Share

Bab 21a - Janji Aldo

Author: Eka_Mom
last update Last Updated: 2025-03-10 21:42:58

Pov Aldo

Aku sangat bersyukur mendapatkan istri yang cantik dan sebaik Diva. Awalnya, aku tak sengaja melihatnya menangis dibawah guyuran hujan yang deras. Cukup lama aku memperhatikannya dari dalam mobil.

Tak lama kemudian hujan sudah reda. Tampak dia berlari ke seberang mendatangi sebuah warung makan. Lalu dia keluar membawa bungkusan yang begitu banyak.

Dia berjalan mendekati anak - anak jalanan yang sedang bekerja mengais rejeki. Makanan itu dia bagikan kepada mereka. Tiba - tiba saja kulihat wajahnya berubah menjadi bahagia saat bercanda dengan para anak jalanan itu. Melihat hal itu, seketika hatiku tersentuh dan ingin mengenalnya lebih dalam.

Setelah Diva pergi, aku memberanikan diri bertanya kepada anak - anak jalanan itu.

"Hai semuanya, boleh kakak bertanya sesuatu?"

"Ya kak, ada apa ya?"

"Apa kalian kenal dengan kakak yang memberikan makanan untuk kalian tadi?"

"Maksud kakak Kak Diva? Kak Diva memang sering datang kesini. Bahkan seminggu sekali kami diajarkan membaca dan menu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 21b - Janji Aldo

    "Va, boleh saya jujur sesuatu sama kamu?""Ada apa ya mas? Kok serius sekali?"Sangking dekatnya, Diva melarangku memanggilnya dengan embel - embel mbak. Karena usiaku lebih tua darinya. Aku pun setuju dan memanggilnya dengan sebutan nama saja."Sebenarnya sejak awal aku bertemu denganmu aku sudah tertarik padamu. Jujur saja, aku ingin melamarmu saat ini," wajah Diva terlihat terkejut saat aku tiba - tiba mengatakan hal itu. Kebetulan kami berada di taman kota menikmati suasana tahun baru. Perasaanku tak enak saat melihat wajah Diva tanpa ekpresi apapun."Apa yang membuatmu akhirnya menyukaiku mas?""Jujur, aku tak sengaja melihatmu bercengkraman dengan para anak jalanan. Kamu terlihat sangat bahagia saat bersama mereka. Apalagi mereka sangat menyayangimu.""Kamu tahu itu semua mas?""Maaf ya, sebenarnya aku diam - diam memperhatikanmu. Tapi memang aku sangat mencintaimu va. Aku ingin menjalani kehidupan serius denganmu."Diva masih saja diam cukup lama setelah mendengar pengakuan. Ak

    Last Updated : 2025-03-10
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 22a - Kecurigaan Bapak

    Pov AldoAku bersiul - siul saat memasuki rumahku. Tampak mama dan papa sedang bersantai di ruang tamu. Aku pun segera duduk dihadapan mereka."Sepertinya anak mama bahagia sekali. Apa habis memenangkan tender milyaran ini?"Aku pun beralih duduk di tengah - tengah mereka. Terlihat papa memajukan bibirnya karena mengganggu acara berdua mereka. Aku pun merangkul kedua pundak orang yang aku sayangi."Lebih dari itu ma, Aldo sudah menemukan calon istri yang cocok untukku."Mereka terlihat terkejut saat aku tiba - tiba mengatakan hal in. Mungkin mereka tak menyangka jika akhirnya aku akan segera menikah."Apa kamu serius dengan ucapanmu?" papa masih tak percaya dengan ucapanku."Aku sangat serius sekali pa. Dia gadis sederhana, cantik, dan tentu saja baik. Pokoknya mama dan papa tak akan pernah kecewa deh.""Seperti apa sih gadis itu, hingga membuat anak mama ini menjadi seperti ini. Biasanya kamu cuek sekali dengan perempuan?""Namanya Diva ma. Aku berencana akan menikahinya bulan depan.

