Share

Bab 10

Author: Arjuna
Energi murni yang tersisa dalam segel diserap sedikit demi sedikit oleh Zeke.

Seiring waktu berlalu, aura Zeke menjadi makin kuat.

Tingkatan kultivasinya berangsur-angsur meningkat dari Alam Energi Padat tingkatan pertama tahap awal ke tahap akhir, lalu akhirnya mencapai tahap puncak ....

Zeke sangat gembira karena tingkatan kultivasinya meningkat pesat. Dia setidaknya menghemat ribuan batu spiritual.

Kekuatan segel ini jauh melampaui perkiraannya.

Meskipun dia tidak menemukan apa pun di balik pintu batu ini, perjalanannya tetap berharga.

Krak!

Suara halus terdengar dari dalam tubuhnya. Lalu, Zeke melangkah maju lagi dan menerobos ke Alam Energi Padat tingkatan kedua.

Ini belum berakhir!

Alam Energi Padat tingkatan kedua tahap awal ... menengah ... lalu akhir ....

Saat makin banyak energi yang diserap, Zeke malah menjadi khawatir karena dia merasa energi segel ini tidak ada habisnya.

"Kenapa?"

"Ini tidak masuk akal. Kemunculan Istana Air seharusnya karena energi yang menopangnya telah habis, tapi segel di pintu batu ini jelas terhubung ke sebuah 'kolam energi' raksasa. Ini seperti sumur tanpa dasar."

"Dengan 'kolam energi' sebesar ini, seharusnya Istana Air ini nggak muncul sekarang?"

Saat Zeke sedang mengerutkan alisnya dan berpikir, pintu batu bergetar hebat.

Setelah itu ....

Segelnya melemah dengan cepat.

"Apa yang terjadi?"

"Apa energi segel sudah habis?"

Zeke terkejut dan senang.

Dia mendorong dengan kuat. Seiring dengan suara berderit, pintu batu perlahan-lahan terbuka oleh Zeke dengan mudah.

Zeke mengesampingkan keraguannya dan melangkah masuk.

Ini adalah ruangan batu dengan luas sekitar 100 meter persegi. Dindingnya ditutupi biduri surya seukuran kepalan tangan.

Di tengah-tengah ruang batu ada kuali perunggu besar yang tingginya lebih dari dua meter dan permukaannya dipenuhi ukiran simbol dan rune kuno.

Di depan kuali ada dua peti besar dan satu peti kecil.

Zeke menahan napas, lalu melangkah maju dan membuka peti besar di sebelah kiri.

Di dalamnya penuh dengan batu spiritual yang telah dipotong rapi.

Dibandingkan dengan batu spiritual kelas bawah, batu spiritual di dalam peti ini lebih bening dan memancarkan energi spiritual lebih murni.

"Gleg!"

Zeke menelan ludah.

"Ini batu spiritual kelas menengah!"

Batu-batu spiritual di dalam peti ini ternyata adalah batu-batu spiritual kelas menengah.

Batu spiritual dibagi menjadi empat kelas: bawah, menengah, atas dan terbaik.

Batu spiritual kelas bawah adalah yang terburuk.

Batu spiritual kelas terbaik adalah yang terbagus.

Satu batu spiritual kelas menengah dapat ditukar dengan sepuluh batu spiritual kelas bawah, tapi hampir tidak ada yang mau melakukan itu kecuali benar-benar kepepet.

Saat ini, peti besar di hadapan Zeke berisi setidaknya seratus ribu batu spiritual kelas menengah. Kalau dikonversi ke kelas bawah, berarti itu setara satu juta batu spiritual!

Ini jumlah yang luar biasa.

Kemungkinan besar sepuluh ribu ahli bela diri yang memasuki Istana Air ini tidak memiliki batu spiritual sebanyak itu kalaupun digabungkan.

Zeke segera menyimpan seperti batu spiritual itu. Lalu, dia mengulurkan tangannya yang sedikit gemetar untuk membuka peti besar kedua.

