Semua Bab Menjadi Istri Muda Si Tuan Muda: Bab 291 - Bab 300

460 Bab

S3 - Dua Sisi Dalam Diri Kane

“Apa yang baru saja kau katakan, Kane! Sudah aku peringatkan untuk tidak memberikan harapan palsu pada menantuku! Dan kau! Kau sama sekali tidak pantas menjadi putraku!” ucap Albert dengan emosi menggebu.Dadanya bergemuruh ketika mendengar ucapan Kane sesaat tadi. Itu seperti nyata seorang Zacky berkata kepada Bianca dengan sangat lembut. Bianca pun terpukau dengan kalimat dan nada bicara Kane kepadanya.“Al ... tenangkan dirimu. Jangan terlalu emosi! Ingat kesehatanmu juga tidak baik-baik saja belakangan ini,” kata Olivia berusaha memperingati suaminya akan hal itu.“Kau tidak dengar apa yang baru saja dia katakan, Sayang? Dia berlagak seperti dia memang adalah Zacky. Sungguh tidak bisa aku percaya dia akan melakukan hal itu dengan sangat mudah!”“Dad! Apakah aku memang tidak pantas menjadi putramu lagi?” tanya Kane dengan suara yang mendayu sedih.Namun, bukan pertanyaannya itu yang membuat Albert diam tak berkutik di tempatnya. Panggilan yang baru saja disebut Kane kepadanya bukan
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-06-20
Baca selengkapnya

S3 - Perjodohan

Di rumahnya, Auriel tampak murung dan tidak bersemangat untuk melanjutkan makan malamnya. Tidak ada panggilan atau pesan sama sekali dari Kane dan itu membuat feelingnya sebagai seorang wanita bekerja keras.Rasa cemburu tiba-tiba saja menyeruak di dalam hatinya dan ia takut jika ternyata Kane sudah terpikat dengan wanita lain saat berada di kota ini. Auriel tidak akan membiarkan hal itu terjadi karena ia sudah terlanjur mencintai Kane.“Sayang ... kenapa tidak dihabiskan?” tanya Rossi dengan heran melihat tingkah aneh putrinya kali ini.“Aku kenyang, Mom. Aku akan ke kamar sekarang. Selamat malam, Mom. Selamat malam, Dad!” jawab Auriel dengan wajah yang masih tampak murung.“Tunggu, Aurel! Tetap duduk di sini sebentar. Ada yang ingin Daddy katakan padamu,” cegah Rocky yang memang dari tadi menampilkan wajah seriusnya kepada Auriel dan juga Rossi.“Besok saja, Dad. Aku benar-benar sedang tidak mood malam ini,” tolak Auriel yang memang sudah terbiasa manja kepada orang tuanya itu.“Tid
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-06-21
Baca selengkapnya

S3 - Bintang Hidupmu

Malam itu pukul delapan, Kane masih duduk di salah satu kursi yang tersedia di meja makan kediaman Albert. Mereka baru saja selesai menyantap makan malam dan nyaris tidak ada percakapan selama jam makan tadi.Kane juga sudah selesai diperiksa oleh dokter keluarga Albert yang mana hasilnya tentu saja menjadi alasan mereka terdiam saat ini. Tak mampu berkata-kata karena masih terbayang dengan ucapan sang dokter pribadi.“Sebaiknya kau menginap saja di sini malam ini, Kane.” Olivia berkata memecah keheningan di meja makan.Semua mata tertuju pada Olivia sesaat setelah ia mengatakan hal itu kepada Olivia. Tentu saja kecuali Bianca yang justru merasa heran dengan ucapan Olivia itu. Bianca mendadak sudah bersikap seperti sedia kala lagi saat ini.Dia sudah bicara dan melakukan segalanya sendiri, tanpa bantuan dari pengasuh atau pun perawatnya itu. Hanya saja, Bianca masih duduk di kursi roda karena tulang kakinya masih terlalu lemah untuk dia bawa berdiri apalagi berjalan seperti seharusnya
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-06-22
Baca selengkapnya

