Share

Bab 181

Author: Ahong
last update Last Updated: 2025-01-13 05:44:36

Renata tidak melanjutkan penjelasannya, melainkan menatap Basuki di sampingnya.

Memberikan tanda pada Basuki untuk menjelaskannya kepada Ivan.

Mendapatkan hal itu, Basuki mengangguk. Lalu, ia beralih menatap Ivan dan berkata, "Justru Irjen Pol Samuel yang memiliki hubungan baik dengan Pak Doni, Tuan Muda! Kami menduga Irjen Pol Samuel melindungi bisnis-bisnis ilegal Pak Doni yang membuat bisnis-bisnis ilegalnya tidak pernah tersentuh oleh kepolisian mau pun pemerintahan!"

"Begitu sebaliknya, mereka memiliki kerja sama yang saling menguntungkan! Termasuk, karir Irjen Pol Samuel yang melejit pesat karena berkat koneksi yang dimiliki Pak Doni! Kami akan segera mencari tahu hal itu lebih lanjut, Tuan Muda!"

Setelah mencerna perkataan Basuki untuk beberapa saat, Ivan mengeraskan rahang, "Sangat aneh. Itu berati, apakah saingan bisnis Malice sebenarnya yang menginginkan kehancuran keluarganya Susan itu adalah Doni? Bukan Mahendra?"

"Kemungkinannya seperti itu, Tuan Muda. Musu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Ma Tibun
mana bab 179? kog langsung 180
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 182

    Menghela napas, mulut Basuki kembali bicara, "Mereka membangun bisnis bersama mulai dari nol dan berhasil sukses, Tuan Muda. Nama mereka pernah menjadi besar dan ditakuti oleh semua pebisnis pada masanya." "Tapi, entah apa yang terjadi diantara mereka, tiba-tiba saja mereka bersebrangan jalan. Memilih menjalankan bisnis masing-masing. Sepertinya ada masalah diantara mereka berdua, perbedaan pendapat. Hal itu lah yang mungkin membuat Pak Doni tidak suka dan ingin menghancurkan Pak Robin!" "Terbukti sejak mereka menjalankan bisnis masing-masing, mereka jadi putus hubungan, sudah tidak terlihat bersama lagi." Ivan manggut-manggut mendengar penjelasan Basuki. Itu semakin menarik. Kini ia mulai paham. Memang banyak yang awalnya berteman, tapi berubah menjadi musuh. Di saat ini, Renata menambahi, "Tuan Muda bisa menanyakan hal itu kepada Nona Susan atau pun Pak Rahardian. Mungkin saja mereka tahu masalah apa yang terjadi diantara Pak Doni dan mendiang Pak Robin." Ucapan Renat

    Last Updated : 2025-01-14
  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 183

    Mendapatkan pertanyaan itu, Ivan mengangguk. Sementara Susan terperanjat, ia menatap Ivan sejenak dan lalu menarik napas panjang dan menghembuskannya dengan kasar. "Pak Mahendra! Pasti dia orangnya, bukan?! Tidak salah lagi, Pak Mahendra yang telah menculik Natasha!" Mendapati Susan bicara dengan suara lantang sekaligus penuh keyakinan, Ivan begitu tersentak. Ada yang aneh! Pikirnya. "Kenapa kamu begitu yakin jika orang itu adalah Pak Mahendra, sayang?" ucap Ivan heran sekaligus terkejut. "Karena dia adalah saingan bisnis Malice dari dulu sayang! Dia ingin menghancurkan perusahaan dan keluargaku! Makanya dia menculik adikku!" seru Susan geram. "Semua anggota keluargaku juga sudah tahu! Tapi sepertinya sekarang Pak Mahendra sudah berhenti membayang-bayangi keluarga kami karena dia sudah berhasil mengambil adikku dan orang tuaku juga telah tiada!" Kini, Ivan mengusap wajah dengan kasar sambil mengedar pandangan ke sekeliling. Jelas ada yang tidak beres. Orang yang di

    Last Updated : 2025-01-14
  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 184

