All Chapters of Wanita Buruk Rupa Pilihan CEO Kaya: Chapter 21 - Chapter 30

100 Chapters

Bab 21 - Diantara Dua Pilihan

"Iya, aku tak ingin berzina terus denganmu. Aku pun ingin kamu tinggal bersamaku, agar aku tak merasa kesepian setiap malamnya," ungkap Diana dengan manja. "Ya, sabar dulu! Semua butuh pertimbangan yang matang. Aku tak ingin terlalu terburu-buru. Akhir-akhir ini, kuliahku sangat padat. Otakku terkuras ke sana," ucap Romeo berbohong. "Lantas, sampai kapan aku harus menunggunya?" Diana bertanya untuk memastikan kepada kekasihnya itu. Sama halnya dengan Diana dan Romeo yang sedang berdebat mengenai rencana pernikahan mereka. Bram dan Rizky pun saat ini sedang bertengkar, karena Bram memaksa Inara untuk menikah dengannya. "Kalau sudah ditolak, harusnya Anda itu sadar! Jangan jadi orang yang tak tahu malu seperti itu. Sudah sana, jadi ganggu orang sedang berduaan saja," sindir Rizky dengan wajah mengejek. Bram mengepalkan tangannya, merasa tak terima. Bram hendak memberikan bogeman ke wajah Rizky. "Jangan berani menyentuh saya, jika tak ingin bermasalah dengan pihak hukum!" Ancam Rizk
last updateLast Updated : 2023-10-28
Read more

Bab 22 - Penolakan Orang Tua Rizky

Kedua orang tua Rizky baru saja sampai di apartemen sang anak. Mereka menekan bel berkali-kali, karena sang anak tak juga membuka pintu. Tentu saja hal itu membuat sang papa merasa kesal. "Sabar Mas, mungkin Rizky sedang di kamar mandi. Atau mungkin, dia tak ada ya di dalam. Mama coba hubungi lewat telepon dulu," sang istri mencoba menenangkan. "Ya sudah, telepon sana! Bikin kesal orang tua aja. Makanya, papa ingin segera menikahkan dia. Biar tak hidup seenaknya seperti sekarang," sang papa meluapkan rasa kesalnya. Sampai akhirnya, Rizky menerima panggilan telepon dari sang mama. Dengan mata masih mengantuk, dan kepala masih terasa berat. Dia meraih ponsel di atas nakasnya."Ya, Ma. Ada apa?" Rizky menjawab panggilan telepon dari sang mama. Suaranya masih terdengar berat, suara khas baru bangun tidur. Rizky terkejut, saat mendengar kedua orang tuanya berada di depan pintu apartemen. "Ya ampun, kacau banget sih aku. Sampai mama dan papa telepon aku berkali-kali, gak dengar. Habis
last updateLast Updated : 2023-10-28
Read more

Bab 23 - Pertengkaran Rizky Dengan Sang Papa

"Maaf, untuk kali ini aku gak bisa. Aku akan tetap mempertahankan hubungan kami, dan segera menikahi wanita pujaanku. Meskipun tanpa restu papa. Sama dengan yang lain. Aku pun ingin bahagia, hidup bersama wanita yang aku cintai. Kelak, aku yang akan menjalani kehidupan ini," ucap Rizky tegas. PLAK! Tamparan mendarat kembali di wajah Rizky. Sang papa terlihat begitu marah, karena Rizky menolak perjodohan sang papa dengan anak sahabatnya. Wajah sang papa sudah terlihat memerah, menatap tajam ke arah Rizky. Dia tampak meremas tangannya, mencoba menahan untuk tidak memukul sang anak. "Dasar anak kurang ajar! Jadi ini balasan yang kamu berikan kepada papa? Papa benar-benar kecewa sama kamu! Bisa-bisanya kamu malah membela wanita itu, dibandingkan papa kamu sendiri," ucap sang papa ketus. "Maafkan aku, Pa! Aku sangat mencintainya, dan aku gak mau kehilangan wanita yang aku cinta untuk kedua kalinya," jelas Rizky. Rizky berharap sang papa mau mengerti, dan memberikan kesempatan kepadanya
last updateLast Updated : 2023-10-29
Read more

