Share

Bab 29 - Status Baru

Auteur: AliceLin
last update Dernière mise à jour: 2024-09-02 14:30:33

[Bagaimana kalau saya menolak tawaranmu?]

Seketika wajah Reinhard pun berubah nanar. Ia tidak pernah menyangka akan mendapatkan balasan yang begitu angkuh dari sosok yang belum pernah ditemuinya tersebut. Padahal ia mengira, “Venus” akan tertarik dengan tawarannya.

“Beraninya dia …,” Reinhard menggeram kesal. “Dia pikir aku akan memohon padanya, hum?”

Ponsel di tangannya pun ia hempaskan ke atas sofa yang ada di sampingnya. Keangkuhan dari Venus membuat darahnya mendidih, tapi juga menyalakan api ketertarikan yang tak bisa ia tolak.

Reinhard menarik napas dalam-dalam, berusaha menenangkan diri. Ia menyesap wiski di tangannya, merasakan kehangatan minuman itu mengalir di tenggorokannya, sambil berpikir tentang langkah selanjutnya.

Reinhard bukan tipe orang yang mudah menyerah, terutama ketika ia menemukan sesuatu yang membuatnya penasaran. Dengan gerakan tangan yang tenang, ia mengambil kembali ponselnya dan mulai mengetik balasan.

[Jika kamu menolak, tidak akan ada masalah. Saya bisa
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (13)
goodnovel comment avatar
Puput Assyfa
suatu saat nama anya akan terganti dengan Alicia Hernandez dibuku nikahmu
goodnovel comment avatar
Dwi Handayani
alicia jangan mikir aneh2 dulu nanti yg ada kamu kecewa atau sakit hati..
goodnovel comment avatar
Dwi Handayani
selamat rein n alicia, karna jodoh ngga ada yg tau ya.. wkwk
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Related chapter

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 30 - Berbeda

    Alicia pun menggelengkan kepalanya dengan kuat. “Tenanglah. Belum tentu juga dia berpikiran seperti itu,” gumamnya kepada dirinya sendiri.Akan tetapi, hatinya tetap saja dipenuhi kegelisahan dan lagi, Alicia tahu jika tugas istri haruslah memberikan pelayanan batin yang diinginkan suaminya. Namun, ia khawatir jika Reinhard mengharapkan sesuatu yang tidak bisa ia berikan untuknya.Ekspresi Alicia berubah sendu. Namun, ia bergegas menepis pikirannya yang terlalu jauh tersebut dan bergegas mencari taksi yang bisa membawanya menuju ke gedung perkantoran Hernandez Group.“Seharusnya tadi dia menawarkan tumpangan,” gumamnya dengan kesal, mengingat Reinhard mengabaikannya dan meninggalkannya begitu saja sebelum ia sempat mengatakan apa pun. Padahal mereka memiliki tujuan yang sama tadi,Alicia pun menghentikan taksi di depan gedung catatan sipil dan segera masuk ke kendaraan itu. "Ke Gedung Hernandez Group," pintanya kepada sang sopir.Tak jauh dari taksi yang baru saja dihentikan oleh Alici

    Dernière mise à jour : 2024-09-03
  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 31 - Karyawan Baru

    Suasana di dalam lingkup kantor perusahaan Divine sedang diramaikan dengan berita hangat yang beredar mengenai kedatangan karyawan baru di divisi R&D alias divisi penelitian dan pengembangan.Karyawan baru itu akan mulai bekerja hari ini. Ada sesuatu hal yang berbeda dalam perekrutan karyawan tersebut yang membuat beberapa karyawan lain merasa antusias untuk mengetahui lebih jauh mengenai staff baru tersebut."Hei! Kamu sudah melihat siapa anak baru di bagian pengembangan dan penelitian?"Seorang wanita berbisik kepada rekan kerjanya yang sedang berdiri di dalam lift bersamanya. Keduanya berasal dari divisi produk di mana ruangan kerja mereka berada dalam satu lantai yang sama dengan divisi R&D tersebut sehingga gosip beredar dengan cepat."Tidak," jawab rekan wanita itu sambil menggeleng. "Tapi yang aku dengar, dia adalah seorang wanita dan direktur muda Hernandez yang memilihnya langsung."Wanita itu mengangkat satu alisnya dan memandang rekannya dengan cemas. “Wah, apa jangan-jangan

