Share

Bab 35 - Pesona sang Istri

Auteur: AliceLin
last update Dernière mise à jour: 2024-09-06 13:51:28

“Kamu pasti sudah tahu kalau aku bekerja di belakang layar untuk Mirage selama ini, bukan?” lanjut Alicia dengan penuh keyakinan.

Ia menerka jika Reinhard telah menyelidiki latar belakang Mirage dan mengetahui ada keanehan dari perkembangan perusahaan tersebut. Jika tidak, Reinhard tidak mungkin akan tiba-tiba mencari “Venus” dan memberikan tawaran kerja sama apabila tidak mengetahui tentang hal tersebut.

“Sejak awal aku tidak pernah tahu kalau pada akhirnya aku akan sangat menyesal telah memberikan kontribusi untuk mereka,” gumam Alicia dengan seulas senyuman sinis yang mengukir bibirnya.

Reinhard dapat memahami alasan Alicia mengatakan hal tersebut. Namun, ia mengira kebencian Alicia adalah karena pengkhianatan dan perselingkuhan Edwin Stein. Ia tidak mengetahui bahwa hal yang dialami istrinya tersebut jauh lebih menyakitkan dibandingkan hal tersebut!

“Selama ini keluarga Stein dan pihak Mirage tidak pernah tahu seperti apa sosok Venus. Jadi, aku terpaksa menutupi sementara identita
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (6)
goodnovel comment avatar
Popy Try
semangat alicia buat xavier takluk untuk mengungkapkan hatinya,, moga aja setelah identitas km terungkap xavier mau menerima mu dan makin bucin
goodnovel comment avatar
Puput Assyfa
suasana sudah mulai mencair
goodnovel comment avatar
AliceLin
cus lanjut
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Related chapter

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 36 - Bertaruh

    Alicia mencoba untuk mengendalikan degup jantungnya yang masih berpacu cepat. Dengan sikap yang dibuat sesantai mungkin, ia menjawab, “Aku sudah mengatakan kalau aku akan memberikan formula produk terbaru untuk Divine, bukan? Dalam waktu satu bulan, Mirage akan mendapatkan masalah yang cukup besar dan solusi dari masalah itu ada pada formula yang akan kuberikan nanti.”Reinhard terdiam sejenak. Sebelumnya wanita itu memang sudah menjanjikan kepadanya bahwa saat mereka bertemu nanti, ia akan memberikan formula produk yang dapat menggebrak di pasaran dan membantu Divine meningkatkan keuntungan berlipat ganda.Itulah sebabnya Reinhard masih mempertahankan perjanjian awal dari kerja sama mereka meski ia memiliki ketidakpastian mengenai identitas asli Venus. Namun, dengan penjelasan wanita itu, Reinhard mulai memahami betapa dalam dan penuh perhitungan rencana istrinya tersebut."Jadi, kamu ingin menggunakan Divine sebagai alat untuk membalas dendammu kepada keluarga Stein?" Reinhard menye

    Dernière mise à jour : 2024-09-06
  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 37 - Masih Ragu

    “Owen, masuklah,” titah Reinhard kepada asistennya melalui interkomnya. Tidak perlu menunggu lama, Owen langsung memasuki ruangan Reinhard dengan sigap. “Ada yang bisa saya lakukan, Tuan Muda?” tanyanya dengan penuh hormat. Reinhard menatapnya sejenak, lalu ia kembali memandang dokumen uji pra klinis yang diberikan istrinya tadi. Sudut bibirnya terangkat samar. Kekagumannya terhadap keberanian wanita itu masih tersisa di dalam hatinya, tetapi ia tidak dapat memungkiri jika masih ada terselip keraguan di dalam benaknya. "Owen," Reinhard memulai dengan nada serius, "Utus seseorang untuk memantau gerak-gerik wanita itu selama bekerja di perusahaan ini dan laporkan kepada saya apabila ada sesuatu hal yang mencurigakan.” “Baik, Tuan Muda,” sahut Owen dengan sigap. “Satu lagi,” lanjut Reinhard dengan nada tegas, “Saya ingin kamu menyelidiki apakah Mirage sudah mengeluarkan produk baru akhir-akhir ini.” “Mengenai hal ini, minggu lalu Mirage baru meluncurkan produk mineral powder bernama

