Share

Bab 79. Kebetulan.

Author: Zayn Z
last update Last Updated: 2024-11-19 17:46:57

Bab 79. Kebetulan.

Shizi datang ke tempat yang disebutkan Mi Ra padanya, mereka bertemu di sebuah penginapan kecil yang berada tak jauh dari lokasi istana.

Setelah memasuki halaman penginapan, ia melihat Ho Rang menunggunya di depan penginapan tersebut, dari sana ia mengikuti Ho Rang ke kamar yang telah dipesan Lien Wei.

Shizi memasuki kamar, tampak olehnya jika Lien Wei sudah menunggunya, terlihat pula jika ada beberapa kotak kayu yang cukup banyak di sampingnya.

Lien Wei cukup terkejut melihat perubahan Shizi, tampak tubuhnya kini lebih tinggi dan badannya terlihat lebih berotot dan berisi.

“ Apa benar ini kau saudara, kau benar benar terlihat sangat berbeda?!” Ujar Lien Wei sambil melihat penampilan Shizi yang benar benar berubah baik dari cara berpakaian dan juga tampang.

Lanjutnya, “ Selain itu aku juga penasaran bagaimana kau bisa keluar dari istana dalam, bukankah ada larangan keluar untuk penghuninya?” Tanya Lien Wei penasaran.

“ Itu rahasia.” Jawab Shizi diakhiri senyum leba
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 80. Harap.

    Bab 80. Harap.Shizi menyelesaikan perbincangannya dengan Lien Wei, setelah menyepakati beberapa hal dengan mereka ia pun meninggalkan tempat pertemuan.Setelah meninggalkan penginapan, Shizi tidak langsung kembali, merasa situasi aman ia pun berputar arah untuk menuju kediaman perdana menteri sayap kiri.Ia bersembunyi di gang yang gelap,dari sana ia memperhatikan suasana kediaman perdana menteri dengan seksama.“ Sesuai dengan informasinya, tempat ini memang benar benar dijaga ketat!” Shizi menunjukan senyum sinisnya.“ Seseorang yang tidak merasa bersalah pastinya tak akan peduli dengan rumor yang ada. Namun dengan penjagaan seketat ini jelas menunjukan ada hal yang dijaga dan ditutupi.” Ujarnya pelan.Shizi mengambil sapu tangan dari balik pakaiannya, dari sana ia kemudian menggunakannya untuk menutupi setengah wajahnya di bagian hidung dan mulut.Situasi malam yang tanpa bintang ditambah kumpulan awan hitam yang menghias langit membuat situasinya benar benar pas untuk Shizi mela

    Last Updated : 2024-11-21
  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 81.Tabib nakal.

    Bab 81.Tabib nakal.Menjelang pagi.Shizi menyelesaikan aktivitas rutinnya, setelah membersihkan diri dan menyiapkan semua peralatannya ia pun mulai mempersiapkan rencana pemeriksaannya. lama dari sana, Kasim Wen dan Kasim Mo datang bersama seseorang yang ia kenal.“ Senior Shizi!” Seru Sha Zhi yang datang bersama kedua kasim.Shizi mengernyitkan keningnya mendengar Sha Zhi datang dengan mengatakan hal yang aneh menurutnya.Kasim Mo yang tahu keheranan Shizi akhirnya angkat bicara.” Tabib Shizi, kenapa kau memasang raut wajah seperti itu? Tak ada yang salah dengan apa yang tabib Zhi katakan.” Ujarnya yang makin membuat Shizi makin mengerutkan keningnya.Kasim Mo mengeluarkan gulungan surat dari balik pakaiannya, ia pun memberikan gulungan tersebut pada Shizi.Shizi mengambil gulungan tersebut dan mulai membacanya, matanya membulat saat ia membaca isi dalam surat tersebut.“ Aku menjadi tabib tingkat tujuh?” Ujar Shizi penuh ketidakpercayaan.“ Benar, atas jasamu selama beberapa wakt

    Last Updated : 2024-11-22
  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 82. Tegas.

