Share

35. Pria Tampan Yang Gila

Author: Lil Seven
last update Last Updated: 2024-01-24 06:44:17

"TIDAK. K-kamu sedang terluka!" seruku. Panik.

Aku menolak permintaannya dengan ketakutan.

Bagaimana bisa, dia dengan tubuh luka seperti itu, malah mengajak seseorang bercinta, bukannya mengobati lukanya?

"Kamu pikir aku tidak bisa memuaskanmu saat sedang terluka seperti ini?"

Dia bertanya padaku dengan suara rendah. Itu memalukan. Aku merasa malu pada dirinya sendiri karena terlihat konyol.

"B-bukan begitu, Rich. Bukannya aku menolak, tapi aku benar-benar menghawatirkan keadaanmu saat ini. Please, ayo kita obati dulu lukamu, oke?"

Aku menatapnya dengan mata memohon, merasa ngeri setiap kali melihat darah merembes dari kemejanya.

Richard mungkin melihat kesungguhan di mataku, sehingga dia mengangguk.

"Yah, jika maumu. Aku akan menahannya untuk saat ini, tapi tidak tahu besok," ucapnya.

Mungkin karena aku membujuk dengan sangat baik, dia sudah merasa lebih baik. Untuk pertama kalinya aku melihat Richard tersenyum dengan lembut hari ini.

"Tentu, tentu. Kamu boleh melakukan apa sa
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Fenty Izzi
teruslah bersama seperti itu
goodnovel comment avatar
SYIFA Syifa
lanjut ...️ ...
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   36. Bukan Sate Dari Daging Kucing

    "Nyonya, bagaimana bisa Anda kabur begitu saja dari rumah ini?!"Setelah akhirnya Richard tidur dengan tenang, aku baru bisa beristirahat. Aku sengaja memilih kamar berbeda agar tidak mengganggu dirinya yang sedang memulihkan diri dari luka-luka yang ia derita. Saat aku selesai mandi dan membersihkan diri, aku memanggil Mayes, dan seperti dugaanku, Mayes sudah siap menumpahkan segalanya padaku. Lihat saja, baru dia masuk, sudah mengomel seperti itu. "M-Mayes, aku bisa menjelaskan.... "Sebelum aku selesai bicara, Mayes menangis tersedu-sedu dan berbicara dengan susah payah. "Anda membuat kegemparan di mana-mana, Nyonya. Saya hampir tidak bisa bernapas dengan benar selama seminggu ini, sungguh, tuan Dante sangat menakutkan!""Aku... aku minta maaf, Mayes."Aku berkata dengan sedikit gagap, bisa merasakan sendiri bagaimana ketakutannya Mayes melihat majikannya yang berubah menjadi gila seperti mau bunuh diri. Mayes menyeka matanya dan menghela napas panjang. "Sudahlah, yang penti

    Last Updated : 2024-01-24
  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   37. Aku Ingin Memakanmu, Jeany (18+)

    Setelah mengetahui kebenaran tentang daging sate yang kumakan untuk sarapan pagi itu, aku jadi benar-benar tulus merawat Richard. Memang tak ada permintaan maaf secara khusus karena Richard sendiri juga tidak membahas masalah itu lagi, tapi setidaknya hubungan kami yang tegang akhir-akhir ini mulai mencair. "Tubuhmu sudah sangat membaik, apa benar besok kamu akan mulai bekerja lagi di rumah sakit?" tanyaku setelah membantu Richard mengambilkan pakaian casual untuk dia kenakan sehari-hari. "Hmm, ya. Aku sudah absen terlalu lama," jawab Richard yang selama masa pemulihan, dia mengerjakan pekerjaannya di rumah.Setiap hari orang-orang akan keluar masuk ke kamar tidur yang dia sulap sebagai ruang kerja sementara. Melihat betapa sibuknya Richard meski sedang sakit, aku mulai curiga jika Richard bukan hanya seorang dokter biasa, tapi juga pasti memiliki banyak bisnis di bidang lain. "Tubuhku sudah cukup sehat akhir-akhir ini. Kamu tidak lupa dengan janjimu, kan, Jeany?"Richard tiba-ti