    Pukul delapan malam, di unit apartemen, tampak Ivan tengah berbicara dengan Susan. "Yakin, kamu tidak mau ikut?" tanya Ivan hendak memastikan. Malam ini, Ivan akan ke rumah kakek Rahardian untuk membicarakan tentang kasus meninggalnya Natasha. Kakek Rahardian adalah orang yang pertama yang harus tau dan pasti orang tua itu mengetahui banyak hal yang akan membantu. Sebelumnya, Susan mengatakan jika tidak akan ikut ke rumah kakek. Meskipun sang adik diduga tidak meninggal, melainkan benar diculik, tapi para bawahan suaminya belum mengetahui keberadaannya. Demikian, ia akan menunggu keberadaan Natasha diketahui lebih dulu. Susan, dengan menghembuskan napas berat menggeleng, "Kamu saja yang ke rumah kakek, sayang. Aku sudah berjanji kepada kakek jika akan melupakan Natasha." "Aku baru akan berani membahas dengan kakek setelah kita mengetahui keberadaan Natasha." "Kita akan segera mengetahui keberadaanya, sayang. Percaya padaku! Semoga saja, Natasha dalam keadaan baik-baik s

    Last Updated : 2025-01-16
  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 185

    "Tapi, kakek percaya, jika adiknya Susan belum meninggal? Entah itu, hilang, diculik? Sama seperti yang diyakini Susan dan kedua orang tuanya? Mempercayai surat wasiat yang ditulis oleh mereka?" tanya Ivan dengan kening berkerut. Mendapatkan pertanyaan seperti itu, kakek Rahardian seketika gelagapan. Bagaimana tidak, ia masih sangat terkejut karena tiba-tiba harus mengingat masa kelam yang telah ia kubur dalam-dalam. Lalu, kakek Rahardian menatap Ivan penuh arti dan mengangguk, "Sebenarnya, kakek percaya jika Natasha belum meninggal, Van. Sama seperti Susan dan kedua orang tuanya sebab banyak kejanggalan dengan kematian Natasha. Selain itu, kakek percaya karena kedua orang tuanya Susan yang berwasiat demikian!" Menghembuskan napas berat, kakek Rahardian kembali bicara, "Tapi, seperti yang sudah kakek jelaskan padamu jika kakek tidak bisa berbuat apa-apa. Dan hanya bisa berharap, Natasha akan kembali ke keluarga ini." Setelah mengatakan hal itu, kakek Rahardian menunduk. Tiba-

    Last Updated : 2025-01-18
  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 186

    Sepulang Ivan dari rumah kakek Rahardian, Susan langsung mendesak suaminya untuk bercerita. "Bagaimana respon kakek, sayang? Apa kakek marah karena kita menyelidiki kasus adikku?!" Susan mengigit bibirnya yang bergetar. Kentara cemas sekaligus tidak sabar. Ivan, dengan tersenyum kecil menggeleng, "Kakek tidak marah, sayang." Sontak saja, Susan terperangah! Lalu, dengan tatapan setengah tidak percaya, Susan berkata, "Be-benar kah?" Mendengar itu, Ivan mengangguk. Kembali mengulas senyum kecil, mulut Ivan kembali bicara, "Karena aku yang mengusut, sayang. Kakek begitu percaya padaku. Pada keluarga Graha. Tapi, jika kamu sendirian, sudah pasti kakek akan marah dan tidak akan membiarkanmu melakukan hal itu!" Seketika wajah Susan berubah murung. Sudah menduga jika kakek akan marah jika ia mengusut sendiri. Namun, tentu hal itu sudah tidak menjadi masalah sekarang. Susan, dengan tatapan penuh cinta ke arah Ivan menimpali, "Syukur lah. Dengan begitu, aku jadi tidak takut lagi

    Last Updated : 2025-01-19
  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 187

    Irene melotot, "Sialan kamu, Ivan! Lancang sekali kamu main masuk-masuk saja, aku ini sedang mandi bodoh!" Irene buru-buru menutupi kedua dadanya yang memiliki ukuran cukup besar dengan kedua tangannya. Untung saja, perempuan itu tidak sepenuhnya telanjang. Bra dan celana dalam masih melekat yang menutupi aset berharganya. Sementara itu, Ivan seketika panik dan langsung berbalik. "Seharusnya aku yang tanya kepada Tante!" seru Ivan heran sekaligus terkejut, "kenapa tante bisa ada di apartemen ini dan mandi di kamar mandi kami?!" Irene tidak langsung menjawab, justru perhatiannya tiba-tiba teralihkan oleh pemandangan tubuh Ivan yang bertelanjang dada yang kini tepat berada di depan matanya. Hal tersebut membuat Irene menelan ludah. Lalu, ia menggeleng sebab terpana. Disaat yang sama, gairahnya sedikit bergejolak. Tidak menyangka jika Ivan ternyata memiliki tubuh yang atletis ; otot kekar dan perut sispack. Kenapa pria miskin ini bisa memiliki tubuh yang bagus? Namun, detik ber

