Beranda / Romansa / Another Marriage / Bab 131 - Bab 140

Semua Bab Another Marriage: Bab 131 - Bab 140

465 Bab

75.2

Kemudian, di tempat yang berbeda, dari sebuah ruangan mewah, seorang Pria menjawab telepon. "Tuan Muda Revenge, Nona ... Dia kembali!" Suara laki-laki terdengar dari ujung gagang telepon. “Pop!” Telepon jatuh di atas karpet buatan tangan yang tebal Sebelum terputus, dan Revenge masih bisa mendengar suara di dalam: "Tuan, halo, Tuan. Apa Anda masih disana?" Revenge mengangkat telepon lagi: "Aku akan segera pergi kesana." "Siapkan mobil!" Dia menginstruksi asistennya yang berdiri tak jauh darinya. Seseorang mengirim foto pada ponsel Revenge. Dia melih
last updateTerakhir Diperbarui : 2021-08-27
Baca selengkapnya

76.1~Pria Itu~

  “Reaksi apa yang Kamu harapakan setelah menunjukkan video ini padaku?” Michelle Tahu apa niat Anna sebenarnya, Michelle tersenyum: "Dalam video itu, Aku bisa dengan jelas melihat bahwa Kamulah yang memulai segalanya. Sedangkan Arga terlihat sangat terpaksa. Ku beri tahu yang sebenarnya. Aku pikir selama tujuh tahun ini kalian saling mencintai dan Aku sempat terluka memikirkan itu. Tapi sekarang, setelah melihat ini ... Aku merasa lega." Anna menatap Michelle dengan kaget. "Aku tiba-tiba merasa bahwa dalam tujuh tahun terakhir, Arga telah diperkosa olehmu." Michelle membuat ekspresi sedih: “Aku jadi kasihan padanya, Aku mengerti keadaannya, bahkan ingin bersamanya lagi dan menghibur hatinya yang terluka.” 
last updateTerakhir Diperbarui : 2021-08-27
Baca selengkapnya

76.2

Dia memang sangat membenci Anna, tetapi, karena Dia adalah seorang Ibu, Michelle tidak tega melihat kehidupan janin kecil yang tidak berdosa berlalu begitu saja. "Tuan, itu akan membunuh bayinya" kata Michelle. Pria itu terdiam beberapa saat, dan ketika Dia membawa Michelle keluar dari rumah tua keluarga Agatha, Dia bergegas menghampiri para bodyguardnya yang baru saja meletakkan Anna di depan pintu, berkata: "Jangan biarkan Dia mati!" Michelle: “..." Mungkin saat ini Sisilia sudah memanggil polisi, karena Michelle mendengar suara sirine di kejauhan. Michelle dengan cepat berkata: "Tuan, tolong turunkan saya, polisi suda
last updateTerakhir Diperbarui : 2021-08-27
Baca selengkapnya

77.1~Dia Tidak Akan Menyakitimu~

  Michelle telah berada di dalam vila kediaman Revenge. Ruang tamu nuansa mediteranian yang mewah dan hangat menyambutnya. Paman Shen mempersilahkan Michelle untuk duduk di sofa, kemudian bertanya: "Mau minum apa, Nona?" "Air putih saja Paman, terimakasih!" Michelle tahu, Dia tidak mungkin bisa melarikan diri saat ini. Jadi Dia mencoba tenang, lagipula Michelle juga ingin tahu apa yang akan Tuan muda ini lakukan padanya. Pelayan datang dengan dua gelas minuman dinampan, satu air putih untuk Michelle. Satu lagi anggur merah untuk Revenge. Kemudian berlalu dengan tenang. Paman Shen
last updateTerakhir Diperbarui : 2021-08-27
Baca selengkapnya

77.2

Ketika Revenge mendengar kata-kata Michelle, dia menatapnya selama beberapa detik, kemudian berkata: "Kalau begitu, ingat seorang anak laki-laki bernama Revenge?" Michelle menggelengkan kepalanya: "Maaf, mungkin Saya memiliki ingatan yang buruk" Revenge berdiri, kemudian dengan cepat meninggalkan ruangan. Di bawah sofa, anjing Kangal dengan cepat menghilang setelah melihat Tuannya pergi. Di ruang tamu, hanya ada Michelle. Dia berusaha  mengiingat lagi, tapi benar-benar tidak bisa menemukan ingatan apapun tentang  kata yang berhubungan dengan 'Reven, Revin apalagi Revenge'.
last updateTerakhir Diperbarui : 2021-08-27
Baca selengkapnya