    Last Updated : 2024-01-24
  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   38. Menggiringmu Ke Dalam Kepuasan (21+)

    "Haaah..."Lidah Richard sekarang memainkan payudaraku sehingga napasku seketika terengah-engah. Semakin lidahnya mengoyak payudaraku, sensasi menggetarkan itu semakin intens, berubah menjadi hasrat penuh nafsu yang mengalir dari bibirku. Perut bagian bawahku terasa kesemutan tidak nyaman. Aku tiba-tiba sangat merindukan sesuatu yang bahkan tidak bisa kuungkapkan dengan kata-kata."Tolong bantu aku, Rich."Aku terengah-engah dan menggenggam erat bahu Richard, menyampaikan hasrat yang tak terlukiskan melalui pandangan mataku. "Bantu apa, Jeany sayangku?"Dalam suaranya yang rendah yang sepertinya bergumam, terdengar desahan yang memuaskan. Seolah puas dengan permintaanku, Richard mencium tulang dada wanita itu dan perlahan-lahan menggerakkan bibirnya hingga ke perutku. "R-Rich?"Aku mengangkat kepala, bertanya-tanya seberapa jauh bibir Richard akan turun, sehingga memanggil namaya."Kamu memiliki tubuh yang sangat indah, Istriku."Richard berbisik dengan suara manis, bibirnya masi

    Last Updated : 2024-01-25
  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   39. Jeany Mulai Cemburu

    Richard yang berada di atasku, menatapku dengan mata yang berair. Keringat menetes ke dahiku di mana pembuluh darahnya menonjol. Pada saat yang sama, kejantanannya benar-benar menyentuh milikku, dan pilar tebal itu menggali jauh ke dalam jalan rahasia dan sana, merobek selaput tersembunyi sekaligus."Huuuh!"Ujung jariku yang menggenggam erat bahunya, memutih karena rasa sakit yang menusuk di sekujur tubuh saat pilar besar Richard masuk. Aku mengerang keras. Mataku terbuka dan menjadi jernih lagi dan lagi, seolah kehilangan akal sehat. "Haah, haah."Aku bernapas berat saat sedikit demi sedikit pilar tebal itu mendorong masuk. "Haah, Jeany.... "Richard sejenak kehilangan kendali diri dan dengan kasar mendorong pinggangnya..Tubuh bagian bawah kami saling menempel erat, dan tubuh bagian atas Richard menekanku ke bawah dari atas."Ah. ya, hmm."Rasa sakit yang tajam menyebar ke seluruh perutku seolah tubuhku terbelah dua. Penglihatanku berkedip dan rahangku bergetar."Hahhhh.... "

    Last Updated : 2024-01-25
  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   40. Suamiku Sangat Keren!

    Awalnya aku tersenyum-senyum sendiri saat memikirkan hal itu, tapi kenyataan langsung menamparku dengan keras. "Ugh, jatuh cinta apa. Bukankah ini taktik Richard untuk membuat hidupku menderita? Aku tidak akan menyerah begitu saja."Aku segera menyangkal perasaan yang kurasakan pada Richard. Aku tidak akan pernah mengakui bahwa jatuh cinta padanya atau jika Richard tahu hal ini, dia akan tertawa terbahak-bahak dan mulai menyiksaku untuk membuat aku merasakan apa itu patah hati. "Sudahlah, lupakan tentang cinta. Richard sendiri juga tidak mungkin mencintaiku. Bukankah dia bilang kalau dia membenciku sampai mati?"Mengingat lagi apa tujuan Richard menikahiku, perasaan yang tadi bermekaran kini langsung layu dalam sekejap. Meskipun kami sudah berkali-kali terhubung dalam malam panas yang penuh gairah... rasanya jika hubungan ini dinamakan cinta, masih terlalu dangkal. "Huu, apa Richard tidak mungkin mencintaiku lagi, ya?" batinku sambil menghela napas panjang, dilema. Mayes yang tid

