Share

10 Menemani Tiara

Author: Heartwriter
last update Last Updated: 2025-03-07 16:58:48

"Aku sedang stres. Aku tidak ingin sendirian dalam kamarku," kata Tiara sambil menatap Rangga penuh arti.

Rangga menganggap itu sebagai isyarat. Karena itu, dia semakin memberanikan dirinya. "Kalau begitu, aku bisa menemanimu.

Tiara mengangguk. Kemudian dia mundur ke belakang untuk memberikan kesempatan bagi Rangga untuk masuk ke dalam kamarnya.

Selama ini, Tiara adalah gadis penggoda tapi sebenarnya dia cuma pernah tidur dengan satu lelaki yaitu dengan Agus.

Karena kecantikannya dan tubuhnya dan dengan buah dada yang memancing hasrat para lelaki, maka Tiara disukai banyak lelaki.

Tiara sangat menikmati saat dirinya ditatap oleh banyak lelaki. Mereka dianggap fans olehnya. Dia sangat bangga karena mendapatkan perhatian banyak laki-laki.

Agus juga ikut-ikutan bangga karena dia bisa memiliki Tiara yang jadi incaran banyak lelaki. Karena itu, Agus juga yang mempunyai ide supaya Tiara bisa menggoda banyak lelaki.

Tapi tentu saja, Tiara hanya menggoda, dan tidak sampai tidur dengan laki-l
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   11 Aku Tidak akan Tidur Denganmu

    Orang itu terus memperhatikan keadaan di dalam dia bahkan mulai memegang buah dadanya. Nampaknya dia mulai terangsang dengan apa yang terjadi di dalam sanaSebelumnya pintu di kamar ini ternyata tidak tertutup rapi. Orang ini masuk kemudian perlahan-lahan dia menutup pintu kamar Tiara ini dengan hanya menimbulkan bunyi sedikit, sehingga tidak didengar oleh Tiara dan Rangga yang sedang asyik di atas pembaringan.Sementara itu, di atas ranjang, Tiara baru saja menjerit kencang. Dia menjadi kencang bersamaan dengan tertutupnya pintu sehingga tertutupnya pintu itu bisa disamarkan suaranya oleh teriakan kencang Tiara.Sekarang ini, Rangga mengambil posisi dengan tidur terlentang di atas pembaringan.Tiara tahu akan maksud Rangga mengambil posisi ini. Karena itu, dia segera naik di atas tubuh Rangga.Tiara memegang rudal milik Rangga. Dia berdecak kagum saat melihat ukuran benda ini. "Ih, ini besar banget. Jauh banget kalau dibandingkan dengan punyanya Agus.""Benarkah? Aku pikir punyaku in

    Last Updated : 2025-03-07
  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   12 Bu Rum Minta Bagian

    Mulut Rangga ternganga. Dia sangat kaget dengan kata-kata Bu Rum ini.Bu Rum tertawa. "Beberapa saat yang lalu aku sempat mendengar kehebohan di kamarnya Tiara, dan pintu yang tidak tertutup membuat aku bisa dengan leluasa masuk ke dalam kamar. Dan saat itulah aku melihat pergumulan kalian berdua." Bu Rum menatap Rangga penuh artiRangga langsung terdiam. Ancaman dari Bu Rum ini tidak bisa dia abaikan begitu saja, karena kalau benar-benar Bu Rum akan melaporkan akan perbuatan dia bersama Tiara kepada Rahul atau Ratna, maka akibatnya akan sangat buruk bagi rencananya.Padahal rencana yang disusun Rangga itu, sudah mulai berjalan dengan mulus, di mana dia sudah berhasil meniduri Tineke, Ratna, dan juga Tiara.Tapi kalau sampai apa yang dia lakukan dengan Tiara tadi dilaporkan oleh Bu Rum ini kepada Ratna ataupun Rahul, maka dia harus mengubur dalam-dalam niatnya untuk menghancurkan hidup Rahul.Rangga menjadi sangat bingung dengan perkembangan yang terjadi ini. Ini adalah perkembangan y