78.1~Raihan Dalam Perjalanan~

  Gadis itu berpikir sejenak, kemudian matanya berbinar. Dia menunjuk ke depan dan berkata, "Lurus kesana, lalu kamu harus belok kiri, berjalan sebentar dan belok kanan, lalu ..." Kata-katanya membuat Revenge kecil bingung. Tidak ada orang yang menggambarkan arah seperti ini. Jadi, Revenge kecil bertanya lagi padanya, "Kamu benar-benar tahu?" Gadis itu mengangguk, dan menepuk dadanya, "Tentu saja! Biar aku mengantarmu ke sana!" Revenge kecil melihat sekeliling, tidak ada siapapun disekitar mereka. Gadis kecil itu sendirian. Revenge kecil ragu-ragu. Namun, si Gadis meraih tangannya, "Aku akan mengantarmu ke sana. Kamu tidak perlu berterima kasih
last updateTerakhir Diperbarui : 2021-08-27
Baca selengkapnya

78.2

Ketika Dia melihat Michelle menunjukkan senyumnya pada bocah itu, Revenge menyadari bahwa apa yang Dia inginkan bukan hanya untuk melihatnya dari kejauhan tetapi juga untuk bersamanya .... Ternyata namanya bukan Michelle Syamsuri, tapi Michelle Agatha. Anna dan Michelle ditempatkan di keluarga yang salah akibat kecerobohan Dokter. Memikirkan itu, Revenge menatap Michelle. Dia punya banyak hal untuk diceritakan, tetapi bibir Revenge hanya mampu berucap, "Di luar dingin. Ayo kembali!" *** Saat ini, Raihan berusaha menelepon Michelle setelah makan siang, tetapi ponselnya tidak aktif. Raihan mengerutkan kening dan berpikir sejenak
last updateTerakhir Diperbarui : 2021-08-27
Baca selengkapnya

79.1~Apa Hubungan Kita?~

 Lagi-lagi Raihan! Revenge seketika mengepalkan tangannya, menoleh untuk melirik Michelle dan berdiri seolah telah mengambill keputusan. Bagaimana mungkin Revenge tidak tahu watak seorang Raihan? Pria itu tidak akan pernah melibatkan dirinya dalam masalah maupun pertarungan untuk hal yang tidak penting. Hanya saja, Revenge tidak menyangka! Raihan yang telah memiliki Fitriana akan bersaing dengannya untuk seorang Michelle juga. Revenge berkata pada Paman Shen, "Bersiaplah untuk pergi!" Paman Shen mengangguk, memandang Michelle yang bingung Dia bertanya: "Bagaimama dengan Nona Agatha?"
last updateTerakhir Diperbarui : 2021-08-27
Baca selengkapnya

79.2

Dan sisi barat tempat ini sepertinya adalah paviliun untuk kamar pelayan karena banyak seragam tergantung di halamannya. Dia menutup pintu kamar mandi, kembali keluar dari kamar mandi dengan mengendap, lalu segera berlari ke halaman barat. Ketika pelayan itu pergi, dia dengan cepat mengambil pakaian, merias wajah, dan kemudian berpura-pura berjalan dengan tenang menuju pintu belakang vila. Sepanjang jalan, meskipun beberapa orang memandanginya, tidak ada yang menatapnya dengan curiga. Michelle akhirnya menghela nafas lega ketika Dia berhasil keluar. Awalnya Dia berencana untuk langsung kembali ke Jakarta, tetapi setelah sejena
last updateTerakhir Diperbarui : 2021-08-27
Baca selengkapnya

80.1~Ayah Ibrahim~

 Ciuman Raihan sangat sengit dan mendesak sehingga Michelle tidak bisa bergerak sama sekali. Dia bersandar di dinding, tangannya terjepit di antara dinding dan punggungnya. Takut rambut di tangannya akan terlihat, Dia mengepalkan tangannya erat-erat, ingin segera pergi. Tadinya Michelle ada disini karena merasa tidak ada yang lebih penting daripada mengetahui siapa ayah biologis Ibra! Sekarang, Michelle sangat cemas ingin segera pergi untuk mengetahui kebenarannya sehingga Dia menggertakkan giginya dan menggigit bibir Raihan. Raihan merasakan sakit, tapi Dia tidak melepaskan Michelle. Sebaliknya, Raihan menciumnya lebih dalam. 
last updateTerakhir Diperbarui : 2021-08-27
Baca selengkapnya
Sebelumnya
1
...
1213141516
...
47
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status