    Last Updated : 2024-01-26
  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   41. Minder Menjadi Istrimu

    "Apa aku membuntutinya sedikit lagi? Aku ingin melihat Richard lebih banyak!"Dengan penuh semangat, alih-alih langsung menyapa, aku memilih untuk diam-diam melihat Richard sambil mengagumi pesonanya yang luar biasa. "Hehe, suamiku. Dia ternyata sangat keren parah," ucapku sambil tersenyum senyum sendiri. Tak menyangka jika pria keren itu ternyata adalah suami yang selama ini bersamaku. Selama ini image Richard di mataku kalau bukan dokter psikopat yang gila, ya pria tampan yang mesum. Aku tak menyangka Richard ternyata sekeren ini. Profesi dokternya bukan main-main, dia benar-benar dokter sejati. "Hey, aku ini berpikir apa? Dia memang seorang dokter, bukan sedang cosplay jadi dokter," selorohku sambil tertawa dan mengikuti Richard diam-diam lagi dengan penuh semangat. Tiba-tiba aku merasa sangat bangga dengan Richard, dia benar-benar terlihat keren, super keren! Tatapan tajamnya yang terarah ke depan dengan fokus, lalu ekspresi dingin yang terpancar dari wajahnya, membuat Richa

    Last Updated : 2024-01-26
  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   42. Ciuman Lembut Dari Richard

    "Siapa juga yang cengeng?" protesku dengan bibir cemberut. Melepaskan pelukan. Richard tertawa dan menyentuh pipiku yang basah, lalu dengan pelan mencubitnya. "Hm, lalu ini apa?" tanyanya dengan suara menggoda. "Ahh, i-ini... ini cuma kemasukan debu," jawabku, mengalihkan pandangan dengan malu sehingga Richard tertawa lagi. "Ohya? Kalau begitu, sini aku tiup matanya biar debunya hilang."Richard mendekatkan wajahnya, seperti benar-benar hendak meniup mataku. Aku segera menunduk dengan gugup. "T-tidak usah. Begini saja."Untuk mencegah Richard meniup mataku, aku segera memeluknya. Karena takut mengotori kemeja putihnya dengan air mata dan riasanku, sedikit kujauhkan wajahku dari dadanya.Sepertinya Richard menyadari keanehan tingkahku sehingga bertanya. "Kenapa memelukku seperti itu, Jeany?""Seperti apa?" balasku, pura-pura tak tahu. "Kamu menjauhkan wajahmu dari dadaku."Richard meraih daguku dan membuat diriku menatap ke arahnya sehingga dengan sangat terpaksa aku pun memberi

    Last Updated : 2024-01-28
  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   43. Apakah Kamu Suka Bercinta Denganku?

    "Makan siangnya sangat enak. Kamu ingin oleh-oleh apa untuk nanti malam?"Saat sampai rumah, Richard dengan begitu baik hatinya menelepon serta menawarkan aku ingin oleh-oleh apa darinya. "Ha? tidak usah. Aku cukup senang karena kamu makan dengan baik, Rich. Kamu juga menghabiskan makan siang buatanku. Itu sudah membuat aku sangat senang," jawabku sambil tersenyum lebar. Rasanya jika seperti ini, aku dan dia seperti dua orang yang saling mencintai. Hal itu tentu saja membuat hatiku berbunga-bunga. "Yah, tetap saja. Kamu harus minta oleh-oleh."Richard tetap memaksa aku untuk meminta oleh-oleh, sehingga karena tak tahu harus meminta apa, kusebutkan saja apa yang aku inginkan untuk saat ini. "Mmm, apa, ya? Buah anggur?" jawabku. "Buah anggur lagi? Bukankah almari es di kamar sudah penuh dengan buah anggur? Bagaimana kalau strawberry?" Richard memberi usul agar aku memilih strawberry, tapi aku langsung menggeleng. "Strawberry? Ugh, tidak. Bukankah buah itu rasanya masam?" tolakk

    Last Updated : 2024-01-28

Latest chapter

  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   531. Jasmine Membunuh Dirinya Sendiri?