    Last Updated : 2025-03-11
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 22b - Kecurigaan Bapak

    Entah mengapa sejak Diva hamil, aku menjadi sangat sensitif. Bahkan setiap pagi aku mual. Tapi kulihat Diva tak pernah mengalami gejala hamil seperti wanita pada umumnya. Tapi biarkan sajalah, aku rela jika aku yang mengalaminya. Asalkan Diva dan bayi yang dikandungnya sehat. Aku juga selalu ingin dekat dengan istriku. Bahkan saat dikantor, aku sengaja membawa beberapa baju miliknya untuk kupeluk. Entah mengapa aku tak bisa jauh darinya. Tiba - tiba saja bapak mertuaku pingsan saat kami mengunjunginya. Kasihan sekali beliau, karena ibu mertuaku sudah tak peduli dengannya. Akhirnya kuberikan pengobatan terbaik untuknya. Bahkan kumasukkan beliau dirumah sakit yang terbaik dan kupesankan kamar VIP untuknya. Semua itu aku lakukan agar Diva nyaman untuk menjaga bapak mertuaku.Dan apa yang aku khawatirkan pun terjadi. Ibu mertuaku datang dan memarahi kami karena bapak kubawa kerumah sakit yang mahal. Bahkan ibu menyuruh kami membawa bapak pulang saja. Padahal kondisi bapak sekarang sanga

    Last Updated : 2025-03-11
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 23a - Kebohongan Ibu

    Pov Diva"Tidak sekali dua kali bapak melihatmu masuk ke perusahaan tempat bapak bekeja dulu. Sempat kutanyakan perihal tentang dirimu pada bos bapak. Namun bapak tak pernah percaya bahwa kau salah satu investor besar di pabrik tempat bapak dulu bekerja."Rupanya Mas Aldo juga menaruh modalnya di pabrik tempat bapak bekerja. Mas Aldo tersenyum menanggai ucapan bapak."Suatu saat bapak juga akan tahu siapa saya sebenarnya. Yang jelas saya sangat mencintai Diva. Karena dia wanita yang baik. Saya sangat beruntung karena bisa menikahinya.""Jadi kamu bukan tukang ojol sembarangan nak?""Pak, walaupun Mas Aldo pekerjaannya hanya sebagai tukang ojol, tapi aku menerima apa adanya," aku tak ingin bapak beranggapan jika aku bahagia karena harta Mas Aldo."Bapak lihat sendirikan bagaimana baiknya putri bapak ini?""Kamu betul nak, Diva perempuan yang baik. Padahal dia hanya anak tiri bapak. Namun kelakuannya begitu sangat baik pada bapak."Mereka berdua tersenyum sembari memandangku. Dilihat se

    Last Updated : 2025-03-12
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 23b - Kebohongan Ibu

    Mas Aldo sempat berbisik padaku, jika pabrik tempat bapak bekerja dulu adalah miliknya. Aku pun sangat terkejut mendengarnya. Karena bapak menolak uang yang diberikan Mas Aldo, akhirnya Mas Aldo menyuruh seseorang untuk menyelidiki penyebab bapak dipecat.Dari hasil penyelidikan disebutkan jika bapak difitnah karena sudah mencuri barang di gudang. Terbukti dari tanda tangan bapak di kertas keluar barang. Padahal bapak tak pernah menandatangani kertas itu. "Bapak ingin makan apa, biar ibu buatkan," kulihat ibu mulai kembali lembut dan perhatian pada bapak setelah tahu bapak akan kembali bekerja lagi."Terserah kamu saja. Jangan lupa buatkan minuman dan makanan untuk mereka berdua. Kasihan mereka berdua sudah menjagaku selama berada di rumah sakit. Sedangkan kamu dan Sari tak sedikitun menengokku," nada bicara bapak terlihat kesal dan kecewa karena istri dan anaknya tak sedikitpun menengoknya."Maafkan aku pak, bukan maksudku untuk tak menjengukmu. Tapi aku sibuk mempersiapkan resepsi