Begitu peti itu terbuka, hawa panas menyapu ruangan.

Suhu seketika naik beberapa derajat.

Isi peti memancarkan cahaya merah menyala.

"Kristal Api?"

Zeke terkejut lagi setelah melihat isi peti itu.

Kristal Api adalah batu dengan elemen api yang digunakan dalam proses pembuatan pil oleh alkemis.

Kristal Api juga memiliki tingkatan.

Yang ada di dalam peti ini adalah Kristal Api kelas menengah.

Nilainya bahkan lebih tinggi dibanding batu spiritual kelas menengah.

Dengan mulut kering, Zeke segera menyimpan peti kedua.

Terakhir ....

Matanya tertuju pada peti ketiga.

Dibandingkan dengan dua peti sebelumnya, peti ini jelas jauh lebih kecil.

Krieet ....

Zeke perlahan-lahan membuka peti itu.

Lalu, dia langsung menahan napasnya.

"Obat spiritual kelas dasar tingkat menengah, Bunga Matahari Sembilan Ekor; obat spiritual kelas dasar tingkat rendah, Buah Perpanjang Hidup; obat spiritual kelas dasar tingkat rendah, Bunga Kehidupan; obat spiritual kelas dasar tingkat rendah ...."

Total ada tujuh belas obat spiritual.

Semuanya adalah obat kelas dasar.

Ini sangat berharga dan langka.

"Batu spiritual, Kristal Api, obat spiritual .... Pemilik Istana Air benar-benar luar biasa. Mungkin ahli bela diri Alam Energi Sejati nggak sanggup menyamai sepersepuluh dari kekayaan ini."

"Kemungkinan besar tingkat kultivasi pemilik Istana Air semasa hidupnya sudah melampaui Alam Energi Sejati."

Kemudian, Zeke berjalan ke kuali perunggu. Setelah dia menyentuhnya, ekspresinya langsung berubah.

Kuali ini masih hangat.

Dia memperhatikan kuali itu dengan saksama.

"Ini adalah senjata spiritual!"

Zeke terlihat sangat senang.

"Apa pemilik Istana Air menggunakan kuali ini untuk meracik pil?"

"Beberapa tahun sudah berlalu, tapi kuali ini masih hangat."

"Jadi, apa dia berhasil meracik pilnya?"

Zeke membuka tutup kuali, lalu mengintip ke dalam.

Di dasar kuali ada tiga butir pil berwarna merah terang.

"Benar-benar ada pil!"

Pil-pil itu melayang ke telapak tangannya.

Zeke melihatnya dengan saksama.

Setelah itu ....

Dia hampir berseru tanpa sadar.

"Ini Pil Pembakar Kehidupan!"

Ini pil spiritual kelas bumi tingkat bawah.

Kalau Pil Pembakar Kehidupan dimakan oleh ahli bela diri, itu bisa memperpanjang umur tiga kali lipat, yaitu 180 tahun.

Ini sangat berharga.

Sungguh tak ternilai harganya.

Pil spiritual ini bahkan tidak bisa dibeli dengan batu spiritual.

Zeke menatap tiga pil merah terang di tangannya dengan penuh semangat.

Dulu dia dipaksa meminum Pil Pembakar Kehidupan yang mengorbankan sebagian umur untuk memperoleh kekuatan. Meskipun sebagian umurnya telah dikembalikan karena warisan Kasar Pemakan, masih ada kekurangan yang belum pulih.

Sekarang ....

Dengan meminum Pil Pembakar Kehidupan, dia tidak hanya bisa memulihkan seluruh umurnya yang hilang, tapi juga menambahkannya secara signifikan.

Dia langsung membuka mulut, lalu menelan satu butir pil.

Pilnya meleleh di mulut.

Kekuatan pilnya yang hangat menyebar cepat ke seluruh tubuh.

Tap, tap, tap.

Telinga Zeke mendadak bergerak.

Dia mendengar suara langkah kaki.

Seseorang sedang mendekat.