    Last Updated : 2025-03-07
  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   13 Darah Rangga Kembali Mendidih

    Bu Rum terus menikmati batang besar milik Rangga yang berada di dalam area kewanitaannya. Dahaga selama bertahun-tahun akan permaianan seperti ini, membuat Bu Rum ingin menikmati permainan ini sepuas mungkin.Kata-kata Rangga yang meminta supaya permainan dipercepat, karena Rangga harus segera tidur, membuat Bu Rum harus memanfaatkan hal ini dengan sebaik mungkin.Karena itu, Bu Rum bergerak dengan seagresif mungkin, dia ingin meraih kenikmatan sebanyak mungkin.Pusaka besar milik Rangga ini, benar-benar berbeda dengan semua yang pernah dirasakan Bu Rum. Bu Rum merasakan rudalnya Rangga itu memenuhi bagian kewanitaannya, karena itu, setiap gesekan yang terjadi, membuat rasa yang teramat nikmat baginya."Owh. Ahhhhh. Ranggga. Ohhhh. Punyamu asyik. Nyesal aku baru merasakan ini. Ohhhh."Rangga tidak menanggapi kata-kata Bu Rum itu. Dia sudah setengah sadar. Karena dia baru merasakan kepenatan tubuhnya setelah aktivitasnya sepanjang hari ini yang berhasil meniduri tidak hanya satu, tapi

    Last Updated : 2025-03-07
  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   14 Ke Pasar Bersama Cya

    "Ayo cepat ke kantor," kata Rahul di belakang.Mendengar kata-kata dari Rahul itu, Rangga teringat akan cerita istrinya kalau Rahul itu suka memerintahnya dan suatu saat, istrinya tidak mampu untuk berkata tidak, akan perintah tidak senonoh dari Rahul.Karena itu, saat ini, Rangga sudah siap untuk melompat ke belakang dan memukul-mukul wajah tua Rahul itu.Tapi saat itulah tiba-tiba terdengar suara seseorang dari luar yang mengetuk-ngentuk jendela kaca di samping Rahul.Rahul langsung menurunkan kaca mobilnya. "Kenapa, Cia?""Aku mau ke pasar. Aku mau ikut mobil ayah. Setelah Pak sopir mengantar ayah, aku ingin dia mengantar aku ke pasar.""Oke. Masuklah." Rahul membuka pintu mobilnya tapi ternyata Cia malah berjalan ke depan untuk membuka pintu depan dan duduk di samping Rangga.Masuknya Cia ini membuat Rangga tidak jadi melakukan apa yang ingin dia lakukan tadi. Dia tidak jadi menuruti nafsunya yang ingin menghajar Rahul sampai habis."Ayo jalan! Cepetan!" kata Rahul dari belakang.

    Last Updated : 2025-03-07
  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   15 Menembak Cya

    Preman mabuk itu berteriak kesakitan setelah terkena hantaman dari Rangga.Preman mabuk itu jatuh ke tanah yang becek sehingga wajahnya yang bertato kini tercoreng oleh lumpur yang ada di bawah.Para pedagang pasar tidak bisa menyembunyikan tawanya setelah melihat tragisnya nasib si preman mabuk.Tapi rasa kesetiakawanan dari para preman yang lain mulai muncul. Kini mereka melotot ke arah Rangga. "Kamu berani memukul temanku, hah! Belum tahu siapa kami, hah!"Dua orang preman itu mulai mendekati Rangga. Bahkan salah seorang di antaranya mulai merogoh sesuatu dari balik bajunya. Nampaknya dia membawa barang tajam di balik bajunya.Cya langsung tampil ke depan dan berkata, "teman kalian ini yang berusaha melecehkan-ku. Perbuatan supirku ini sudah tepat.'Preman itu mengangguk-anggukkan kepalanya dengan tatapan mengancam ke arah Rangga. " Rupanya kamu cuma seorang supir, berani-beraninya kamu memukul temanku, hah!"Pedagang pasar mulai bersuara. Mereka semua membela Rangga karena perbuat

