All Chapters of Jatah Bulanan Ibu Mertuaku: Chapter 41 - Chapter 42

42 Chapters

Hinaan Ibu

"Aku di-PHK, Kar," tuturnya."Hah? Di-PHK? Jangan bercanda, Mas," tegurku.Mas Pamuji tidak menjawab, dia melewatiku begitu saja dan merebahkan tubuhnya di sofa. Aku penasaran, tapi aku harus menata hatiku jika kabar ini bukan candaan dari Mas Pamuji.Kubuatkan secangkir teh dulu untuk Mas Pamuji seraya berpikir, dalam rangka apa perusahaan mengurangi karyawannya? Atau jangan-jangan Mas Pamuji membuat kesalahan?"Minum dulu, Mas," ucapku sambil meletakan secangkir teh itu di meja.Mas Pamuji bangkit dengan lesu kemudian menyeruput teh yang kubuat. Matanya tidak berani melihat ke arahku."Mas? Beneran di-PHK?" tanyaku coba memberanikan diri.Mas Pamuji hanya mengangguk pelan."Kenapa, Mas? Alasannya apa?" tanyaku tidak terima."Ada Manager yang nggak suka sama serikat pekerja, jadi ... dia memanipulasi data, membuat masalah seolah-olah anggota serikat yang buat," jelas Mas Pamuji."Jadi?""Ya jadi beberapa pengurus serikat disalahkan atas kerugian perusahaan karena masalah fiktif itu,
last updateLast Updated : 2025-04-02
Read more

Bukan Musibah Tapi ....

Hari itu juga kami pergi ke rumah Mas Anjar diantar oleh Pakde menggunakan mobilnya. Tentu saja aku sangat terbantu mengingat banyaknya barang bawaanku.Mentalku semakin lemah. Aku ingin pergi sejauh mungkin dari ibu, dari makiannya, dari sumpah serapahnya, dari doa-doa buruk yang tidak pantas keluar dari mulutnya."Banyak-banyak beristighfar, mohon ampun, nggak akan rugi orang yang berbanyak-banyak meminta ampun pada Alloh. Mungkin ibu mertuamu salah, mungkin juga kalian salah dalam menegurnya. Nggak ada yang tahu. Hanya Alloh yang berhak menghakimi keadaan kalian."Nasehat Pakde akan selalu kuingat.*Kedatangan kami disambut hangat oleh Mas Anjar dan Mba Fatma, kakak iparku. Meskipun mereka sedikit heran melihat barang bawaan kami yang banyak, karena aku membawa semua baju dan mainan anak-anak, tapi mereka mengerti dan tidak terburu-buru banyak bertanya.Rumah yang Mas Anjar tempati adalah rumah masa kecil kami dulu, tempat dimana kenangan orang tuaku masih ada. Aku merasa nyaman d
last updateLast Updated : 2025-04-03
Read more
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status