Beranda / Fantasi / Pengendali Sistem Terkuat / 221. Melawan Jendral Kejam

Share

221. Melawan Jendral Kejam

Penulis: Rendi OP
last update Terakhir Diperbarui: 2023-08-10 17:41:15

Letnan Odele bersama pasukannya akhirnya bergerak. Mereka langsung menuju di mana tempat Martis berada.

"Bibi?" Martis sempat terkejut melihat bibinya yang ternyata datang dengan puluhan orang.

"Martis, Bibi akan membantumu." Sambil menembakkan pistolnya, Letnan Odele berteriak pada Martis.

Namun perhatian Martis tertuju kepada wanita yang sangat ia cintai. Martis langsung bergegas mendekatinya.

"Mia! Syukurlah kau baik-baik saja." Martis langsung memeluk tubuh Mia.

"I-iya, Martis. Aku baik-baik saja." Entah kenapa, Mia malah merasa gugup.

"Baiklah, kau jangan jauh-jauh dariku. Tetaplah berada di belakangku, oke?" ucap Martis.

"Hem..., baiklah," jawab Mia.

Martis yang tadinya sempat merasa sedikit lelah, perasaan lelah itu hilang dalam sekejap setelah ia melihat Mia. Malahan, semangatnya semakin membara untuk mengalahkan semua musuhnya.

Namun saat Martis dan yang lainnya sedang fokus bertarung, ia dikejutkan dengan adanya serangan kejutan yang datang ke arahnya.

Boom...!

Satu serangan
Bab Terkunci
Lanjutkan Membaca di GoodNovel
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terkait

  • Pengendali Sistem Terkuat   222. Teknik Golem

    Blar...!Jendral Biden menembakkan elemen apinya.Tapi elemen api yang berbentuk bola-bola lahar itu langsung menghilang ketika akan menyentuh tubuh Martis."Hah?! Apa yang terjadi?!" Kedua mata Jendral Biden terbelalak.Lalu Jendral Biden kembali maju. Kali ini ia melapisi kedua tinjunya dengan elemen api. Namun hal yang sama terjadi seperti tadi. Kedua tinjunya menjadi tinju biasa ketika akan mengenai tubuh Martis.Martis menanggapi dengan seringai ketika melihat wajah Jendral Biden terlihat bingung. Dan Martis mengambil kesempatan itu untuk membalas serangan Jendral Biden.Martis sengaja membalas serangan Jendral Biden menggunakan kekuatan elemen juga. Dan elemen yang Martis gunakan adalah elemen petir.Jediar...!Satu Sambaran petir berhasil menyambar tubuh Jendral Biden.Ternyata ketahanan tubuh Jendral Biden sangat kuat. Biasanya, jika orang biasa terkena sambaran petir sekuat itu maka bisa dipastikan tubuh orang itu akan kejang-kejang. Namun tidak dengan Jendral Biden. Walaupun

    Terakhir Diperbarui : 2023-08-11
  • Pengendali Sistem Terkuat   223. Manusia karet

    Ketika Martis dan Jendral Biden sedang bertarung, ternyata ada empat Jendral lagi yang sedang mengamati pertarungan mereka berdua. Dan keempat Jendral itu juga mendekati lokasi pertarungan. Sejak tadi, mereka terus berdebat siapa lawan Martis yang selanjutnya jika Jendral Biden berhasil Martis kalahkan. Perdebatan mereka itu tentu saja karena imbalan yang akan mereka terima jika berhasil menyerahkan kepala Martis kepada Asosiasi Dunia Bawah.Keempat Jendral itu sangat percaya diri mengatakan bahwa temannya yang saat ini bertarung akan kalah nantinya. Padahal, pada pertarungan kali ini justru Martis lah yang terlihat sedang terpojok. Selama beberapa menit ini tubuh Martis sudah beberapa kali terpental. Dan Martis juga mengalami beberapa luka. Luka-luka itu tidak dipulihkan kembali menggunakan teknik pemulihan otomatisnya karena Martis tahu pemulihan otomatis ada batas penggunaannya dalam satu hari. Martis akan menggunakan teknik pemulihan otomatis ini ketika tubuhnya sudah benar-benar