    Dernière mise à jour : 2024-09-04
  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 32 - Tidak Mudah Ditaklukkan

    “Kamu … Venus?”Reinhard menatap istrinya dengan netra terbelalak lebar. Bolpoin di tangannya pun terlepas dari genggamannya.Owen juga sama kagetnya, tetapi ia tidak berani mengucapkan sepatah kata pun.Melihat kekagetan kedua pria di dalam ruangan itu, Alicia pun tertawa geli. Ia menarik kembali uluran tangannya dan berkata, “Sepertinya kamu benar-benar menepati janjimu, Rein.”Perlahan raut wajah Reinhard berubah nanar. Ia tidak menyangka akan tertipu oleh wanita itu sejak awal!“Jadi … karena alasan ini, kamu memintaku untuk tidak menyelidikimu waktu itu?” selidik Reinhard.Lima bulan lalu, ketika Reinhard menawarkan kerja sama kepada Alicia yang berperan sebagai Venus, Alicia memberikannya beberapa syarat apabila ingin kerja sama mereka dapat berlangsung.Salah satu syarat utama adalah agar Reinhard tidak melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai identitas Venus yang sebenarnya. Saat itu, Alicia meminta Reinhard untuk menghormati batasan tersebut, dengan alasan bahwa ia membut

    Dernière mise à jour : 2024-09-04
  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 33 - Telepon Ibu Mertua

    “Jadi, menurutmu, ini semua salahku?” tanya Reinhard dengan nada dingin. Ia tidak bisa menerima begitu saja tuduhan tersebut.Akan tetapi, Alicia malah tersenyum nakal dan membalas, “Wanita tidak pernah salah, Suamiku. Apa kamu tidak pernah mendengar kalimat seperti ini?”Owen yang masih berada di dalam ruangan itu, tanpa sadar tertawa mendengar candaan wanita tersebut. Namun, tawanya terhenti saat melihat Reinhard menoleh kepadanya dan ia pun berdeham sembari pamit undur diri dari ruangan itu.Sementara Reinhard terlihat sedikit frustrasi dalam menghadapi sikap Alicia yang tak terduga. "Kamu benar-benar tahu caranya membelokkan pembicaraan, huh?" jawab Reinhard─suaranya masih terdengar dingin.Keheningan yang mencekam membuat Alicia merasa sedikit tidak nyaman, tetapi ia tetap mempertahankan senyumnya. Akhirnya, ia memutuskan untuk mengambil langkah mundur, mencoba menyudutkan pria itu."Baiklah, kalau kamu memang ingin menarik kembali tawaranmu. Aku akan mencari perusahaan kosmetik l

    Dernière mise à jour : 2024-09-05
  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 34 - Undangan Makan Malam

    Pertarungan batin di antara Alicia dan Reinhard pun terhenti saat Selina mengajukan pertanyaan kepada menantunya lagi dengan suara yang terdengar bingung, “Anya, ada apa?”Pandangan Alicia pun beralih pada layar ponsel di tangannya dan memperlihatkan wajah Reinhard di sampingnya kepada ibu mertuanya tersebut. Sembari tertawa ringan untuk menutupi ketegangan yang terjadi, Alicia menjawab, “Tidak ada apa-apa kok, Ma. Dia sangat baik padaku.”“Syukurlah kalau begitu,” sahut Selina.Sebelum Alicia sempat menarik napas lega, wanita paruh baya itu kembali menginterogasinya, “Tapi, kalian benaran sudah proses pernikahan di kantor catatan sipil tadi?”“Sudah kok, Ma. Kami sudah dapat dokumen resminya,” jawab Alicia dengan sigap.“Benarkah?” Selina pun terdengar sangat bahagia dan lega.Alicia merogoh isi tasnya dan memperlihatkan dokumen pernikahan mereka yang baru didapatkannya