Zeke segera menyimpan kuali besar itu, lalu berlari keluar dari ruang batu tanpa menoleh ke belakang.

Begitu Zeke pergi, sekelompok orang tiba.

"Kita terlambat. Ruangan ini juga sudah diambil habis. Ayo ke ruangan berikutnya."

Namun, saat mereka hendak pergi, seorang pria berjubah hitam tiba-tiba muncul di depan pintu dan menghalangi jalan mereka.

"Serahkan Kuali Petir Api dan Pil Perpanjangan Tiga Hidup, lalu aku akan mengampuni kalian."

Pria berjubah hitam itu berkata dengan sinis.

"Apa itu Kuali Petir Api? Apa itu Pil Perpanjangan Tiga Hidup?"

"Jangan coba-coba menakuti kami!"

"Pergi sana atau kami akan membunuhmu!"

Sekelompok orang itu sama sekali tidak takut dan malah membalas dengan keras.

"Keras kepala."

Dengan satu gerakan tangan pria berjubah hitam itu ....

Kabut hitam muncul.

Dan menyelimuti seluruh ruangan.

Terdengar teriakan.

Lalu, kabut hitam menghilang.

Ada beberapa mayat tergeletak di ruang batu.

Di bawah tatapan pria berjubah hitam itu, mayat-mayat itu menjadi kering, lalu akhirnya hancur menjadi tulang belulang.

"Formasi Pemurnian Darah sudah aktif. Semua yang mati di Istana Air akan menjadi bahan untuk formasi."

"Ada sepuluh ribu orang masuk ke Istana Air. Meski sebagian besar hanya di Alam Energi Dasar, kalau semuanya dimurnikan, itu cukup untuk membangkitkan Penjaga Darah yang tertidur."

"Kuali dan pil mungkin hilang untuk sementara, tapi selama orang itu belum meninggalkan Istana Air, pada akhirnya kedua benda itu akan jatuh di tanganku."

Pria berjubah hitam itu bergumam.

"Pertempuran di sisi lain mungkin juga akan segera dimulai."

...

"Perjalanan ini sungguh luar biasa."

Zeke berlari menyusuri koridor panjang.

Dia tidak berhenti karena sebagian besar ruang batu sudah kosong.

Setelah dia berlari sekitar 15 menit, koridor yang tampaknya tak berujung ini akhirnya mencapai ujung.

Dia mendengar suara teriakan, percakapan dan makian di depan.

Zeke memperlambat langkahnya, lalu keluar dari koridor.

Di hadapannya terbentang aula besar yang bisa menampung puluhan ribu orang.

Ini adalah pusat Istana Air.

Semua ahli bela diri yang selamat memasuki Istana Air berkumpul di tempat ini pada akhirnya.

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Alexander M
mantap lanjutkan terus
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 11

    Di dalam aula utama ada lumayan banyak orang. Namun, dibandingkan dengan jumlah orang saat memasuki Istana Air, jumlah ini jauh lebih sedikit. Sebagian orang mungkin belum tiba, tapi kemungkinan besar sebagian sudah menjadi mayat.Di antara kerumunan, Rowan dan tiga pemuda hebat lainnya terlihat paling mencolok. Tidak ada yang berani mendekati keempat orang itu dalam radius sepuluh meter.Saat ini, semua orang sedang memandang pelindung cahaya putih yang menggantung di udara tengah aula.Di dalam pelindung cahaya putih itu ada tujuh senjata.Pedang, golok, tombak, perisai, baju zirah, palu dan busur.Ketujuh senjata itu melayang di udara dan memancarkan aura kuat."Senjata spiritual!"Zeke membelalakkan matanya saat melihat tujuh senjata yang sedang melayang itu.Ketujuh senjata itu semuanya adalah senjata spiritual."Pemilik istana ini jelas bukan ahli bela diri Alam Energi Sejati."Zeke makin yakin akan dugaannya.Ada sangat sedikit senjata spiritual di Kerajaan Samosa. Bahkan senjat