    Bab 82. Tegas.Shizi mendekat ke arah selir kedua, baru saja ia akan memeriksa sang selir, ibu suri kembali menghentikannya dengan sebuah pertanyaan.“ Tunggu dulu, sebelum kau memeriksa selir kedua, aku ingin mengetahui pengetahuanmu tentang bayi sungsang ini.” “ Pengetahuan adalah dasar awal, jika jawabanmu saja tidak benar maka percuma kau melakukan pemeriksaan!” Seru Ibu suri dengan penuh penekanan.Mendengar itu Shizi kembali bangkit dari duduknya, setelahnya ia pun menjawab.“Mohon izin menjawab, umumnya, posisi janin dalam kandungan ibu hamil akan terus bergerak. Mendekati persalinan, pergerakan tersebut akan membawa kepala bayi di bawah atau di dekat jalan lahir. Namun sebaliknya, posisi bayi sungsang adalah kondisi ketika kepala bayi tidak kunjung berada di bawah, bahkan tetap berada di atas saat usia kehamilan sudah lebih dari 36 minggu.” “ Posisi bayi sungsang adalah kondisi ketika posisi kepala janin di dalam kandungan tetap berada di atas sekalipun usia kehamilan sudah

    Last Updated : 2024-11-23
  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 83.Tanpa menyentuh.

    Bab 83.Tanpa menyentuh.Pertemuan yang digagas ibu suri tidak berlanjut karena ibu suri meninggalkan pertemuan tanpa mengucapkan sepatah kata pun.Permaisuri mengambil alih pertemuan tersebut dan hal itu tentu membuatnya senang karena dengan begitu ia bisa menjadi lebih dekat dengan ketiga nyonya terutama Nyonya Li dan Nyonya Lien.Shizi pun dipaksa tinggal di tempat oleh permaisuri karena kedua nyonya sangat antusias dengan adanya tabib muda tersebut.“ Yang Mulia permaisuri, tanpa mengurangi rasa hormatku, aku masih memiliki pekerjaan yang harus aku selesaikan,untuk itu mohon kiranya permaisuri dapat mengizinkanku untuk pergi.” Ujar Shizi dengan sopan.Permaisuri menoleh ke arah Nyonya Li dan Nyonya Lien, sorot matanya jelas meminta pendapat keduanya.Nyonya Li pun angkat bicara.” Tidak masalah permaisuri, yang penting aku sudah mengetahui keberadaannya.” “ Dan untuk kedepannya kami berdua pastinya akan membutuhkan bantuan permaisuri untuk urusan pemuda ini.” Ujarnya penuh arti.Pe

    Last Updated : 2024-11-24
  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 84. Tidak ada penolakan.

    Bab 84. Tidak ada penolakan.Shizi menunjukan sikap tenangnya, tampak raut wajah permaisuri begitu serius karena masalah ini, jelas hal itu menunjukan ada sesuatu hal yang menjadi beban pikirannya.“ Hakim daerah, katakan alasanmu sampai bisanya kau mengangkat pedangmu di dalam wilayah istana dalam ini!” Seru Permaisuri dengan tegas.Belum sempat Song Ong menjawab, putri Nara kemudian berjalan ke samping Song Ong lalu berkata setelahnya.” Ibu, sepertinya kakak Song Ong memiliki permasalahan dengannya. Selain itu tadi aku mendengar jika tabib ini ternyata berasal dari kasta kelima!” Jelasnya.Song Ong pun langsung ikut menimpali.“ Benar permaisuri, jangan percaya padanya,aku yakin ia bisa memasuki istana dalam ini karena telah melakukan penipuan besar.” “ Bagaimana mungkin seorang rakyat jelata yang berada di kasta terendah bisa menjadi tabib, apalagi dulu ia adalah seorang budak yang bekerja di klan ku.” “ Selain itu aku emosi padanya karena dia dulu pernah melukaiku lalu melarikan

    Last Updated : 2024-11-25
  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 85. Menyembuhkan Nyonya Tang.