    Last Updated : 2025-03-07
  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   16 Curhat

    Kali ini, gantian Rangga yang kaget. "Apa maksudmu?"Cia tidak langsung menjawab pertanyaan Rangga ini. Dia mengarahkan pandangannya keluar jendela mobil seolah-olah dia sedang mengumpulkan keberaniannya untuk bercerita.Rangga biarkan Cia terdiam. Dia hanya fokus mengemudikan mobil sambil menunggu kata-kata Cia selanjutnya.Setelah terdiam beberapa saat, Cia mulai bercerita, "sejak dulu, aku adalah wanita yang tidak terlalu percaya laki-laki, karena figur laki-laki telah rusak di keluargaku.""Maksudmu?""Sejak kecil, aku telah melihat segala macam perselingkuhan yang dilakukan oleh ayahku, yang entah kenapa, walaupun wajahnya tidak ganteng, tapi dia bisa menarik perhatian banyak wanita."Mendengar itu, Rangga menggeram. "Untung saja drama penuh kemarahan yang dilakukan Rangga ini, tidak diperhatikan oleh Cia yang sedang menatap ke arah luar jendela."Sejak dulu, ayah Ibuku selalu bertengkar karena ayahku banyak kali ketahuan selingkuh. Bahkan sering kali Ayahku membawa selingkuhanny

    Last Updated : 2025-03-07
  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   17 Menuju Hotel

    Mata Cia membulat. Dia langsung menarik wajahnya ke arah belakang. "Apa yang mau kamu lakukan?""Kita sama-sama dikhianati, Cia. Harusnya kita bersama, Cia. Kan dua orang yang terluka harusnya bersama daripada harus menanggung luka di hati mereka masing-masing," tandas Rangga."Tapi, apakah kamu bisa setia kepadaku?""Aku pernah membuktikannya, Cia. Aku pernah membuktikannya selama bertahun-tahun. Aku selalu setia kepada istriku. Hanya saja, Istriku yang kemudian menghianati aku."Cia melihat kesungguhan dari kata-kata Rangga dan mimik wajah Rangga ini.Apalagi Cia masih dalam keadaan rapuh karena perselingkuhan suaminya. Sehingga walaupun awalnya dia sama sekali tidak berniat untuk mencari lelaki lain tapi saat melihat Rangga dan mendengar cerita yang menyedihkan Rangga yang mirip dengan kisahnya, maka mulai terjadi simpati dalam hatinya untuk Rangga.Kalau saja Rangga cuma memiliki tubuh atletis, wajah tampan rupawan seperti ini, itu saja tidak akan cukup untuk meruntuhkan pertahana

    Last Updated : 2025-03-07
  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   18 Rangga Tidak mau Melepaskan Buruannya

    Sesampainya di depan kamar yang dibilang Cya, Rangga langsung menggunakan keycard yang dia pegang ini untuk membuka pintu kamar.Setelah pintu kamar hotel terbuka, Rangga segera menutup pintu dan membalikkan tubuhnya. Dia melihat Cya terlihat tengah termenung sambil duduk di pinggir pembaringan. Cya tampak menundukkan kepalanya dalam-dalam seperti memikirkan sesuatu.Ini kesempatan bagi Rangga. Karena itu, dia segera bergerak menaruh 3 kamera di tiga sudut yang berbeda. Keadaan Cya yang tengah menunduk dan juga lampu kamr yang remang-remang karena yang menyala hanya lampu di meja dekat ranjang, membuat Rangga bisa dengan leluasa menaruh tiga kamera tanpa dilihat oleh Cya.Setelah itu, perlahan-lahan Rangga mendekati Cya. Dia pikir Cya akan berdiri saat dia mendekatinya. Tapi, ternyata tidak. Cya masih tampak termenung."Ada apa?" tanya Rangga sambil duduk tepat di samping Cya dengan paha yang sengaja dia tempelkan ke paha Cya."Apakah kita bisa membawa hubungan kita agak lambat?" tan