    Last Updated : 2025-01-22
  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 188

    "Tante sudah gila?!" Ivan langsung meraih dan mencengkram pergelangan tangan Irene untuk menahan gerakan tangannya yang nyaris saja menuju ke bawah perut Ivan. Menggeleng tegas dengan wajah mengeras, Ivan lanjut berkata, "Aku bukan pria bayaran! Selain itu, aku dan Susan itu saling mencintai. Sebentar lagi, kami akan memiliki anak! Jika tante tidak percaya, tanyakan saja kepada Susan!" Ivan berkata demikian sebab menduga jika Irene belum mengetahui bahwa Susan telah mencintai dirinya sepenuhnya. Begitu pula dengan Susan yang sepertinya belum bercerita dengan Irene. Kini Ivan mengusap muka dengan kasar sembari menghembuskan napas besar. Sebab begitu shock mendengar perkataan Irene barusan. Sementara senyum Irene mendadak pudar kala mendapat penolakan dari Ivan. Namun, perempuan itu tidak langsung menampakan kekesalannya di depan Ivan. Kentara berusaha mengendalikan emosinya dengan bersikap tenang dan angkuh. "Baik lah. Aku akan tanyakan hal itu kepada Susan. Jika memang demikia

    Last Updated : 2025-01-22
  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 189

    Sebelum menuju ruang rapat, Ivan dan Susan telah membahas soal laporan gedung perusahaan dan pabrik yang disabotase di apartemen. Yang mana, hal tersebut mengakibatkan kerusakan parah dan perusahaan mengalami kerugian hebat. Ivan yang sudah tahu apa yang terjadi dengan Malice langsung meminta Susan untuk menyerahkan masalah itu padanya saja. Setelah itu, Ivan pun langsung memerintah Delon untuk mengecek lokasi dan mencari tahu siapa pelakunya. Baik Ivan mau pun Susan menduga jika itu adalah ulah diantara Mahendra dan Doni. Siapa lagi jika bukan saingan bisnis Malice? Perusahaan yang mengalami krisis diambang kebangkrutan, cara-cara licik kerap dilakukan oleh musuh. Juga serbuan terang-terangan atau sabotase. Sementara itu, berdiri dari tempat duduknya, adalah Herlambang yang barusan berbicara dengan lantang sekaligus penuh ketidaksukaan yang ditunjukan kepada Ivan. Mendengar itu, wajah Susan seketika berubah. Sedangkan Ivan hanya menatap Herlambang dengan memasang ekspresi

    Last Updated : 2025-01-23

Latest chapter

  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 253 (Tamat)

    Tidak disangka, ternyata Susan tidak marah saat Ivan memberitahu perihal ia yang dulu menolak perempuan yang dijodohkan oleh orang tuanya yang tidak lain adalah perempuan yang saat ini menjadi istrinya. Yang mana, hal itu membuat Ivan ribut dengan kedua orang tuanya dan akhirnya Ivan memutuskan pergi dari rumah demi kebebasan. Susan berpikir, tidak ada gunannya ia marah. Toh, dulu, Ivan juga tidak tahu jika yang akan dijodohkan dengannya itu adalah dirinya. Pun kalau seandainya perjodohan itu terjadi, cinta keduanya mungkin tidak akan sedalam seperti sekarang ini. Malahan, kala teringat awal pertemuannya dengan Ivan, rasanya Susan ingin tertawa saja. Memang, benci dan cinta itu beda tipis. Sedangkan Ivan yang mendengar jawaban Susan terang saja lega bukan main. Demikian, kini sudah tidak ada yang dicemaskan lagi. Sudah tidak ada rahasia yang ia sembunyikan dari Susan lagi. Bisa dikatakan, ia telah terbuka sepenuhnya kepada Susan. Begitu sebaliknya. *** Di saat ini, seorang d

  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 252

    Pesta besar-besaran yang sebelumnya telah direncanakan oleh keluarga Graha akhirnya digelar! Pesta itu tidak lain adalah bentuk rasa syukur Graha dan Rosalinda atas kembalinya Ivan, pulang-pulang sudah berstatus menikah, ditambah istrinya yang kini sedang mengandung. Jelas saja, kebahagiaan yang tengah dirasakan oleh pasangan konglomerat itu bertambah berkali-kali lipat. Selain itu, Graha dan Rosalinda juga ingin mengenalkan Susan–istrinya Ivan sekaligus menantu mereka berdua–yang kini telah resmi menjadi bagian dari keluarga keduanya kepada semua orang. Malam ini, kediaman keluarga Graha disulap menjadi tempat pesta yang begitu megah. Ada ratusan undangan yang datang dalam acara tersebut. Graha mengundang kerabat, kolega, rekan bisnis dan kenalannya. Kesibukan terlihat sejak tadi di dalam mau pun luar rumah. Tamu-tamu undangan mulai berdatangan. Pelayan hilir mudik membawakan gelas minuman. Tukang pukul berjaga, di tempatkan di setiap sudut ruangan dan beberapa titik. Sementa