    Bab 85. Menyembuhkan Nyonya Tang.Setelah memberikan apa yang para nyonya dan permaisuri inginkan, Shizi pun meninggalkan mereka yang kini sibuk berbincang masalah kecantikan.Yang cukup mengejutkan untuk Shizi adalah permintaan permaisuri yang meminta ramuan dan kosmetik juga untuk ibu suri, jelas hal itu menunjukan jika sebenarnya permaisuri tidak ingin berkonflik dengan ibu mertuanya itu.Meski ia tidak ingin terlibat dalam konflik istana namun tak dipungkiri ia penasaran dengan apa yang terjadi pada mereka.“ Jika mengingat cerita dari Kasim Wen aku kira ini pasti ada hubungannya dengan kejadian waktu itu.” “ Selain itu aku merasa ini ada hubungannya dengan Klan Song, aku tahu betul sikap Song Ong yang manipulatif, pastinya orang orang klan Song pun tak jauh berbeda dengannya!” Batin Shizi yakin.Shizi dan kelompoknya pun kembali ke klinik setelah menyelesaikan tugas rutinnya memeriksa para penghuni istana dalam. Saat ia sampai kesana tampak ketiga nyonya bersama Tang Rui sedang

    Last Updated : 2024-11-26
  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan    Bab 86. Sekaligus tiga.

    Bab 86. Sekaligus tiga.Shizi memperhatikan Nyonya Dian Ning yang kini dalam posisi duduknya, tampak warna kulit di kakinya kini mulai memerah dan ia mulai bisa menggerakan jari kakinya secara perlahan.Setelah beberapa waktu, Shizi meminta nyonya Dian Ning untuk mulai mencoba menggerakkan kakinya dengan cara dinaik turunkan, diayun ke kiri dan ke kanan serta ditekuk olehnya sendiri.“ Sepertinya ini berjalan lancar, tinggal nyonya harus membiasakan diri untuk bergerak supaya otot otot yang kaku menjadi lentur dan sarafnya menjadi berfungsi dengan sempurna.” “ Untuk merangsang saraf sarafnya nanti aku akan membuatkan ramuan oles untuk kaki dan ramuan untuk merendam kaki untuk mengeluarkan kotoran yang menyumbat darah dan saraf.”“ Aku juga akan membuatkan ramuan obat untuk diminum oleh nyonya untuk membantu proses penyembuhan dari dalam.” Jelas Shizi.“ Terima kasih tabib Shizi.” Seru Nyonya Dian Ning tulus.Perbincangan terhenti, dari sana Shizi membantu istri jenderal Tang itu untu

    Last Updated : 2024-11-29
  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 87. Lingkaran.

    Bab 87. Lingkaran.Shizi mengantar kepergian Tang Rui dan ketiga nyonya, tampak sekali jika mereka pulang dengan membawa banyak kebahagiaan.Jenderal Tang San sendiri tidak langsung pulang ke kediamannya karena ada hal yang ingin dibicarakan olehnya pada Shizi.Setelah kereta kuda yang membawa ketiga nyonya menghilang dari pandangan segera Shizi pun angkat bicara.“ Ayah angkat, jadi hal apa yang ingin ayah angkat bicarakan?” Tanya Shizi dengan tenang.Jenderal Tang San menatap Shizi dengan lekat, setelah beberapa saat ia pun kemudian angkat bicara.” Persidangan kerajaan hari ini yang membahas kejadian di istana dalam, apa benar itu berkaitan denganmu?” Tanya jenderal Tang San dengan nada serius.“ Benar ayah angkat, bisa dikatakan begitu.” Jawab Shizi dengan tenang.Mendengar jawaban tenang Shizi membuat jenderal Tang San berpikir sejenak, sorot matanya menunjukan jika banyak pertanyaan yang bergelut di pikirannya.“ Aku tak akan bertanya lebih lanjut tentang masalah ini karena aku y

    Last Updated : 2024-11-30

Latest chapter

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab. 192.