    Last Updated : 2025-03-07

Latest chapter

  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   242 Menekan Lagi

    Dengan posisi Leon dari belakang seperti ini, pada awalnya Wulan merasakan sakit di bagian inti tubuhnya tapi lama kelamaan, rasa sakit itu menjadi samar bahkan menghilang bahkan mulai terasa enak apalagi karena jari-jari Leon masih terus bermain di butir merah muda milik Wulan.Sehingga lama-kelamaan Wulan mulai merasa enak dengan posisi ini. Wulan tahu kalau ini adalah posisi favorit Leon, ini terlihat dari erangan Leon. Maka Wulan mulai menikmati posisi ini.Dengan melakukan gaya seperti ini, Leon bisa terus memainkan jarinya di butir merah muda milik Wulan dan itu membuat Wulan mulai terhanyut dan dia mulai mendaki sebuah titian tangga surga dunia.Dengan posisi seperti ini, Leon bisa terus memainkan juniornya tanpa henti, tanpa merasakan akan menuju puncak karena dengan posisi ini, walaupun Leon bergerak dengan sangat kencang tapi dia bisa mengontrol dirinya hingga permainannya tidak berjalan singkat tapi berjalan lama dan nikmat.Leon terus bergerak cepat di belakang tubuh Wulan

  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   241 Menuntun Wulan Mencapai Puncak

    Leon terus menatap wajah cantik Wulan untuk mengetahui reaksi di wajah Wulan.Setelah Leon merasa kalau pengaruh yang sebelumnya dirasakan Wulan setelah Wulan berhasil meraih puncak sudah lewat, Leon kembali naik di atas tubuh Wulan.Untuk kembali merangsang Wulan, lebih dulu Leon memainkan lidahnya di tonjolan bukit kembar milik Wulan.Pada awalnya, belum ada reaksi dari Wulan tapi Leon tidak putus asa. Dia terus memainkan lidahnya untuk mengulas tonjolan Wulan yang sudah tegang itu.Belakangan reaksi yang ditunggu Leon itu mulai terlihat. Itu terlihat dari ekspresi wajah Wulan dan gerakan tangannya.Setelah melihat hal itu, maka Leon mulai mengarahkan juniornya yang sudah tegak itu untuk masuk lagi ke dalam daerah kewanitaannya Wulan.Setelah pusakanya masuk ke dalam bagian kewanitaannya Wulan, Leon mulai melakukan penekanan lagi sambil mengecup bibir tipis Wulan.Keduanya saling kecup, saling hisap, saling kecap bibir masing-masing. Lidah mereka mulai saling taut, menciptakan bunyi

  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   240 Tenggelam di dalam Hasrat Bergelora

    Leon mulai mempercepat gerakan-gerakannya, naik turun di atas tubuh indah milik Wulan yang padat berisi walau sudah berumur itu.Tubuh keduanya tenggelam di balik hasrat yang sama-sama telah bergelora hingga menyelimuti tubuh keduanya.Sambil terus bergerak cepat, kadang Leon membuka matanya untuk melihat wajah cantik milik Wulan ini, wajah yang saat ini, tidak jemu-jemu untuk dia tatap ini. Leon terus menikmati tubuh indah ini.Wulan juga mempercepat goyangannya untuk membuat kenikmatan di antara mereka berdua semakin maksimal.Keduanya terus berpacu dengan mata terpejam, merasakan getaran-getaran kenikmatan yang menjalar di tubuh mereka, meresapi gesekan-gesekan yang terjadi di bagian inti tubuh mereka, gesekan yang membawa kenikmatan.Pergerakan yang dilakukan Leon ini semakin lama semakin membuat Wulan mendesah dengan semakin kencang, menjerit dengan semakin nyaring dan bergerak dengan semakin cepat.Keduanya sama-sama bersuara semakin kencang dan terdengar jelas hingga suara mere