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 12

    Bzz!Saat Zeke menggenggam baju zirah spiritual, tiba-tiba zirah itu memancarkan kekuatan penolakan yang luar biasa dan Zeke nyaris melepaskannya.Untung saja Zeke sudah melakukan persiapan sejak awal.Begitu dia memegangnya, dia mengerahkan semua kekuatannya.Bzzz!!!Zirah itu tidak bisa terlepas dari genggaman Zeke, tapi ia terus-menerus bergetar dan membuat tangan kanan Zeke mati rasa."Hei, lepaskan baju zirah spiritual itu sekarang juga atau jangan salahkan aku bertindak kejam!"Ketika Zeke sedang menggenggam zirah spiritual itu, seorang pria paruh baya di Alam Energi Padat tingkatan keempat mendekat menatapnya Zeke dengan niat membunuh yang kental.Tangan kanan Zeke yang sedang memegang zirah spiritual itu mulai terluka dan berdarah."Masih keras kepala? Kamu mati saja!"Melihat Zeke enggan melepaskan zirah spiritual itu, pria paruh baya itu tidak ragu-ragu lagi. Dia mengayunkan pedangnya ke arah Zeke.Swuush!Zeke berjinjit, lalu melompat ke belakang dan menghindari tebasan itu

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 13

    Duar!Tangan itu meremas dengan kuat.Jantung itu pun meledak.Penglihatan ahli bela diri dengan bekas luka itu mendadak menjadi gelap, lalu dia tewas.Zeke berhasil membunuh seorang ahli bela diri Alam Energi Padat tingkatan keenam sendirian yang membuktikan kekuatannya cukup tangguh. Di aula besar ini, sudah tidak banyak yang mampu menekan Zeke.Orang-orang di sekitar mundur ketakutan. Tidak ada yang berani maju menyerangnya lagi.Tidak ada satu pun yang berani melawan Zeke.Zeke menghela napas lega, kemudian dia mengarahkan pandangannya ke enam pertempuran lainnya.Perisai, palu dan busur sudah memiliki pemilik masing-masing, tapi para pemilik itu masih harus menghadapi kepungan dan serangan dari orang-orang lainnya.Golok, pedang dan tombak masih dalam perebutan yang sengit.Dari awal Zeke memang mengincar pedang spiritual. Meski dia secara tak sengaja telah mendapatkan zirah spiritual, dia belum berniat menyerah untuk mendapatkan pedang spiritual.Rowan dari Sekte Ferrum sedang be

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 14

    Bam!Lantai terbelah dengan retakan mengerikan, kemudian tubuh Roy terhempas seperti daun kering di tengah badai dan dia memuntahkan darah.Bam!Setelah terlempar sejauh tujuh atau delapan meter, dia jatuh dengan keras dan menghancurkan batu di sekelilingnya."Uhuk!"Roy memuntahkan darah.Setelah darah menyembur keluar dari mulut, napas Roy melemah drastis dan sorot matanya mulai tampak kosong.Rowan langsung berhenti.Melihat Roy sudah kehilangan tanda-tanda kehidupan, hawa dingin pun menyelimuti hati Rowan.Roy telah mati.Luka fatalnya berasal dari puncak kepala hingga ke bawah. Luka pedang itu hampir membelah tubuhnya menjadi dua bagian.Roy mati karena terlalu sombong.Dia mengira kekuatan spiritual Zeke hampir habis, jadi dia mencoba menyimpan kekuatan spiritualnya dalam serangan terakhir. Namun, karena dia tidak menggunakan kekuatan penuh, itu membuka kesempatan untuk Zeke."Ke ... kekuatan spiritualmu belum habis?"Rowan menatap Zeke dengan terkejut.Saat ini setengah kekuatan