    Bab. 192. Shizi berjalan ke arah di mana Klan Li berada, yang ada di kepalanya saat ini adalah ibunya kemungkinan besar berada di dua tempat. Pertama, di Istana Kekaisaran dan jika tidak ada di sana maka kemungkinan ada di Kediaman Klan Li sendiri.“Aku tidak bisa langsung pergi menemui ayah, bisa-bisa terjadi keributan nantinya!” gumamnya pelan.Pemikirannya tersebut bukan tanpa alasan, dengan situasi yang terjadi saat ini pastinya dengan kemunculan dirinya akan banyak menimbulkan intrik di dalam Istana.Keputusannya untuk mendatangi Klan Li pun bukan tanpa alasan, Klan ayahnya mungkin bisa memberikan informasi lebih banyak dan juga bisa menerima kehadirannya.Tak membutuhkan waktu lama baginya untuk menemukan kediaman Klan Li. Shizi menoleh ke arah timur, tampak olehnya Istana Kekaisaran berdiri tegak tak jauh dari kediaman Klan Li.Shizi menghela nafas panjang, meski saat ini ia ingin sekali bertemu ayahnya, namun, ia merasa waktunya belumlah tepat.Ia mengalihkan pandangannya

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab. 191. Kekaisaran Langit.

    Bab. 191. Kekaisaran Langit.Shizi, Fu Tong dan Jin Hua tiba di Kota Li, Kota yang menjadi Ibukota Kekaisaran. Mereka muncul di Portal Teleportasi yang ada di dalam Sekte Langit Emas yang berada di sebelah selatan Ibukota.Kedatangan mereka langsung disambut seorang Tetua yang berjaga di sana, tampak ia menunjukan keheranannya saat melihat Fu Tong datang hanya berdua dengan Jin Hua dan seorang yang asing di matanya.“Salam Tetua Cu,” ucap Fu Tong dan Jin Hua serempak sambil menangkupkan kedua tangannya memberi hormat.“Kenapa kalian kembali hanya berdua saja? Lalu siapa dia?” tanya Tetua Cu sambil melirik pada Shizi.“Dia rekan seperjalananku, adapun anggota kelompokku yang lain telah … tewas,” jawab Fu Tong dengan lirih.Tetua Cu tertegun mendengar jawaban Fu Tong.“Fu Tong melanjutkan, “Aku tak bisa menceritakannya sekarang, yang utama saat ini adalah aku perlu bertemu dengan Master Sekte sesegera mungkin!” ujarnya dengan serius.Tetua Cu mengangguk paham, setelahnya Shizi pun an

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab. 190.

    Bab. 190.Shizi, Fu Tong dan Jin Hua tiba di Kota Zhen, Kota besar yang dulunya menjadi Ibukota Kerajaan Turk. Tampak olehnya keramaian kota tersebut yang mana sepenglihatannya Kota Zhen menjadi pusat berdirinya banyak sekte aliran putih.Dengan token yang ditunjukan Fu Tong pada sang penjaga gerbang membuat mereka dengan mudah melenggang masuk ke dalam kota.“Tampaknya Sekte Langit Emas mendapat perhatian khusus dari Kekaisaran, “ ujar Shizi dengan santai.“ Ya, kau benar. Sebagai salah satu sekte terbesar yang menopang Kekaisaran Langit membuat pihak Kekaisaran memberikan perhatian Sekte kami,“ jawab Jin Hua tidak menyangkal.“ Lalu bagaimana tanggapan Sekte kalian dengan situasi yang terjadi pada saat ini”? tanya Shizi dengan tenang.Fu Tong dan Jin Hua tahu arah tujuan pembicaraan Shizi yang menyangkut pada kekisruhan yang terjadi antara aliran hitam dan aliran putih.Fu Tong mendekatkan dirinya pada Shizi lalu berkata sambil sedikit berbisik, “ Lima Sekte aliran putih terkuat d

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 189.

