Share

Bab 126

Penulis: Erlina
Staf itu ingin menjual lebih banyak produk, tetapi Caden hanya ingin membeli barang-barang yang sama dengan yang dibeli Naomi. Berhubung tidak bisa meyakinkan Caden, dia langsung menaruh beberapa bungkus pembalut itu ke troli Caden.

Caden juga tidak menjelaskan bahwa dia tidak memiliki hubungan apa pun dengan Naomi. Setelah membeli pembalut, dia langsung pergi mencari Naomi. Alhasil, begitu mendongak, dia langsung melihat Naomi yang berdiri di dekat rak bagian ujung. Tanpa harus mencari Naomi, Naomi sudah menunjukkan diri.

Melihat tampang Naomi yang galak, Caden merasa seperti sudah tertangkap basah. Dia pun mengerutkan keningnya dan berdiri mematung di tempat untuk sesaat.

Di sisi lain, Naomi terlihat sangat kesal. Meskipun Caden mengenakan masker dan kacamata hitam, dia bisa langsung mengenali Caden.

Sialan! Beraninya pria itu mengikutinya!

Naomi segera mendorong trolinya ke arah Caden dengan tampang galak. Melihat tampang Naomi itu, entah kenapa Caden berniat untuk melarikan diri. N
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (3)
goodnovel comment avatar
putu srinadi
pusing dah caden ketahuan
goodnovel comment avatar
Setya Rini
memerangkapinya .. apaan dah
goodnovel comment avatar
Fenty Izzi
............terciduk dah
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2437

    Caden menatap mereka berdua dengan tatapan penuh kasih sayang, kemudian dia melihat Braden dan Rayden. “Kenapa kalian berdua mau minta izin juga?”Braden menjawab, “Aku tertarik dengan sebuah proyek. Aku berencana untuk menginvestasikannya. Selagi ada waktu hari ini, aku ingin memahaminya.”Rayden berkata, “Belakangan ini muncul orang baru dalam dunia peretas. Aku dan Kakek Buyut Keempat sangat tertarik. Aku ingin membongkar identitasnya.”Caden merasa heran. “Orang baru? Apa dari Negara Carika?”Caden tidak penasaran dengan proyek baru yang dikatakan Rayden, sebab memang banyak proyek baru di dalam dunia bisnis. Lagi pula, yang Rayden mainkan adalah “uang”, hasil dari investasinya ada dua, kalau tidak rugi, ya berarti untung. Pengaruhnya terhadap Rayden tidak terlalu besar. Hanya saja, tidaklah biasa jika ada orang baru di dunia peretas.Di dunia ini ada begitu banyak peretas, tetapi yang mampu menarik perhatian sekaligus Kakek Keempat dan Rayden jelas adalah orang yang benar-benar be

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2436

    Baby merasa kaget. “Kenapa nggak pergi sekolah? Apa Kak Hayden sakit?”Jayden juga kelihatan khawatir. “Kak Hayden, apa kamu merasa nggak enak badan?”Mereka semua tahu Naomi tidak akan mengizinkan mereka mengambil izin dengan gampangnya, kecuali sedang sakit atau ada urusan yang sangat mendadak. Namun, belakangan ini tidak ada masalah yang sangat penting di sekitar mereka! Itu berarti Hayden sedang sakit!Hayden mengusap kepala mungil Baby, lalu berkata pada Jayden dengan tersenyum, “Jangan khawatir. Kak Hayden nggak sakit. Kondisi tubuh Hayden baik-baik saja.”Baby merasa heran. “Kalau nggak sakit, kenapa malah ambil izin? Apa kamu nggak takut bokongmu dipukul Mama?”Hayden berkata, “Mama nggak akan tahu.”Jayden berkata, “Guru punya nomor telepon Mama. Kalau kamu nggak masuk kelas, guru akan telepon Mama. Nanti semuanya akan terbongkar.”Hayden memalingkan kepalanya untuk menatap Caden. “Papa akan atur semuanya dengan baik. Benar, ‘kan, Papa?”Caden menjawab, “Emm ….”Anak-anak lang

