Share

Bab 784

Author: Coklat Panas
Zeno menugaskan Vernon untuk menjaga Jihan, tetapi dia takut pengawalannya kurang. Itu sebabnya dia menelepon Daris dan meminta pria itu untuk segera pergi ke Laminos.

Sementara itu, Daris sedang menyantap makanan ala Barat dengan Dinda. Begitu Zeno meneleponnya, Daris pun meminta maaf kepada Dinda dan permisi sebentar.

Dinda pun tersenyum menatap sosok Daris yang tinggi dari belakang.

Selama dua hari ini, demi menjelaskan bahwa dia bukan penyuka sesama jenis, Daris sampai memesan ruang privat di sebelah ruangan yang dipakai oleh acara departemen Dinda dan bahkan berpura-pura bertemu secara kebetulan.

Setelah menjelaskan duduk perkaranya, Daris mengajak Dinda untuk makan bersama.

Dinda sudah tidak muda lagi, jadi tentu saja dia tahu maksud dan tujuan dari ajakan Daris. Karena Daris terlihat tertarik padanya, tidak ada salahnya juga dia mencoba ....

Ketika Daris kembali setelah menjawab telepon, dia tampak menyesal dan menggaruk bagian belakang kepalanya dengan kikuk.

"Eh ... Dokter Din
Locked Chapter
Continue Reading on GoodNovel
Scan code to download App

Related chapters

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 785

    Bibinya juga memberi tahu Lilia bahwa Yuno terlihat kurus kering karena kelaparan setelah mogok makan selama beberapa hari.Keluarga Safwan akhirnya mengalah. Mereka memberi tahu Yuno akan membebaskan pria itu selama Yuno berhenti mengatakan akan menikahi Lilia.Sayangnya, Yuno menolak menyerah. Dia tidak mengatakan apa-apa dan setiap harinya hanya berbaring miring di atas tempat tidur seperti orang mati sambil menatap ke luar jendela.Bibinya bilang bahwa Yuno si bajingan itu memberi tahu Keluarga Safwan bahwa dia harus menunggu Lilia. Karena menurut Yuno, Lilia akan kembali kepadanya selama Yuno menepati janjinya untuk menikahi Lilia.Begitu Lilia mendengar ucapan bibinya, dia langsung menutup telepon dengan kesal.Lucu sekali! Dulu, Lilia selalu bertanya pada Yuno kapan pria itu akan menikahinya.Namun, Yuno selalu mengatakan bahwa dia tidak mungkin menikahi wanita yang tidak memiliki rahim seperti Lilia.Yuno sangat membenci Lilia, tetapi berakhir jatuh cinta kepada Lilia setelah t

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 786

    Jihan sontak mengernyit."Kuda jantan apaan?"Karena Jihan tidak memahami maksudnya, Wina pun cemberut."Ternyata kamu nggak tahu soal kuda jantan? Kukira kamu tahu segalanya. Ternyata suamiku nggak sehebat itu ...."Jihan tidak ingin dianggap tidak bisa segalanya, jadi dia mengernyit dan berkata sambil menggertakkan giginya, "Tentu saja aku tahu."Wina mengangkat dagu Jihan dan mencubit pipi pria itu, lalu mengangkat alisnya sambil bertanya, "Kalau gitu, coba beri tahu aku apa artinya?""Kuda jantan itu kuda yang sangat hebat," jawab Jihan secara terang-terangan.Wina nyaris tertawa terbahak-bahak. "Ya, ya, ya, kamu benar, kuda jantan itu sangat hebat!"Jihan pun berdiri diam dengan malu sehabis ditertawakan istrinya. Ini pertama kalinya dia pura-pura memahami sesuatu.Wina pun melambaikan tangannya dan turun ke bawah untuk mencari makanan. Setelah itu, Jihan mengambil ponselnya dan membuka laman pencarian untuk mencari apa arti kuda jantan ....Wina tersenyum sepanjang perjalanan ke

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 787

    "Ya, kenal. Dia 'kan putri bibiku, masa aku nggak kenal? Tapi, aku belum pernah bertemu dengannya."Setelah menjawab, Jordan pun menatap Wina dengan curiga."Kamu kenal Vera? Kamu siapanya Vera?"Jantung Wina sontak terasa seperti berhenti selama sepersekian detik, dia termangu menatap Jordan.Jordan mengenal Vera dan juga mengatakan bahwa Vera adalah putri bibinya ....Itu berarti ... Jordan adalah adik sepupu Vera?Pantas saja sewaktu Jordan memanggilnya kakak Wina merasa dia benar-benar kakaknya Jordan.Ternyata karena mereka bersaudara.Namun, bukan ini yang Wina inginkan.Jihan sudah memberitahunya bahwa ada dendam kesumat antara Keluarga Lionel dan Keluarga Dinsa.Bukan dendam dalam dunia bisnis, tetapi dendam yang ingin saling bunuh.Di tengah kebencian yang mendalam ini, Wina malah menikah dengan Jihan. Jika Keluarga Lionel sampai tahu, apa mereka akan tetap memperlakukan Wina dengan baik?Wina berpikir lagi. Jihan pasti sudah tahu mengenai ini karena dia sudah pernah menyelidi