    Terakhir Diperbarui : 2023-08-11
  • Pengendali Sistem Terkuat   224. Jendral yang licik

    Melihat rekannya yang berhasil dikalahkan, membuat Jendral Dinal bersemangat untuk mengalahkan Martis. Namun ketika Jendral Dinal ingin langsung maju, ia ditahan oleh ketiga rekannya yang lain."Ada apa lagi?! Bukankah ini adalah waktu yang sangat pas untuk mengalahkannya?!" Raut wajah Jendral Dinal nampak sangat kesal.Ternyata, ketiga rekannya itu mengatakan kepada Jendral Dinal akan terasa tidak adil jika mengalahkan Martis yang saat ini keadaanya masih lelah. Kemudian mereka berempat akhirnya sepakat untuk menunggu Martis pilih terlebih dahulu agar terasa adil setelah sempat berdebat beberapa menit.Namun jauh di lubuk hatinya, Jendral Dinal yang terkenal sangat licik hanya ada perasaan ingin segera membunuh Martis karena tergiur dengan hadiah yang akan didapatkannya nanti.Ketika ketiga temannya kembali memantau anak buah mereka di pos masing-masing, Jendral Dinal yang padahal tadi sudah sepakat malah melanggar kesepakatan mereka. Ia akhirnya maju dan mendekati Martis.Boom...!S

    Terakhir Diperbarui : 2023-08-13
  • Pengendali Sistem Terkuat   225. Elemen tingkat tertinggi

    Martis melihat pada jam tangan spesial di tangan kirinya. Ia melihat grafik persentase energi dan stamina yang ternyata sudah terkuras sebanyak enam puluh lima persen. Melihat itu, Martis segera memutar otaknya untuk mengalahkan Jendral Dinal secepatnya karena ia juga masih harus mengalahkan banyaknya prajurit yang saat ini bertempur melawan pasukan Bibinya dan Mia. Martis juga memperhatikan pasukan yang dipimpin oleh bibinya itu sudah terlihat di ambang batas. Mereka semua terlihat sangat kelelahan. Jika dibiarkan, Martis takut mereka akan gugur di pertempuran ini. Hal ini adalah hal yang sangat tidak diinginkan oleh Martis. Martis tidak mau lagi kehilangan orang-orang yang ada di pihaknya seperti kala itu. Martis sangat merasa terpukul di kala Dafantri yang gugur saat markas Herupa di serang dulu.'Tapi, bagaimana caranya aku mengalahkan orang ini? Bahkan teknik baru milikku tidak cocok untuk menghadapinya. Ririn, apakah kau memiliki saran?' Martis akhirnya bertanya kepada sistem.T

    Terakhir Diperbarui : 2023-08-13
  • Pengendali Sistem Terkuat   226. Martis di ambang batas

    Brak!Bugh!Bugh!Bugh!Martis benar-benar menghujani pukulannya kepada Jendral Dinal. Dan tiap pukulan yang martis layangkan ini memiliki power yang sangat luar biasa. Jika saja tinju ini bisa diukur kekuatannya, kekuatan tinju Martis itu dapat menghancurkan satu gunung yang ukurannya sangat besar."Huh..., huh..., huh...!" Nafas Martis kini menjadi sangat berat setelah ia menggunakan setengah energi dan stamina yang ia miliki untuk melancarkan pukulan terkuatnya tadi. Itu adalah keputusan yang Martis ambil. Kalau tidak begini, maka dialah yang akan kalah.Buk!Kedua lutut dan kedua telapak tangan Martis akhirnya menyentuh tanah."Gila! Aku sangat lelah...!" ucap Martis dengan sebelah matanya yang hampir terpejam.Martis lalu memicingkan matanya untuk melihat keadaan Jendral Dinal. Dan Martis merasa lega saat melihat tubuh Jendral Dinal sudah tidak mampu lagi bergerak. Terdapat luka bakar yang sangat fatal di bagian dada depan dan wajah Jendral Dinal. Bahkan, jika orang melihat keada