    Bab 189.Shizi, Fu Tong dan Jin Hua duduk bersama mengelilingi masakan yang dibuat Shizi, tampak mereka berdua begitu menikmati makanan yang dibuat Shizi itu.“ Ini sup daging apa? Rasanya begitu enak! Dan setiap daging yang kumakan mengisi kembali energi di tubuhku!” seru Jin Hua sambil terus menyuapkan sup daging ke dalam mulutnya.“ Jangan bicara ketika makan, nikmati dan habiskan saja, buat dirimu kenyang,” ujar Shizi penuh penekanan.Shizi dengan tenang memakan masakan buatannya, Jin Hua yang diberi peringatan oleh Shizi hanya bisa tersenyum setelahnya.“ Dia ini sangat tegas dan berprinsip, makan saja harus mengedepankan tata krama.” "Benar-benar tidak seperti orang biasa," batin Jin Hua sambil terus menikmati masakan Shizi.Fu Tong yang duduk di sebelah Jin Hua juga menikmati masakan Shizi dengan sangat lahap. Setelah makanan di mangkuk mereka habis tak bersisa, Fu Tong pun angkat bicara. "Shizi, masakanmu benar-benar lezat! Aku belum pernah makan masakan yang seperti ini s

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 187.

    Bab 187.Kedua orang yang diselamatkan Shizi terlihat tertidur dalam kolam obat Shizi. Sementara itu, Shizi sendiri telah menyelesaikan proses pemotongan Beast Kadal Pasir untuk mengambil bahan berharganya.“Sudah kuduga, ternyata pasirnya beracun!” ujarnya pelan.Shizi kemudian mengambil potongan utuh kepala Beast Kadal Pasir tersebut, ia kemudian menempatkan masing-masing kepala Beast tersebut ke dalam bak obatnya.Setengah batang dupa berlalu.Sang wanita bangun dari tidurnya, perlahan matanya terbuka. Wajahnya seketika memucat saat melihat apa yang ada di hadapan wajahnya.“ Kyaaaaa!” teriaknya dengan keras.Shizi menatap santai sang wanita, sedangkan sang pria terbangun dari tidurnya karena jeritan tersebut.Wajah sang pria berubah buruk seketika, bagaimana tidak? Hal yang pertama kali dilihatnya adalah Kepala Beast Kadal Pasir yang menyembul dari dalam air.“Jangan terkejut, itu bagian dari pengobatan kalian,” ucap Shizi dengan santai.“ Bagaimana mungkin hal seperti ini bagia

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 187.

    Bab 187.Shizi memasuki kawasan padang pasir yang menjadi jalan utama menuju Kota Zhen, salah satu Kota yang harus dilalùinya untuk mencapai Ibukota Kekaisaran Langit.“ Jika tidak salah dulunya tempat ini adalah wilayah Kerajaan Turk. Namun, setelah Kerajaan Turk kalah dan menghilang dari sejarah, sisa orangnya kini mengabdikan diri pada Kekaisaran Langit dan ibukotanya menjadi salah satu Kota Kekaisaran,” gumam Shizi.Setelah satu hari perjalanan, Shizi tiba di tengah gurun pasir, tampak badai pasir mulai menyelimuti area tersebut.“Hmm…itu….” Dari kejauhan ia melihat ada pertarungan yang terjadi dua orang melawan beberapa Beast Kadal Pasir.“Dua mati dan dua lainnya terluka parah,” ujar Shizi sambil mengamati dari posisinya.Shizi memunculkan aura ranahnya, garis energi berwarna ungu melindungi tubuhnya itu.Dengan cepat ia memasuki badai pasir lalu menuju tempat pertarungan berlangsung.Seekor Beast kadal pasir yang sedang melancarkan serangan pada kedua orang tersebut langsung

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 186.Kultus Mowang.