Bab 24 - Hilang Kendali

"Aku tak ingin mengajarkan kamu menjadi anak pembangkang terhadap orang tua. Setiap orang tua menginginkan yang terbaik untuk anaknya," Inara mencoba memberi pengertian. "Ini bukan kesalahan kamu, Ra! Tapi, semua ini keegoisan papaku. Aku yang memilih hidupku, dan aku memilih kamu. Aku sayang kamu."Inara terkejut, saat Rizky memeluk tubuhnya erat. Seakan tak ingin terpisah. Rizky melepaskan pelukannya, dan menatap lekat wajah Inara. Membuat jantung Inara berpacu cepat. Dia pun dibuat melongo, kala Rizky tiba-tiba saja mencium bibirnya. "Ya Tuhan, apa yang terjadi padaku? Mengapa aku tak bisa menolaknya?" Tanpa melepas pagutannya, Rizky membawa Inara ke ranjang. Rizky mencium bibir Inara begitu rakus, mengukung tubuh mungil Inara. Membuat Inara merasa ketakutan. Inara terus memukul-mukul dada bidang Rizky, berharap Rizky menghentikan kegilaannya. Rizky seakan hilang kendali, dia sampai merobek pakaian yang dikenakan Inara saat itu, dia juga memberikan banyak tanda di leher Inara.
last updateLast Updated : 2023-10-30
Read more

Bab 25 - Penderitaan Monika Belum Berakhir

"Brengsek! Jadi ini, yang kamu lakukan di belakangku?"Bukan itu saja, Monika juga menampar wajah Romeo. Dia terlihat sangat marah, merasa tak terima dengan apa yang diperbuat Romeo. Hatinya terasa sakit, saat mengetahui kalau Romeo hanya mempermainkan dia saja. Meskipun dirinya pun tak benar-benar mencintai Romeo. Apa yang dilakukan Monika, tentu saja membuat Romeo begitu marah. Indri-sang kekasih pun merasa tak terima. Dia langsung mendorong Monika, membuat Monika tersungkur. Sontak, semua mata pengunjung di sana kini menatap ke arah Monika. Membuat wajah Monika terlihat memerah menahan rasa malunya. Terlebih saat itu Indri dan Romeo tampak menertawakan dia. "Baguslah sekarang kamu sudah tahu! Selama ini aku memang tak pernah mencintaimu. Lagipula, kamu pun hanya mencintai mantan kekasihmu itu. Untuk apa aku bertahan sama kamu. Sekarang kamu sudah tahu 'kan apa yang sebenarnya? Kamu itu hanya wanita jalang! Wanita yang berada di sampingku, adalah wanita yang benar-benar aku cintai
last updateLast Updated : 2023-10-31
Read more

Bab 26 - Menderita

"Tidak! Malam ini juga, aku minta kamu pergi dari sini! Aku tak ingin kekasihku menyangka aku masih berhubungan denganmu," ucap Romeo dengan sombongnya. Monika menatap Monika dengan kebencian. Dia merasa tak terima. "Kenapa menatap aku seperti itu? Gak suka? Harusnya, kamu bersyukur. Selama ini aku sudah bersikap baik kepadamu. Memberikan tumpangan dan memberikan kamu makan, bahkan aku memberikan kamu uang juga. Sudah sana pergi, aku sudah bosan melihatmu! Ternyata, wajahmu membuat bosan. Pantas saja Bram bosan padamu," Romeo berkata kepada Monika. "Aku bersumpah, akan membalas semua perbuatan kamu!" Monika berucap dalam hati. Dia juga terlihat mengepalkan tangannya. Romeo begitu kasar. Dia langsung mengambil tas Monika, dan melemparnya keluar. Ini kedua kalinya, Monika diperlakukan buruk oleh laki-laki yang sempat menggilai dia. "Sudah sana pergi, tunggu apalagi? Aku lelah, ingin tidur. Semoga kamu bisa mendapatkan laki-laki yang bisa mengikuti kemauan kamu!" Romeo katakan, sebel
last updateLast Updated : 2023-11-01
Read more

Bab 27 - Jatuh Sakit

Rizky menjadi tak nafsu makan. Dia memilih untuk pergi meninggalkan tempat, tak pedulikan Monika. "Pak, ini gimana temannya?" tanya seorang bapak yang berada di sana. "Dia bukan teman saya Pak. Saya tak kenal dia. Kami hanya sempat bertemu saja di sebuah tempat. Maaf Pak, saya tak ingin berurusan dengan dia. Saya harus segera bekerja. Mungkin, dia lapar kali Pak. Makanya, lemas dan jatuh pingsan," jelas Rizky. Rizky melangkahkan kakinya dengan gagah menuju parkiran mobil, kemudian langsung melajukan mobilnya menuju perusahaan. "Bikin mood buruk saja pagi-pagi!" umpat Rizky. Rizky memasuki perusahaan. Semua karyawan yang bertemu dengannya, menundukkan kepalanya memberi hormat. "Pak Rizky semakin tampan aja ya? Tapi kasihan, sampai sekarang belum punya pendamping. Katanya, Pak Abimanyu menjodohkan dia sama anak sahabatnya. Tapi, dia menolak. Dia masih cinta sama mantan kekasihnya yang gak direstui," ucap seorang karyawan bernama Ayu. "Tapi kayanya, dia dekat banget ya Mbak Felisa.
last updateLast Updated : 2023-11-01
Read more

