Share

Bab 23a - Kebohongan Ibu

Penulis: Eka_Mom
last update Terakhir Diperbarui: 2025-03-12 13:02:29

Pov Diva

"Tidak sekali dua kali bapak melihatmu masuk ke perusahaan tempat bapak bekeja dulu. Sempat kutanyakan perihal tentang dirimu pada bos bapak. Namun bapak tak pernah percaya bahwa kau salah satu investor besar di pabrik tempat bapak dulu bekerja."

Rupanya Mas Aldo juga menaruh modalnya di pabrik tempat bapak bekerja. Mas Aldo tersenyum menanggai ucapan bapak.

"Suatu saat bapak juga akan tahu siapa saya sebenarnya. Yang jelas saya sangat mencintai Diva. Karena dia wanita yang baik. Saya sangat beruntung karena bisa menikahinya."

"Jadi kamu bukan tukang ojol sembarangan nak?"

"Pak, walaupun Mas Aldo pekerjaannya hanya sebagai tukang ojol, tapi aku menerima apa adanya," aku tak ingin bapak beranggapan jika aku bahagia karena harta Mas Aldo.

"Bapak lihat sendirikan bagaimana baiknya putri bapak ini?"

"Kamu betul nak, Diva perempuan yang baik. Padahal dia hanya anak tiri bapak. Namun kelakuannya begitu sangat baik pada bapak."

Mereka berdua tersenyum sembari memandangku. Dilihat se
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terkait

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 23b - Kebohongan Ibu

    Mas Aldo sempat berbisik padaku, jika pabrik tempat bapak bekerja dulu adalah miliknya. Aku pun sangat terkejut mendengarnya. Karena bapak menolak uang yang diberikan Mas Aldo, akhirnya Mas Aldo menyuruh seseorang untuk menyelidiki penyebab bapak dipecat.Dari hasil penyelidikan disebutkan jika bapak difitnah karena sudah mencuri barang di gudang. Terbukti dari tanda tangan bapak di kertas keluar barang. Padahal bapak tak pernah menandatangani kertas itu. "Bapak ingin makan apa, biar ibu buatkan," kulihat ibu mulai kembali lembut dan perhatian pada bapak setelah tahu bapak akan kembali bekerja lagi."Terserah kamu saja. Jangan lupa buatkan minuman dan makanan untuk mereka berdua. Kasihan mereka berdua sudah menjagaku selama berada di rumah sakit. Sedangkan kamu dan Sari tak sedikitun menengokku," nada bicara bapak terlihat kesal dan kecewa karena istri dan anaknya tak sedikitpun menengoknya."Maafkan aku pak, bukan maksudku untuk tak menjengukmu. Tapi aku sibuk mempersiapkan resepsi

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-12
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 24a - Kemarahan Bapak

    Pov Author"Jadi Bu Ratna berbohong kepada kami?" Para tetangga di sana menatap Ratna dengan tatapan tajamnya. Ratna hanya menunduk tak berani menatap mereka."Maaf ya Mas Aldo, kami tak tahu jika kalian yang membayar semua pengobatan Pak Wijaya.""Ya, Bu Ratna ini kenapa tega - teganya menjelekkan suami anaknya sendiri. Padahal mereka sudah begitu baik pada kalian."Terlihat Bu Ratna terdiam menahan marahnya. Bu Ratna menatap Diva dengan penuh kebencian. Karena merasa malu, Bu Ratna beranjak menuju ke kamarnya dan membanting pintu dengan kerasnya . Membuat orang yang disekitar sana hanya bisa mengelus dada melihat tingkah Bu Ratna."Ibu - ibu silahkan minuman dan cemilannya. Mohon maaf kami hanya bisa menyediakan ini."Diva mempersilahkan para tetangga untuk menikmati hidangan yang sudah disediakan sembari mencairkan suasana yang menegang. Setidaknya Diva puas melihat Ratna pergi dengan menahan malu. Diva harap dengan kejadian ini, Ratna tak akan asal bicara lagi dan tak meremehkan

