Semua Bab Cinta Setelah Berpisah: Bab 31 - Bab 40

60 Bab

30. Itu Sudah Cukup

“Kapan pembukaan rumah mode milikmu?” Eldrion bertanya pada Ravenna yang duduk di sebelahnya.“Dua minggu lagi.”“Berikan beberapa undangan padaku, aku akan memberikannya pada rekan-rekan kerjaku.”Ravenna tidak akan menolak bantuan dari Eldrion, nyatanya menjadi istri Eldrion akan memberikan begitu banyak manfaat baginya.“Freya akan mengirimkannya pada Tuan Yael nanti.”“Apakah kau lelah?”“Tidak.”“Ayo tinggal di rumah kita lagi.”“Tuan Eldrion, kita belum menikah lagi.”“Baiklah.” Eldrion tidak akan berkeras. Satu bulan tidak akan terlalu lama.“Menginaplah di rumah kakek malam ini.”“Baik.”Senyum tampak di wajah Eldrion, sikap Ravenna saat ini masih tidak sehangat di masa lalu, tapi tidak apa-apa. Yang terpenting adalah Ravenna sudah bersedia kembali bersamanya.Setengah jam kemudian, mereka sampai di kediaman Theodore.Ravenna segera mencari putranya, sedangkan Eldrion, pria itu membuat panggilan. Ia memberikan arahan pada kepala pelayan di kediamannya untuk merapikan setiap s
last updateTerakhir Diperbarui : 2024-12-01
Baca selengkapnya

31. Ciuman Selamat Pagi

Di tengah malam, Eldrion pergi ke kamar Ravenna. Pria itu tidak bisa tidur, jadi ia memutuskan untuk memeriksa apakah Ravenna sudah tidur atau belum, dan ia menemukan bahwa Ravenna sudah terlelap.Eldrion melangkah menuju ke ranjang, ia naik ke atas ranjang dengan pelan lalu berbaring di sebelah Ravenna. Eldrion sudah benar-benar menjadi pria yang tidak tahu malu.Aroma tubuh Ravenna menusuk indera penciuman Eldrion. Aroma ini adalah aroma yang ia rindukan setiap malamnya.Perlahan Eldrion menarik Ravenna ke dalam dekapannya. Setelah itu ia baru bisa menutup matanya dan tertidur dengan damai.Malam ini adalah tidurnya yang paling nyenyak dalam lima tahun terakhir ini.Pagi harinya Ravenna terjaga lebih dahulu dari Eldrion. Ia terkejut saat membuka mata yang ia lihat pertama kali adalah wajah tampan Eldrion yang sedang terlelap.Ravenna melihat ke bawah, tangan Eldrion melingkar di perutnya. Memeluknya dengan lembut.Ravenna bertanya-tanya, sejak kapan Eldrion berada di ranjangnya.Wan
last updateTerakhir Diperbarui : 2024-12-04
Baca selengkapnya

32. Pasangan Serasi

Malam ini Ravenna kembali ke kediamannya sendiri, ia membiarkan Quillon tidur di kediaman Theodore karena ia pulang terlambat.Beberapa menit yang lalu Eldrion telah menghubungi Ravenna, pria itu menanyakan tentang keberadaan Ravenna.Ponsel Ravenna berdering lagi. Dan itu adalah panggilan dari Eldrion.“Buka pintunya, aku ada di depan.”“Untuk apa Anda ke sini, Tuan Eldrion?”“Aku hanya ingin melihatmu.”“Tuan Eldrion, ini sudah larut. Kembalilah.”“Jika kau tidak membukakan pintu, aku akan menunggu di luar.”“Terserah Anda.” Ravenna memutuskan panggilan itu.Ravenna naik ke atas ranjangnya lalu menutup matanya. Sayangnya, ia tidak bisa tidur. Ia memikirkan Eldrion, jika pria itu benar-benar masih menunggu maka ia pasti akan kelelahan.Saat Ravenna membukakan pintu, benar saja Eldrion masih ada di sana. Laki-laki sialan ini! Ravenna mengumpat di dalam hatinya.“Apa yang Anda inginkan?” Ravenna menatap Eldrion sedikit kesal.Eldrion tersenyum kecil. Ia mendekati Ravenna lalu kemudian
last updateTerakhir Diperbarui : 2024-12-04
Baca selengkapnya