Bab 28 - Kebaikan Rizky

"Oh iya, kamu mau makan apa Ra? Biar aku belikan sekalian. Kamu harus makan yang banyak, agar cepat sehat. Perut aku pun sudah lapar. Tadi aku gak sempat makan," Rizky bertanya. "Maaf ya! Aku jadi merepotkan kamu terus. Gara-gara kamu mengurus aku, kamu jadi telat makan. Aku nanti saja, belum lapar. Kalau kamu lapar, makan saja duluan," sahut Inara. "Sekali lagi kamu bicara seperti itu, aku cium kamu. Sepertinya, kamu memang sengaja ya berlama-lama di sini. Agar bisa dekat aku terus," goda Rizky. Rizky terlihat tertawa begitu senang, membuat wajah Inara memerah. Mau atau tidak mau, Rizky akan tetap membelikan Inara makanan. Dia ingin Inara segera sehat. "Ya sudah, aku keluar dulu ya," pamit Rizkydan Inara mengiyakan. Rizky pergi meninggalkan rumah sakit, untuk membeli makanan untuk mereka. Dia memilih membeli makanan di sekitar rumah sakit. "Kamu itu selalu membuat aku gemas dan tak akan berpaling darimu." Seutas senyuman melengkung di sudut bibir Rizky. Dia selalu merasa jatuh
last updateLast Updated : 2023-11-02
Read more

Bab 29 - Rasa Cinta Rizky

"Ternyata, kamu raja tega juga ya," sindir Inara."Sama siapa dulu. Orang jahat begitu, gak pantas di tolong. Kalau sama orang yang aku cinta, mau apapun aku lakukan. Termasuk menyembuhkan Pak Susilo," sahut Rizky. Sayang seribu sayang, Inara masih saja terngiang-ngiang ucapan papanya Rizky. "Makanya, jangan sia-siakan aku! Jangan sampai keduluan cewek lain. Sampai saat ini sih, hati aku masih terpaut dengan nama kamu," ucap Rizky. Dia tampak tersenyum menggoda Inara. Ini bukan pertama kalinya, Rizky setia mendampingi dan mengurusnya. Kesetiaannya telah diuji, saat Inara di Korea dulu untuk masa penyembuhan. Dia rela meninggalkan segalanya, termasuk kedua orang tuanya dan juga perusahaannya. "Ya sudah, tak usah dipikirkan! Nanti yang ada, akan menambah beban pikiran kamu. Yang terpenting sekarang, kamu sehat dulu! Lebih baik sekarang kamu tidur, beristirahat! Biar kamu bisa segera pulang dari rumah sakit," ucap Rizky sambil mengusap kepala Inara dengan lembut. "Kamu tahu gak si, R
last updateLast Updated : 2023-11-03
Read more

Bab 30 - Menemui Pak Susilo

Rizky hendak menghubungi Inara, untuk memberitahu tentang rencana keberangkatan mereka ke Singapura. "Tolong persiapkan dari sekarang, semua yang kamu butuhkan selama di sana! Besok jam 08.00 pagi kita berangkat ke Singapura. Kita kesana naik jet aku. Jam 06.00 pagi, aku jemput kamu ya di apartemen," ucap Rizky melalui panggilan telepon dengan Inara. "Jet pribadi?"Inara terkejut mendengarnya. Pasalnya, kemarin-kemarin Rizky tak bilang. Kalau pesawat jet saat mereka kembali dari Korea, adalah miliknya. "Iya sayangku. Calon suamimu ini sekarang bukanlah orang yang lemah. Aku sudah bisa melakukan apapun yang aku inginkan, tanpa papaku lagi," jelas Rizky terkekeh. Dia yakin, kalau wajah Inara saat ini begitu menggemaskan. Jika dia tak bersama Rizky, dia tak akan pernah mendatangi negara Korea dan juga Singapura. Dia juga gak bisa merasakan naik jet pribadi ataupun pesawat. Suatu keberuntungan bagi Inara, menjalin hubungan dengan seorang CEO kaya raya yang memiliki Kekayaannya luar b
last updateLast Updated : 2023-11-03
Read more
PREV
123456
...
10
DMCA.com Protection Status