    Dernière mise à jour : 2024-09-07
  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 38 - Kecemburuan Sosial

    “Apa kamu tidak bisa bekerja lebih lama? Direktur Hernandez meminta laporan uji klinis selesai dalam waktu dua minggu. Kamu tahu kan kalau hal seperti ini sangat membebani divisi kita?” Pernyataan Clara terdengar seolah menyalahkan Alicia yang telah memberikannya tambahan pekerjaan. Namun, Alicia berusaha menahan diri karena ia tidak ingin memperburuk situasi. Apalagi mereka harus berada dalam satu divisi dalam jangka waktu yang lama. Sebagai karyawan baru, Alicia hanya bisa menuruti perintah dan menyesuaikan diri dengan tuntutan pekerjaan. Ia tahu bahwa mengeluh atau menunjukkan ketidakpuasan tidak akan membantu dan justru bisa memperburuk hubungannya dengan Clara. "Saya mengerti, Manajer Lewis. Tapi, hari ini kebetulan saya ada acara keluarga. Tapi, selanjutnya saya akan pastikan pekerjaan ini selesai tepat waktu," jawab Alicia dengan wajah penuh kerendahan hati dan sopan. Melihat keberanian bawahan barunya tersebut, Clara cukup takjub. Namun, ia juga tidak bisa menghalangi hak k

    Dernière mise à jour : 2024-09-07
  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 39 - Perasaan Tersembunyi di Balik Sandiwara

    “Ada apa? Apa kamu mau membeli sesuatu?” selidik Reinhard. Alicia tersenyum. “Ya, aku rasa kita tidak bisa pergi dengan tangan kosong, Suamiku,” jawabnya seraya memperlihatkan telapak tangan kirinya. Reinhard hanya menatap sekilas tangan wanita itu dan tidak memahami maksudnya. “Kamu mau membelikan buah tangan untuk orang tuaku?” terkanya. Alicia memutar bola matanya dengan malas. “Kenapa kamu tidak pernah peka?” gerutunya dengan suara yang terdengar pelan. “Apa kamu bilang?” Kening Reinhard mengernyit. “Tidak, maksudku … kita kan sudah menikah. Apa tidak aneh kalau kita tidak memakai cincin nikah?” timpal Alicia yang berusaha mengalihkan perhatian Reinhard atas ucapan sebelumnya. Pria itu pun terdiam sejenak, mencerna penjelasan dari Alicia sembari melirik sekilas jari manisnya sendiri. “Kamu benar. Tidak pernah terpikirkan olehku sebelumnya,” ujarnya dengan nada datar, tetapi terdengar jujur. Helaan napas pelan meluncur dari bibir Alicia. Ia sudah menduga kalau Reinhard

    Dernière mise à jour : 2024-09-08
  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 40 - Mansion Hernandez

    Mobil yang dikemudikan Reinhard akhirnya tiba di depan gerbang besar dengan motif kepala serigala yang terbuat dari besi tempa, sebuah simbol kebesaran dan kekuatan organisasi yang berada di bawah naungan keluarga Hernandez─Dark Wolf!Pintu gerbang yang menjulang tinggi tersebut terbuka perlahan-lahan ketika para penjaga melihat kedatangan putra dari pemilik mansion megah yang memiliki nama Raffles tersebut. Mansion yang dikelilingi dengan tembok besar dan penjagaan yang ketat tersebut memiliki halaman yang sangat luas dengan berbagai pepohonan rindang yang tertata rapi.Alicia tidak dapat membayangkan berapa banyak pekerja taman yang harus dikerahkan untuk merapikan area pekarangan luas tersebut. Netranya terus menyusuri setiap detail memukau yang dilaluinya.Mobil yang dikemudikan Reinhard menyusuri pekarangan indah tersebut. Pencahayaan yang cukup terang dari lampu-lampu taman memancarkan cahaya lembut di sekitar pekarangan, menambah keindahan malam dan menyoroti detail-detail arsi