    Terakhir Diperbarui : 2023-08-14
  • Pengendali Sistem Terkuat   227. Firasat Reka

    Di saat kepergian Martis kala itu, Martis sempat mengirimkan pesan kepada Reka melalui ponselnya. Isi pesan yang dikirimkan oleh Martis itu adalah memberitahukan tujuan kepergiannya. Dan hanya kepada Reka seoranglah Martis memberitahukan hal ini. Dan saat ini, Reka yang sedang berlatih bersama ayahnya tiba-tiba saja merasakan sebuah firasat buruk.Bugh!Tubuh Reka terpental akibat terkena pukulan dari ayahnya."Hey, Reka, ada apa denganmu? Kenapa tiba-tiba kau seperti orang yang kehilangan konsentrasi? Apa kau baik-baik saja?" tanya Roki."Maafkan aku, Ayah. Entah kenapa, tiba-tiba saja aku kepikiran dengan Kak Martis. Aku memiliki firasat buruk tentangnya, Ayah." Reka tidak menyembunyikan apa yang sedang ia rasakan di dalam hati kepada ayahnya."Martis ya? Hem..., bukankah ia sedang membantu Mia untuk menjalankan misi rahasia?" Roki malah bertanya kepada anaknya itu."Tapi entah kenapa, aku merasa sangat risau kali ini, Ayah. Oh iya, Ayah, apakah Ayah tahu ke mana Kak Martis pergi? A

    Terakhir Diperbarui : 2023-08-14
  • Pengendali Sistem Terkuat   228. Terus melawan

    Martis sangat marah ketika mendengar kedua musuhnya ini mengincar Mia dan bibinya. Namun, mau bagaimana lagi? Jangankan untuk menyelamatkan mereka berdua, saat ini saja untuk menyelamatkan dirinya sendiri Martis tidak mampu.Tring!"Gawat! Sistem mendeteksi Martis sedang berada di ambang batas! Kondisi tubuh Martis sedang tidak baik-baik saja!" Kali ini, penampilan sistem berubah seperti waktu itu. Sistem berkedip-kedip berwarna merah dan terus-menerus memberikan pemberitahuan di layar utama tentang kondisi gawat darurat.'Ririn, aktifkan pemulihan otomatis! Cepatlah!' Akhirnya Martis menggunakan teknik pemulihan otomatis yang tersisa satu kali lagi untuk hari ini."Sistem menerima perintah Martis. Namun ada sedikit kendala pada sistem karena saat ini Martis tidak dapat bernafas dengan benar. Pemulihan otomatis tidak berjalan langsung seratus persen."Apa-apaan ini?! Ternyata nafas Martis mempengaruhi jalannya sistem yang ia miliki. Martis juga terkejut saat ia baru mengetahui tentang

    Terakhir Diperbarui : 2023-08-14
  • Pengendali Sistem Terkuat   229. Menelan ludah sendiri

    Nafas Martis kini mulai tersengal. Ia juga sengaja tidak mau melihat jam tangan spesial di tangan kirinya itu. Martis akan bertarung sampai ia benar-benar tak mampu lagi untuk bertarung.'Tak disangka, Bocah ini benar-benar membuatku tersudut seperti ini!' gumam Jendral Washis dalam hatinya.Kini, keadaan Jenderal Washis tidak jauh berbeda dengan kondisi Martis. Mereka berdua mulai merasakan efek kelelahan setelah bertarung beberapa jam terakhir.Dan saat Martis dan Jendral Washis kembali beradu pukulan, tubuh mereka berdua sama-sama terpental puluhan meter. Dan setelah itu mereka berdua terlihat sama-sama terkapar pula di tanah.'Apakah pertarungan mereka seimbang?' tanya Jendral Jose yang sejak tadi mengamati pertarungan Martis melawan rekannya.Dan sepertinya, Jendral Jose memang benar-benar tidak membantu Jendral Washis sesuai seperti yang dikatakannya tadi."Martis...!" Lagi-lagi Mia berteriak dengan sangat keras ketika melihat tubuh Martis sedang terkapar."Mia, tunggu! Kau haru