33. Permintaan Maaf

Sore harinya Eldrion bertemu dengan Seraphim di tempat yang telah disebutkan sebelumnya.“Silahkan duduk, Nona Sera.”“Ya, terima kasih.” Seraphim duduk berseberangan dengan Eldrion.“Jadi, Tuan Eldrion, apa yang ingin Anda bicarakan?”“Aku ingin mengetahui banyak hal tentang Ravenna. Seperti makanan yang ia sukai dan tidak ia sukai, warna yang ia sukai, aliran musik yang ia sukai, jenis film yang ia sukai dan hal-hal lain yang ia sukai.”Seraphim sedikit tidak percaya dengan apa yang ia dengar. Jadi, Eldrion memintanya untuk bertemu karena pria itu ingin mengetahui hal-hal yang disukai oleh Ravenna.Seraphim cukup menghargai usaha Eldrion, tampaknya kali ini Eldrion tidak akan membiarkan Ravenna jatuh cinta sendirian lagi.“Apa yang akan aku dapatkan jika aku memberimu informasi? Anda tahu kan, tidak ada yang gratis di dunia ini.” Seraphim sedang mencari peruntungan dengan menggunakan Ravenna.“Kau bisa meminta apapun.”“Apapun?”“Ya.”“Bagus, aku ingin mobil edisi terbatas yang bar
last updateTerakhir Diperbarui : 2024-12-04
Baca selengkapnya

34. Salah Paham

Keesokan paginya, di lingkaran sosial kelas atas beberapa foto Aerin dan Eldrion yang diambil dari sudut yang pas tersebar di beberapa grup obrolan.Foto-foto itu juga berada di sebuah grup obrolan alumni sekolah menengah mereka sehingga Seraphim yang ada di dalam grup itu juga melihatnya.Seraphim menghubungi Ravenna dengan segera.“Apakah kau sudah melihat foto-foto Eldrion dengan Aerin? Sepertinya foto itu diambil di malam hari.”“Foto apa?”“Aku akan mengirimkannya padamu.” Seraphim dengan cepat menggerakan tangannya. Foto-foto di grup obrolan segera terkirim ke Ravenna.Ravenna tidak ada di dalam grup itu karena Ravenna tidak begitu dianggap di sekolah mereka. Dan Ravenna sendiri tidak keberatan tentang hal itu. Ia pikir grup seperti itu tidak cukup penting untuk hidupnya.Ravenna membuka pesan yang dikirim oleh Seraphim, ia melihat beberapa foto di mana Aerin tampak mengelus dada Eldrion.Foto itu telah diedit sebelumnya. Tidak tampak air yang tumpah di jas Eldrion. Juga terlih
last updateTerakhir Diperbarui : 2024-12-04
Baca selengkapnya

35. Foto

Eldrion terpana menatap Ravenna yang saat ini berdiri di tengah-tengah ruagan berbentuk lingkaran yang tadi ditutup oleh kain penghalang.Ravenna mengenakan gaun pengantin berwarna putih yang dihiasi taburan permata. Ia terlihat seperti putri dari negeri dongeng.Ini adalah pertama kalinya Eldrion melihat Ravenna dalam balutan gaun pengantin yang indah. Di pernikahan sebelumnya, ia hanya melihat Ravenna mengenakan gaun pengantin sederhana.Pemilik toko, manajer serta pelayan yang membantu Ravenna mengganti pakaian sudah bisa menilai bahwa Eldrion puas dengan gaun yang dipakai oleh Ravenna saat ini.Eldrion yang mengenakan setelan berwarna hitam segera mendekati Ravenna. Di dunia Eldrion saat ini hanya ada dirinya dan Ravenna saja.“Kau sangat cantik, Ravenna.” Eldrion memuji Ravenna masih dengan tatapan takjub.“Terima kasih,” seru Ravenna.“Apakah kau menyukai gaun ini?”“Ya. Ini terlihat indah.” Ravenna di masa lalu, tidak terlalu menyukai barang-barang mewah dan ebrlebihan. Ia lebi
last updateTerakhir Diperbarui : 2024-12-04
Baca selengkapnya

36. Dikirim Ke luar Negeri

Wajah Miranda terlihat tidak senang saat Eldrion mengatakan bahwa pria itu akan menikah dengan Ravenna lagi. Miranda benar-benar heran, apa sebenarnya lebihnya Ravenna disbanding dengan Aerin atau Ysoria.Hanya karena seorang Ravenna, Eldrion bahkan rela membuat klarifikasi.Meski sangat tidak setuju, Miranda tidak bisa mengatakan apapun terkait dengan kehidupan pribadi Eldrion.“Itu bagus, Nenek berharap semuanya akan berjalan dengan lancar,” seru Elizabeth, adik nenek Eldrion.“Terima kasih, Nenek,” seru Eldion. “Dan aku memiliki hal lain yang ingin dikatakan selain tentang rencana pernikahanku dengan Ravenna.”Tatapan Eldrion kini berpindah pada Miranda, dan itu membuat jantung Miranda berdegub tidak nyaman. Miranda mulai berkeringat dingin.“Aku ingin Miranda dikirim ke luar negeri dan tidak kembali lagi ke negara ini.”“Eldrion?” Miranda segera bereaksi.“Ada apa, Eldrion?” tanya Thomas, ayah Amanda. Ibu dan kakak Amanda juga memiliki pertanyaan yang sama.“Kalian pasti tahu meng
last updateTerakhir Diperbarui : 2024-12-04
Baca selengkapnya

