Home / Pendekar / Kaisar Pedang Tertinggi / Chapter 51 - Chapter 60

All Chapters of Kaisar Pedang Tertinggi: Chapter 51 - Chapter 60

73 Chapters

Tak Perlu Menahan Diri

Sementara itu Zhi Shenzhen yang melesat dilangit merasakan pergerakan sekelompok besar orang tengah menuju Sekte Yonjing."Ada yang mulai bergerak. Sepertinya aku harus mengokohkan fondasi sekte yang baru , setelah itu aku bisa pergi dengan tenang."gumam Zhi Shenzhen dengan semakin cepat melesat di langit.GRUDUK! GRUDUK!Sebuah pasukan dengan jumlah dua ribu orang menuju ke sekte Yonjing. Mereka adalah pasukan dari istana Sunlong yang diperintahkan oleh kaisar Chunyun, Lei Hong melakukan penaklukan pada sekte Yonjing."Panglima Gu..."panggil seorang tetuaSeorang pria menggunakan zirah perak dengan menunggangi kuda menoleh kearah belakang. Seorang tetua menaiku kuda untuk mendekatinya."Ada apa tetua Kong?"tanya panglima Lei Gu"Apa semua pasukan ini sudah siap untuk melakukan pertempuran?"tanya Lei Kong"Anda bertanya hal yang salah. Jelas pasukan ku sudah siap untuk bertempur. Jika tidak, untuk apa kamu
last updateLast Updated : 2025-02-25
Read more

Bermain Denganku

Sebuah tebasan pedang energi Qi melesat kearah pegunungan yang mengelilingi bagian depan sekte Yonjing.DUAR!Seketika pegunungan tersebut hancur menjadi debu menyisakan setengah dari tinggi aslinya. Getaran tanah dan gelombang udara menyebar kesekitarnya. Para murid nampak tersenyum lebar melihat hal tersebut.Ketua mereka sudah menunjukan salah satu kekuatannya yang membuat mereka semakin bersemangat.Usai melakukan itu , Zhi Shenzhen kembali ke tempatnya. Ia duduk dengan menopang pipinya sembari memiringkan kepalanya.Pasukan Istana Sunlong semakin mendekat. Mereka telah melihat pegunungan yang mengelilingi sekte Yonjing."Sekte Yonjing hanyalah kumpulan pecundang yang hanya cari nama. Tempat mereka saja dikelilingi pegunungan seolah mengurung diri. Bukankah itu memalukan."ujar salah satu tetua"Ya itu benar. Setelah ini, sekte Yonjing akan dibuat jadi penjara, pegunungan yang mengelilinginya sangat bagus untuk mengur
last updateLast Updated : 2025-02-26
Read more

Pertempuran

Para murid sekte Yonjing dan pasukan Istana Sunlong melompat menghindari pembekuan yang terjadi pada tanah yang di pijak mereka. Bahkan pohon yang ada disana juga membeku.Fang Rongrong dan para tetua sekte Yonjing juga panglima Lei Gu dan tetua mereka juga melompat menghindari hal yang sama.Sontak saja melihat hal tersebut semua orang terkejut."Pedang es kelas surgawi dengan efek pembekuan" Pekik salah satu tetua"Bagaimana orang ini bisa memiliki pedang seperti itu?""Siapa sebenarnya orang ini.""Fang Rongrong, kamu pimpin para murid untuk mengurus yang disini. Aku akan bermain sebentar dengan dua orang itu." Ujar Zhi Shenzhen"Baik ketua sekte."Perlahan Zhi Shenzhen melayang ke udara. Fang Rongrong yang melihat itu menatap tajam pada panglima Lei Gu dan para tetua dari istana Sunlong."Rongrong , tunjukan. Bagaimana kekuatanmu pada mereka. Seharusnya kamu bisa melewati hambatanmu dengan pertarung
last updateLast Updated : 2025-02-27
Read more