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2435

    Hayden segera mengalihkan pandangannya. “Orang dewasa nggak usah cari tahu masalah anak-anak.”Caden menggigit bibirnya. Ekspresinya kelihatan serius. “Kalau kamu mau ke dalam makam, semuanya nggak usah dibicarakan lagi.”Hayden spontan terbelalak lebar. “Kenapa?”Caden berkata dengan sangat serius, “Di dalam makam sangat berbahaya. Aku nggak tenang membiarkan kalian begitu saja.”Hayden segera menjelaskan, “Kamu nggak usah khawatirin aku dan Putih. Kami berdua pasti nggak bakal terluka!”Nada bicara Caden terdengar tegas. “Nggak mungkin!”Makam kuno berbeda dengan tempat lainnya. Di dalamnya terdapat banyak hal yang tidak bisa dijelaskan secara ilmiah, intinya sangat berbahaya!Terakhir kali Caden menaruh virus palsu ke dalam, itu pun hanya diletakkan di balik pintu batu pertama saja. Sebelumnya, Caden bahkan mencari orang profesional terlebih dahulu untuk meninjau beberapa titik di dalamnya.Caden dan Andrew tidak berani menerobos ke dalam lagi. Tentu saja dia tidak berani menyuruh H

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2434

    Namun tidaklah mungkin, seandainya pembunuh tahu semuanya, kenapa dia meledakkan Kota Karl? Selain itu, bagaimana pembunuh tahu virus itu adalah palsu?Semua itu dilakukan dengan sangat rahasia. Bahkan, Steven dan Andrew juga baru mengetahuinya setelah masalah itu!Semakin dipikir-pikir, Caden semakin tidak mengerti. Pikirannya terasa kacau.Steven masih mengatakan, “Liman sebagai asisten pribadi Tora pasti tahu kedudukan Tora di Kota Karl. Kalau dia membunuh Tora, dia pasti akan membawa virus ke tempat lain, nggak mungkin akan dibawa pulang ke Kota Karl.”Ini sama saja senjata makan tuan. Bawahan mana yang setelah membunuh atasan dan merebut senjata, lalu berani kembali ke area kekuasaan atasannya lagi?Caden merokok dan terdiam sejenak. “Liman hanyalah seseorang yang dicurigai, belum pasti juga dia yang bunuh. Sekarang nggak ada bukti yang membuktikan kematian Tora ada hubungannya dengan dia. Kamu nggak usah terlalu khawatir. Kalau ada kabarnya, kamu cukup beri tahu aku.”“Emm ….”Sa

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2433

    Caden mengalihkan pemikirannya. “Aku lagi memikirkan sesuatu. Apa kamu sudah menidurkan Diaz?”Diaz menempel dengan Steven. Belakangan ini dia selalu tidur dengan Steven.Steven menggeleng. “Dia pergi ke kamar Dinala. Katanya, malam ini dia mau tidur dengan abangnya.”Abangnya ….Caden mengetuk abu rokok. Dia tidak membahas masalah itu. “Kenapa dia nggak tidur sama kamu?”Steven tersenyum. “Dia anaknya pengertian. Dia takut akan mengganggu waktu aku bermain dengan kalian, makanya dia ambil inisiatif untuk cari Dinala.”Caden melihat kaki Steven sekilas. “Kamu mesti istirahat setidaknya 100 hari. Kalau nggak ada urusan apa-apa, kamu istirahat sana. Kalau ada masalah, lebih baik kamu duduk di kursi roda saja. Jangan sembarangan lari dengan kaki pincangmu.”Steven tersenyum. “Nggak masalah.”Steven bersandar di pagar di samping Caden. Dia menatap ke depan sembari berkata, “Tadi Andrew baru saja pergi bersama Tiara. Aku benar-benar nggak menyangka dia akan menikah dengan secepat ini. Aku m

  • Anak Kembar Empat si Presdir Dingin   Bab 2432

    Setelah menyendiri selama beberapa saat, Caden mengirim pesan kepada Carlos. [ Paman Carlos, apa kamu sudah tidur? ]Beberapa saat kemudian, Carlos membalas. [ Masih belum. Ada apa? ]Caden bertanya. [ Apa kamu bisa angkat telepon saat ini? ]Carlos tidak membalas. Beberapa saat kemudian, dia langsung menelepon.Caden mengangkatnya. “Paman Carlos.”Carlos bertanya, “Ada urusan apa mencariku malam-malam?”“Emm, aku ingin cari tahu masalah Harlan dan Tora.”Carlos kenal dengan mereka berdua. Dia menghela napas panjang. “Tora 100% sudah pasti mati! Tapi mengenai Harlan … ada 2 kemungkinan, belum mati karena diselamatkan orang atau sudah mati dan jasadnya dimakan ikan paus.”Kening Caden berkerut. “Apa masih belum ada sedikit pun petunjuk mengenai dirinya?”Nada bicara Carlos kedengaran suram. “Nggak ada. Setiap harinya aku selalu tanya kabar dari angkatan laut, tapi nggak ada kabar sama sekali.”“Laut itu berjarak sangat jauh dari pinggiran. Dia nggak mungkin bisa berenang sampai ke tepi.

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status