S3 - Kebohongan Kane

Malam itu Kane menginap di kediaman Albert dan Olivia. Namun, ia tidak bisa tidur dengan nyenyak karena selalu saja ada yang melintas di dalam pikirannya. Kane tidak tahu mengapa dia tidak bisa menolak apa pun yang diminta oleh Albert dan Olivia kepadanya.Bahkan, saat mereka meminta pada Kane agar tetap berusaha menjadi Zacky dalam beberapa waktu ke depan. Semua itu karena Bianca akan menjalani pemeriksaan rutin lusa depan dan itu biasanya akan memakan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.Pasalnya, Bianca yang merasa dan menganggap bahwa dirinya masih sehat dan juga tidak mengalami depresi selalu saja menolak saat diadakan sesi tanya jawab oleh psikolognya.Bukan hal yang mudah untuk Albert dan Olivia membujuk Bianca, bahkan terkadang mereka terpaksa memakai suntik penenang yang bisa membuat Bianca menjadi lebih rileks. Atau di lain kesempatan, mereka terpaksa menjadi Brian sebagai umpan agar ibunya itu bersedia melakukan pemeriksaan dan diberikan obat yang memang seharusnya ia konsu
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-06-23
Baca selengkapnya

S3 - Siapa Kane?

Sudah tiga jam Aurel menunggu Kane di lobi karena ia tidak ada di kamarnya. Namun, saat ia mengetahui Kane berbohong hati Auriel langsung merasa sakit dan kecewa. Bagaimana bisa Kane berbohong dengan mengatakan bahwa ia ada di hotel malam ini?Dan andai pun memang ada di hotel, tidak pernah Kane menolak kedatangannya seperti itu. Hati Auriel benar-benar tidak bisa untuk merasa baik-baik saja saat ini.Sementara itu, di balkon tempat Kane duduk menelpon Auriel tadi tengah terjadi saling tatap yang terasa sangat mencekam. Rasanya tidak ada ruang untuk Kane bernapas setelah ia memutuskan panggilan telponnya dengan Auriel. Lalu memalingkan wajahnya dan melihat sosok yang berdiri dekat pintu balkon.“Siapa yang kau panggil dengan sebutan sayang?” tanya wanita yang tak lain adalah Bianca.“I-itu ... aku bisa jelaskan nanti. Semuanya tidak seperti yang kau duga,” jawab Kane terbata karena sungguh tidak tahu harus bagaimana memberikan penjelasan kepada Bianca.“Apa lagi yang ingin kau jelaska
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-06-24
Baca selengkapnya

S3 - Terima kasih, Paman.

“Brian ... kau terbangun, Sayang?” tanya Olivia dan bergegas menghampiri cucu laki-lakinya itu dengan wajah panik.Brian memang tidak hadir sejak sore di tengah keluarga mereka. Itu karena bocah remaja itu tertidur karena terlalu kelelahan membaca dan mempelajari managemen bisnis dari komputernya. Ia adalah anak yang sangat gigih dan rasa ingin tahunya sangat tinggi.“Ya, Nek. Aku mendengar suara Mami berteriak. Ada apa dengan Mami?” tanya Brian lagi setelah menjawab pertanyaan Olivia.Olivia mengusap kepala Brian dan mencoba untuk melempar senyum terbaiknya, meski hatinya masiih dalam keraguan saat ini.“Semua baik-baik saja sekarang. Oke? Kau bisa kembali tidur ke kamarmu, atau kau lapar sekarang? Nenek akan memanaskan makanan untukmu di dapur.”“Tidak, Nek. Terima kasih. Aku akan meminta bibi saja yang menyiapkan. Nenek istirahat saja dan beritahu aku jika terjadi apa-apa lagi pada Mami. Mungkin, dia butuh aku untuk bisa tenang.”“Baiklah, Sayang. Aku percaya itu, tapi sekarang dia
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-06-25
Baca selengkapnya

S3 - Obat Geger Otak

Brian sudah pergi tapi wajahnya dan suaranya masih tertinggal dalam ingatan Kane. Ia tidak bisa melupakan wajah tampan anak remaja itu dengan mudah. Kilatan seorang bayi laki-laki yang sedang menangis di dalam gendongan Bianca melintas dengan sangat cepat di pikirannya.“Aaah!” jerit Kane dan memegang kedua sisi kepalanya dengan sangat erat.Kepala Kane tertunduk dan telinganya berdenging. Mengeluarkan suara-suara yang tidak pernah ia dengar sebelumnya.“Sudah, pergi saja sana! Tidak akan ada yang tergoda dengan pria dingin dan sombong sepertimu. Kau arogant dan terlebih kau sudah punya anak. Wanita mana yang mau menerimamu dengan seorang putra?”“Jangan ragu, Sayang. Pesonaku tidak akan luntur dimakan waktu. Seperti Daddy yang sampai saat ini saja masih sering diteror oleh wanita yang tidak dikenalnya dan tiba-tiba saja meminta Daddy untuk menikahinya.”“Coba saja kalau kau berani melirik atau menyimpan wanita lain. Masa depanmu bisa aku musnakan saat itu juga.”“Maka aku tidak akan
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-06-25
Baca selengkapnya

