All Chapters of Aduh! Nona Manja Mencampakkan Tuan Muda : Chapter 11 - Chapter 20

57 Chapters

Bab 11

"Apa kamu bilang?! Aku mesum?!"Liam berhenti di anak tangga ke-4. Dia tidak bisa bersabar lagi. Liam berbisik, "Kalo aku mesum, terus siapa yang agresif di tempat tidur kamar presidential suite? Siapa yang berinisiatif buka semua pakaian aku, hemm?"Mata bulat Ciara menyorot tajam. Jantungnya mulai berdebar-debar. "Kaーkamu ... kamu diem, ya!" bentak Ciara.Ciara tidak tahu Liam sedang tersenyum saat mengetahui Ciara mulai panik. Pria itu mulai senang bermain-main dengan istrinya. Ben mengusap wajahnya dengan kasar. "Cia ini, apa dia nggak bisa ngomong lebih sopan sama Tuan Muda?"Sementara itu, Liam melirik sekilas ke lantai bawah. Lalu, matanya bertemu dengan mata Irina. Liam bertanya dengan nada menyindir, "Nona Irina, kamu nggak mungkin pisahin kamar Suami Istri, kan?""Oh, iーitu ...." Irina ragu-ragu. Jika Liam sudah berkata seperti itu, siapapun tidak akan mampu membantahnya. "Oh, nggak akan, Tuan Muda," sahut Ben, cepat-cepat. "Kalian ini kan pengantin baru. Nggak mungkin
last updateLast Updated : 2025-01-02
Read more

Bab 12

"Pak Aksa, aku denger-denger Tuan Muda pernah tunangan sama beberapa cewek?"Ben memberanikan diri untuk bertanya. Helen dan Irina duduk di sisinya dengan wajah tegang. "Benar," jawab Aksa, singkat. Aksa memainkan ponsel. Dia memeriksa beberapa komentar tentang pernikahan tuannya dan Ciara di media sosial. Tidak lama, Aksa menggertakkan gigi sambil memalingkan wajah dari layar ponsel. Detik berikutnya, mata Aksa berkilauan dengan emosi.Aksa berdiri membelakangi keluarga Ben. Dia menghubungi seseorang.Tidak lama, suara seorang wanita terdengar di telinga Aksa. "Halo, Pak Aksa?""Dania, Tekan berita negatif tentang pesta pernikahan Tuan Muda sekarang!" perintah Aksa pada Dania YolandaーKepala Sekretaris Liam. Aksa menghela napas dalam-dalam. Kemudian, memberikan perintah lagi. "Dalam 20 menit, temukan akun anonim yang berani menyebarkan rumor buruk tentang Tuan dan Nyonya Muda!""Baik, Pak Aksa," kata Dania yang tidak kalah tegasnya seperti Aksa.Saat Aksa selesai menelepon, wajah
last updateLast Updated : 2025-01-03
Read more

Bab 13

"Liam Griffin, jangan mendekat!"Ciara mengancam suaminya. Dia tidak sudi membiarkan laki-laki asing masuk ke kamarnya. Meskipun sudah menjadi istri sah dari Liam Griffin, Ciara tetap memandang Liam sebagai laki-laki asing di dalam hidupnya. Terlebih lagi, dia memiliki ingatan buruk tentang Liam di kehidupan sebelumnya. Ciara bukan perempuan bodoh. Dia tidak akan mengulang kesalahan yang sama seperti di kehidupan sebelumnya. "Cia, aku ini Suami kamu. Kenapa aku nggak boleh deketin Istriku sendiri? Kenapa aku nggak boleh masuk ke kamar kamu?"Liam mengulurkan tangan hendak menarik tubuh Ciara. Namun, Ciara dengan cepat memukulnya dengan sapu lidi.Buk! Buk! Buk!"Aduh!" Liam mengaduh. "Cia, sakit!"Ciara tidak berhenti memukuli Liam. Dia tanpa sadar tertawa.Di saat yang sama, Aksa masuk ke kamar Ciara diikuti Ben beserta istri dan anaknya. Mereka terbelalak melihat sikap Ciara terhadap Liam yang semakin kasar dan tidak terdidik. "Cia!" Ben berteriak. "Stop, Cia! Kamu nyakitin Tuan
last updateLast Updated : 2025-01-03
Read more