    Terakhir Diperbarui : 2023-08-14

Bab terbaru

  • Pengendali Sistem Terkuat   909. Kejadian aneh

    Dalam benaknya, Martis terus berpikir. Dengan konsentrasinya yang sangat baik, Martis mencoba menelaah tentang kejadian hari ini. Dan pada saat ini, Mia sedang berjalan ke arah pintu yang tersembunyi di belakang tirai, dengan Phynoglip dan Emily mengikuti di belakangnya. Martis juga mengikuti mereka, dengan rasa penasaran yang semakin besar. Saat mereka mencapai pintu tersebut, Mia berhenti dan menatap Martis dengan senyumannya yang lembut. "Aku akan menunjukkan kamu bahwa kita tidak memiliki apa-apa yang berharga," ucap Mia. Dan tiba-tiba saja, ada kejadian aneh. Mia menghilang begitu saja di hadapan mereka. Phynoglip serta Emily terkejut dan menatap bayangan tersebut dengan rasa penasaran. "Apa yang terjadi?" tanya Phynoglip heran. "Aku tidak tahu," ucap Emily yang sama herannya. "Tapi aku rasa Mia yang kita lihat sebelumnya bukanlah Mia yang sebenarnya." Dan selang beberapa menit kemudian, Mia muncul kembali. Ternyata..., sosok yang mengaku sebagai Mia ini hanyalah bayang

  • Pengendali Sistem Terkuat   908. Bingung

    Mia berjalan ke arah Martis, dengan Phynoglip dan Emily mengikuti di belakangnya. Martis menatap Mia dengan rasa penasaran, kemudian berbicara dengan suara yang keras. "Apa yang kamu ingin lakukan, Mia?" tanya Martis dengan suara yang keras. Mia tetap tersenyum lembut, kemudian berbicara dengan suara yang pelan. "Aku ingin menunjukkan kamu bahwa kita tidak memiliki apa-apa yang berharga," ucap Mia. Martis menatap Mia dengan rasa penasaran, kemudian berbicara dengan suara yang keras. "Apa yang kamu maksud?!" tanya Martis dengan suara yang keras. Dengan senyum lembutnya, Mia kemudian berbicara dengan suara yang pelan. "Aku akan menunjukkan kamu bahwa kita hanya memiliki puisi yang tidak berharga," ucap Mia dengan suara yang masih sama pelannya. Mia kemudian mengambil kertas yang memiliki puisi yang tertulis di dalamnya dari Emily, kemudian memberikannya kepada Martis. Martis menatap kertas tersebut dengan rasa penasaran, kemudian berbicara dengan suara yang keras. "Apa yang

  • Pengendali Sistem Terkuat   907. Peta sistem

    Mia memimpin mereka ke arah mesin tersebut, dengan Phynoglip dan Emily mengikuti di belakangnya. Saat mereka mendekati mesin tersebut, mereka melihat bahwa mesin tersebut memiliki sebuah layar yang besar dan beberapa tombol yang berkilauan. Mia menekan salah satu tombol tersebut, dan layar mesin tersebut langsung menyala. Phynoglip dan Emily terkejut melihat bahwa layar tersebut menampilkan sebuah gambar yang aneh, seperti sebuah peta yang kompleks. "Apa ini?" tanya Phynoglip dengan suara yang penasaran. Mia menjawab, "Ini adalah peta sistem yang kita gunakan untuk mengontrol dunia ini," ucap Mia dengan suara yang pelan. "Dengan peta ini, kita dapat melihat bagaimana sistem tersebut bekerja dan bagaimana kita dapat mengubahnya." Emily kemudian menatap peta tersebut dengan rasa penasaran. "Bagaimana kita dapat mengubahnya?" tanya Emily dengan suara yang pelan. Mia memandang Emily dengan mata yang berbinar. "Kita dapat mengubahnya dengan menggunakan kode yang tepat," ucap Mia