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 788

    "Ayahku sebenarnya empat bersaudara, satu lagi adalah anak perempuan haram," bisik Jordan.Keberadaan anak haram itu membuat Keluarga Dinsa menjadi sangat kacau.Wina merasa sedikit jijik, tetapi dia tetap berpura-pura terkejut sambil bertanya, "Wah, kakekmu anteng juga, ya. Anaknya cuma empat."Kenapa kata-kata ini terkesan seperti sedang menghina kakeknya Jordan? Namun, Jordan tidak ambil pusing dan lanjut berbisik ...."Anak perempuan haram itu mempermalukan Keluarga Dinsa, jadi Kakek mengeluarkannya dari silsilah keluarga. Sebenarnya, anak haram itu adalah putri kedua Keluarga Dinsa."Wina yang tidak begitu mengerti pun bertanya lagi, Kalau gitu, siapa putri kedua Keluarga Dinsa sekarang?""Tentu saja bibiku, bibi yang lebih muda," jawab Jordan.Karena Wina terlihat kebingungan, Jordan pun menjitak pelan kepala Wina. "Aduh, kamu kok bodoh banget. Begini, bibi pertamaku itu namanya Wanda. Bibi keduaku namanya Yuri, bibi ketigaku namanya Veransa. Ayahku, Permana adalah anak bungsu. T

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 789

    Setelah meninggalkan Laminos, Wina dan Jihan pergi ke Malana. Setelah mengunjungi beberapa negara, setengah bulan lebih pun sudah berlalu.Selama kurun waktu ini, interaksi Sara dan Sandy menjadi makin intens. Tidak peduli seberapa sibuknya dia, Sandy selalu meluangkan waktu untuk menemui Sara.Sandy akan membawakan Sara sarapan, lalu mengantar wanita itu pulang malamnya. Apabila Sara harus kerja lembur di klub saat sedang sibuk, Sandy akan ikut bergadang menunggunya.Setiap kali melihat Sandy menunggunya dalam diam, Sara merasa sedikit terharu. Hanya segelintir orang yang memperlakukannya sebaik ini.Itu sebabnya Sara sesekali meliburkan dirinya dan mengajak Sandy makan atau menonton film.Mereka berdua menjadi sering berkencan dan lebih akrab. Berpegangan tangan saja sekarang terasa lebih natural dari sebelumnya.Sara berjalan keluar dari klub setelah lembur lagi, lalu melihat Sandy berdiri di depan pintu klub sambil memegang payung. Barulah dia menyadari bahwa hujan sedang turun."L

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 790

    Sara pikir Jefri tidak akan datang menemuinya lagi, tidak disangka pria itu mendadak muncul.Sara tidak bisa menggambarkan seperti apa perasaannya saat ini, yang jelas dia berulang kali mengingatkan dirinya bahwa pacarnya saat ini bernama Sandy.Setelah memeluk Sara, Sandy kembali memayungi wanita itu sambil masuk ke dalam mobil, lalu mengantar Sara pulang.Sara keluar dari mobil dan berdiri di depan vilanya, lalu melambaikan tangannya dan mengucapkan selamat malam kepada Sandy. Saat dia hendak berbalik memasuki vila, Sandy menghentikannya."Sara ...."Sandy memanggil Sara, lalu berjalan menghampiri dengan malu."Ya? Kenapa?"Sara menatapnya. Biasanya setelah mengantar Sara pulang, Sara dan Sandy akan saling berpamitan.Sandy menunduk menatap bibir Sara yang tampak menggoda, telinganya berangsur-angsur memerah. Dia ingin mencium Sara, tetapi merasa sulit mengungkapkannya.Sebagai orang yang pernah jatuh cinta, Sara langsung tahu apa yang Sandy pikirkan hanya dengan melihat hawa nafsu d