  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   239 Bersatu Mencari Kenikmatan Bersama

    Wulan langsung mengecup bibir Leon, memegang kedua pipi Leon dan mencurahkan semua perasaannya di bibir Leon.Perasaanya meluap semua seiring dengan gairah dan apa yang dia rasakan di dalam dirinya saat ini.Dikecup seperti ini oleh Wulan, membuat hasrat Leon mulai naik tinggi. Dia mulai menggenggam buah dada ranum milik Wulan sambil terus mengecup Wulan.Keduanya hanyut dalam rasa, keduanya hanyut dalam gairah yang bergelora di hati keduanya yang tidak pernah padam sejak pertama kali mereka bertemu ini.Leon mengecup bibir bawah Wulan yang langsung dibalas Wulan dengan mengecup bibir atas Leon.Wulan merapatkan tubuhnya ke tubuh Leon sehingga tangan Leon yang sedang meremas buah dadanya Wulan, terjepit di antara tubuh Wulan dan tubuh Leon.Desahan Leon terdengar sangat seksi bagi Wulan sehingga hasratnya menaik tinggi. Dia ingin mengikuti hasratnya yang mulai melambung tinggi ini.Leon dan Wulan sama-sama mencurahkan rasa dalam hati mereka berdua. Kecupan di antara mereka berdua yang

  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   238 Suami Dadakan buat Wulan

    "Baiklah. Aku akan kerja lagi. Aku harus cari uang untuk membiayai perawatan di rumah sakit ini. Sementara untuk operasi, tetap akan dilakukan di rumah sakit sebelumnya dan itu sudah dibayar lunas," tandas Leon."Iya, Leon. Maafkan aku yang tidak bisa membantumu. Maafkan ayahku yang juga sudah tidak bisa membantumu karena perusahaannya sudah kembang kempis setelah dikuras Mama Wina." Saras menatap sedih ke arah Leon."Gak apa-apa. Gak apa-apa, sayang. Aku telpon dulu ya?""Iya, sayang."Leon keluar dari kamar tempat Saras dirawat untuk menelpon Tuti."Woy, Leon! Tante Lisa marah-marah tuh karena beberapa malam ini, dia harus mengembalikan uang pelanggan yang sudah booking kamu," sewot Tuti di ujung telepon."Aku kena masalah beberapa hari ini. Tapi, sekarang aku siap kerja." Leon menjawab dingin. Dia merasa tidak perlu minta maaf karena dia tahu pihak club' malam membutuhkan kemampuannya.Tuti terdengar seperti bicara dengan seseorang. Kemudian dia berkata, "malam ini kamu dibooking d

  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   237 Menjadi Pelindung

    Leon teringat pada malam saat Alicia mengganas. Saat itu dari kejauhan, Leon sudah melihat bentuk tubuh yang mirip dengan Alicia yang sedang bergerak mendekati pintu kamarnya Saras.Tapi pada saat itu, Leon mengabaikan hal itu begitu saja dan meneruskan langkah untuk memenuhi panggilan seorang dokter yang ternyata merupakan tipuan dari Alicia yang kerjasama dengan seorang perawat yang tidak dikenal Leon.Karena itu, kali ini Leon tidak mau kecolongan lagi. Saat ini, saat dia melihat seorang dokter wanita yang dari belakang, perawakannya mirip sekali dengan Alicia, walaupun belum melihat wajahnya, tapi, Leon segera mengejar ke arah wanita itu.Leon jadi sangat khawatir karena dia melihat wanita yang berbaju dokter itu, bergerak cepat menuju ke arah kamar barunya Saras dan ini membuat Leon semakin cemas.Leon mempercepat langkahnya. Dia bahkan berlari hingga akhirnya Leon menabrak seorang pegawai rumah sakit yang sedang membawa alat-alat kesehatan."KENAPA KAMU MENABRAKKU? MATAMU DI TAR