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-13
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 24b - Kemarahan Bapak

    "Sebenarnya dimana letak rasa malumu itu bu? Tingkah lakumu tak pernah berubah. Bapak yang seharusnya malu pada Diva dan Aldo. Istri dan anak kandungku sendiri benar - benar tak peduli padaku. Kemana kalian berdua selama ini. Jawab! Bahkan saat aku dirawat dirumah sakit pun kalian tak sedikitpun menjagaku. Malah anak tiriku dan menantunya yang sudah menjaga dan membayar semua pengobatanku. Mereka dengan ikhlas memberikanku pengobatan dan perawatan yang terbaik disana. Apa kau tak malu dengan mereka bu. JAWAB! Seketika Bu Ratna terdiam karena baru kali ini suaminya membentaknya. Kalau biasanya Pak Wijaya akan tunduk pada Bu Ratna dan menuruti semua keinginannya, tapi untuk kali ini dia sangat berbeda. Wajah Ratna memucat tak berani menatap suaminya itu. Sikapnya yang kurang tegas membuat istri dan anak kandungnya menjadi sombong dan tak tahu malu. Pak Wijaya menyesali perbuatannya yang tak pernah tegas pada mereka."Ba...pak kan tau sendiri , kalau aku dan Sari sibuk mempersiapkan pe

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-13
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 25a - Pelajaran Untuk Ratna

    Pov WijayaSudah cukup lama aku memendam kemarahan pada istriku itu. Kupikir dengan menikahi Ratna, wanita yang sempat kucintai dulu, aku akan bahagia. Semenjak meninggalnya ibu kandung Sari, hidupku menjadi hancur. Aku hampir saja kehilangan semangat hidupku. Hingga akhirnya aku bertemu cinta pertamaku yaitu Ratna.Awal pertemuan kami, saat aku tak sengaja melihatnya sedang berjalan tertatih di jalan dengan menggandeng seorang anak yaitu Diva. Saat itu umur Diva 10 tahun. Dibawah guyuran hujan deras, kudekati mereka. Entah apa yang terjadi dengan Ratna saat itu. Karena kulihat matanya kosong dan tak tahu arah.Akhirnya kucoba menyapanya dan menanyakan keadaannya. Dan ternyata suami nya baru saja meninggal karena telah menyelamatkan Diva dari tabrakan mobil.Aku mencoba untuk menghiburnya. Semakin lama , kami semakin dekat karena nasib kami sama yaitu ditinggalkan orang yang dicintai. Hingga suatu hari aku memberanikan diri untuk melamarnya. Dan Ratna pun menerima lamaranku.Akhirnya

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-14
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 25b - Pelajaran Untuk Ratna

    "Maafkan aku mbak. Aku memang bodoh seperti dulu. Aku terlalu mencintainya mbak. Aku hanay takut kehilangan dia. Tapi melihat sikapnya yang semakin kurang ajar, aku sudah tak tahan lagi mbak. Mungkin jika nantinya sikapnya masih sama saja, mungkin aku akan menceraikannya. Tapi untuk saat ini aku akan mencoba memperbaiki ini semua dulu. Karena bagaimanapun juga, aku turut andil dalam masalah ini.""Hanya Mbak Darmi yang bisa mendidik istriku. Kalau bukan karena Diva, mungkin aku sudah menceraikan ibunya mbak. Aku masih menghargai Diva sebagai anak sambungku.""Diva memang wanita yang baik. Baiklah aku akan menuruti permintaanmu. Untuk sementara ini, aku akan menginap dulu di hotel. Bukannya besok kamu sudah di perbolehkan pulang?""Alhamdulillah mbak. Kondisiku sudah membaik. Dokter mengizinkan aku pulang besok."Aku bersyukur karena Mbak Darmi mengabulkan permintaanku. Namun jika akhirnya Ratna tak berubah juga setelah di beri pelajaran oleh Mbak Darmi, maka aku akan memutuskan bercer