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 791

    Ketika melihat sorot tatapan Sara yang termangu, Sandy pun menyadari betapa tiba-tibanya semua ini. Dia langsung meminta maaf kepada Sara."Maaf aku sudah membuatmu takut ...."Sandy memalingkan wajahnya dan berkata dengan malu, "Sudah malam, masuklah dan istirahat ...."Sandy pun berbalik badan hendak berjalan pergi, tetapi Sara mencengkeram lengannya. "Senior, kasih aku ciuman selamat tidur."Tubuh Sandy sontak mematung. Dia menoleh menatap Sara dengan kaget ....Sambil menggandeng lengan Sandy, Sara berjinjit dan mencium bibir tipis pria itu ....Begitu bibir mereka saling bersentuhan, sorot tatapan Sandy sontak berbinar. Dia tidak menyangka Sara akan bergerak lebih dulu ....Sara hanya menempelkan bibirnya pada bibir Sandy, lalu menjauh. "Selamat malam ...."Sandy balas mengangguk dengan telinga yang tampak merah merona. "Ya, selamat malam juga ....""Hati-hati nyetirnya, ya ..." kata Sara sambil melambaikan tangannya kepada Sandy.Sandy biasanya baru pergi setelah melihat Sara mem

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 792

    Tenggorokan Jefri sontak terasa tercekat. Dia menggenggam pipi Sara dengan agak marah."Dia pacarmu?"Bantalan jarinya terbenam dalam ke pipi Sara, seolah ingin mencekiknya sampai mati."Besok aku akan melenyapkan Sandy! Aku mau lihat siapa yang berani-beraninya jadi pacarmu!"Di seluruh Kota Aster, semua orang tahu bahwa sangat mudah bagi Tuan Muda Jefri untuk melenyapkan seseorang.Sara tidak mengerti kenapa Jefri harus bersikap seperti ini.Sara mengangkat kepalanya dan menatap mata Jefri."Tuan Muda Jefri, kamu dan pacarmu saja bisa berpelukan dan berciuman, kenapa kamu malah ingin melenyapkan pacarku karena kami berciuman? Punya hak apa kamu!"Jefri saja tidak menahan diri, jadi kenapa dia menuntut Sara melakukan hal yang sama!Jefri bisa mendengar kemarahan dalam kata-kata Sara. Dia segera melepaskan pipi Sara, lalu memeluknya."Kak Sara, aku belum pernah menyentuh Yolanda, apalagi menciumnya ....""Setelah aku berpisah denganmu, aku nggak pernah menyentuh wanita mana pun lagi ..

Latest chapter

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 1552

    Lama sekali Jodie hanya tertegun setelah menerima berita kematian Wina, tetapi akhirnya bergegas dan mengantar kepergian Wina ke tempat peristirahatan terakhirnya. Setelah semua orang meninggalkan pemakaman, Jodie mengelus batu nisan Wina dengan penuh rindu."Wina."Jodie perlahan berjongkok sambil bertopang pada batu nisan Wina dan menatap wajah Wina dalam foto dengan matanya yang sudah menua ...."Nggak disangka, ya?""Ternyata begitu aku jatuh cinta, rasa cintaku bisa bertahan selama ini," gumam Jodie sambil mengangkat alisnya. "Aku saja nggak tahu kalau aku ternyata tipe orang yang sepenyayang ini."Jodie menatap foto itu dan tersenyum. "Sampai-sampai ... aku merasa nggak ada satu wanita lain pun yang menarik perhatianku. Tuh Wina, aku nggak kalah dari Jihan, 'kan?"Namun, yang menjawab Jodie adalah bunyi kepak sayap burung yang terbang di pemakaman. Setelah semua binatang itu pergi, yang tersisa hanyalah keheningan. Sama heningnya seperti rasa cinta yang selama ini Jodie pendam da

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 1551

    Sebelum kehidupan Wina berakhir, yang terlintas di benaknya adalah rasa cinta yang Jihan sembunyikan selama lima tahun itu ....Saat membalikkan tubuhnya dan bangun, Wina bisa melihat tubuhnya dipeluk dengan erat oleh sepasang lengan yang kuat dan bertenaga. Jika itu bukan cinta, lantas apa ....Wina juga bisa melihat suasana makan di akhir pekan itu dengan jelas. Jihan yang duduk di depannya sesekali melirik Wina melalui ekor matanya. Jika itu bukan karena Jihan sudah lama menyukainya waktu, lantas apa ....Apalagi setelah Jihan selesai melakukannya. Dia akan menggendong dan membiarkan Wina berbaring tengkurap, lalu mengusap-usap punggung Wina untuk menidurkannya seperti anak kecil ....Rasa cinta Jihan terwujud dalam hal-hal kecil. Mungkin sekilas tidak terlihat jelas cinta macam apa itu dan hanya Jihan sendiri yang tahu betapa dia menyayangi dan mencintai Wina ....Mata Wina tidak bisa lagi terbuka, rasanya jiwanya tersedot keluar. Dia tidak punya tenaga lagi untuk bangkit, dia juga

