“Aku akan menemuinya. Aku tidak mau dia mengusik hidupku, Kak. Jadi aku harus memberikan peringatan penuh padanya.” Itulah tujuan Retta. Gerald adalah orang yang gigih. Jika dia tidak tegas pada Gerald, yang ada pria itu akan mengejarnya terus. “Tapi—” “Temani aku saja. Awasi dari jauh. Aku akan jaga diri baik-baik. Lagi pula itu tempat umum. Dia tidak akan melakukan hal yang berbahaya.” Retta meyakinkan kakaknya. Shera mengembuskan napasnya. Adiknya punya cara untuk menyelesaikan masalah sendiri. Jadi sebagai kakak dia harus mendukung saja. “Baiklah.” Shera pun menerima. Besok dia tidak akan melepaskan pandangan dari Retta.Retta dan Shera sampai di hotel. Setelah mereka membersihkan diri, mereka memilih untuk menghubungi pasangan masing-masing. Shera memilih sambil merebahkan tubuhnya di tempat tidur, sedangkan Retta memilih untuk di balkon kamar. Sambil memandangi langit malam.“Halo, Sayang,” sapa Rylan dari jauh sana. Mendengar suara Rylan, Retta merasa begitu senang. Sejen
Last Updated : 2023-12-01 Read more