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-14
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 26 - Rencana Pak Wijaya

    Pov Author" Entahlah aku lelah melihat sikapmu yang tak pernah bisa menjadi istri yang baik untukku. "" Maksud kamu apa mas ? Aku selalu melayani semua kebutuhanmu. "" Oh ya, lalu lihatlah keadaan rumah kita. Cucian kotor sudah menumpuk, rumah seperti tak terurus, kerjaanmu hanya menggosip saja setiap harinya. Bahkan makanan pun belum tersedia di meja. Apakah itu artinya kamu mengurusku dengan baik ?"Ratna terkejut mendengar pengakuan suaminya. Selama ini suaminya baik - baik saja dengan sikapnya yang pemalas itu." Astaga mimpi apa kakakku mendapatkan istri sepertimu. Sudahlah kamu ceraikan saja wanita ini . Nanti kau kucarikan istri yang bisa mengurusmu dengan baik. "Mendengar hal itu seketika Bu Ratna menangis dan bersimpuh di kaki Pak Wijaya. Dia tak bisa hidup tanpa Pak Wijaya. Apalagi Bu Ratna dengar jika suaminya akan bekerja kembali sebagai pengawas di tempat kerjanya yang lama. Tentu gaji yang akan diterima Pak Wijaya lebih besar." Pak, tolong maafkan aku. Aku akan ting

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-15
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 27 - Kecurigaan Sari

    "Bude Darmi, bude disini?"Sedari dulu Sari tak begitu suka dengan Darmi. Karena sifat Darmi yang cerewet dan terus membela Diva."Kenapa? Kamu tak suka bude datang kesini?" Darmi berbicara ketus pada Sari. Kelakuan Sari selama ini sebelas dua belas dengan Ratna."Bukan begitu bude, hanya saja tumben bude kesini. Kalau tahu bude kesini, aku bisa menjemput di bandara.""Alasan saja kamu. Bapakmu saja sakit gak kamu urus. Sok - sok an mau jemput aku."Sari hanya tersenyum kecut menanggapi perkataan Bu Darmi . Tak ingin diceramahi panjang lebar, buru - buru Sari menghampiri bapaknya."Ibu mana pak?""Ibumu ke pasar di ujung kompleks sana?""Apa ke pasar? Tak biasanya ibu mau kepasar." Sari sedikit terkejut saat mengathui Ratna pergu ke pasar. Selama ini Ratna anti dengan namanya pasar."Iya itu bude yang suruh. Punya suami gak pernah diurus. Apalagi rumah seperti kapal pecah saja. Cucian baju dan piring menumpuk."Sari hanya terdiam mendengarkan ocehan Bude Darmi. Karena dia tahu jika di

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-15
  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 28 - Membuntuti Sari

    Pov HendraHari ini aku sengaja mengikuti kemana Sari pergi. Hatiku tak tenang kala malam itu aku tak sengaja membaca pesan dari seseorang di ponsel istriku.Sayang, aku kangen sama kamu. Kapan kita bisa menghabiskan waktu berdua lagi. Apa kau tak rindu denganku. Setelah membaca pesan itu, seketika aku tak bisa menahan lagi amarahku. Ingin rasanya aku membuka ponsel itu, namun ponsel Sari dikunci. Kalaupun aku akan bertanya padanya, pasti Sari tak akan jujur. Dengan sangat terpaksa aku memendam perasaan marahku ini. Akhirnya aku berencana akan membuntutinya hari ini. Semoga aku bisa mendapatkan kebenarannya.Sebenarnya aku tak pernah mencintai Sari. Aku hanya terlena dengan kenikmatan sesaat. Entah setan apa yang merasukiku, hingga akhirnya aku melakukan dosa besar itu disaat aku masih berstatus kekasih Diva. Memang Sari jauh lebih cantik dari Diva mantan kekasihku. Aku tergoda oleh kecantikannya. Laki - laki mana yang tak tergoda jika Sari terus saja merayuku. Namun perbuatanku di