    Dernière mise à jour : 2024-09-09
  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 41 - Gugup

    “Se-Senang bisa mengenal Anda, Nyonya Palmer,” sahut Alicia, membalas dengan penuh hormat. Mendengar posisi wanita paruh baya itu sebagai pelayan pribadi ibu mertuanya, Alicia berpikir jika ia tidak boleh meremehkannya. Bisa menjadi orang kepercayaan majikan bukanlah hal yang mudah dan Alicia tidak ingin memberikan kesan pertama yang buruk. Di satu sisi, Kate malah tersenyum saat melihat ketegangan Alicia dalam berinteraksi dengannya. Ia pun mencairkan suasana di antara mereka dengan berkata, “Panggil saya Kate saja, Nyonya Muda.” Alicia pun mengangguk kikuk. “Baik, Kate.” Perhatian Kate kembali tertuju pada Reinhard. “Saya sudah lama sekali tidak bertemu Anda, Tuan Muda. Ternyata Anda semakin mirip dengan Tuan Besar saat masih muda dulu,” ucapnya. Memang sudah lama Reinhard tidak bertemu dengan wanita paruh baya itu. Sejak ia memutuskan untuk tinggal sendiri di apartemennya, Reinhard sangat jarang menginjakkan kaki di mansion tersebut. Sosok Reinhard saat ini memang mengi

    Dernière mise à jour : 2024-09-09
  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 42 - Hadiah Terbaik

    Melihat raut wajah menantunya yang kaget, ekspresi bahagia Selina pun perlahan memudar. “Sepertinya Mama yang sudah salah ya? Ini bukan hadiah ulang tahun Mama?” terkanya.Deg!Jantung Alicia terasa berhenti sejenak saat melihat perubahan wajah Selina. Ia berusaha keras untuk menjaga senyumannya meskipun kegugupannya semakin meningkat.“Ti-tidak kok, Ma. Hadiah ini aku dan Rein yang memang mempersiapkannya untuk Mama,” sahut Alicia, berusaha menghibur ibu mertuanya tersebut.Akan tetapi, Selina dapat melihat kebohongan yang terpatri jelas di wajah wanita muda itu. Ia pun menghela napas panjang. “Sudahlah, Anya. Mama tahu kalau Mama tadi sudah salah paham. Mama baru ingat kalau Rein tidak mungkin ingat ulang tahun Mama. Selama ini dia juga selalu lupa kalau tidak diingatkan.”Alicia merasa makin tertekan mendengar ucapan Selina, dan ia pun melirik Reinhard yang tidak membantah. Pria itu malah bersikap datar seolah tidak peduli dengan kebingungan yang dihadapi Alicia atas keteledorannya

    Dernière mise à jour : 2024-09-10
  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 43 - Bertemu Ayah Mertua

    "Kamu juga jarang mengunjungi Mama kalau tidak dipaksa. Apa kamu masih menganggapku sebagai Mama?" Selina masih mengomeli Reinhard untuk meluapkan rasa kesalnya.“Bukan aku tidak bisa mengunjungi Mama, tapi aku juga kan harus ngurusin bisnis Papa," sahut Reinhard, mencoba memberikan pengertian kepada ibunya tersebut.Selina pun menatap putranya dengan tajam. Ia paham betapa sulitnya Reinhard harus mengatur waktu antara pekerjaan dan keluarga, dan meski Selina mengerti alasan tersebut, tetapi ia tetap ingin mengingatkan Reinhard mengenai prioritas penting lainnya.“Bisnis memang penting, Rein. Tapi, Mama tidak mau nanti kamu sampai mengabaikan Anya hanya gara-gara kesibukanmu di perusahaan. Paham kan?” ujar Selina, mengingatkan putranya.Mendengar dukungan Selina untuk dirinya, Alicia merasa terkejut dan sangat beruntung. Ia merasa dihargai dan didukung oleh ibu mertuanya. Namun, di balik rasa syukur tersebut, Alicia juga merasakan kecemasan. Bagaimana jika suatu saat nanti Selina menge