Bab 14

Karena Ciara tidak bergerak, tangan kiri Liam menekan leher belakangnya. Lalu, dia berinisiatif mencium bibir Ciara. "Uhmmm ...."Bola mata Ciara membelalak. Sekujur tubuhnya kaku. Dia tidak membalas ciuman suaminya. Liam memejamkan mata. "Uhmmm ...." Liam mencium bibir atas dan bawah Ciara dengan rakus. Dia menikmati sensasi manisnya bibir sang istri. Tiba-tiba, Ciara merasakan tangan kanan Liam bergerak di bokongnya. Lalu, memukulnya lagi sebanyak dua kali. Plak! Plak!Suara pukulan itu kembali mengisi otak Ciara. Dia merasa, pernah berada di situasi seperti ini. Tapi, kapan dan di mana? Apakah di kehidupan lalu sebelum Ciara terlahir kembali? Semakin memikirkannya, Ciara semakin frustasi. Apakah kali ini ingatannya salah?Tidak mungkin! Ciara tidak mungkin salah."Uhh, Cia ...." Liam meracau menyebut nama istrinya.Liam berhenti sebentar. Dia mengusap lembut wajah cantik Ciara. Liam berkata dengan sorot mata tajam yang dalam. "Aku nggak akan biarin kamu mencintai laki-laki
last updateLast Updated : 2025-01-03
Read more

Bab 15

"Uhmm ...."Liam menciumi bibir Ciara tanpa ampun. Di bawah penerangan lampu kristal, dada Ciara terasa sesak. Meskipun Ciara nyaris kehabisan pasokan oksigen, Liam tidak berniat menjeda ciumannya. Ciara mendorong tubuh kekar Liam berulang kali, tetapi selalu gagal. Alhasil, Liam justru membawa kedua tangan Ciara, lalu menekannya di atas kepala istrinya sendiri. Liam mendekati mulutnya ke daun telinga kiri Ciara. Dia mengeluarkan lidah dan menjilatinya sebentar. Sambil menggigit-gigit kecil daun telinga Ciara, Liam berbisik, "Kamu nolak aku, tapi tubuh kamu merespon semua rangsanganku. Hemm ....""Ughhh, Liam ...."Liam tersenyum puas. Saat sedang bermesraan seperti ini, dia sangat menyukai suara lembut Ciara memanggil namanya. "Apa, Sayang? Enak, kan?" tanya Liam, lembut dan sedikit menggoda. Sekarang, Liam menjilati daun telinga Ciara bagian luar. Tanpa sadar, Liam melepaskan kedua tangan Ciara. "Ughhh, Liam ... berhenti, sekarang!"Liam tertawa kecil. "Ciara Darwin, kamu terl
last updateLast Updated : 2025-01-04
Read more

Bab 16

Setelah puas melampiaskan hasratnya, Liam mengecup kening Ciara. "Tidur, Cia! Sekarang udah mau menjelang pagi."Liam turun dari ranjang. Dia menyelimuti tubuh polos Ciara. Lalu, meraih ponsel di atas meja kecil. Liam berseru sambil mengetik pesan. "Nanti pagi ikut aku pulang ke rumah kita!"Liam: Aksa, anterin baju bersihku ke kamar Cia sekarang!Usai mengetik pesan untuk asistennya, Liam beranjak ke kamar mandi. Sementara itu, Ciara meringkuk di dalam selimut. Sekujur tubuhnya terasa sakit, terutama area intimnya. Dia ingin menangis. Tapi, air matanya sudah habis. Liam telah memperlakukan Ciara dengan kasar. Namun sesekali, Liam juga memperlakukannya dengan lembut. Ciara kebingungan dengan kedua sisi Liam yang berbeda. Dengan sisa tenaga, Ciara meraih ponsel di atas kepalanya. Dia mengetik pesan untuk Quden.Ciara: Quden, pergi ke apotek sekarang! Beli pil pencegah kehamilan untukku!Ciara akhirnya menangis. Dia teringat saat Liam menindih tubuhnya. Suaminya itu terus menerus me
last updateLast Updated : 2025-01-04
Read more

Bab 17

"Non, aku mau ikut dan melayani kamu di rumah Tuan Muda. Bisa nggak kamu minta izin sama dia?"Yuyun bertanya sambil menahan air mata. Dia dan Ciara sedang berada di ruang ganti. Ciara sudah selesai mandi dan berpakaian. Namun, badannya masih terasa lemah karena kelelahan.Di dalam kamar mandi tadi, Yuyun tidak henti-hentinya menangis. Dia membantu Ciara membersihkan badan dan menggosoknya. Dia melihat banyak memar dan jejak merah di sekujur tubuh Ciara. Jadi, dia merasa bersalah dan marah setiap kali mengingatnya. Ciara melihat Yuyun dari pantulan cermin besar. "Mbak, kamu tau kan alasan aku pertahankan kamu di rumah ini?"Ciara duduk di kursi meja rias. "Aku mau, kamu jagain rumah peninggalan orang tuaku. Buatku, rumah ini sangat berharga. Aku nggak mau Paman Ben menguasainya."Ketika berada di dalam kamar mandi, Ciara sudah memberitahu segala hal yang harus Yuyun kerjakan selama dia tinggal di rumah Liam. "Tapi, Non, keselamatan kamu lebih berharga dari apapun ...."Sejak Ciara b
last updateLast Updated : 2025-01-06
Read more