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-16

Bab terbaru

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 53 - Bahagia ( Tamat )

    Hari ini adalah hari bahagia untuk Sari. Setelah satu bulan lamanya menyiapkan rencana pernikahan, akhirnya hari itu tiba. Sari berpenampilan cantik dengan kebaya putih yang melekat ditubuhnya. Sari tetap memakai hijab sehingga menambah kecantikannya.Fery yang melihat penampilan Sari saat itu seketika tak bisa menyembunyikan perasaan kagumnya. Fery sudah tak sabar ingin menghalalkan wanita yang dicintainya itu.Akad nikah dilaksanakan di kediaman Wijaya. Semua tamu sudah hadir untuk menyaksikan acara sakral itu. Dengan sekali ucap, proses ijab kabul itu sudah terlaksana. Kini Fery dan Sari sudah resmi menjadi suami istri.Ucapan selamat mulai terdengar dari para tamu. Sengaja Sari menginginkan pesta pernikahan yang sederhana karena dirinya tak pantas untuk mengadakan pesta mewah. Namun nyatanya Fery memberikan kejutan pada dirinya.Setelah proses akad nikah itu, Fery mengajak Sari ke hotel untuk menjalani resepsi pernikahannya. Sebelumnya Sari sudah didandani layaknya pengantin."Mas

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 52 - Lamaran

    Fery turun dari mobilny dengan pakaian jasnya. Sari begitu terkejut saat melihat kedatangan Fery. Namun yang membuatnya semakin terkejut, Fery tak datang sendiri. Fery datang bersama dua orang laki - laki dan perempuan yang usianya tak muda lagi. Sari yakin jika kedua orang itu adalah orang tua Fery.Ada perasaan rindu dihatinya setelah lama tak bertemu dengan laki - laki itu. Fery tersenyum sembari membawa buket bunga di tangannya."Assalamualaikum.""Waalaikumsalam. Kamu kenapa kesini?""Boleh aku bertemu dengan kedua orangtuamu?""Untuk apa bertemu dengan bapak dan ibu?""Ada sesuatu yang ingin saya bicarakan dengan mereka." Belum Sempat Sari menjawab, Wijaya keluar dan menatap beberapa orang yang tak dikenalinya. Namun dia mengingat ssok Fery yang merupakan teman Aldo."Lho kamu bukannya teman Aldo ya? Siapa namanya?" Wijaya berusaha mengingatnya. Namun dia tak kunjung mengingatnya."Benar pak. Saya teman Aldo. Nama saya Fery.""Ah iya nak Fery. Mereka siapa?""Mereka kedua orang

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 51 - Menghilang

    “Kenapa menyendiri disini? Tidak gabung dengan lainnya di dalam.”“Aku lebih suka disini. Apalagi suasananya begitu tenang.”“Oh begitu. Hmnn sebelumnya apa aku boleh bertanya sesuatu?”“Tentang apa ya?”“Apa kamu sudah punya kekasih?”Sari seketika tersenyum mendengar pertanyaan Fery. “Apa Aldo tidak cerita kalau saya ini seorang janda.”"Ya Aldo sudah mencertakan semuanya. Tapi saya hanya ingin memastikan saja jika anda belum mempunyai kekasih.""Tapi apa tujuan anda menanyakan hal itu? Padahal pertanyaan itu sangatlah pribadi.""Maaf jika saya terkesan lancang. Hanya saja sejak pertama kali saya bertemu denganmu, saya mulai jatuh cinta padamu."Sejenak Sari terdiam dan menatap wajah Fery. Dia tak menyangka jika ada laki - laki yang tiba - tiba mengungkapkan perasaannya."Bagaimana bisa anda tiba - tiba menyukai saya. Padahal kita baru saja bertemu hari ini.""Lebih tepatnya dua kali aku sudah bertemu denganmu.""Tapi kamu belum tahu siapa saya sebenarnya. Apalagi masa lalu saya ya