    Dernière mise à jour : 2024-09-10

Latest chapter

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 373

    Reinhard terlihat kesal. Sebenarnya ia ingin sekali turun tangan sendiri untuk menangani Ken. Akan tetapi, karena ia harus menjalani pemulihan di rumah sakit, Reinhard meminta para bawahan Dark Wolf untuk menggantikannya memberikan pelajaran kepada pria itu.Dalam kondisi terluka parah dan faktor usia yang tak lagi muda, Ken meregang nyawa lebih cepat setelah mengalami berbagai penyiksaan yang diperintahkan Reinhard.Meskipun menyesal tidak dapat menanganinya sendiri, tetapi Reinhard merasakan kelegaan yang luar biasa dengan kematian pria itu. Satu ancaman bagi Alicia telah lenyap, dan Reinhard bisa memenuhi janjinya kepada Regis.“Kamu sudah mengirimkan hasilnya kepada Regis?” tanya Reinhard.Ia memang meminta Austin menyelesaikan tugas itu sebagai bagian dari syarat yang diberikan Regis. Untuk memastikan mayat itu benar-benar Ken Stewart, Reinhard sengaja meminta otopsi. Ia tidak ingin tertipu seperti Alexei dulu, yang sempat terkecoh oleh kematian palsu Ken.“Tenanglah. Aku sudah m

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 372

    Dua minggu sudah Reinhard dirawat di rumah sakit. Hari ini akhirnya ia sudah diperbolehkan pulang setelah selama seminggu ini ia mengajukan protes dan keluhannya terhadap dokter yang menanganinya. Bahkan ia tak segan-segan mengancam pimpinan rumah sakit.Apa yang terjadi? Kenapa Reinhard melakukannya?Jawabannya sangat sederhana. Reinhard sudah tidak betah berada di rumah sakit itu.Seperti yang diputuskannya dua minggu lalu, ia dan Alicia akhirnya berbagi kamar rawat bersama agar bisa menjalani masa pemulihan bersama.Akan tetapi, Alicia sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit minggu lalu karena kondisinya sudah lebih membaik. Meski demikian, ia tetap diwajibkan menjalani bedrest di rumah hingga benar-benar pulih sepenuhnya.Karena itulah, Reinhard merasa sangat kesepian berada di dalam kamar rawat itu sekarang. Ia berulang kali mengajukan permohonan untuk pulang, tetapi ditolak karena luka-lukanya masih memerlukan perawatan intensif.Hari ini, setelah berbagai protes dan ancama

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 371

    “Apa yang kamu lamunkan, hum?” Reinhard mengetuk pelan kening Alicia, mengalihkan kembali perhatian wanita itu padanya.Alicia tersentak kecil. Ia menggeleng cepat, lalu memasang senyum lebar seolah tidak ada apa-apa.Reinhard menghela napas pelan. “Aku tahu … meskipun kamu tahu kamu hamil sekalipun, pasti kamu tetap akan mengikutiku, bukan?” terkanya, mengira Alicia masih memikirkan tentang hal yang terjadi sebelumnya.Alicia terkekeh kecil. “Kamu sangat mengenalku dengan baik, Suamiku,” ucapnya, tidak menyangkal sedikit pun tuduhan Reinhard.Saat itu, Alicia memang tidak berpikir panjang. Satu-satunya hal yang dipedulikannya hanyalah keselamatan pria itu.Reinhard mendesah berat, tetapi ada kehangatan dalam sorot matanya. “Sayang, kamu tahu kan kalau aku mencintaimu?”Alicia mengangguk.“Mulai sekarang ada nyawa lain yang harus kamu jaga. Tapi, di atas semua itu, kamu yang menjadi prioritasku. Karena itu, jangan pernah berbuat nekat seperti tadi lagi dan jangan pernah berpikir untuk

