yang sebelumnya di suruh menjaga Suchida dan Hagu.Lalu mayat-mayat tadi di kubur tak jauh dari markas ini.Alex sampai menendang pintu ruangan di mana Suchida dan Hagu di tahan, tempat ini telah kosong melompong, yang ada hanya bekas-bekas tali dan kain untuk menutup mulut dan mata kedua tawanannya itu.Tiba-tiba dia kaget, mendengar bunyi gedebukan di luar ruangan, begitu dia keluar, wajahnya berubah pucat. Kelima anak buahnya jatuh bergelimpangan dan rata-rata kakinya pata

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 520: Ingin Habisi Semua Musuh

    Dua hari kemudian, seperti biasa masuk seorang anak buah Alex yang akan antar makanan.Hagu ingat, inilah salah satu anak buah Alex yang mempermaknya. Saat ini tangan dan kaki Hagu memang di lepaskan ikatannya, karena dianggapnya Hagu masih ‘lemah’ dan tak berdaya.Begitu pria ini meletakan makanan, bahkan makanan tadi di ludahinya, secara tiba-tiba Hagu bergerak.Tangan kokoh Hagu mempiting leher orang ini. Krakkk…!Sekali putar, leher orang ini patah dan tewas seketika dan tubuhnya yang lunglai di tahan Hagu agar tak menimbulkan suara saat jatuh.Suchida sampai terbelalak dan menutup wajahnya, menahan mulutnya agar jangan bersuara.“Suchida, ayo kita keluar dari tempat ini?” bisik Hagu dan menarik tangan Suchida agar bangkit.“Kamu sudah sembuh?” bisik Suchida masih terheran-heran, sekaligus takjub melihat keganasan Hagu barusan, sekaligus melirik ngeri tubuh anak buah Alex yang sudah berupa jasad, gerakan Hagu bak pembunuh profesional saja.“Sejak kita di bawa ke sini aku sudah sem

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 519: Di Bawa Ke Kamboja

    Dengan tubuh babak bundas Hagu di biarkan tergeletak di ruangan kosong ini, Hagu tidak khawatirkan dirinya. Ia justru mengkhawatirkan nasib Suchida, dia tak paham ada permusuhan apa antara si Alex Soton atau si Alex White ini dengan keluarga Hasim Zailani. Saat begini Hagu lalu teringat saat malam-malam Abu Shekar memanggilnya ke kamarnya di persembunyian pasukan pejuang yang sangat di takuti itu.“Hagu…aku akan merajah tubuhmu, kita ini setiap waktu berperang, jadi tubuh harus di isi. Anggap ini zirah atau perisai, walaupun soal mati dan hidup manusia itu yang Allah SWT yang punya Kuasa!”Abu Shekar yang makin menua ini lalu minta Hagu lepas pakaiannya dan duduk berpaling, Hagu pun tak keberatan, dia lalu lepas pakaiannya.Lalu Abu Shekar mulai mencoret-coret (merajah) punggungnya.Kalau saja Hagu melihat tentu dia akan ngeri sendiri, sebab Abu Shekar bukan mencoret-coret punggungnya dengan pulpen atau kayu, tapi…pisau kecil yang sangat tajam dan ujungnya runcing.“Minumlah air ini,

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 518: Disiksa Para Penculik

    “Tenang…mau kami akan mengikuti kemauan kalian,” sahut Hagu dengan suara kalem, ia sebenarnya mengkhawatirkan keselamatan Suchida, Hagu sudah terbiasa hadapi hal-hal menegangkan, baginya yang beginian belum seberapa.“Bagus, cepat jalan dan masuk ke mobil itu,” kata orang yang pegang pistol dan dia beri kode temannya, untuk mendorong Hagu dan Suchida masuk ke sebuah mobil yang terparkir di pinggir jalan.Begitu masuk ke mobil, kendaraan ini tancap gas, mata Hagu serta Suchida di tutup dengan kain hitam, tangan mereka juga di telkung kebelakang dan di ikat erat-erat.Hagu diam saja, ia ingin tahu, akan di bawa ke kemana oleh komplotan penculik tak di kenal ini, Suchida yang nampak syok, juga tak bisa berkata-kata. Mereka juga tak bisa saling bicara.“Siapa mereka ini, tak mungkin musuh-musuhku, pastinya mereka akan menculik Suchida,” batin Hagu mulai menebak-nebak.Setelah menempuh perjalanan lebih satu jam, mobil ini berhenti, Hagu dan Suchida lalu setengah di seret turun dari mobil da

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 517: Tak Sengaja Bertemu Cucu Chulbuy