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 15

    Perubahan yang mendadak itu membuat Zeke membelalakkan matanya.Kenapa?Kenapa Tommy dan yang lainnya tiba-tiba menyerang orang mereka sendiri?Ada yang aneh!Orang-orang ini tidak sadar.Mereka telah dikendalikan!Setelah apa yang terjadi pada empat pemuda hebat itu, aula tiba-tiba menjadi kacau. Awalnya beberapa orang baik-baik saja, tapi kemudian mereka menggila dan membunuh orang di samping mereka."Ugh!"Zeke mengangkat pedangnya dan membunuh seorang ahli bela diri yang datang menyerangnya.Pada saat yang sama.Bam!Aula mendadak bergetar.Jauh di dalam aula ....Sebuah gerbang batu besar perlahan muncul.Saat gerbang batu perlahan terangkat, bau amis darah yang pekat langsung tercium.Zeke menoleh ke arah suara.Melalui celah gerbang yang terbuka perlahan, samar-samar terlihat sebuah kolam darah raksasa.Di dalam kolam, darah beriak. Di tengah-tengah kolam, duduk bersila sesosok 'mayat' yang hanya tinggal kulit membungkus tulang.Itu pasti pemilik Istana Air ini!Zeke langsung me

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 16

    Setelah Penjaga Darah pergi, pria berjubah hitam itu sudah tidak tahan dan muntah darah.Wanita berpakaian merah itu sangat kuat.Pria berjubah hitam itu terluka parah hanya dengan satu serangan.Untungnya Penjaga Darah sudah bangun.Kalau tidak, dia pasti akan gagal.Kalau Penjaga Darah bertindak, wanita itu pasti mati.Dia mengeluarkan obat spiritual, lalu meminumnya untuk menyembuhkan luka.Pada saat yang sama.Zeke yang berada di samping kolam darah memiringkan kepalanya sedikit. Dia memperhatikan Penjaga Darah sejenak.Melihat pria berjubah itu telah meminum obat spiritual dan fokus memulihkan diri, Zeke langsung mengaktifkan Sihir Pemakan Langit di dalam benaknya. Teriakan kematian serangga beracun terdengar di dalam kepalanya.Begitu serangga beracun mati, dia pun terbebas dari kendali pria berjubah hitam.Kalau Zeke melakukan ini tadi, pria berjubah hitam pasti langsung menyadari perubahannya.Namun, kini dia sedang fokus memulihkan lukanya.Zeke diam-diam mendekati pria berjub

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 17

    Di bawah sinar bulan.Zeke perlahan-lahan membelalakkan matanya.Dia menatap pohon besar di depannya tanpa berkedip.Seorang wanita sedang bersandar di pohon besar itu dan kedua matanya terpejam. Dia seakan-akan sedang tidur.Namun ....Di bawah sinar bulan, orang tahu kalau dia tidak sedang tidur. Wajahnya yang pucat menunjukkan kalau dia telah pingsan karena terluka parah."Glek!"Zeke menelan ludah.Wanita ini berumur panjang.Itu bukan orang lain, melainkan wanita berbaju merah yang bertarung dengan Penjaga Darah.Sepertinya wanita itu terluka parah.Zeke menghela napas lega saat melihat wanita berbaju merah itu.Kemudian ....Dia merasa dilema.Menyelamatkannya?Atau tidak?Setelah Zeke menyelamatkan wanita berbaju hitam itu, siapa yang bisa menjamin dia tidak akan merampas harta dan membunuh Zeke setelah dia pulih?Harta Zeke banyak. Seorang ahli bela diri Alam Energi Sejati pun pasti menginginkannya.Kalau dia tidak menyelamatkan wanita berbaju merah itu, mungkin wanita itu akan