    Bab 186.Kultus Mowang. Shizi pergi dari kota setelah menyaksikan perjanjian antara Sekte Kalajengking Hitam dengan Kota yang dipimpin Ryu Jin tersebut. Tentunya ia pergi tidak dengan tangan kosong karena Ryu Jin memberikannya surat rekomendasi dan sebuah token khusus Kekaisaran. Dari token itu pula Shizi mengetahui jika Ryu Jin ternyata adalah seorang Tuan Muda yang berasal dari Klan Ryu yang ada di Kekaisaran Langit dan Tetua Muda dari Sekte Langit Emas, salah satu Sekte Aliran Putih yang ada di Ibukota Kekaisaran. “ Pantas saja Ryu Jin sangat berpikiran terbuka, ternyata ia memiliki sahabat yang menjalankan kultivasi kegelapan juga.” “ Meski hal ini pasti bertentangan dengan sikap sektenya, tapi ia mengesampingkan itu semua demi janji pada sahabatnya itu.” “ Orang yang cukup menarik,” ujar Shizi bermonolog. Belum jauh ia berjalan, ia menghentikan langkahnya. Dari sana ia menoleh ke belakang. Tampak dua orang sedang menuju ke arahnya dengan cepat. Setelah beberapa saat, ia

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 185.

    Bab 185.Shizi memperhatikan perbincangan yang Ryu Jin dan Xie Chong lakukan setelah kesepakatan dibuat, tampak di mereka dengan serius membahas tentang Kekaisaran dan Sekte aliran hitam yang tumbuh cepat bagai rumput liar di wilayah Kekaisaran Langit.Hal itu juga yang menarik perhatian Shizi di mana ia ingin tahu sejauh mana masalah yang terjadi diantara kedua kubu tersebut.“ Tuan Walikota, agar kau tahu, Xie Chong ini belum lama menjadi Master Sekte Kalajengking, karena sejatinya Sekte milikku ini anggotanya merupakan gabungan dari Sekte kecil yang pemimpinnya aku kalahkan.” “Kenapa aku melakukan itu… tentu saja karena aku tidak suka dengan penyimpangan yang dilakukan oleh sekte-sekte tersebut,” jelas Xie Chong tanpa ragu.“ Penyimpangan? Apa itu?” tanya Ryu Jin penasaran.Shizi menarik nafas panjang, setelahnya ia pun ikut angkat bicara, ”Cultivator Kegelapan selalu dianggap sesat karena diyakini sebagai teknik peningkatan kekuatan yang menghalalkan segala macam cara dan beraf

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 184.

    Bab 184.Ryu Jin terkejut melihat puluhan orang yang menggunakan jubah berlambang Kalajengking Hitam berdiri di depan gerbang Balai Kota. Ia tidak bisa membayangkan apa yang sebenarnya terjadi."Bagaimana mereka bisa tiba di sini?" tanya Ryu Jin kepada Shizi dengan nada yang penasaran.Shizi tidak menjawab, ia hanya menatap Ryu Jin dengan mata yang dingin.Ryu Jin kemudian membalikkan badannya dan berjalan ke arah Shizi."Baiklah, aku akan mempercayai kau," kata Ryu Jin."Bantu aku dalam perundingan ini,” ucapnya penuh arti.Shizi mengangguk, ia kemudian berjalan ke arah pintu." Mari kita pergi menemui mereka," kata Shizi.Ryu Jin mengikuti Shizi, mereka berdua keluar dari ruangan dan menuju ke arah gerbang Balai Kota.Saat mereka tiba di gerbang, Ryu Jin melihat puluhan orang yang menggunakan jubah berlambang Kalajengking Hitam masih berdiri di sana.Salah satu dari mereka melangkah ke depan, ia adalah seorang laki-laki yang memiliki wajah yang dingin dan mata yang tajam.Sementara

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status