  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 251

    "Mendekam diri di penjara!!!" Sontak saja, perkataan Rahardian membuat keduanya terkejut bukan main. Di saat yang sama, mereka berdua balik menatap Rahardian sambil menggeleng tidak percaya. Tega sekali Ayahnya memutuskan hal demikian? Alasan Herlambang menggelapkan dana perusahaan sebab ia yang sangat marah dengan Ayahnya yang selalu berpihak kepada Ivan dan Susan. Alih-alih kepada keluarganya. Sebenarnya, Herlambang hanya ingin melampiaskan kemarahannya saja dan untuk mendapat perhatian kembali dari Ayahnya. Namun, tentu saja, apa yang dilakukan oleh Herlambang sangat keterlaluan dan fatal. Bagaimana tidak, kedua orang tuanya Susan sudah bersusah payah membesarkan Malice hingga seperti sekarang ini dan juga Rahardian sudah setengah mati mempertahankannya. Tapi kini Malice malah akan dihancurkan oleh orang dalam? Anggota keluarganya sendiri? Rahardian terang saja tidak akan memaafkannya, sekali pun orang itu adalah anggota keluarganya sendiri! "Aku adalah anak Ayah. Sedang

  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 250

    Susan menghela nafas lega mendengar jawaban suaminya, "Aku memang pernah menjalin hubungan dengan pria yang umurnya lebih muda sepertimu, sayang. Tapi, tidak untuk memenuhi hasratku saja. Memangnya aku wanita apaan? Dan aku, sungguhan berpacaran dengannya!" "Kalau kamu ingin bertemu dengannya, aku bisa mempertemukanmu dengannya, sayang. Kamu bisa tanya-tanya supaya lebih percaya–" Belum usai kalimat Susan, Ivan sudah memotongnya lebih dulu. "Tidak usah, sayang. Aku percaya padamu. Setelah apa yang dilakukan tante Irene, bodoh sekali jika aku masih mempercayai ucapannya!" Mendengar itu, Susan tersenyum sembari manggut-mangut, "Terima kasih, sayang." Susan kembali memeluk Ivan dengan begitu erat yang langsung dibalas oleh Ivan. Dan yang terjadi selanjutnya membuat Susan sedikit tersentak! Tiba-tiba, Ivan main melumat bibir Susan seraya kedua tangannya menelusuri setiap lekuk tubuh istrinya. Susan juga tidak mau kalah, ia pun membalas lumatan bibir suaminya. Juga melakukan hal y

  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 249

    Semua orang telah beranjak dari pengadilan dan pulang ke rumah masing-masing. Tentu saja, Herlambang, Hesti, Irene dan Rasya pulang dalam keadaan ketakutan luar biasa. Saking ketakutannya, mereka merasa seperti seseorang yang mau menemui ajalnya saja! Bagaimana tidak, mereka akan mendapatkan hukuman dari keluarga yang paling ditakuti di negara Ferania. Baik dari kalangan pebisnis mau pun mafia. Demikian, tamat sudah riwayat mereka! Seketika rencana membalas perbuatan Ivan dan Susan, menghancurkan rumah tangga keduanya, menggugurkan kandungan Susan, lenyap sudah. Jelas, sekarang mereka sudah tidak berani melakukan hal tersebut. Selagi masih ada waktu, mereka tidak henti-hentinya meminta maaf dan memohon ampunan kepada Ivan dan Graha. Namun, keduanya tidak mengubrisnya sama sekali. Mengatakan bahwa sudah terlambat untuk mereka melakukan hal itu, tidak ada kata maaf dan ampunan lagi! Hal tersebut membuat ketakutan yang tengah melanda mereka semakin menggila. Tidak sulit untuk m