    Dernière mise à jour : 2024-09-05
  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 35 - Pesona sang Istri

    “Kamu pasti sudah tahu kalau aku bekerja di belakang layar untuk Mirage selama ini, bukan?” lanjut Alicia dengan penuh keyakinan.Ia menerka jika Reinhard telah menyelidiki latar belakang Mirage dan mengetahui ada keanehan dari perkembangan perusahaan tersebut. Jika tidak, Reinhard tidak mungkin akan tiba-tiba mencari “Venus” dan memberikan tawaran kerja sama apabila tidak mengetahui tentang hal tersebut.“Sejak awal aku tidak pernah tahu kalau pada akhirnya aku akan sangat menyesal telah memberikan kontribusi untuk mereka,” gumam Alicia dengan seulas senyuman sinis yang mengukir bibirnya.Reinhard dapat memahami alasan Alicia mengatakan hal tersebut. Namun, ia mengira kebencian Alicia adalah karena pengkhianatan dan perselingkuhan Edwin Stein. Ia tidak mengetahui bahwa hal yang dialami istrinya tersebut jauh lebih menyakitkan dibandingkan hal tersebut!“Selama ini keluarga Stein dan pihak Mirage tidak pernah tahu seperti apa sosok Venus. Jadi, aku terpaksa menutupi sementara identita

    Dernière mise à jour : 2024-09-06
  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 36 - Bertaruh

    Alicia mencoba untuk mengendalikan degup jantungnya yang masih berpacu cepat. Dengan sikap yang dibuat sesantai mungkin, ia menjawab, “Aku sudah mengatakan kalau aku akan memberikan formula produk terbaru untuk Divine, bukan? Dalam waktu satu bulan, Mirage akan mendapatkan masalah yang cukup besar dan solusi dari masalah itu ada pada formula yang akan kuberikan nanti.”Reinhard terdiam sejenak. Sebelumnya wanita itu memang sudah menjanjikan kepadanya bahwa saat mereka bertemu nanti, ia akan memberikan formula produk yang dapat menggebrak di pasaran dan membantu Divine meningkatkan keuntungan berlipat ganda.Itulah sebabnya Reinhard masih mempertahankan perjanjian awal dari kerja sama mereka meski ia memiliki ketidakpastian mengenai identitas asli Venus. Namun, dengan penjelasan wanita itu, Reinhard mulai memahami betapa dalam dan penuh perhitungan rencana istrinya tersebut."Jadi, kamu ingin menggunakan Divine sebagai alat untuk membalas dendammu kepada keluarga Stein?" Reinhard menye

    Dernière mise à jour : 2024-09-06
  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 37 - Masih Ragu

    “Owen, masuklah,” titah Reinhard kepada asistennya melalui interkomnya. Tidak perlu menunggu lama, Owen langsung memasuki ruangan Reinhard dengan sigap. “Ada yang bisa saya lakukan, Tuan Muda?” tanyanya dengan penuh hormat. Reinhard menatapnya sejenak, lalu ia kembali memandang dokumen uji pra klinis yang diberikan istrinya tadi. Sudut bibirnya terangkat samar. Kekagumannya terhadap keberanian wanita itu masih tersisa di dalam hatinya, tetapi ia tidak dapat memungkiri jika masih ada terselip keraguan di dalam benaknya. "Owen," Reinhard memulai dengan nada serius, "Utus seseorang untuk memantau gerak-gerik wanita itu selama bekerja di perusahaan ini dan laporkan kepada saya apabila ada sesuatu hal yang mencurigakan.” “Baik, Tuan Muda,” sahut Owen dengan sigap. “Satu lagi,” lanjut Reinhard dengan nada tegas, “Saya ingin kamu menyelidiki apakah Mirage sudah mengeluarkan produk baru akhir-akhir ini.” “Mengenai hal ini, minggu lalu Mirage baru meluncurkan produk mineral powder bernama

