Pagi itu, suasana di rumah Mira begitu meriah. Janur kuning melengkung megah di depan gang, menandai ada hajatan besar. Pregolan terop berdiri kokoh, dihiasi dua pohon pisang raja yang menjulang di sisi kanan dan kiri, pertanda kesakralan acara. Di atasnya, terop model modern dengan gelembung-gelembung kecil dan lampu hias , berpadu dengan rumbai-rumbai bunga, menciptakan nuansa perayaan yang mewah.Empat penerima tamu berdiri di pintu masuk, anggun dalam kebaya beludru merah maroon. Senyum mereka ramah menyambut para tamu yang datang dengan wajah penuh antusiasme. “Sugeng rawuh,” sapa salah satu dari mereka, membungkukkan badan sedikit sebagai tanda penghormatan.Di dalam, gending Jawa mengalun lembut, dipimpin MC Pak Warno yang duduk bersila di atas tikar pandan. Suaranya mendayu-dayu, menyanyikan tembang-tembang penuh makna. “Lir-ilir, lir-ilir...”Bu Gita, pemilik WO, setelah berbincang dengan Pak Warno, berkeliling mengontrol segala sesuatunya agar terlaksana dengan baik.Di hala
Last Updated : 2025-04-02 Read more