    "Luana!" Secara spontan, Gio berteriak, menyibak kerumunan orang untuk segera melihat bagaimana keadaan Luana. Apakah sudah terlambat baginya untuk menyelamatkan gadis itu?! Sial, sial. Kenapa dulu dia memberi Jasmine racun yang bisa membunuh siapa pun dalam beberapa detik saja karena ganasnya racun tersebut?! Gio benar-benar menyesal, dia tak ingin berakhir seperti ini. Tidak! Luana tidak boleh mati di tangan Jasmine seperti ini! Kenapa tadi dia terlambat memahami ucapan Jasmine? Gadis itu bilang kalau datang ke pesta ini untuk melihat tontonan menarik, apakah maksudnya itu melihat kematian Luana karena meminum racun yang dia berikan? Gio tidak menyangka akan kecolongan seperti ini. Luana... apa yang harus dia katakan kepada Kyle jika nanti Jasmine buka suara bahwa racun itu dari dirinya? Pertarungan besar tak akan bisa dihindarkan antara dirinya dan Kyle. Hal itu tidak boleh terjadi, jika memang Jasmine berhasil membunuh Luana, dia tidak boleh memboco

  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   530. Pesta Pernikahan

    Pesta pernikahan Luana dan Kyle dilaksanakan di sebuah ruangan megah dengan hiasan mewah yang membuat semua orang terpana. Mereka yang datang ke pesta itu langsung tahu bahwa ini adalah pesta pernikahan yang pantas untuk seorang pemilik Zeus Group yang kaya raya tersebut. Pesta itu diadakan secara privat dengan keamanan tingkat tinggi. Gio yang disuruh ayahnya untuk hadir di pesta pernikahan 'adiknya' itu, memilih untuk tak bergabung dalam keramaian pesta dan berdiri di pojok sambil menyesap anggur di tangan. Gio tak habis pikir kenapa ayahnya memaksa dia untuk datang ke pesta ini, padahal tahu bahwa vampir muda itu belum sepenuhnya move on dari Luana. Setelah berhasil menyelamatkan Luana dari pembekuan jantung yang mengakibatkan kematiannya, Kyle memaafkan Gio dan tidak meminta dirinya untuk dikurung dalam bukit kematian lagi. Gio berpikir bahwa hidupnya akan tenang dengan dia benar-benar menjauh dari apa pun yang berhubungan dengan Luana dan mulai merelakan dirinya. Na

  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   529. Rencana Jahat Jasmine

    Dia pasti sudah gila. Rion mengusap wajahnya dengan kasar lalu membuka mulut untuk membatalkan ucapannya beberapa waktu lalu. Astaga, apakah dia kehilangan akal dengan mengajak Leanna sebagai pasangan pura-pura di pernikahan Kyle? "Lupakan hal itu, aku harus segera pergi karena banyak yang musti aku urus," ralat Rion sembari bangkit dari duduknya. "Aku mau." Jawaban dari Leanna, membuat Rion urung melangkah pergi, dia berbalik dan menoleh dengan penuh tanda tanya pada gadis yang kini juga ikut berdiri tersebut. "Tolong jadilah pasanganku di pesta pernikahan Kyle, meski pura-pura, itu nggak papa daripada aku harus menanggung malu dengan datang sendiri di pernikahan mantan," lanjut Leanna dengan penuh tekad. Rion masih tak menjawab, dia benar-benar tidak serius saat mengucapkan hal tadi, murni karena rasa kasihan pada gadis yang tidak hanya kehilangan fantasi cinta pertamanya tapi juga ditinggal menikah. Rion menarik napas panjang, harusnya dia tidak memakai perasaan ket