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 1550

    Wina mengelus bagian belakang kepala Delwyn, ekspresinya terlihat sangat tenang seolah-olah dia sudah berdamai dengan kenyataan. "Kapan kamu akan menikah?"Tubuh Delwyn sontak menegang, air mata menggenangi pelupuk matanya. Dia pun perlahan menengadah dan melepaskan Wina. "Ibu ... aku ... aku belum bertemu dengan gadis yang kusuka."Wina bisa melihat pantulan dirinya dari bola mata Delwyn, jadi dia menyentuh wajah putranya. "Kamu lihat sendiri betapa menderitanya ibumu tetap bertahan hidup. Masa kamu nggak mau membiarkan Ibu menyusul ayahmu?"Sewaktu kecil Delwyn dikekang oleh orang tuanya, tetapi sekarang setelah besar, giliran dia yang mengekang orang tuanya. Karena hanya pengekangan ini saja yang bisa mencegah Delwyn menjadi yatim piatu. Jadi ... biarkan Delwyn menjadi egois untuk kali ini saja ....Delwyn meraih lengan Wina dan memohon, "Ibu, tolong tunggu sebentar lagi. Aku akan menemukan gadis yang kusuka dan menikahinya, oke?"Wina tidak tega menyakiti hati putranya, jadi dia me

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 1549

    Demi putranya, Wina sama sekali tidak mengikuti Jihan. Namun, rambut Wina mendadak beruban dalam satu malam dan wajahnya seolah menua sepuluh tahun. Kerutannya sontak tampak lebih kentara, tatapan matanya selalu terlihat kosong.Di depan makam Jihan, Wina meminta Jihan untuk menunggunya. Sekarang Wina sudah punya anak, jadi dia tidak bisa melakukan sesuatu dengan asal. Nanti setelah putra mereka menikah, barulah Wina akan pergi menyusul Jihan. Jika Jihan ternyata tidak menunggunya, Wina akan menarik kembali janjinya tentang kehidupan selanjutnya sehingga mereka tidak akan pernah bertemu lagi ....Wina tidak menghadiri pemakaman Jihan. Itu sebabnya dia akhirnya terbangun, lalu berjalan ke makam Jihan dengan tubuh yang terhuyung-huyung. Tidak ada yang tahu tentang apa yang Wina katakan kepada Jihan, selain Delwyn yang memapah ibunya untuk menemui ayahnya ....Malam itu, Wina tiba-tiba pingsan di salju dan segera dibawa ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan pertama. Wina baru sadar s

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 1548

    Bulu mata Wina tampak bergetar. Dia mengangkat matanya yang terkesan kosong dan menatap ke kejauhan. "Nggak, aku nggak akan ke mana-mana. Kami akan tetap di sini sampai aku ikut mati beku. Nggak akan ada yang bisa memisahkan kami."Semua orang sontak merasa tercekat. Mereka semua bergegas membujuk Wina agar jangan melakukan hal bodoh, tetapi Wina tidak mengacuhkan semua omongan mereka. Dia hanya duduk diam di sana sambil memeluk Jihan, menunggu ajal menjemputnya.Delwyn akhirnya menggenggam tangan Wina dengan erat sehingga pandangan Wina beralih kepadanya. "Ibu, aku tahu betapa Ibu mencintai Ayah dan Ibu pasti sulit menerima kenyataan ini, tapi tolong jangan lakukan hal bodoh. Aku sudah kehilangan Ayah dan aku nggak bisa kalau harus kehilangan Ibu juga ...."Suara putranya membuat Wina akhirnya perlahan menatap Delwyn. Wina menyentuh wajah Delwyn yang tampak begitu mirip dengan Jihan, lalu tersenyum kecil dengan senang ...."Ibu sudah lama mempersiapkan diri untuk kematian ayahmu. Kare