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 18

    Bhuk!Wanita berbaju merah itu terlempar menjauh.Setelah dia mendarat, darah mengalir dari sudut mulutnya yang agak pucat. Kelopak matanya bergetar sebelum dia pingsan.Zeke berdiri. Dia menatap wanita berbaju merah yang pingsan itu dengan merah, lalu dia menggerutu, "Dasar nggak tahu berterima kasih. Aku menyelamatkanmu, tapi kamu malah balas dengan belati. Aku juga nggak akan membunuhmu. Aku akan meninggalkanmu di sini saja."Setelah itu, Zeke menepuk bokongnya dan langsung pergi.Kali ini dia benar-benar marah.Dia sangat lelah dan mempertaruhkan nyawanya untuk membawa wanita berbaju merah itu kabur. Tapi setelah bangun, wanita itu malah mengancamnya dengan belati.Kalau Zeke tidak cukup cerdas dan bisa membalikkan situasi, siapa yang bisa menjamin wanita itu tidak akan membunuhnya?Makin dipikirkan, Zeke makin kesal.Setelah dia berjalan sejauh beberapa meter, dia tiba-tiba mengumpat dan berjalan balik....Dia kembali menggendong wanita berbaju merah itu dan melanjutkan perjalana

Latest chapter

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 50

    Saat jumlah ahli bela diri Keluarga East yang tewas di tangan Zeke melebihi seratus orang, upaya pengejaran terhadap Zeke mulai melemah dan mereka kekurangan orang.Keluarga East akhirnya menunjukkan tanda-tanda kekurangan anggota.Bagaimanapun juga, Keluarga East hanyalah salah satu dari tiga keluarga besar di Kota Lumi. Mereka tidak memiliki pasukan yang tak terbatas. Setelah kehilangan lebih dari seratus ahli bela diri, mereka mulai kekurangan tenaga....Zeke bertelanjang dada, sedang duduk bersila di atas batu besar, matanya terpejam rapat dan tidak bergerak sedikit pun. Seluruh auranya tersembunyi rapat seperti sebuah patung.Saat ini.Dia berada di tahap penting kultivasi.Di dalam batinnya ....Dunia mulai perlahan-lahan berubah.Suara-suara menjauh.Tidak ada suara, tidak ada angin.Semua indranya terhadap dunia luar menghilang satu per satu.Terakhir.Dia bahkan tidak lagi merasakan waktu.Dia berada dalam kondisi yang sangat berbahaya.Bahkan ketika seekor monster kelas satu

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 49

    Di belakangnya, tujuh hingga delapan ahli bela diri terus mengejar tanpa henti."Sialan, dia tetap berhasil lolos juga!"Begitu kehilangan jejak target, pria kurus paruh baya yang memimpin tim langsung mengumpat.Dia adalah Tetua Kesembilan dari Keluarga East di Kota Lumi.Seorang ahli bela diri Alam Energi Padat tingkatan kedelapan.Setelah mendengar kabar tragis kalau tuan muda mereka sudah meninggal dunia, dia mengikuti Kepala Keluarga masuk ke Pegunungan Skye untuk memburu pembunuhnya.Namun, tiga hari sudah berlalu.Mereka tidak hanya gagal menangkap si pembunuh, tapi mereka juga mengalami kerugian besar.Tadi.Tim yang dia pimpin menemukan jejak pelaku, tapi saat mereka mengejarnya, target berhasil melarikan diri."Kamu nggak akan bisa lolos! Seluruh anggota Keluarga East sudah dikerahkan. Kami telah memasang jaring di semua jalan keluar Pegunungan Skye. Meskipun kamu berubah menjadi lalat, kamu nggak akan bisa keluar."Tetua Kesembilan berteriak dengan kesal untuk meluapkan amar

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 48

    Zeke tahu orang di depannya ini sangat membencinya karena sudah membunuh tuan mudanya. Tanpa banyak omong kosong, dia menghunus Pedang Themis.Dia mengarahkan bilah pedang ke luar.Bilah pedang bersinar.Srrt!Zeke menyerang seorang ahli bela diri Alam Energi Padat tingkatan keempat berdiri di paling depan. Kemudian, dia tergeletak di tanah dan memegang lehernya.Di saat Zeke membunuh satu orang, enam serangan lainnya sudah datang dari segala arah.Zeke terus bergerak.Dia menghindari serangan dari segala arah itu.Krak, krak!Dia mengayunkan Pedang Themis, lalu mematahkan dua pedang musuh yang mengarah ke wajahnya. Kedua pedang musuh langsung patah, sementara pedang Zeke tidak tergores sedikit pun. Aura pedang seperti semburan angin kuat sehingga dua kepala musuh terbang tinggi.Dalam hitungan detik, tiga orang sudah tewas di tangannya.Empat orang yang tersisa mulai ketakutan dan tak berani maju.Mata pria tua berpakaian abu-abu memancarkan niat membunuh yang kental.Namun, sebelum d

