Semua Bab Cinta itu Love: Bab 51 - Bab 53

53 Bab

Bab 51

Irma mengantarkan Laras pulang, karna khawatir di jalan, keadaannya sedang tidak baik-baik saja. Entah apa yang sudah terjadi pada Laras siang ini, pikir Irma. “Assalamu’alaikum.“ salam dua gadis ini.“Waalaikumsalam,” jawab Dewi dari dalam.“Eehhh Irma, tumben Irma main? Udah lama ga pada main ke sini? Mamih rindu loohhh,” ucap Dewi, ramah. Memang pembawaan Dewi yang ramah membuat anak-anak betah main di rumah Laras.“Iyaa Mam, kan abis ujian baru beres,” jawab Irma sambil mencium tangan Dewi. “Lohhhh anak Emak kenapa ini sendu banget, pulang sekolah ko kaya lemes begini? “ Dewi menyambut mereka dengan berondongan pertanyaan.“Laras masuk kamar dulu, Mak, nanti Laras cerita ke Emak," ucap Laras langsung menuju kamar.Irma suka tergelitik tak dapat menyembunyikan senyum mendengar panggilan Laras kepada Dewi. ‘Emak', Beneran kalo liat penampilan Laras sama Mamih itu kontras banget kalo panggil 'emak.“Ayu Ma, di kamar aja,” ajak Laras. Di dalam kamar Irma langsung menaruh bobot tub
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-03-30
Baca selengkapnya

Bab 52

Laras semakin tak bergairah begitu mendengar nama Excel di sebut. Kresss ... Suara kunyahan di mulut Irma terdengar melambat. "Lo kenapa lagi? Kok di tekuk lagi itu muka. Udah relain aja Mas Bagas, lagian ada Excel yang famous dan tajir melintir, nanti lo punya ipar julid." Irma terbahak, membuat wajah Laras semakin suram. "Tadi gue kesel banget sama Excel, Ma." Suara Laras lesu tak bergairah. "Kenapa?" "Wajar nggak sih, gue nggak percaya sama Excel kalo dia bilang cinta sama gue, secara! dia cewenya banyak, sering ngajakin cewe-cewe pergi, apalagi Niken." Laras kembali mengingat Niken. "Apa Niken yang ngerjain gue," gumam Laras. "Ngerjain apa?" "Gue belum cerita ke elo, ya?? Cerita nggak ya? Malu gue kalo cerita." Suara Laras pelan, khawatir ada yang mendengar. Irma menaruh gelas minuman. "Kayanya serius, masalah apa? Cerita dong." Irma mendekatkan kepala ke wajah Laras, terlihat sangat penasaran. "Ma, ini rahasia kita berdua ya." Laras mencoba memastikan Irma tak meny
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-03-30
Baca selengkapnya

Bab 53

Excel berjalan mengikuti langkah lelaki bersetelan jas rapih. Si lelaki membukakan pintu mobil yang sudah menunggu di parkiran. Wajah Excel berubah ketika mengetahui di dalam mobil ada Nata sudah menunggu sejak tadi. Lelaki jangkung ini berniat meninggalkan mobil tapi di hadang seorang lelaki bertubuh besar. Dengan terpaksa Excel masuk ke dalam mobil. Nata menatap Excel tajam. "Papah sudah atur pernikahan kamu, kalau kamu terus-terusan bikin masalah begini kamu hanya akan membuat reputasi Papah hancur. setidaknya dengan menikah kamu akan ada yang mengatur. Ada yang menunggu. Dengar, kali ini kamu tidak boleh menolak. Papah nggak mau ada masalah di luar kendali Papah, apalagi masalah dengan wanita.""Terserah, walau aku menikah tak akan ada perempuan manapun yang bisa buat aku jadi baik kecuali ..." Nata menicingkan mata, menunggu kelanjutan ucapan anaknya. "Kecuali apa?" Excel mengibaskan tangan enggan menjawab, menjawab pun pasti tak akan ada gunanya, mana pernah Nata mengabulka
last updateTerakhir Diperbarui : 2025-03-31
Baca selengkapnya
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status