  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   529. Seminggu Lagi Menikah

    "Apakah kamu menghawatirkan hal itu, Luana?" Luana menatap Kyle dengan kebingungan, mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam mobil dan memandang pria yang berdiri diam dengan kening berkerut itu. "Kenapa kamu bertanya seperti itu, Kyle? Tentu saja aku mengharap restu dari ayahmu juga, ia akan menjadi mertuaku dan dia ayah kandungmu." Luana menjawab dengan mata menyipit karena heran dengan keanehan di wajah Kyle saat Luana menyebut tentang ayahnya. "Dia nggak pantas mendapatkan kehormatan itu darimu, Luana," desis Kyle dengan tangan terkepal, menahan marah. Bagaimana mungkin orang yang sudah berkali-kali ikut konspirasi untuk menyingkirkan Luana dari sisi Kyle, berhak mendapatkan kehormatan untuk dimintai restu oleh Luana? Dia saja tak sudi untuk melihat ayahnya lagi, jika bukan karena formalitas dan nama baik perusahaan, Kyle mungkin tak akan mengundang ayahnya dalam pesta pernikahan yang dia gelar. Sebenarnya Kyle berencana untuk mengadakan pesta privat, tapi se-privat

  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   527. Meminta Restu

    "Tenang." Kyle membalas genggaman Luana dengan lembut, memandang gadis yang tampak gugup itu dengan penuh perhatian. "Aku akan menemani kamu, Sayang," ujarnya seraya menempelkan telapak tangannya di leher Luana, gadis itu mendongak dan menelan ludahnya. "Aku sangat gugup," Luana berkata dengan jujur. "Nggak ada yang perlu kamu takutkan." Mendengar itu, Luana membuang napas lewat mulut dan mengangguk, memperkuat tekadnya. "Baiklah. Ayo." Saat ini, Luana meminta diantar oleh Kyle untuk menemui ibu kandungnya yang sudah lama bekerja di luar negeri. Dia tidak pernah pulang lagi semenjak pergi ke luar negeri saat Luana SMP, meski kadang mengirim uang. Luana sama sekali tak pernah bertemu muka dengan ibunya tersebut. Tak ada kenangan yang indah bagi Luana tentang ibunya tersebut, saat remaja mungkin dia pernah merindukan sosok itu menemani dirinya, tapi semenjak dia dewasa, Luana sudah tak pernah mengharapkan apa pun. Dia mengajak Kyle ke sini, ke tempat tinggal baru sa

  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   526. Jangan Salah Paham

    "Nggak mau kalo nikah besok." Luana mengulangi jawaban, tapi kali ini menjelaskan dengan lembut apa maksud perkataan sebelumnya. Kini mereka tidur sambil berpelukan satu sama lain, bagi Luana, hal seperti ini adalah saat-saat paling bahagia dalam hidupnya. Dia benar-benar tidak menyangka, sosok yang dulu dibenci olehnya setengah mati ternyata kini menjadi pria yang paling dicintainya. Masalah kesetiaan, dia tidak akan pernah lagi meragukan kesetiaan Kyle, mungkin Kyle adalah malaikat yang dikirim tuhan kepada Luana. Kaya, pintar dan tampan, tapipandangan matanya hanya tertuju kepada Luana seorang. Benar-benar sebuah hal langka mendapatkan pria seperti Kyle di dunia, Luana berjanji akan mengabdikan seluruh hidupnya untuk Kyle. Namun, Kyle masih menganggap negatif perkataannya, mengira bahwa gadis itu tidaklah seantusias dirinya untuk menikah. "Kenapa? Kamu nggak mau menjadi istriku memangnya, Ra? Kamu tuh memang nggak sebesar aku cintanya, ya." Kyle mengatakan hal itu

  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   525. Tidak Mau Menikah!