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 47

    Tiga orang membelalakkan masing-masing mata mereka dan memegang leher dengan rasa ngeri. Darah segar mengalir keluar dari sela-sela jari mereka.Kepala dua orang dipenggal.Leher tiga orang disayat.Satu tebasan pedang membunuh lima orang.Bam!Satu orang terjatuh dengan tak berdaya, lalu diikuti oleh yang lainnya."Kamu ...."Seorang ahli bela diri Keluarga East mundur ketakutan.Senyuman semua orang sudah menghilang.Rasa takut yang menggantikan ekspresi mereka."Matilah."Aura membunuh Zeke terasa kuat. Karena dia sudah bertindak, dia akan menyelesaikan segalanya. Dia maju dan mengayunkan pedangnya.Srrsh!Seorang ahli bela diri Keluarga East terbelah dua dan langsung mati."Bunuh dia!"Pemuda berbaju biru itu tersadar, lalu memberi perintah dengan lantang.Ahli bela diri Keluarga East juga tahu kalau mereka tidak berjuang sekarang, mereka akan mati. Jadi, satu per satu mengangkat pedang mereka ke arah Zeke.Zeke mengayunkan pedangnya membentuk lingkaran. Percikan api beterbangan. K

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 46

    Makin banyak orang yang mengepung Ronald.Di antaranya adalah ahli bela diri Alam Energi Padat tingkatan ketujuh.Setelah Ronald membunuh tiga orang, sebuah pedang langsung menembus dadanya. Kemudian, kepalanya melayang."Kapten!"Mata Stefan memerah.Sekujur tubuhnya penuh dengan luka sekarang. Dia bertarung mengandalkan kebenciannya.Namun, perbedaan kekuatan mereka terlalu besar.Sret!Sebuah pedang menusuk pinggangnya.Stefan meraung dengan emosi. Dia mengayunkan pedangnya dan memenggal kepala orang itu. Kemudian, dia sudah tidak bisa bertahan dan berlutut dengan satu kaki.Jackson menghampiri Stefan dengan sombong. Dia mengangkat pedangnya tinggi-tinggi. "Stefan, apa kamu mempunyai kata-kata terakhir?""Puih!"Stefan memuntahkan darah.Lukanya terlalu serius.Meskipun Jackson tidak bertindak, Stefan tidak akan bisa bertahan lama."Kalau nggak ada, matilah."Lalu.Jackson hendak memenggal kepala Stefan."Berhenti!"Tiba-tiba terdengar teriakan seseorang.Tangan Jackson langsung ber

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 45

    Pegunungan Skye.Di luar."Sudah saatnya pergi."Sudah setengah bulan Zeke berada di Pegunungan Skye. Sudah saatnya dia meninggalkan tempat ini.Setengah bulan penuh pertarungan tanpa henti benar-benar menjadi beban berat bagi tubuh dan pikirannya.Dia butuh menjauh dari darah dan pembantaian.Kalau tidak ....Pikirannya bisa rusak karena terlalu lama terpengaruh aura pembunuhan.Zeke menepuk daun-daun kering yang menempel di tubuhnya, lalu berdiri. Telinganya tiba-tiba mendengar sesuatu."Ada suara pertempuran."Dia menoleh ke arah suara itu. Setelah dia berpikir sejenak, dia memutuskan untuk tidak ikut campur.Namun, saat Zeke hendak pergi, dia mendengar suara yang familier.Zeke segera mengalirkan kekuatan spiritual ke telinganya untuk mendengarkan lebih saksama, kemudian raut wajahnya langsung berubah.Setelah itu ....Dia menuju arah sumber suara.Di tengah hutan yang terbuka.Dua kelompok sedang berhadap-hadapan.Bukan.Mereka bukan sedang berhadapan karena yang terjadi adalah sa

