"Ibu ini siapa, ya?"Agna mengerjapkan mata, berusaha menetralkan perasaan yang tiba-tiba saja bergejolak. Seorang ibu memakai gamis berdiri di hadapannya, mata penuh selidik menelusuri wajahnya dari ujung kepala sampai ujung kaki."Bu Agna, kan?"Sekujur tubuh Agna menegang. Tangannya mencengkeram tas kecil yang dibawanya, jari-jari terasa dingin."Eh, iya. Saya Agna, Bu," jawabnya dengan suara setenang mungkin.Ibu tua itu menyipitkan mata, seakan-akan tengah membandingkan sesuatu dalam ingatannya. "Kok beda, ya? Kamu sekarang nggak pakai hijab, juga nggak serapi dulu. Dulu kalau datang ke sini wangi, pakai make up. Sekarang... duh, hampir nggak kenal."Beberapa ibu yang berdiri di sekitar langsung menoleh, menatap Agna dari kepala hingga kaki. Bisik-bisik mulai terdengar, beberapa bahkan terang-terangan menunjuk ke arahnya."Makanya, aku tadi juga ragu. Beneran Bu Agna? Wah, kirain orang lain.""Berubah banget, ya? Dulu anggun, sekarang malah kayak...""Jangan-jangan karena stres d
Last Updated : 2025-03-19 Read more