  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   236 Disogok

    “Aku ingin kamu menjauhi Leticia untuk selama-lamanya!” tegas Bram“Leticia hampir mati untuk menolong istrimu dan menurut Justin dia melakukan itu karena dia mencintai kamu. Leticia tidak boleh mencintaimu, dia seorang gadis yang belum pernah menikah sementara kamu adalah suami orang. Leticia berasal dari keluarga baik-baik. Saya rasa kamu paham.” timpal Hutri.“Aku tahu akan keadaanku karena itu aku selalu menolak setiap pendekatan darinya. Anda berdua boleh bertanya kepada Justin. Justru aku meminta Leticia untuk kembali kepada Justin, karena aku sama sekali tidak pantas untuk Leticia, seorang pria beristri,” kandas Leon.“Iya kamu memang tidak pantas untuk anak kami. Anak kami itu sangat cantik, masih muda dan memiliki karir yang bagus. Jelas memiliki masa depan cerah. Harusnya dia bersama Justin yang juga sama-sama memiliki masa depan cerah,” Hutri mulai meradang, nada suaranya mulai meninggi dengan mata yang melotot tapi perkataannya tetap di sampaikan dengan anggun dan santun.

  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   235 Pilihan Sulit untuk Leon

    “Sebelum ini aku selalu mengiyakan keputusanmu… Keputusanmu untuk tidak menerima siapapun menjadi istri keduamu, tapi kali ini aku harus bertindak,” tegas Saras.“Apa maksudmu Saras?” Leon mengeringitkan keningnya.“Kamu harus menerima Leticia menjadi istri keduamu, kalau tidak aku akan segera menceraikan kamu,” pinta Saras.Leon sangat kaget mendengar kata-kata Saras ini.“Apa maksudmu? Mengapa kamu ingin bercerai?”“Hal ini seharusnya aku lakukan sejak lama. Lihat aku, Leon, lihat aku… Aku tidak berguna lagi menjadi istrimu… Aku sudah lumpuh dan ada Leticia yang mencintaimu dengan sungguh, dia bahkan rela hampir mengorbankan nyawanya untuk istrimu jadi kamu harus menerima dia menjadi istri keduamu,” Saras membujuk Leon dengan pelukan hangatnya.Leon masih menggeleng-gelengkan kepalanya. Dia masih teringat akan janjinya saat menikah kalau dia hanya ingin menjadikan Saras sebagai satu-satunya istri dalam hidupnya, sebagai teman pendamping hidup dalam suka dan duka.“Kalau kamu masih b

  • Pria Perkasa Penakluk Wanita   234 Jadikan Dia Istri Keduamu

    Saat melihat wajah inspektur Budi ketika menerima panggilan handphonenya, Leon berfirasat jikalau berita yang baru didapat inspektur Budi ini menyangkut Alicia.Karena itu Leon segera bertanya, “Ada apa Pak? Apakah menyangkut Alicia?”“Iya, ini menyangkut Alicia.”“Apakah dia sudah ditemukan? Apa yang dilakukannya?”“Ternyata dia baru saja membunuh seorang temannya yang juga merupakan dokter di rumah sakit ini.”“Dokter di rumah sakit ini?”“Iya. Ternyata setelah meloloskan diri dari rumah sakit ini Alicia menemui temannya yang seorang dokter yang rumahnya hanya 200 meter dari rumah sakit ini.”“Lalu?”Alicia bertamu dan ditemui oleh istri dari dokter itu. Dan karena istri dari dokter itu tidak tahu dengan kasus yang sedang dihadapi oleh Alicia kasus pembunuhan ibu Wina dan juga penyerangan di rumah sakit maka istri dari dokter itu membawa Alicia untuk bertemu dengan suaminya“Lalu?”“Sebelum istri dari dokter itu meninggalkan suaminya bersama Alicia dia masih sempat mendengar kalau A

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status