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 44

    Luka Zeke sudah sembuh.Keadaan di luar celah juga sudah kembali tenang.Zeke ragu sejenak sebelum berjalan keluar, tapi dia baru melangkah setengah dari celah, dia langsung mencium bau amis dan busuk.Bam!Dia buru-buru mundur kembali ke dalam celah. Harimau Darah menerkam angin kosong dan menghantam tebing dengan keras."Berengsek, ternyata mereka belum pergi! Sepertinya mereka benar-benar dendam padaku dan nggak akan menyerah sebelum membunuhku."Ekspresi Zeke menjadi serius.Dia duduk kembali.Dia mengibaskan tangannya.Tumpukan batu spiritual langsung muncul di depannya."Kalian kira aku mudah dilawan? Karena kalian nggak mau pergi, kalian di sini saja."Zeke merasa geram.Dia menarik napas dalam-dalam.Kekuatan mengisap mulai mengalir deras.Satu per satu batu spiritual hancur menjadi debu. Semburan energi murni mengalir masuk ke tubuhnya.Kurang lebih setengah hari telah berlalu.Zeke berhenti berlatih.Tumpukan batu spiritual setinggi bukit kecil di hadapannya juga telah beruba

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 43

    Zeke cepat, tapi Harimau Darah lebih cepat!Beberapa saat kemudian, Harimau Darah sudah mendekat kurang dari seratus meter darinya.Dalam waktu kurang dari semenit, Zeke pasti akan terkejar, lalu ....Bagaimana ini?Bagaimana ini?Pikiran Zeke berputar cepat.Dia mencoba mencari cara melawan.Tidak ada!Tidak ada!Dia sudah memikirkan semua kemungkinan, tapi tidak ada satu pun yang bisa menyelamatkannya.Akhirnya dia harus mengakui kalau perbedaan kekuatan mereka terlalu besar.Saat dia sedang memikirkan cara untuk menyelamatkan diri, Harimau Darah di belakangnya sudah mendekat."Groarrr!"Harimau Darah meraung dengan keras. Keempat kakinya berlari dengan kencang sehingga tanah berhamburan, kemudian tubuh besarnya melompat ke udara.Zeke yang tengah berlari merasakan ancaman besar mendekat dari belakang. Ekspresinya pun berubah.Shing!Sebuah tebasan mendadak diarahkan ke belakang.Zeke sudah lama menyiapkan tebasan ini.Srrsh!Cahaya pedangnya bagaikan sutra.Itu seperti sungai bintan

  • Pewaris Istana Kaisar Surgawi   Bab 42

    "Aah!"Saat semua orang tengah fokus membersihkan tempat, terdengar teriakan yang memilukan.Begitu menoleh, mereka melihat Paul telah diterkam oleh seekor Harimau Darah. Harimau Darah sangat kuat sehingga kedua lengan Paul langsung tercabik habis. Meski Paul sempat berjuang mati-matian, alhasil dia tetap.Srrsh!Terdengar suara taring menembus daging. Separuh leher Paul terkoyak. Darah memuncrat ke segala arah.Paul tak berdaya berhadapan dengan Harimau Darah."Harimau Darah!"Ekspresi Ronald berubah drastis.Suara Ronald bahkan sedikit bergetar.Harimau Darah.Monster kelas dua tingkat tinggi!Meski Harimau Darah adalah monster kelas dua tingkat tinggi seperti Raja Kera Petir, kekuatan Harimau Darah jauh melampaui Raja Kera Petir. Bahkan ahli bela diri Alam Energi Padat tingkatan kedelapan memilih menghindarinya.Itu adalah monster yang tangguh.Mereka semua jelas bukan lawan Harimau Darah, apalagi sekarang ada yang terluka dan ada yang sudah meninggal dunia. Mereka benar-benar tidak

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status