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 1547

    Air mata Wina pun mendadak mengalir turun. Tidak ada tangisan yang memilukan hati, hanya keheningan dan bibir Wina yang terbuka. Wina ingin mengatakan sesuatu, tetapi sepertinya dia sudah mengatakan semua yang ingin dia katakan kepada Jihan. Pada akhirnya, Wina hanya menurunkan pandangannya menatap wajah Jihan yang sudah pucat itu ...."Bodoh. Mau seberapa banyak pun darahmu mengalir keluar, kamu tetap suamiku. Mana mungkin aku takut? Aku nggak takut. Kenapa kamu malah pergi ke tempat seperti ini sendirian?"Yang membuat Wina merasa begitu getir adalah karena dia tidak sempat berpamitan untuk terakhir kalinya. Namun, Jihan sama sekali tidak memikirkan rasa penyesalan Wina dan fokus ingin menyembunyikan kondisinya dari Wina ....Lantas, bagaimana jika ... Wina tidak mengenali tiruan Jihan? Apa itu berarti Wina tidak akan pernah menemukan tubuh Jihan? Apa itu berarti Jihan akan selamanya terkubur beku di bawah salju ....Jihan sudah mempersiapkan segala sesuatunya sebelum ajal menjemputn

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 1546

    Saat Delwyn meraih tangan Jihan dengan gemetar, Wina sontak menengadah seolah mendapatkan firasat. Dia melihat ke arah Delwyn sekilas, lalu bergegas merangkak menghampiri putranya dengan rambut acak-acakan seperti orang gila.Wina tetap tidak menangis. Dia bahkan menyentuh tangan yang kaku dan putih membeku itu dengan tatapan tegas, lalu menurunkan pandangannya yang bergetar dan menggali salju yang menutupi tubuh Jihan dengan tangannya yang sudah berdarah.Salju yang menumpuk di gunung lebih dalam, setiap lapisannya mengubur Jihan. Wina berusaha dengan sekuat tenaga untuk mengeluarkan suaminya dari dalam salju, lalu akhirnya melihat wajah Jihan yang berlumuran darah. Tidak ada rona kemerahan apa pun di wajah yang tampan itu, hanya ada noda darah dan salju yang menghiasi ....Delwyn menatap sosok ayahnya dengan tidak percaya. Dia pun jatuh terduduk, hatinya terasa remuk redam. Langit seolah mendadak runtuh dan hanya ada kegelapan tak berujung yang menyelimuti ...."Delwyn.""Tolong Ibu,

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 1545

    Wina yang sedang mencari ke mana-mana sontak berhenti melangkah, rasanya dia seperti mendengar ada yang memanggil namanya. Wina pun menoleh dengan tatapan kosong, tetapi terlihat jelas hanya ada dia di sini.Wina berdiri dalam diam, lalu memegangi dadanya yang berdetak dengan begitu kuat. Tiba-tiba, hatinya terasa tersayat seolah-olah dia akan kehilangan sesuatu. Saking sakitnya, Wina sampai membungkukkan tubuhnya. Akan tetapi, rasa sakit itu tidak kunjung hilang ....Firasatnya mengatakan bahwa sesuatu terjadi pada Jihan. Di saat Wina ingin kembali mencari Jihan, tiba-tiba sosok Jihan yang tampan muncul di hadapannya sambil membawa sebuket mawar."Sayang, kok kamu di sini? 'Kan sudah kubilang tunggu aku?"Begitu melihat Jihan tampak baik-baik saja, jantung Wina yang semula berdegap kencang mendadak menjadi tenang kembali.Wina langsung melempar payungnya dan melompat memeluk Jihan dengan gembira.Wina menghela napas lega saat merasakan hangat tubuh dan napas Jihan."Sayang, kamu tahu

  • Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah   Bab 1544

    Saat melihat Jihan berdiri sempoyongan dan mengerahkan sedikit tenaga untuk melambaikan tangannya, Jefri akhirnya tidak tahan lagi. Dia menggertakkan gigi dan berlari secepat mungkin ke dasar Gunung Kiron ...."Kak Jihan, aku panggil dokter dulu, terus menyuruh robot itu naik gunung dan baru setelah itu aku akan menjemputmu! Kakak berdiri saja di sana dan tunggu aku, ya! Aku akan segera kembali!"Jalan gunung di malam hari memang tidak dapat diprediksi, salju yang turun dari langit seolah menjadi sumber penerangan. Jefri merasa seperti sedang berjalan di siang hari. Namun, saking langkahnya terburu-buru, Jefri sampai beberapa kali jatuh tersungkur ke atas tanah dan dia bahkan tidak tahu berjalan ke arah mana ....Jihan memandangi punggung Jefri yang berangsur-angsur menghilang dari pandangannya, lalu memegangi dadanya. Dia bisa merasakan detak jantungnya yang perlahan melambat. Jihan berdiri diam sambil merasakan bagaimana nyawanya meregang ....Entah berapa lama waktu berlalu, yang je

Scan code to read on App
DMCA.com Protection Status