    Last Updated : 2025-03-12
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 24a - Kemarahan Bapak

    Pov Author"Jadi Bu Ratna berbohong kepada kami?" Para tetangga di sana menatap Ratna dengan tatapan tajamnya. Ratna hanya menunduk tak berani menatap mereka."Maaf ya Mas Aldo, kami tak tahu jika kalian yang membayar semua pengobatan Pak Wijaya.""Ya, Bu Ratna ini kenapa tega - teganya menjelekkan suami anaknya sendiri. Padahal mereka sudah begitu baik pada kalian."Terlihat Bu Ratna terdiam menahan marahnya. Bu Ratna menatap Diva dengan penuh kebencian. Karena merasa malu, Bu Ratna beranjak menuju ke kamarnya dan membanting pintu dengan kerasnya . Membuat orang yang disekitar sana hanya bisa mengelus dada melihat tingkah Bu Ratna."Ibu - ibu silahkan minuman dan cemilannya. Mohon maaf kami hanya bisa menyediakan ini."Diva mempersilahkan para tetangga untuk menikmati hidangan yang sudah disediakan sembari mencairkan suasana yang menegang. Setidaknya Diva puas melihat Ratna pergi dengan menahan malu. Diva harap dengan kejadian ini, Ratna tak akan asal bicara lagi dan tak meremehkan

    Last Updated : 2025-03-13
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 24b - Kemarahan Bapak

    "Sebenarnya dimana letak rasa malumu itu bu? Tingkah lakumu tak pernah berubah. Bapak yang seharusnya malu pada Diva dan Aldo. Istri dan anak kandungku sendiri benar - benar tak peduli padaku. Kemana kalian berdua selama ini. Jawab! Bahkan saat aku dirawat dirumah sakit pun kalian tak sedikitpun menjagaku. Malah anak tiriku dan menantunya yang sudah menjaga dan membayar semua pengobatanku. Mereka dengan ikhlas memberikanku pengobatan dan perawatan yang terbaik disana. Apa kau tak malu dengan mereka bu. JAWAB! Seketika Bu Ratna terdiam karena baru kali ini suaminya membentaknya. Kalau biasanya Pak Wijaya akan tunduk pada Bu Ratna dan menuruti semua keinginannya, tapi untuk kali ini dia sangat berbeda. Wajah Ratna memucat tak berani menatap suaminya itu. Sikapnya yang kurang tegas membuat istri dan anak kandungnya menjadi sombong dan tak tahu malu. Pak Wijaya menyesali perbuatannya yang tak pernah tegas pada mereka."Ba...pak kan tau sendiri , kalau aku dan Sari sibuk mempersiapkan pe

    Last Updated : 2025-03-13
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 25a - Pelajaran Untuk Ratna

    Pov WijayaSudah cukup lama aku memendam kemarahan pada istriku itu. Kupikir dengan menikahi Ratna, wanita yang sempat kucintai dulu, aku akan bahagia. Semenjak meninggalnya ibu kandung Sari, hidupku menjadi hancur. Aku hampir saja kehilangan semangat hidupku. Hingga akhirnya aku bertemu cinta pertamaku yaitu Ratna.Awal pertemuan kami, saat aku tak sengaja melihatnya sedang berjalan tertatih di jalan dengan menggandeng seorang anak yaitu Diva. Saat itu umur Diva 10 tahun. Dibawah guyuran hujan deras, kudekati mereka. Entah apa yang terjadi dengan Ratna saat itu. Karena kulihat matanya kosong dan tak tahu arah.Akhirnya kucoba menyapanya dan menanyakan keadaannya. Dan ternyata suami nya baru saja meninggal karena telah menyelamatkan Diva dari tabrakan mobil.Aku mencoba untuk menghiburnya. Semakin lama , kami semakin dekat karena nasib kami sama yaitu ditinggalkan orang yang dicintai. Hingga suatu hari aku memberanikan diri untuk melamarnya. Dan Ratna pun menerima lamaranku.Akhirnya