Membuat Jengkel

Suara bentrokan pedang terdengar. Lie Weng menebas berulang kali pada Zhi Shenzhen namun ditangkis dengan mudah.Suara bentrokan pedang terdengar keras dengan fluktuasi energi Qi yang terus menyebar di langit.Beberapa orang yang ada dibawah mendangkakkan kepala dan melihat pertarungan yang terjadi.."Pertarungan telah dimulai.""Siapa yang akan menang?""Ketua sekte pasti akan menang. Dia punya kekuatan yang tersembunyi. Selama ini ia menyembunyikan dengan sangat baik. Kita bahkan tidak tahu seberapa kuat sebenarnya kekuatannya."BANG!Pedang beradu, Zhi Shenzhen dengan tangan kiri menahan pedang Lie Weng yang di pegang dua tangan."Apakah hanya ini kemampuan ranah kaisar? Jangan mengecewakan semangatku yang sudah begitu berkobar."ujar Zhi Shenzhen"Kamu !" Lie Weng melonjakan energi Qi miliknya dan berusaha menekan Zhi Shenzhen.Zhi Shenzhen mulai sedikit tersenyum. Tiba-tiba dari belakangnya
last updateLast Updated : 2025-02-28
Read more

Tidak Pernah Dengar

BOFF!!Kobaran energi Qi membesar berusaha menekan Zhi Shenzhen yang menahan serangan Lie Weng."HIYAA!"Zhi Shenzhen mulai merasakan tekanan pada tangannya akibat menahan serangan Lie Weng."Tahan dia Weng!"seru Yu GuangxingLie Weng melirik para Yu Guangxing yang sudah berada di belakang Zhi Shenzhen. Ia menusukan pedangnya ke punggung Zhi Shenzhen."Rasakan ini!"BANG!Mata Yu Guangxing terbelalak melihat tusukan pedangnya ditahan dua jari Zhi Shenzhen yang posisinya sama seperti saat ia menahan serangan sebelumnya dengan pedang energi Qi."Apa? Bagaimana mungkin?""Kalian berdua ini ternyata licik ya. Menyerang dari depan dan belakang."ujar Zhi Shenzhen"Hahaha! Dalam pertarungan tak ada yang namanya licik. Semua demi kemenangan!" Seru Lie Weng dengan melonjakkan energi Qi miliknya.Zhi Shenzhen menghela nafas panjang. Ia meregangkan otot lehernya."Kalo begitu ak
last updateLast Updated : 2025-03-01
Read more

Tanpa Belas Kasih

Tiba-tiba saja kedua tangan Lie Weng terpotong.ARGH!Lie Weng terkejut dengan hal itu. Ia meringkuk dengan tiba tiba jatuh ke tanah.BRUK!"Tanganku!!" Teriak Lie Weng dengan sangat keras.Yu Guangxing melirik kesamping, ia terkejut dengan apa yang terjadi pada Lie Weng."Ka..kamu berani melukai kami? Kamu benar-benar cari masalah. Aula surgawi tidak akan memaafkanmu."ujar Yu Guangxing dengan gemetaran"Masalah? Bukankah kalian yang mencarinya duluan?"lirik Zhi Shenzhen"Kurang ajar !"Perlahan pedang Yu Guangxing dihunuskan ke langit. Ia melonjakan energi Qi miliknya hingga batasannya.HIYAA!Sebuah pedang raksasa energi Qi terbentuk. Zhi Shenzhen yang melihat itu mengkrenyitkan alisnya."Jurus pedang penghancur!"Pedang raksasa energi Qi melesat kearah Zhi Shenzhen.BANG!SRUUUAKKK!Retakan ruang hampa terjadi. Suara memekikan telinga ter
last updateLast Updated : 2025-03-02
Read more

