Wijaya selalu menyempatkan diri untuk bermain bersama anak dan istrinya di sela-sela kesibukannya. Pria itu sudah tidak pernah lagi pergi ke penjara. Dia hampir tidak mengurus kehidupan Luna lagi. Lelaki yang hanya fokus untuk keluarga.“Pak, besok Anda sudah harus membawa Nyonya ke rumah sakit,” ucap Leon.“Benar. Amira akan melahirkan.” Wijaya tersenyum.“Besok siang kamu siapkan semuanya dan pastikan aman. Aku dan Amira akan pergi ke rumah sakit. anak-anak juga akan ikut,” jelas Wijaya. “Baik, Pak. Saya sudah mempersiapkan semuanya jauh hari,” ucap Leon.“Bagus.” Wijaya melihat panggilan masuk dari dokter Ibra. “Halo, Ibra. Ada apa?” tanya Wijaya. “Aku harap kamu tidak lupa,” jawab dokter Ibra. “Tentu saja. Besok siang aku akan membawa Amira,” tegas Wijaya. “Ya. Kami sudah mempersiapkan semuanya. Rumah khusus untuk kamu dan keluarga.” Dokter Ibra tersenyum. Wijaya telah memesan satu Gedung untuk dia dan keluarganya layak rumah sendiri.“Aku tahu itu. Terima kasih,” ucap Wijaya.
Last Updated : 2025-02-18 Read more