    Last Updated : 2025-03-14

Latest chapter

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 53 - Bahagia ( Tamat )

    Hari ini adalah hari bahagia untuk Sari. Setelah satu bulan lamanya menyiapkan rencana pernikahan, akhirnya hari itu tiba. Sari berpenampilan cantik dengan kebaya putih yang melekat ditubuhnya. Sari tetap memakai hijab sehingga menambah kecantikannya.Fery yang melihat penampilan Sari saat itu seketika tak bisa menyembunyikan perasaan kagumnya. Fery sudah tak sabar ingin menghalalkan wanita yang dicintainya itu.Akad nikah dilaksanakan di kediaman Wijaya. Semua tamu sudah hadir untuk menyaksikan acara sakral itu. Dengan sekali ucap, proses ijab kabul itu sudah terlaksana. Kini Fery dan Sari sudah resmi menjadi suami istri.Ucapan selamat mulai terdengar dari para tamu. Sengaja Sari menginginkan pesta pernikahan yang sederhana karena dirinya tak pantas untuk mengadakan pesta mewah. Namun nyatanya Fery memberikan kejutan pada dirinya.Setelah proses akad nikah itu, Fery mengajak Sari ke hotel untuk menjalani resepsi pernikahannya. Sebelumnya Sari sudah didandani layaknya pengantin."Mas

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 52 - Lamaran

    Fery turun dari mobilny dengan pakaian jasnya. Sari begitu terkejut saat melihat kedatangan Fery. Namun yang membuatnya semakin terkejut, Fery tak datang sendiri. Fery datang bersama dua orang laki - laki dan perempuan yang usianya tak muda lagi. Sari yakin jika kedua orang itu adalah orang tua Fery.Ada perasaan rindu dihatinya setelah lama tak bertemu dengan laki - laki itu. Fery tersenyum sembari membawa buket bunga di tangannya."Assalamualaikum.""Waalaikumsalam. Kamu kenapa kesini?""Boleh aku bertemu dengan kedua orangtuamu?""Untuk apa bertemu dengan bapak dan ibu?""Ada sesuatu yang ingin saya bicarakan dengan mereka." Belum Sempat Sari menjawab, Wijaya keluar dan menatap beberapa orang yang tak dikenalinya. Namun dia mengingat ssok Fery yang merupakan teman Aldo."Lho kamu bukannya teman Aldo ya? Siapa namanya?" Wijaya berusaha mengingatnya. Namun dia tak kunjung mengingatnya."Benar pak. Saya teman Aldo. Nama saya Fery.""Ah iya nak Fery. Mereka siapa?""Mereka kedua orang

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 51 - Menghilang

    “Kenapa menyendiri disini? Tidak gabung dengan lainnya di dalam.”“Aku lebih suka disini. Apalagi suasananya begitu tenang.”“Oh begitu. Hmnn sebelumnya apa aku boleh bertanya sesuatu?”“Tentang apa ya?”“Apa kamu sudah punya kekasih?”Sari seketika tersenyum mendengar pertanyaan Fery. “Apa Aldo tidak cerita kalau saya ini seorang janda.”"Ya Aldo sudah mencertakan semuanya. Tapi saya hanya ingin memastikan saja jika anda belum mempunyai kekasih.""Tapi apa tujuan anda menanyakan hal itu? Padahal pertanyaan itu sangatlah pribadi.""Maaf jika saya terkesan lancang. Hanya saja sejak pertama kali saya bertemu denganmu, saya mulai jatuh cinta padamu."Sejenak Sari terdiam dan menatap wajah Fery. Dia tak menyangka jika ada laki - laki yang tiba - tiba mengungkapkan perasaannya."Bagaimana bisa anda tiba - tiba menyukai saya. Padahal kita baru saja bertemu hari ini.""Lebih tepatnya dua kali aku sudah bertemu denganmu.""Tapi kamu belum tahu siapa saya sebenarnya. Apalagi masa lalu saya ya