Bab 18

"Selamat datang di rumah, Nyonya Muda! Saya Bi Linda."Linda Amarta, 50 tahun. Linda menyambut Ciara dengan senyum. Dia adalah kepala pelayan yang ditunjuk Tuan Besar Griffin.Ciara menginjakkan kaki untuk pertama kali di rumah pernikahannya dengan Liam. Lokasi rumah mewah ini berada di kawasan elit Majestic Manor Kota Baubau. Ciara tidak merespon. Dia melihat-lihat desain interior rumah. Dia berhenti tepat di depan foto pernikahannya.Rumah Mediterania dengan desain minimalis yang memiliki garis-garis bersih dan furnitur minimalis. Rumah ini memiliki warna putih yang cerah dan teras yang luas. Selain teras, detail eksteriornya terdapat balkon, jendela besar, dan berbagai ornamen.Sebelumnya, Quden telah memberitahu Ciara bahwa Tuan Besar Griffin membawa banyak pengawal yang tersembunyi. Jadi bisa disimpulkan, rumah ini memiliki sistem keamanan yang terbaik. Setelah beberapa saat, Ciara bertanya, "Berapa banyak pelayan di sini?" Ketika Linda hendak menjawab, Dania menyela, "Nyonya
last updateLast Updated : 2025-01-07
Read more

Bab 19

"Kenapa kamu mendahului aku? Di mana sopan santun kamu, Dania?"Ciara menegur Dania. Dia berjalan melewatinya. Lalu, duduk di sofa yang sebelumnya mau diduduki Vierra.Dania melirik Vierra. Karena sikap Ciara, dia merasa tidak enak hati padanya.Dania tersenyum simpul. "Nyonya Muda, aーapa kamu nggak ngerasa keterlaluan?" Ciara mengangkat dagunya agar terkesan angkuh. "Sebutin di mana sikapku yang keterlaluan?"Dania bergegas berdiri sisi Vierra. "Nona Vierra ini adalah tamu penting bagi keluarga Griffin. Apa salahnya mempersilakan tamu untuk duduk?"Linda ingin membalas, tetapi Ciara mengangkat tangannya. Linda langsung menutup mulut rapat-rapat.Dania menyilangkan kedua tangan. "Apa Nyonya Muda nggak takut reputasi keluarga Griffin tercoreng karena ulah kamu?""Seberapa pentingnya bagi keluarga Griffin sampai-sampai kamu memihaknya?" Ciara mendongakkan kepala, menatap Dania. "Dania, kamu kerja di bawah Liam atau dia?"Ciara menunjuk Vierra dengan dagu. Saking tidak senangnya, dia ba
last updateLast Updated : 2025-01-07
Read more

Bab 20

"Jangan sombong dulu, Ciara!"Vierra berteriak. Kedua matanya memerah. Kebenciannya terhadap Ciara tersembunyi di balik senyum. "Meskipun kamu Istri sah Liam, tapi wanita yang dicintainya itu aku."Vierra berkata dengan bangga. Dia melirik Ciara. Lalu, menatap seisi ruang tamu. Dulunya, Vierra sering datang mencari Liam ke rumah ini. Dia mengira, rumah ini akan menjadi kado pernikahannya dengan Liam. Tidak disangka, dia justru menemui wanita lain di sini dan duduk sebagai Nyonya Muda Griffin.Ciara dan Vierra saling pandang. Kontak mata Ciara stabil dan tidak berkelap-kelip. Wajahnya terlihat rileks dan tubuhnya tidak tegang. Karena dia menggunakan napas dalam untuk mengendalikan emosi. Ciara berkata, "Pelakor, tetaplah pelakor. Begitulah kamu di mata keluarga Griffin dan orang luar."Hati Vierra terbakar amarah dan kekecewaan. Semula, dia berniat memprovokasi Ciara agar membenci Liam dan mengajukan cerai. Namun, dia justru berakhir dengan kegagalan.Terlebih lagi, kata-kata Ciara
last updateLast Updated : 2025-01-08
Read more
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status