Gadis Pilihan Pangeran Berhati Dingin
Elara Wynslade tak menyangka kedatangannya ke Kerajan Asterion sebagai pelayan saudari tirinya justru membawanya berjumpa dengan takdir yang pahit. Dari sekian banyak putri kerajaan dari seluruh penjuru Benua Valtherra, Pangeran Kaelan Asterion justru menunjuknya secara langsung untuk dilantik. Hal itu bukan tanpa alasan, rasa tertarik pada Elara saat pertama kali mereka berjumpa yang mendasari keputusan Kaelan menunjuk Elara.
Bukan hal mudah mendampingi pria sempurna idaman para wanita itu. Kaelan adalah perwujudan dari kesempurnaan yang beku, seorang pria berhati dingin yang sulit mempercayai siapapun. Berbanding terbalik dengan Elara--seorang gadis berhati lembut dengan segala luka batin yang membuatnya rapuh.
Terikat oleh keputusan yang ditetapkan Raja, Elara harus menyertai Kaelan dalam perjalanan penuh rintangan yang sangat menguji kepatuhan dan juga keberaniannya. Tapi justru Elara melihat hal tersebut sebagai peluang untuk menunjukkan ketulusannya kepada Kaelan. Meski dia tahu bahwa tugas yang harus ia jalani akan menumpahkan darah, atau bahkan merenggut nyawanya. Tapi bagi Elara keputusan itu jauh lebih baik. Mati sebagai pendamping Pangeran Kaelan jauh lebih terhormat daripada mati perlahan karena siksaan yang dia terima dari keluarganya.