Home / Urban / Menantu Sang Mafia / Chapter 151 - Chapter 157

All Chapters of Menantu Sang Mafia: Chapter 151 - Chapter 157

157 Chapters

Sicilian Mafia Guild

"Siapa yang berani berbuat semacam ini pada kalian?!" geram Alfonso ketika ia baru tiba di markas The Monster cabang Trapani.Sebenarnya ia dan istrinya, Christina, sedang berbulan madu di kota ini, kota yang tidak terlalu jauh dari Marsala dan juga selain itu ia pun memiliki kepentingan dengan organisasi si sindikat mafia yang ia dirikan. The monster, Alfonso menamainya begitu.The monster adalah nama yang dia berikan untuk mewujudkan impiannya tentang sebuah sindikat yang besar dengan jaringan yang luas yang berada di bawah kepemimpinannya. Dengan menggunakan nama itu ia pula ingin membangun organisasi sindikat mafia, yang kejam tak terkalahkan sehingga semua orang atau bahkan semua sindikat dan organisasi mafia lain akan takut dan tunduk di bawah kendalinya. Sebagaimana halnya seperti monster yang menakuti banyak orang dengan tubuhnya yang besar dan tenaganya yang tak tertandingi.Alfonso melihat pada Bernardo dan Piero dengan berang. "Kalian,
last updateLast Updated : 2025-04-02
Read more

The Monster

"Lalu  bagaimana kau bisa lepas dari orang-orang itu? Lalu kenapa kau malah kembali ke sini setelah mereka mengeroyokmu, hmm?"Tangan Alfonso masih menjambak kasar rambut anak buahnya itu. Bernardo tak berkutik, namun akhirnya dia pun menunjuk ke arah Paulo."Dia .... dia, Capo! Orang itu yang menolong kami!" tunjuk Bernardo.Alfonso mengikuti arah jari telunjuk Bernardo yang mengarah ke arah Paulo. Dahinya mengerut saat ia sadar ada orang lain yang berada di ruangan itu tanpa ia cepat menyadarinya."Dia siapa?" tanya Alfonso pada Bernardo. Kemudian dengan pertanyaan yang sama dia berpaling pada Paulo."Hei, kau siapa?" tanyanya pula pada Paulo."Dia adalah gelandangan yang kebetulan datang menolong kami, Capo! Kalau capo tidak percaya terhadap apa yang aku ceritakan tentang orang-orang yang menyerang kami dan seberapa hebatnya mereka, Capo boleh menanyakan sendiri pada Paulo apa yang terjadi tadi malam. Mereka benar-be
last updateLast Updated : 2025-04-02
Read more

Kepedulian Capo

"Hai, Capo!" Paulo menyapa Ethan di panggilan vidionya dua hari setelah malam itu mereka melakukan aksi menyusupkan Paulo ke grup The Monster.Ethan yang sedang berada di bengkel memperbaiki mobil salah satu pengunjung bengkel melemparkan ponsel itu pada Jack yang sedari tadi hanya dia suruh memperhatikan dia dalam berkerja saja."Kau pegang itu, Jack. Arahkan layar depannya ke arahku!" perintah Ethan kepada Jack.Jack bersungut-sungut mendapat tugas yang sama sekali ia rasakan itu."Hai, Jack apa kabarmu di sana? Kau tidak menyusahkan Capo di sana kan?" ledekan Paulo itu di sana."Menyusahkan apa maksudmu? Kau tahu, aku di sini andalannya capo dalam menjaga bengkelnya!" gerutu Jack mendengar ledekan Paulo."Hohoho, andalan ... itu pasti karena kau adalah satu-satunya mekanik yang dimiliki oleh Bos Ethan saat ini. Aku benar kan? Lalu saat capo sedang tidak ada aku yakin satu-satunya pekerjaan yang kau tahu adalah bermai
last updateLast Updated : 2025-04-02
Read more

Aku Yang Akan Menggantikannya!