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 50 - Dewi Keguguran

    PlakPlakDua kali tamparan berhasil mendarat di pipi Hendra. Hendra hanya bisa meringis menahan rasa sakitnya.“Apa yang kau lakukan pada putriku!!!”“Papa, aku tak sengaja pa. Maafkan aku.”“Kau pikir aku bodoh. Ingat jika terjadi sesuatu pada putriku, kau orang pertama yang akan kuberi perhitungan.”“Maafkan aku pa.”“Kau tahu kan bagaimana kejamnya keluarga Sanjaya. Aku bisa menghancurkanmu dalam waktu sedetik saja. Selama ini saya membiarkan putriku bersamamu. Kuturuti semuanya agar dia bisa bahagia dan tanpa kekurangan apapun saat hidup denganmu. Tapi apa yang kami dapatkan sekarang. Kau membuat putriku hampir saja kehilangan nyawanya.”Hendra seketika berlutut di hadapan papa mertuanya itu. Dia tak ada niatan untuk melakukan hal seperti itu. Tak bisa dia bayangkan nantinya jika Sanjaya akan menghancurkan hidupnya.“Maafkan aku pa. Aku memang bersalah. Aku akan melakukan apapun untuk menebus semua kesalahanku.”Perhatian semua orang tertuju pada Hendra. Namun Sanjaya tak menggub

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 49 - Kemarahan Dewi

    Tangan Dewi bergetar saat melihat foto Hendra sedang bermesraan dengan beberapa wanita cantik. Dewi tak menyangka jika suaminya tega melakukan hal itu.Dewi melemparkan ponselnya ke arah ranjang tempat tidurnya. Setelah itu dia membanting foto pernikahannya yang terpajang di dinding kamarnya. "Kurang ajar kamu Hendra. Berani sekali kamu menghianatiku."Dengan nafas memburu Dewi mengambil ponselnya. Dewi pun menghubungi seseorang untuk melakukan sesuatu pada Hendra."Halo, tarik semua investasi dari perusahaan suamiku. Dan satu lagi blokir ATM dan kartu kreditnya."Baik nona akan kami laksanakan."Dewi mengambil koper dan memasukkan semua barang Hendra ke dalamnya. Setelah itu Dewi menyeret koper itu keluar dari kamar ini. Dengan bantuan asisten rumah tangganya, koper itu sudah berada diluar. Kini Dewi sudah menunggu kepulangan suaminya itu.Hendra yang berada di ruangan kantornya begitu terkejut saat menerima kabar dari sekretarisnya jika Dewi menarik semua saham di perusahannya yang

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 48 - Ancaman Hendra

    "Ada apa Sari? Kenapa kamu terlihat gelisah begitu?""I...ni Bu."Sari menunjukkan pesan yang dikirimkan Hendra pada dirinya. Ratna pun akhirnya membaca pesan itu. Aku tidak akan menyerah untuk membuatmu kembali padaku. Bersiaplah sayang suatu hari kita akan bersatu lagi."Astaga, kamu harus lebih hati - hati mulai sekarang Sari. Kalau perlu biar bapak yang mengantarkan dan menjemput kamu."Wijaya yang baru saja menunaikan sholat Maghrib menghampiri ibu dan putrinya itu. Tampak Sari begitu ketakutan setelah memegang ponselnya."Ada apa Bu? Kenapa kalian begitu ketakutan sekali.""Pak, rupanya Hendra masih saja menganggu Sari. Bapak baca ini pesan darinya."Wijaya membaca pesan itu. Setelah itu terlihat kilatan amarah dari wajahnya."Kurang ajar, masih saja dia menganggu putriku.""Pak aku takut, bagaimana kalau suatu saat dia mengangguku.""Kamu tenang saja Sari. Mulai besok bapak akan mengantarkan dan menjemputmu.""Tapi bapak kan kerja. Lagipula arah kantor Sari dan pabrik bapak be