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 50 - Dewi Keguguran

    PlakPlakDua kali tamparan berhasil mendarat di pipi Hendra. Hendra hanya bisa meringis menahan rasa sakitnya.“Apa yang kau lakukan pada putriku!!!”“Papa, aku tak sengaja pa. Maafkan aku.”“Kau pikir aku bodoh. Ingat jika terjadi sesuatu pada putriku, kau orang pertama yang akan kuberi perhitungan.”“Maafkan aku pa.”“Kau tahu kan bagaimana kejamnya keluarga Sanjaya. Aku bisa menghancurkanmu dalam waktu sedetik saja. Selama ini saya membiarkan putriku bersamamu. Kuturuti semuanya agar dia bisa bahagia dan tanpa kekurangan apapun saat hidup denganmu. Tapi apa yang kami dapatkan sekarang. Kau membuat putriku hampir saja kehilangan nyawanya.”Hendra seketika berlutut di hadapan papa mertuanya itu. Dia tak ada niatan untuk melakukan hal seperti itu. Tak bisa dia bayangkan nantinya jika Sanjaya akan menghancurkan hidupnya.“Maafkan aku pa. Aku memang bersalah. Aku akan melakukan apapun untuk menebus semua kesalahanku.”Perhatian semua orang tertuju pada Hendra. Namun Sanjaya tak menggub

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 49 - Kemarahan Dewi

    Tangan Dewi bergetar saat melihat foto Hendra sedang bermesraan dengan beberapa wanita cantik. Dewi tak menyangka jika suaminya tega melakukan hal itu.Dewi melemparkan ponselnya ke arah ranjang tempat tidurnya. Setelah itu dia membanting foto pernikahannya yang terpajang di dinding kamarnya. "Kurang ajar kamu Hendra. Berani sekali kamu menghianatiku."Dengan nafas memburu Dewi mengambil ponselnya. Dewi pun menghubungi seseorang untuk melakukan sesuatu pada Hendra."Halo, tarik semua investasi dari perusahaan suamiku. Dan satu lagi blokir ATM dan kartu kreditnya."Baik nona akan kami laksanakan."Dewi mengambil koper dan memasukkan semua barang Hendra ke dalamnya. Setelah itu Dewi menyeret koper itu keluar dari kamar ini. Dengan bantuan asisten rumah tangganya, koper itu sudah berada diluar. Kini Dewi sudah menunggu kepulangan suaminya itu.Hendra yang berada di ruangan kantornya begitu terkejut saat menerima kabar dari sekretarisnya jika Dewi menarik semua saham di perusahannya yang

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 48 - Ancaman Hendra

    "Ada apa Sari? Kenapa kamu terlihat gelisah begitu?""I...ni Bu."Sari menunjukkan pesan yang dikirimkan Hendra pada dirinya. Ratna pun akhirnya membaca pesan itu. Aku tidak akan menyerah untuk membuatmu kembali padaku. Bersiaplah sayang suatu hari kita akan bersatu lagi."Astaga, kamu harus lebih hati - hati mulai sekarang Sari. Kalau perlu biar bapak yang mengantarkan dan menjemput kamu."Wijaya yang baru saja menunaikan sholat Maghrib menghampiri ibu dan putrinya itu. Tampak Sari begitu ketakutan setelah memegang ponselnya."Ada apa Bu? Kenapa kalian begitu ketakutan sekali.""Pak, rupanya Hendra masih saja menganggu Sari. Bapak baca ini pesan darinya."Wijaya membaca pesan itu. Setelah itu terlihat kilatan amarah dari wajahnya."Kurang ajar, masih saja dia menganggu putriku.""Pak aku takut, bagaimana kalau suatu saat dia mengangguku.""Kamu tenang saja Sari. Mulai besok bapak akan mengantarkan dan menjemputmu.""Tapi bapak kan kerja. Lagipula arah kantor Sari dan pabrik bapak be