    Dernière mise à jour : 2024-09-07

Latest chapter

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 373

    Reinhard terlihat kesal. Sebenarnya ia ingin sekali turun tangan sendiri untuk menangani Ken. Akan tetapi, karena ia harus menjalani pemulihan di rumah sakit, Reinhard meminta para bawahan Dark Wolf untuk menggantikannya memberikan pelajaran kepada pria itu.Dalam kondisi terluka parah dan faktor usia yang tak lagi muda, Ken meregang nyawa lebih cepat setelah mengalami berbagai penyiksaan yang diperintahkan Reinhard.Meskipun menyesal tidak dapat menanganinya sendiri, tetapi Reinhard merasakan kelegaan yang luar biasa dengan kematian pria itu. Satu ancaman bagi Alicia telah lenyap, dan Reinhard bisa memenuhi janjinya kepada Regis.“Kamu sudah mengirimkan hasilnya kepada Regis?” tanya Reinhard.Ia memang meminta Austin menyelesaikan tugas itu sebagai bagian dari syarat yang diberikan Regis. Untuk memastikan mayat itu benar-benar Ken Stewart, Reinhard sengaja meminta otopsi. Ia tidak ingin tertipu seperti Alexei dulu, yang sempat terkecoh oleh kematian palsu Ken.“Tenanglah. Aku sudah m

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 372

    Dua minggu sudah Reinhard dirawat di rumah sakit. Hari ini akhirnya ia sudah diperbolehkan pulang setelah selama seminggu ini ia mengajukan protes dan keluhannya terhadap dokter yang menanganinya. Bahkan ia tak segan-segan mengancam pimpinan rumah sakit.Apa yang terjadi? Kenapa Reinhard melakukannya?Jawabannya sangat sederhana. Reinhard sudah tidak betah berada di rumah sakit itu.Seperti yang diputuskannya dua minggu lalu, ia dan Alicia akhirnya berbagi kamar rawat bersama agar bisa menjalani masa pemulihan bersama.Akan tetapi, Alicia sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit minggu lalu karena kondisinya sudah lebih membaik. Meski demikian, ia tetap diwajibkan menjalani bedrest di rumah hingga benar-benar pulih sepenuhnya.Karena itulah, Reinhard merasa sangat kesepian berada di dalam kamar rawat itu sekarang. Ia berulang kali mengajukan permohonan untuk pulang, tetapi ditolak karena luka-lukanya masih memerlukan perawatan intensif.Hari ini, setelah berbagai protes dan ancama

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 371

    “Apa yang kamu lamunkan, hum?” Reinhard mengetuk pelan kening Alicia, mengalihkan kembali perhatian wanita itu padanya.Alicia tersentak kecil. Ia menggeleng cepat, lalu memasang senyum lebar seolah tidak ada apa-apa.Reinhard menghela napas pelan. “Aku tahu … meskipun kamu tahu kamu hamil sekalipun, pasti kamu tetap akan mengikutiku, bukan?” terkanya, mengira Alicia masih memikirkan tentang hal yang terjadi sebelumnya.Alicia terkekeh kecil. “Kamu sangat mengenalku dengan baik, Suamiku,” ucapnya, tidak menyangkal sedikit pun tuduhan Reinhard.Saat itu, Alicia memang tidak berpikir panjang. Satu-satunya hal yang dipedulikannya hanyalah keselamatan pria itu.Reinhard mendesah berat, tetapi ada kehangatan dalam sorot matanya. “Sayang, kamu tahu kan kalau aku mencintaimu?”Alicia mengangguk.“Mulai sekarang ada nyawa lain yang harus kamu jaga. Tapi, di atas semua itu, kamu yang menjadi prioritasku. Karena itu, jangan pernah berbuat nekat seperti tadi lagi dan jangan pernah berpikir untuk