    “Ini baru tempat enak, masa aku di bawa ke tempat maksiat, dasar si Pochai,” tak terasa bibir Hagu senyum sendiri, inilah aslinya dirinya, yang suka suasana tenang dan…romantis.Saat itu matanya tertuju ke sepasang pria dan wanita sepadan yang asyik ngobrol intim berdua.Hagu yang belum pernah jatuh cinta, diam-diam iri juga, apalagi wanitanya sangat cantik dengan rambut hitam tergerai melewati bahu, di tunjang gaun malam hitam yang indah, di tunjang heelnya yang mayan tinggi.Tiba-tiba Hagu kaget, saat melihat datang seorang wanita cantik lainnya dan terjadilah keributan kecil. Agaknya si pria tampan itu jadi rebutan kedua wanita cantik ini.Tanpa di duga, wanita cantik bergaun hitam ini pergi meninggalkan kedua orang itu dan…duduk begitu saja di depan Hagu yang duduk termenung sendirian.Hagu yang sedang tenggelam dalam lamunan tentu saja terheran-heran.“Anda….siapa?” tanya Hagu, sambil menatap kagum dengan kecantikan gadis muda ini, baru kali ini dia kagum dengan wanita higclass, s

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 516: Hampir Saja Pecah Perjaka

    “Tuan agaknya mulai mabuk, yuks kita pindah ke kamar saja, biar tuan lebih rileks,” ajak Arai dengan senyum memikat.Hagu…pemuda lolos dan lugu, serta baru pertama kali di sini, iya-iya saja, apalagi dia makin pusing dengar house music yang menghentak dalam bar alias pub ini, sesuatu yang baru baginya.Tanpa Hagu sadari, tempat ini juga menyediakan kamar buat eksekusi atau bercinta. Itulah sebabnya Pochai ‘tahu diri’ dan sengaja tinggalkan Hagu bersama Arai si penari striptease merangkap wanita plus-plus dengan bayaran mehong ini.Begitu masuk di kamar berbau harum ini, Arai langsung tanpa banyak basa-basi pasang harga untuk short time merangkap sewa kamarnya.Hagu tentu saja bengong mendengar ucapan wanita berbody aduhai ini, walapun hatinya tergetar melihat kemolekan Arai, tapi aka sehat Hagu masih jalan.“Tuan Hagu, kalau mau short time Anda bayar 25 ribu baht, sudah termasuk sewa kamar, gimana?” pancing Arai dengan senyum memikat.Harga ini ternyata diam-diam sengaja di naikan Arai

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 515: Melalang Buana di Bangkok

    Pesawat yang di tumpangi Hagu mendarat mulus di Bandar Udara Internasional Suvarnabhumi Thailand, setelah tempuh perjalanan hingga 6,5 jam.Setelah kelar pemeriksaan dokumen di bandara, Hagu tanpa ragu minta taksi antar dia ke pusat kota Bangkok untuk cari hotel.Pengalamannya selama di Dubai memudahkan Hagu cari hotel, apalagi di sini juga banyak yang pintar Bahasa Inggris dan rata-rata gunakan bahasa ini.Hagu juga kaget, harga hotel di Bangkok jauh lebih murah dari Dubai. Sesudah chek ini, malam ini Hagu berniat ingin jalan-jalan di kota yang sangat ramai ini, bahkan jauh lebih ramai dari Dubai."Aku akan jalan-jalan siapa tahu tak sengaja bertemua tuan Ryan dan istrinya itu," Hagu. “Halo tuan, tuan mau jalan-jalan, apakah mau saya antar?” terdengar sapaan seseorang.Hagu kaget, ternyata yang menyapanya adalah sopir taksi yang membawanya dari bandara tadi sore.Si sopir taksi ini ternyata ngidem di depan hotel ini lagi, nunggu penumpang sejak sore tadi menurunkan Hagu, hingga jelan

  • Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu   Bab 514: Ryan Selidiki Hagu

    Di Jakarta…Ryan yang masih terkejut bukan main dengan cerita Kadir yang tak sengaja bertemu seorang pemuda bernama Hagu di Dubai, yang dikatakan sangat mirip dengannya dan Topan, lalu menelpon papanya untuk minta saran.“Jadi Kadir dan keluarganya tak sempat tanya si Hagu tinggal di mana dan nomor ponselnya juga tak tahu, sayang sekali pah?” cerita Ryan.“Ini kabar baik Ryan, Kadir dan keluarganya memang tak tahu menahu soal anak kalian yang di kabarkan hilang sejak bayi. Ini kan jadi rahasia keluarga kita, yang tak boleh sembarangan orang tahu, demi keselamatan anak kalian. Sebaiknya segera kamu mulai selidiki ini.”Chulbuy yang ikutan terkejut tentu saja minta Ryan jangan tinggal diam. Baginya ini kabar baik, apalagi sebelum meninggal dunia, mendiang Brandi pernah berpesan agar Ryan dan Chulbuy terus lacak buyutnya tersebut."Aku sudah bertemu roh datuk kalian dan dia bilang, Reyhan anak si Ryan dan Fareeha masih hidup dan dia bilang anak itu masih berkeliaran di Timteng!" Itulah p

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status