Diagram Nasib

SRAT!SRAT!Suara tebasan pedang sapa baju zirah yang tembus hingga dada orang terdengar sahut menyahut."Tolong ampuni kami!"SRAT!"Jangan bunuh kami!"SRAT!Murid sekte Yonjing benar tak berbelas kasih pada pasukan Istana Sunlong yang datang untuk menaklukan mereka.DEB!Gelombang udara menyebar kesekitarnya.Zhi Shenzhen berdiri diatas medan pertempuran yang mulai terlihat siapa pemenangnya. Pasukan Istana Sunlong sudah banyak berkurang. Sementara murid sekte Yonjing hanya beberapa saja yang terluka dan kelelahan. Basis kultivasi milik Zhi Shenzhen telah kembali disegel.SRATT!"Ketua telah kembali."ujar Fang Rongrong yang melihat Zhi Shenzhen dilangitPanglima Lei Gu bersandar di batang pohon. Ia kehilangan tangan kanannya dan juga dadanya yang tertebas.HOSH! HOSH.Pandangannya perlahan tertuju pada langit dimana Zhi Shenzhen berada."
last updateLast Updated : 2025-03-03
Read more

Peringatan

Di depan istana Sunlong tiba-tiba muncul orang dengan melayang di udara." DEB!Gelombang udara menyebar kesekitarnya dengan fluktuasi energi Qi. Semua orang yang ada disana begitu terkejut.Para tetua dan Lei Hong yang ada di dalam jala juga terkejut. Mereka merasakan fluktuasi energi Qi yang begitu kuat didepan istana dengan tiba tiba."Fluktuasi energi Qi ini?""Siapa yang datang?"Segera mereka beranjak dari aula tersebut untuk pergi keluar.Dilangit depan istana Sunlong, Zhi Shenzhen melihat kearah bangunan istana. Tangannya mengeluarkan pedang energi Qi miliknya.Fluktuasi energi Qi menyebar kesekitarnya dari pedang energi Qi miliknya tersebut membuat hempasan angin berulang kali.DEB! DEB! DEB!"Siapa itu? Kenapa dia tiba-tiba muncul disana dan memuat fluktuasi energi Qi?" Ujar salah seorang yang melihat Zhi Shenzhen dari bawahSegera beberapa orang melesat k
last updateLast Updated : 2025-03-04
Read more

Ketua Pengganti

Sementara itu Zhi Shenzhen telah sampai kembali di sekte Yonjing. Sorak sorai para murid terdengar keras. Kemenangan telak berhasil didapatkan Sekte Yonjing yang ingin di taklukan Istana Sunlong. Zhi Shenzhen melihat keadaan medan peperangan dibawahnya dengan sedikit tersenyum. "Sudah saatnya melanjutkan perjalanan."gumamnya. Di aula sekte Yonjing, semua tetua telah hadir berkumpul. Zhi Shenzhen tengah duduk di tempatnya dengan menopang dagunya. "Ketua semuanya telah hadir."ujar Fang Rongrong Mendengar perkataan itu, Zhi Shenzhen menganggukkan kepalanya. Ia menegakkan duduknya dengan menagao pada semua orang diaula. "Aku akan pergi." DEG! Para tetua langsung saling pandang dengan penuh keterkejutan. "Pergi? Apa maksudnya?" "Ketua ingin pergi?" Fang Rongrong yang paling dekat dengan Zhi Shenzhen juga merasa terkejut dan k
last updateLast Updated : 2025-03-05
Read more

Perjalanan Baru

Disebuah hutan , sebuah rombongan keluarga tengah di kepung oleh sekelompok orang berpakaian serba hitam."Tolong jangan bunuh kami. Kami akan berikan apapun yang kalian minta tapi tolong jangan bunuh kami."punya seorang pria."Haha, kami bisa ambil semua barang kalian setelah membunuh kalian semua. Bukankah sama saja." Balas seorang pria dehn tersenyum tipis"Jangan.. kumohon...jangan...""Kalian bunuh mereka semua."perintah pria tersebut"Yaaa!"JLEB!SRAT!"Ampun!!""Tolong jangan __"SRAT!Satu persatu orang dari rombongan keluarga tersebut dibantai oleh kelompok orang berpakaian serba hitam tersebut.Darah mulai mengalir ditanah dengan tubuh yang satu persatu bertumbangan."Hahaha!"Tawa kerasa terdengar dari orang orang berpakaian serba hitam tersebut.TAP!Tiba tiba terdengar suara tapak kaki pada sebuah dahan pohon."He
last updateLast Updated : 2025-03-06
Read more
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status