37. Bantu Aku Memakainya

“Aku minta maaf karena telah mengundang Nona Aerin kemarin malam.” Mike merasa bersalah. Ia mengira bahwa Eldrion cukup akrab dengan Aerin, itulah sebabnya ia bersikap ramah pada Aerin.“Tidak apa-apa.” Eldrion tidak akan menyalahkan Mike, ia tahu bahwa Mike tidak memiliki maksud buruk sama sekali terhadapnya.“Sepupumu benar-benar gila. Aku kira setelah dia mencoba membiusmu waktu itu dia akan berhenti, tapi ternyata dia masih saja melakukan hal menjijikan lainnya.” Oliver sangat tidak habis pikir terhadap tindakan Miranda.“Miranda akan dikirim ke luar negeri. Dia tidak akan pernah kembali ke negara ini lagi.”Ketiga teman Eldrion tidak heran jika Eldrion bersikap kejam, Miranda memang sudah melewati batasan. Miranda adalah saudara Eldrion, ia seharusnya tidak mengkhianati Eldrion seperti itu.“Aku tidak mengerti kenapa Miranda bisa melakukan hal seperti itu,” seru Oliver. “Aku juga tidak menyangka bahwa seorang Aerin Miller juga akan melakukan trik murahan untuk menarik perhatian
last updateTerakhir Diperbarui : 2024-12-04
Baca selengkapnya

38. Calon Suami

Hari ini adalah hari pembukaan rumah mode Ravenna. Tamu-tamu undangan telah hadir dan memasuki tempat itu termasuk Eldrion yang duduk paling depan.Para pekerja Ravenna sangat mengagumi Eldrion, mantan suami atasannya benar-benar sangat berguna. Semua tamu yang datang adalah mereka yang berasal dari kalangan atas dengan jumlah uang yang tidak terbatas.Hari ini rumah mode milik atasan mereka pasti akan meraup banyak keuntungan dengan pakaian-pakaian yang banyak terjual.Pembawa acara telah mengambil alih acara, lalu kemudian Ravenna memberikan kata sambutan.Setelah Ravenna selesai memberikan kata sambutan, Eldrion bangkit dari tempat duduknya dan pergi mendekati Ravenna dengan buket bunga mawar merah yang segar untuk Ravenna.“Selamat untuk pembukaan rumah modemu, Istriku.” Eldrion mengucapkannya dengan bangga. Ia bangga pada wanitanya yang mampu berdiri sendiri.“Terima kasih.” Ravenna menerima buket bunga itu disertai dengan senyuman ringan di wajahnya. Ia sangat jarang tersenyum p
last updateTerakhir Diperbarui : 2024-12-04
Baca selengkapnya

39. Kau Harus Memberitahuku

“Kau sudah bangun.” Eldrion kembali ke kamar Ravenna setelah membuatkan minuman untuk meredakan efek alkohol di tubuh Ravenna.Ravenna mengangkat kepalanya, ia melihat Eldrion yang masih mengenakan pakaian semalam.“Ya.”Eldrion berdiri di tepi ranjang. Menatap wajah Ravenna yang tetap terlihat cantik meski baru bangun dari tidur. “Apakah kepalamu sakit?”“Sedikit.”“Baiklah, bersihkan tubuhmu terlebih dahulu. Aku sudah membuatkan sarapan untukmu.”“Ya.” Ravenna bangkit dari tempat tidurnya, ia berjalan sembari menahan rasa tidak nyaman di kepalanya.Ravenna mandi, Eldrion juga pergi mandi di kamar lain. Beberapa menit kemudian keduanya sama-sama selesai membersihkan tubuh mereka.Keduanya pergi ke ruang makan. Ravenna melihat sarapan yang ada di atas meja. Ada sup, salad sayur dan telur. Eldrion tampaknya benar-benar paham bahwa makanan ini memang baik untuk mengurangi efek alkohol di dalam tubuh.Eldrion menarik kursi untuk Ravenna, ia kemudian duduk di tempatnya. Mereka lalu memul
last updateTerakhir Diperbarui : 2024-12-04
Baca selengkapnya
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status