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 47 - Menyelidiki Hendra

    Di kediaman rumah Aldo yang mewah, tampak mereka sudah mempersiapkan kejutan untuk menyambut kepulangan Diva dari rumah sakit. Begitu banyak hiasan balon dan juga tulisan selamat datang untuk menyambut Diva. "Wah ini bagus sekali do.""Iya Bu, ini semua hasil kerja keras semua pelayan disini. Mereka begitu menyayangi Diva sehingga mereka rela lembur seharian demi kejutan ini.""Diva memang pantas mendapatkannya. Karena dia memang orang yang baik.""Ya sudah Bu, sebentar lagi Diva datang. Mama dan papa sudah menjemputnya.""Kalau begitu kita bersiap - siap. Sayang sekali tak ada bapak disini.""Siapa bilang aku tak ada disini.""Lho pak, bukannya bapak ke rumah kita yang baru untuk meletakkan barang - barang kita?""Kamu tenang saja Bu, semua sudah beres. Itu berkat bantuan anak buah Aldo.""Syukurlah kalau begitu.""Hmnn sepertinya Diva sudah datang. Ayo kita bersiap menyambutnya."Mereka semua berkumpul di balik pintu tak terkecuali semua pelayan yang bekerja di rumah itu. Para pela

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 46 - Ancaman Aldo

    "Sebaiknya kamu pulang. Ibu tak ingin terjadi fitnah diantara kalian.""Tapi Bu, jika diizinkan aku ingin rujuk dengan Sari. Aku menyesal karena telah menceraikannya.""Gila kamu mas. Tak sudi aku kembali bersamamu. Lebih baik aku jadi janda seumur hidup daripada harus kembali denganmu.""Jangan sok jual mahal kamu Sari. Kamu tak ingat dengan perselingkuhanmu dulu? Dengan gampangnya kau memberikan tubuhmu untuk orang lain."Plak ...plak ..Dua tamparan tiba - tiba diberikan Ratna kepada mantan menantunya itu. Dengan nafas yang memburu, Ratna mengusir Hendra dari hadapannya."Pergi kamu...pergi!!! Berani sekali kamu menghina putriku. Memang saya akui putriku memang bersalah. Tapi kamu tak pantas menghina dirinya."Ratna berbicara seperti itu sembari membelalakkan matanya. Hendra tak terima dan ingin membalas mantan ibu mertuanya itu. Matanya memerah seolah ingin melahap habis lawan dihadapannya."Beraninya anda menampar saya. Saya bisa menghancurkan keluarga anda. Anda salah berhadapan

  • Suamiku Bukan Tukang Ojol Biasa   Bab 45 - Kadatangan Mantan

    Sari dan Ratna begitu terkejut melihat rumah yang ditunjukkan oleh Wijaya. Rumah itu jauh lebih besar dari rumah yang saat ini mereka tempati."Pak, ini rumah bapak sekarang?""Ya, lebih tepatnya rumah kita.""Tapi rumah ini bagus sekali pak. Bapak dapat uang darimana? Jangan bilang Aldo yang memberikannya?" Ratna tampak khawatir saat tahy suaminya tiba - tiba membeli rumah sebagus ini."Bukan, ibu tenang saja. Ini murni uang bapak. Sebenarnya rumah ini bapak hadiahkan untuk Diva. Kalian masih ingat gak, Aldo pernah kasih uang bapak sebagai pengganti biaya resepsi Sari yang batal?""Oh ya, aku ingat pak. Tapi harga rumah ini pasti mahal pak. Dan untuk membeli rumah ini butuh uang yang lebih banyak.""Ya bapak tahu. Maka dari itu, bapak menjual rumah kita yang lama. Alhamdulillah rumah lama kita sudah laku dan akhirnya bapak bisa membeli rumah ini.""Alhamdulillah kalau begitu pak. Aku turut bahagia mendengarnya.""Kalian mau lihat suasana di dalam?""Boleh pak. Ayo Bu kita masuk."Ra

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status