    Luana membuka matanya setelah mengerjap beberapa kali, dia sedang mengumpulkan ingatan bagaimana bisa tertidur tadi. Kepalanya mati rasa dan tubuhnya terasa lamban. Ketika indra-indranya makin menajam, Luana bisa mendengar napas di telinganya. Dia bisa merasakan dada seseorang tengah menempel di punggungnya. Pria itu, yang dia tahu siapa tanpa harus menoleh, tengah memeluknya erat-erat dari belakang. Satu tangan membungkus pingguinya, sementara tangan lain memegang dadanya. Setiap napasnya terasa menggelitik leher Luana. Sinar matahari tumpah di antara tirai dan sepertinya sudah beberapa waktuberlalu. Berapa jam telah berlalu? Luana selalu bangun lebih awal di pagi hari, jadi itu adalah pertama kalinya dia tidak bisa memperkirakan waktu dalam sehari. Ketika dia dengan hati-hati mencoba melepaskan diri dari cengkeraman pria itu, Luana merasakan lengannya kencang dan menarik dirinya kembali ke pelukan. Luana merasakan bibirnya dengan ringan mencium tengkuknya. "Kyle." Lu

  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   524. Permainan Panas

    "Kyle!" Luana berlari dengan sangat cepat ke arah pria yang terbaring tak sadarkan diri di sebuah ranjang yang besar. Tubuhnya jatuh terduduk di samping ranjang sambil memegangi tangan sang pria, menangis tersedu-sedu. "Katanya kamu bakal kembali dengan baik-baik saja, kenapa malah begini?!" jerit Luana disela isak tangisnya, memegang erat tangan Kyle dan menempelkannya di kening. Kyle belum bergerak, selang infus menempel di pergelangan tangannya sedangkan pria tampan itu masih memejamkan mata, tidak sadarkan diri. "Mungkin dia hanya kelelahan, jangan terlalu khawatir, Luana," hibur Rion yang berdiri tak jauh darinya. Bagaimanapun juga Kyle belum istirahat sejak turun dari pesawat kemarin, dia juga baru datang dari dunia vampir, kekuatannya pasti banyak terpakai sehingga setelah melakukan pengusiran hantu, dia sampai pingsan seperti ini. Rion menjelaskan semua itu kepada Luana agar dia tidak khawatir terlalu banyak. Namun, Luana menggeleng, tak percaya bahwa Kyle pingsa

  • Terperangkap Gairah Dokter Tampan   523. Kyle Jatuh Pingsan

    Hal itu mengingatkan Kyle pada masa SMA, di mana ketika dia mulai memiliki kekuatan ini, kekuatan miliknya itu dieksploitasi oleh sang ayah sampai Kyle sering kehabisan kekuatan dan berada dalam batasnya. Hal itu seperti meninggalkan bekas yang sangat dalam di hati Kyle, menimbulkan rasa trauma sehingga dia sangat menghindari pekerjaan seperti ini kalau tidak karena sangat terpaksa seperti saat ini. "Ayo segera selesaikan ini," bisik Kyle pada dirinya sendiri. Setelah beberapa saat, hantu itu benar-benar muncul dan melayang-layang di dekat Kyle, seperti tertarik dengan aura yang keluar dari tubuh pria itu. Semua menonton dengan jantung berdebar melalui CCTV yang terpasang di lorong hotel tersebut dengan jantung berdebar kencang saat melihat hantu itu muncul dan terlihat sangat jelas, beda dengan biasanya. Wajah mereka ngeri seperti sedang menonton film horor, bedanya ini adalah siaran langsung. Kyle berhadapan dengan hantu itu tanpa rasa takut sedikit pun, mengulurkan kedu

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status