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 47 - Menyelidiki Hendra

    Di kediaman rumah Aldo yang mewah, tampak mereka sudah mempersiapkan kejutan untuk menyambut kepulangan Diva dari rumah sakit. Begitu banyak hiasan balon dan juga tulisan selamat datang untuk menyambut Diva. "Wah ini bagus sekali do.""Iya Bu, ini semua hasil kerja keras semua pelayan disini. Mereka begitu menyayangi Diva sehingga mereka rela lembur seharian demi kejutan ini.""Diva memang pantas mendapatkannya. Karena dia memang orang yang baik.""Ya sudah Bu, sebentar lagi Diva datang. Mama dan papa sudah menjemputnya.""Kalau begitu kita bersiap - siap. Sayang sekali tak ada bapak disini.""Siapa bilang aku tak ada disini.""Lho pak, bukannya bapak ke rumah kita yang baru untuk meletakkan barang - barang kita?""Kamu tenang saja Bu, semua sudah beres. Itu berkat bantuan anak buah Aldo.""Syukurlah kalau begitu.""Hmnn sepertinya Diva sudah datang. Ayo kita bersiap menyambutnya."Mereka semua berkumpul di balik pintu tak terkecuali semua pelayan yang bekerja di rumah itu. Para pela

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 46 - Ancaman Aldo

    "Sebaiknya kamu pulang. Ibu tak ingin terjadi fitnah diantara kalian.""Tapi Bu, jika diizinkan aku ingin rujuk dengan Sari. Aku menyesal karena telah menceraikannya.""Gila kamu mas. Tak sudi aku kembali bersamamu. Lebih baik aku jadi janda seumur hidup daripada harus kembali denganmu.""Jangan sok jual mahal kamu Sari. Kamu tak ingat dengan perselingkuhanmu dulu? Dengan gampangnya kau memberikan tubuhmu untuk orang lain."Plak ...plak ..Dua tamparan tiba - tiba diberikan Ratna kepada mantan menantunya itu. Dengan nafas yang memburu, Ratna mengusir Hendra dari hadapannya."Pergi kamu...pergi!!! Berani sekali kamu menghina putriku. Memang saya akui putriku memang bersalah. Tapi kamu tak pantas menghina dirinya."Ratna berbicara seperti itu sembari membelalakkan matanya. Hendra tak terima dan ingin membalas mantan ibu mertuanya itu. Matanya memerah seolah ingin melahap habis lawan dihadapannya."Beraninya anda menampar saya. Saya bisa menghancurkan keluarga anda. Anda salah berhadapan

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 45 - Kadatangan Mantan

    Sari dan Ratna begitu terkejut melihat rumah yang ditunjukkan oleh Wijaya. Rumah itu jauh lebih besar dari rumah yang saat ini mereka tempati."Pak, ini rumah bapak sekarang?""Ya, lebih tepatnya rumah kita.""Tapi rumah ini bagus sekali pak. Bapak dapat uang darimana? Jangan bilang Aldo yang memberikannya?" Ratna tampak khawatir saat tahy suaminya tiba - tiba membeli rumah sebagus ini."Bukan, ibu tenang saja. Ini murni uang bapak. Sebenarnya rumah ini bapak hadiahkan untuk Diva. Kalian masih ingat gak, Aldo pernah kasih uang bapak sebagai pengganti biaya resepsi Sari yang batal?""Oh ya, aku ingat pak. Tapi harga rumah ini pasti mahal pak. Dan untuk membeli rumah ini butuh uang yang lebih banyak.""Ya bapak tahu. Maka dari itu, bapak menjual rumah kita yang lama. Alhamdulillah rumah lama kita sudah laku dan akhirnya bapak bisa membeli rumah ini.""Alhamdulillah kalau begitu pak. Aku turut bahagia mendengarnya.""Kalian mau lihat suasana di dalam?""Boleh pak. Ayo Bu kita masuk."Ra

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status