  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 248

    Mendengar itu, ke empatnya seketika terlonjak! Belum sempat mereka berempat membalas perkataannya, mulut Graha lanjut bicara, "Tidak perlu dijelaskan. Aku sudah tahu semuanya. Aku sudah tahu apa yang dialami oleh Ivan di keluarga kalian. Perlakukan kalian kepadanya dan tentu, setelah ini, kalian akan mendapatkan balasan dariku langsung!" "Tidak hanya anggota keluarganya Susan saja, tapi semua orang yang dulu pernah menghina dan jahat kepada Ivan!" Sontak saja, mendapatkan ancaman menggelegar dari orang paling kaya di negara ini membuat mereka berempat ketakutan hebat! Kini, mereka mulai menerima fakta bahwa Ivan adalah anaknya tuan besar Graha setelah memikirkannya agak lama. Kala teringat dengan apa yang dulu pernah Ivan lakukan yang bagi mereka itu sangat mustahil dan tidak masuk akal, tapi sekarang seakan semuanya terjawab sudah! "Sebenarnya, mengungkapkan identitas asliku kepada kalian semua bukan lah gayaku. Jujur, aku senang bermain-main dengan kalian. Itu sedikit menghib

  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 247

    Melihat kedatangan konglomerat yang begitu dihormati itu, membuat semua orang kompak terbeliak kaget sekaligus bertanya-tanya. Kenapa tiba-tiba sang penguasa Ferania itu muncul dan tengah berjalan ke arah mereka? Apakah ada perlu dengan salah satu diantara mereka? Alhasil, semua orang pun buru-buru mengondisikan diri, bersiap menyambut konglomerat tersebut. Sementara Ivan, Susan dan Rahardian saling pandang. Apakah Graha akan ... Seketika semua orang gelagapan saat orang nomor satu itu tiba dan berhenti di hadapan mereka. Demikian, Graha ada urusan dengan salah satu diantara mereka! Kemudian, semua orang kompak membungkuk hormat sembari memuja-muja. Graha sendiri langsung menatap mereka satu persatu dengan tatapan penuh selidik sebelum kemudian pandangannya jatuh kepada Irene. Hal tersebut membuat Irene terlonjak! Kenapa tuan besar Graha menatapku seperti itu?! Alhasil, Irene langsung merasa tidak karuan. Lalu, sebisa mungkin wanita itu mengulas senyum terbaiknya sambil meng

  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 246

    Keesokan harinya, persidangan dilanjutkan. Masing-masing dari Irene dan Ivan kembali memberikan keterangan, membantah, menyampaikan keberatan, memberikan alat bukti dan menghadirkan saksi-saksi. Ivan tidak tahan untuk tidak terbahak seraya menggeleng tidak mengerti saat saksi yang dihadirkan Irene memberikan keterangan. Bagaimana tidak, saksi-saksi itu memberikan keterangan palsu! Tidak kah mereka berpikir konsequensi apa yang akan didapatkannya? Kini waktu yang Ivan tunggu-tunggu telah tiba, Irene terpojok sebab alat bukti yang dihadirkan Ivan ke ruang sidang. Melihat kedatangan orang itu, Irene dan pengacaranya terang saja terbelalak! Bukan kah dia ... Lalu, keduanya pun menjadi panik. Bagaimana tidak, orang itu adalah orang suruhan Irene yang mengedit foto dan video viral tersebut. Kenapa Ivan bisa mengetahui dan berhasil menangkapnya? Padahal, Irene sudah membayarnya tinggi dan menyuruhnya untuk pergi jauh-jauh hari. Melihat reaksi Irene juga pengacaranya seperti itu,

  • Terjebak Bersama Bos Cantik yang Angkuh   Bab 245

    Persidangan ditunda! Hal itu digunakan oleh Irene dan pengacaranya mencari cara untuk dapat memenangkan kasus ini sebab harus melawan pengacara besar yang disewa Ivan. Demikian, Irene dan pengacaranya menjadi ketar-ketir. Apalagi pengacara yang disewa Ivan belum pernah gagal menangani kasus. Entah bagaimana caranya, selalu saja menang! Ivan sendiri juga sibuk mencari cara, saksi atau pun sesuatu yang bisa digunakan untuk menyerang Irene dan menjatuhkannya. Apalagi setelah mengetahui jika Irene hamil dan mengaku-ngaku bahwa dirinya lah Ayah dari bayi yang sedang dikandungnya. Sementara itu, Susan dan Rahardian cepat-cepat menemui Irene. Keduanya berharap masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Toh, mereka memang keluarga. Miris jika harus lapor polisi dan melalui persidangan. Namun, baik Susan mau pun Rahardian sudah tidak heran jika hal itu terjadi mengingat sikap dan perlakuan Irene selama ini. Sebelumnya, Susan dan Rahardian ingin bukti bahwa Irene memang sungg

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status