S3 - Secercah Harapan

Ana baru saja memeriksa obat yang ada di kantong jas Kane dan menelitinya dari ponsel. Ana memiliki aplikasi yang bisa memeriksa semua jenis obat di dunia ini, dan tentu saja aplikasi rahasia itu hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu seperti Ana dan Maria saja.“I-ini ... ini adalah obat untuk penderita geger otak dan ... dan juga untuk pengencang kulit setelah melakukan operasi plastik agar tidak kendur atau mengalami kerusakan jaringan dalam waktu yang cukup lama,” terang Ana dengan sangat yakin dan memperlihatkan dua botol obat yang ada di tangan kirinya saat ini.Mendengar hal itu, Albert dan Olivia tentu saja sangat terkejut dan bahkan bisa dikatakan Olivia cukup syok sampai dia hampir saja tumbang jika Albert tidak segera memeganginya dengan erat. Begitu pula dengan Brian yang terkejut dan langsung mendatangi Kane di sana.Kane sebenarnya tidak kalah terkejutnya mendengar penjelasan dari Ana tadi. Akan tetapi, dia sama sekali tidak berdaya sekarang. Dia hanya butuh obatny
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-06-26
Baca selengkapnya

S3 - Test DNA

Kane sudah mulai agak tenang sekarang dan ia baru bisa mencerna kembali apa yang terjadi di sekitarnya. Kane melihat di dalam kamar Bianca itu masih ramai bahkan sudah berkumpul semua anggota keluarga Albert. Termasuk Zahra, Gerald, dan Dayana yang baru saja datang setelah Olivia menghubunginya.Olivia merasa tidak nyaman dengan kondisi yang terjadi sekarang, karena kegalauan hatinya belum terjawab. Ia masih meragukan identitas Kane saat ini dan itu sebabnya dia tidak bisa terima jika Kane pergi malam ini juga.“Apa yang membua kalian semua berkumpul seperti ini? Apakah ada yang salah sudah terjadi?” tanya Kane dengan heran dan tentu saja ia merasa kurang nyaman dengan hal itu.“Maafkan kami, Kane. Tapi, sepertinya kita harus melakukan test DNA untuk membuktikan sesuatu,” jawab Olivia dengan suara berat dan tatapan sayu.“Test DNA? Denganku? Untuk apa semua itu?”“Aku hanya ingin memastikan apakah kau putraku yang hilang atau bukan.”“Itu tidak mungkin, Bibi. Aku punya keluarga di Kan
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-06-27
Baca selengkapnya

S3 - Cucu Kesayangan

Setelah Kane pergi, mereka berpindah ke ruang keluarga. Memberikan waktu istirahat yang tenang kepada Bianca dan tentu saja tetap diawasi oleh Ana dan Maria. Sudah pukul empat dini hari dan saat ini pun mata kantuk mereka sudah lenyap.Mereka masih berkumpul dan duduk tanpa suara sepatah kata pun. Tidak ada yang berani memulai pembicaraan. Semuanya hanyut dalam pikiran mereka masing-masing.“Apakah ada yang ingin teh atau kopi? Aku akan menyeduhkannya untuk kalian,” ucap Dayana memberikan tawaran pada semua orang dan memecah keheningan.“Tidak, Sayang. Terima kasih,” sahut Zahra dan membelai rambut putrinya itu.“Daddy mau secangkir kopi susu. Apa itu bisa?” tanya Gerald dengan lembut.“Tentu saja, Dad. Cukup bayar seratus dollar saja karena ini kopi susu yang spesial.”“Wow! Kopi susu di sini harganya sangat mahal.”“Itu tidak seberapa untuk orang kaya seperti Daddy. Tolong jangan terlihat seperti orang susah, Dad!” ledek Dayana dan sedikit banyak membuat tawa mereka pecah.Dayana me
last updateTerakhir Diperbarui : 2023-06-28
Baca selengkapnya
Sebelumnya
1
...
2829303132
...
46
DMCA.com Protection Status