Ethan baru saja pulang dari kasino ketika ia melihat Benigno sedang berada di ruang keluarga. Pria itu tengah menonton siaran berita di televisi. Dalam siaran berita itu, reporter sedang menayangkan situasi terkini pasca perampokan yang baru saja dilakukan oleh orang yang lagi-lagi mengaku sebagai capo dei capi. Ini kedua kalinya, kali ini tidak di bank, melainkan di sebuah toko perhiasan."Astaga! Apa orang itu benar-benar Capo dei Capi? Bagaimana mungkin seorang Capo melakukan tindakan memalukan seperti itu? Merampok bank, toko perhiasan? Dia itu apa ingin membuat semua organisasi mafia berada dalam masalah? Apa dia tidak memikirkan akibatnya pada anggota SMG (Sicilian Mafia Guild)?" kata Benigno sambil uring-uringan di depan televisi yang menyala di hadapannya.Ethan yang baru masuk menghentikan sejenak langkah kakinya, dan tanpa ikut duduk di situ ia pun ikut menonton berita itu sebentar."Aku rasa dia bukan Capo dei Capi yang asli," celutuk Ethan. Sek
last updateLast Updated : 2025-04-02
Read more

Perwakilan Capo Dei Capi

"Kalian sudah ada di lokasi?" tanya Ethan kepada anggota Aquila Nera yang saat ini berada di kota Trapani.Mereka sebenarnya adalah anggota Aquila Nera cabang kota Enna yang diutus oleh Ethan untuk mendatangi markas The Monster di  kota Trapani."Ya, Capo! Kami sudah berada di Via Due Vanelle, tak jauh dari ruko yang mereka jadikan sebagai markas," lapor pria yang bernama Max Russo itu."Kau membawa anak buah yang lain, kan?" tanya Ethan memastikan.Max tertawa kecil."Tentu, Capo. Bagaimana bisa aku melakukannya sendiri? Antara anggota Aquila Nera yang satu dengan anggota Aquila Nera yang lain adalah satu kesatuan. Tidak akan lengkap dan sempurna tugas dan misi kita jika kita tak saling membantu antara satu dengan yang lain," jawab Max.Ethan yang sedang berada di kota C, manggut-manggut mendengar jawaban dari Max."Ok, baiklah. Aku mempercayakan ini padamu. Silahkan bicarakan ini baik-baik dulu dengan Alfonso, katakan
last updateLast Updated : 2025-04-02
Read more

Andiamo

Sudah dibilang, mereka anggota Aquila Nera sepertinya sangat memuja Ethan sebagai panutan. Begitu pun dengan Max. Gayanya yang santai terlihat sama seperti Ethan. Malah mungkin penampilannya lebih stylish dibandingkan dengan sang capo. Lihat saja dia! Bahkan kaca mata hitamnya bertengger dengan apik di batang hidungnya.Kedua bodyguard itu saling pandang sejenak sebelum akhirnya mereka  tertawa sinis mendengar siapa orang yang berada di hadapan mereka ini."Bos sedang tidak ada. Kalian pulang saja! Jangan buat lelucon di sini. Di sini capo dei capi adalah Tuan Alfonso, bukan yang lainnya," kata salah seorang dari bodyguard itu.Max tersenyum tipis saat mendengar penolakan dari bodyguard itu untuk mempertemukan mereka dengan Alfonso. Usai tersenyum dengan manisnya, pria itu tanpa aba-aba, langsung menendang bodyguard itu dengan telapak kakinya tepat di bagian dada. BRUGGGHH!!!Pria itu langsung terlempar mundur ke belakang hingga punggung
last updateLast Updated : 2025-04-03
Read more

Aku Tidak Tertarik!

"Are you ready?" seru Max kepada ketiga orang temannya itu.Dominic, Toretto dan Demian pun tersenyum tipis. Lalu seolah mereka sudah diberi aba-aba sebelumnya, mereka pun masing-masing  mulai beratraksi menunjukkan kemampuan mereka menaklukkan lawan. Dominic misalnya, pria itu dengan gerak cepat bersalto  ke arah anggota The Monster yang berada berkelompok paling banyak. Lalu tanpa melepaskan tembakan, dia pun menendang salah seorang dari mereka tanpa orang itu sempat menghindar.Merasa diserang tanpa mereka siap, beberapa dari temannya buru-buru mengokang senjata mereka dan  menembak membabi buta ke arah Dominic. Dominic sendiri entah bagaimana bisa menghindari semua peluru itu sehingga tak ada satu pun peluru yang nyadar ke tubuhnya.Ketika perhatian semua orang yang ada di sana semuanya  nyaris tertuju pada Dominic,  hal itu pun langsung dimanfaatkan  oleh Demian dan Toretto untuk menyerang anggota-anggota The Monster yang lengah. T
last updateLast Updated : 2025-04-03
Read more
PREV
1
...
111213141516
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status