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 370

    “Ah, ya ampun. Turunkan aku, Xavier. Aku pusing,” seru Alicia histeris.Reinhard segera menghentikan putarannya dan menurunkan Alicia dengan hati-hati di atas ranjang. Wajahnya menyiratkan kekhawatiran yang mendalam.“Maafkan aku, Sayang. Aku sampai lupa diri karena terlalu bahagia mendengar kabar ini,” ucap Reinhard seraya menangkup wajah Alicia dengan kedua tangannya, menatapnya seolah-olah wanita itu adalah seluruh dunianya.“Tidak apa-apa. Aku hanya sedikit pusing saja,” timpal Alicia berusaha menunjukkan senyuman meyakinkan, meskipun kepalanya masih sedikit berdenyut.“Kamu yakin?” Reinhard menatapnya lekat-lekat, seolah mencari tanda-tanda ketidaknyamanan yang mungkin disembunyikan Alicia. “Mau aku panggilkan dokter saja?”Alicia tertawa kecil, menggeleng pelan. “Aku baik-baik saja, Xavier. Serius. Jangan berlebihan.”Reinhard mendesah lega, tetapi tidak sepenuhnya puas. Ia duduk di tepi ranjang, menggenggam tangan Alicia dengan lembut.Raut wajah Reinhard berubah sendu dan dipen

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 369

    Selang beberapa waktu, ciuman mereka semakin dalam, membuat Alicia cukup kewalahan untuk mengikuti liarnya gairah yang diberikan Reinhard melalui ciuman tersebut.“Ummph─”Deru napas Alicia terasa semakin pendek. Ia pun bergegas melepaskan tautan bibir mereka lebih dulu agar bisa menghirup udara secepatnya. Tanpa sengaja ia mendorong dada Reinhard terlalu kuat hingga pria itu meringis perih karena luka di bahunya terasa kembali berdenyut.Mata Alicia pun membelalak panik. “Ah, astaga!”Alicia pun bergegas memeriksa luka pria itu, membuka beberapa kancing baju pasien yang dikenakan Reinhard. Melihat bercak darah yang merembes pada perban di bahu pria itu, rasa bersalah pun menggelayuti hati Alicia. Ia menggigit bibir bawahnya dan menatap Reinhard dengan sorot mata berkaca-kaca.“Maafkan aku … aku─”Sebelum Alicia sempat menyelesaikan ucapannya, Reinhard telah menarik lengannya dan membawanya jatuh ke dalam pelukannya lagi.“Xavier ….” Alicia mengerjap dengan bingung. Ia berniat mendoron

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 368

    Alicia masih terdiam. Ia berusaha mencerna ucapan yang dilontarkan Reinhard. Kata-kata itu meskipun terdengar sederhana, tetapi entah kenapa Alicia merasa tidak asing seakan menyiratkan sesuatu seperti penolakan.Tiba-tiba hati Alicia terasa teremas. Ia diingatkan kembali dengan kenangan menyakitkan yang dialaminya dulu terkait dengan sikap dingin Reinhard di masa lalu.Cairan bening telah menggenang di pelupuk mata Alicia membuat Reinhard tersentak. “A-Alicia, kamu … kenapa?” tanyanya, panik.Namun, wanita itu tidak menjawab dan malah balik bertanya dengan suara bergetar yang terdengar seperti bisikan yang rapuh, “Tadi kamu bilang ... tidak ingin aku mengejarmu lagi? Maksudmu ... kamu ingin berpisah denganku?”Reinhard menatap wanita itu dengan penuh kebingungan. Namun, seulas senyuman merekah di bibirnya setelah mencerna prasangka buruk yang dilontarkan wanita itu atas ucapannya tadi.Dengan penuh kelembutan, Reinhard mengusap air mata yang hampir tumpah di sudut mata wanita itu. “D