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 370

    “Ah, ya ampun. Turunkan aku, Xavier. Aku pusing,” seru Alicia histeris.Reinhard segera menghentikan putarannya dan menurunkan Alicia dengan hati-hati di atas ranjang. Wajahnya menyiratkan kekhawatiran yang mendalam.“Maafkan aku, Sayang. Aku sampai lupa diri karena terlalu bahagia mendengar kabar ini,” ucap Reinhard seraya menangkup wajah Alicia dengan kedua tangannya, menatapnya seolah-olah wanita itu adalah seluruh dunianya.“Tidak apa-apa. Aku hanya sedikit pusing saja,” timpal Alicia berusaha menunjukkan senyuman meyakinkan, meskipun kepalanya masih sedikit berdenyut.“Kamu yakin?” Reinhard menatapnya lekat-lekat, seolah mencari tanda-tanda ketidaknyamanan yang mungkin disembunyikan Alicia. “Mau aku panggilkan dokter saja?”Alicia tertawa kecil, menggeleng pelan. “Aku baik-baik saja, Xavier. Serius. Jangan berlebihan.”Reinhard mendesah lega, tetapi tidak sepenuhnya puas. Ia duduk di tepi ranjang, menggenggam tangan Alicia dengan lembut.Raut wajah Reinhard berubah sendu dan dipen

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 369

    Selang beberapa waktu, ciuman mereka semakin dalam, membuat Alicia cukup kewalahan untuk mengikuti liarnya gairah yang diberikan Reinhard melalui ciuman tersebut.“Ummph─”Deru napas Alicia terasa semakin pendek. Ia pun bergegas melepaskan tautan bibir mereka lebih dulu agar bisa menghirup udara secepatnya. Tanpa sengaja ia mendorong dada Reinhard terlalu kuat hingga pria itu meringis perih karena luka di bahunya terasa kembali berdenyut.Mata Alicia pun membelalak panik. “Ah, astaga!”Alicia pun bergegas memeriksa luka pria itu, membuka beberapa kancing baju pasien yang dikenakan Reinhard. Melihat bercak darah yang merembes pada perban di bahu pria itu, rasa bersalah pun menggelayuti hati Alicia. Ia menggigit bibir bawahnya dan menatap Reinhard dengan sorot mata berkaca-kaca.“Maafkan aku … aku─”Sebelum Alicia sempat menyelesaikan ucapannya, Reinhard telah menarik lengannya dan membawanya jatuh ke dalam pelukannya lagi.“Xavier ….” Alicia mengerjap dengan bingung. Ia berniat mendoron

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 368

    Alicia masih terdiam. Ia berusaha mencerna ucapan yang dilontarkan Reinhard. Kata-kata itu meskipun terdengar sederhana, tetapi entah kenapa Alicia merasa tidak asing seakan menyiratkan sesuatu seperti penolakan.Tiba-tiba hati Alicia terasa teremas. Ia diingatkan kembali dengan kenangan menyakitkan yang dialaminya dulu terkait dengan sikap dingin Reinhard di masa lalu.Cairan bening telah menggenang di pelupuk mata Alicia membuat Reinhard tersentak. “A-Alicia, kamu … kenapa?” tanyanya, panik.Namun, wanita itu tidak menjawab dan malah balik bertanya dengan suara bergetar yang terdengar seperti bisikan yang rapuh, “Tadi kamu bilang ... tidak ingin aku mengejarmu lagi? Maksudmu ... kamu ingin berpisah denganku?”Reinhard menatap wanita itu dengan penuh kebingungan. Namun, seulas senyuman merekah di bibirnya setelah mencerna prasangka buruk yang dilontarkan wanita itu atas ucapannya tadi.Dengan penuh kelembutan, Reinhard mengusap air mata yang hampir tumpah di sudut mata wanita itu. “D