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 367

    “Memangnya ada hal yang tidak kuketahui?” Regis menyeringai kecil, nada angkuhnya begitu kentara.Reinhard hanya mendesah, menatap pria itu dengan tatapan lelah. "Tentu saja. Tuan Muda Lorenzo selalu tahu segalanya."Regis tertawa pelan, lalu mulai berbicara tanpa niat memancing pertengkaran. Ia pun menceritakan mengenai hal yang didengarnya dua hari lalu—tentang insiden yang menimpa Alicia sebelum mengalami kecelakaan tiga tahun lalu. Cerita yang secara tak sengaja Regis dengar ketika Alicia menceritakannya kepada ayah mereka.Reinhard terdiam mendengarkan cerita tersebut. Amarah di dalam dadanya mulai membara seiring dengan setiap kata yang keluar dari mulut Regis. Rahangnya mengeras, sementara tangan terkepal kuat hingga buku-buku jarinya memutih.“Jadi … tiga tahun lalu, kecelakaan itu memang bukan hanya sekadar kecelakaan?” gumam Reinhard berbisik pelan seiring dengan getaran emosi yang dirasakannya.Sebelumnya Reinhard memang telah mendengar pengakuan dari Edwin Stein mengenai p

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 366

    Reinhard telah sampai di depan pintu kamar Alicia. Koridor di depan ruangan itu sangat sepi. Sebelum masuk, ia menoleh sejenak ke arah Hans yang menemaninya hingga ke tempat itu.“Cukup antar sampai di sini saja. Saya bisa sendiri, Tuan Miller,” ucap Reinhard dengan tegas.Meskipun Hans merasa ragu dan khawatir, tetapi ia tidak dapat menolak permintaan Reinhard. Akhirnya, dengan sedikit bimbang, Hans menundukkan kepalanya dan beranjak pergi, meninggalkan Reinhard sendirian di depan pintu.Setelah Hans pergi, Reinhard pun menggeser pintu di depannya, lalu memutar kursi rodanya masuk ke dalam ruangan itu. Di tengah keheningan itu, hanya terdengar suara roda yang berputar dengan deru napas yang teratur saja.Ia berhenti sejenak. Dari balik tirai tipis yang mengelilingi ranjang, ia bisa melihat sosok Alicia yang terlelap. Dengan pelan, Reinhard berdiri dari kursinya, berjalan mendekat agar bisa melihat wajah istrinya lebih jelas di tengah penerangan temaram dalam ruangan itu.Namun, langk

  • Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan   Bab 365

    “Mau ke mana?”Nada suara Reagan yang datar dan tajam, memecahkan keheningan yang terjadi di antara dirinya dan Reinhard. Mata ambernya menilik sikap putranya yang dipenuhi kewaspadaan padanya.Perlahan sudut bibirnya membentuk lengkungan tipis, mencairkan ketegangan di antara mereka. “Mencari Alicia?” tanyanya lebih lanjut.Reinhard mengangguk cepat. “Aku ingin memastikan keadaannya,” jawabnya.Melihat raut wajah putranya yang pucat, Reagan pun tersenyum mencibir, “Aku rasa dibandingkan dia, kondisimu jauh lebih mengkhawatirkan, Rein.”Sejenak, ruangan kembali menjadi sunyi. Nada suara Reagan yang terdengar tajam tersebut membuat Reinhard berpikir ayahnya itu akan menghalangi keinginannya seperti yang biasa dia lakukan.Akan tetapi, Reinhard tidak menyangka sang ayah malah berkata, “Pergilah. Tapi, perhatikan juga kondisimu. Jangan terlalu memaksakan diri.”Mata Reinhard terbelalak, tak percaya dengan pendengarannya tersebut. “Papa ….”“Kenapa? Tidak jadi?” Reagan menaikkan satu ali

Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status