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 367

    “Memangnya ada hal yang tidak kuketahui?” Regis menyeringai kecil, nada angkuhnya begitu kentara.Reinhard hanya mendesah, menatap pria itu dengan tatapan lelah. "Tentu saja. Tuan Muda Lorenzo selalu tahu segalanya."Regis tertawa pelan, lalu mulai berbicara tanpa niat memancing pertengkaran. Ia pun menceritakan mengenai hal yang didengarnya dua hari lalu—tentang insiden yang menimpa Alicia sebelum mengalami kecelakaan tiga tahun lalu. Cerita yang secara tak sengaja Regis dengar ketika Alicia menceritakannya kepada ayah mereka.Reinhard terdiam mendengarkan cerita tersebut. Amarah di dalam dadanya mulai membara seiring dengan setiap kata yang keluar dari mulut Regis. Rahangnya mengeras, sementara tangan terkepal kuat hingga buku-buku jarinya memutih.“Jadi … tiga tahun lalu, kecelakaan itu memang bukan hanya sekadar kecelakaan?” gumam Reinhard berbisik pelan seiring dengan getaran emosi yang dirasakannya.Sebelumnya Reinhard memang telah mendengar pengakuan dari Edwin Stein mengenai p

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 366

    Reinhard telah sampai di depan pintu kamar Alicia. Koridor di depan ruangan itu sangat sepi. Sebelum masuk, ia menoleh sejenak ke arah Hans yang menemaninya hingga ke tempat itu.“Cukup antar sampai di sini saja. Saya bisa sendiri, Tuan Miller,” ucap Reinhard dengan tegas.Meskipun Hans merasa ragu dan khawatir, tetapi ia tidak dapat menolak permintaan Reinhard. Akhirnya, dengan sedikit bimbang, Hans menundukkan kepalanya dan beranjak pergi, meninggalkan Reinhard sendirian di depan pintu.Setelah Hans pergi, Reinhard pun menggeser pintu di depannya, lalu memutar kursi rodanya masuk ke dalam ruangan itu. Di tengah keheningan itu, hanya terdengar suara roda yang berputar dengan deru napas yang teratur saja.Ia berhenti sejenak. Dari balik tirai tipis yang mengelilingi ranjang, ia bisa melihat sosok Alicia yang terlelap. Dengan pelan, Reinhard berdiri dari kursinya, berjalan mendekat agar bisa melihat wajah istrinya lebih jelas di tengah penerangan temaram dalam ruangan itu.Namun, langk

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 365

    “Mau ke mana?”Nada suara Reagan yang datar dan tajam, memecahkan keheningan yang terjadi di antara dirinya dan Reinhard. Mata ambernya menilik sikap putranya yang dipenuhi kewaspadaan padanya.Perlahan sudut bibirnya membentuk lengkungan tipis, mencairkan ketegangan di antara mereka. “Mencari Alicia?” tanyanya lebih lanjut.Reinhard mengangguk cepat. “Aku ingin memastikan keadaannya,” jawabnya.Melihat raut wajah putranya yang pucat, Reagan pun tersenyum mencibir, “Aku rasa dibandingkan dia, kondisimu jauh lebih mengkhawatirkan, Rein.”Sejenak, ruangan kembali menjadi sunyi. Nada suara Reagan yang terdengar tajam tersebut membuat Reinhard berpikir ayahnya itu akan menghalangi keinginannya seperti yang biasa dia lakukan.Akan tetapi, Reinhard tidak menyangka sang ayah malah berkata, “Pergilah. Tapi, perhatikan juga kondisimu. Jangan terlalu memaksakan diri.”Mata Reinhard terbelalak, tak percaya dengan pendengarannya tersebut. “Papa ….”“Kenapa? Tidak jadi?” Reagan menaikkan satu ali

Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status