  • Pengendali Sistem Terkuat   906. Teka teki

    Phynoglip mengangguk, kemudian menatap sekeliling tempat mereka berada. "Tempat ini aneh," ucap Phynoglip dengan suara yang pelan. "Aku merasa seperti berada di dalam komputer atau sesuatu." "Aku juga merasa seperti itu. Sepertinya kita berada di dalam sistem atau dimensi lain." jawab Emily dengan nada yang sama dengan Phynoglip. Keduanya terdiam sejenak, kemudian Phynoglip bertanya lagi. "Kamu pikir apa yang disembunyikan oleh Martis?" Emily memandang Phynoglip dengan serius. "Aku pikir Tuan Martis menyembunyikan sesuatu hal yang sangat penting." Phynoglip mengangguk, kemudian keduanya terdiam lagi. Akan tetapi, kali ini tiba-tiba, Phynoglip berbicara dengan nada yang berbeda. "Emily, aku merasa ada sesuatu yang aneh di sini. Sepertinya kita tidak sendirian." Emily menatap Phynoglip dengan heran, kemudian menoleh ke sekeliling. Tiba-tiba, dia melihat bayangan yang bergerak di kejauhan. "Apa itu?" bisik Emily dengan suara yang pelan. Kemudian Phynoglip berjalan menuju bayangan te

  • Pengendali Sistem Terkuat   905. Distorsi waktu

    Martis hari ini dipusingkan dengan tingkah laku kedua bayi besarnya, yaitu Emily dan Phyno. Dan tanpa diduga, saat Martis menatap wajah Emily, lagi-lagi ia teringat akan raut wajah istrinya. Sampai tanpa sadar dia berucap, "Mia...?" Martis kemudian tiba-tiba memeluk tubuh Emily. "Maafkan aku, Mia..., aku pasti akan kembali," ucap Martis yang mempererat pelukannya pada Emily. "Aku bersumpah! Akan menemukan cara untuk kembali pada mereka. Tapi kira-kira, apakah mereka masih mengingatku?" Emily yang tidak mengerti apa yang terjadi, menatap wajah Martis dengan heran. la merasa tidak nyaman dengan pelukan Martis yang terlalu erat. Sementara itu, Phyno yang ada di sebelahnya, menatap Martis dengan rasa penasaran. "Martis, apa yang terjadi?" tanya Phyno dengan suara yang pelan. Martis tersadar dari lamunannya dan melepaskan pelukannya pada Emily. la memandang wajah Emily dan tersenyum. "Maaf, Emily," ucap Martis dengan suara yang lembut. "Aku hanya..., teringat pada seseorang yang

  • Pengendali Sistem Terkuat   904. Gara-gara makan siang

    Rupanya, Raja Kegelapan telah mempersiapkan strategi untuk menghadapi Martis. Saat ini ia memutuskan bahwa dia dan anaknya masih harus berada di dalam gunung berapi tempat mereka berada saat ini untuk sementara waktu. Nampaknya Raja Kegelapan kali ini lebih waspada dalam menghadapi Martis. Dia telah kehilangan Black Rose karena kala itu telah meremehkan Martis. Padahal ia berpikir bahwa Black Rose akan dapat mengalahkan Martis dengan mudah. Namun kenyataannya, justru sebaliknya. Kekalahan Black Rose sangat membuatnya rugi besar. Sebab, Black Rose beserta semua pengikutnya telah diberantas habis oleh Martis sampai tak tersisa satupun. Sementara Raja Kegelapan masih bersembunyi di dalam gunung berapi, beberapa Minggu kemudian Martis dan yang lainnya kini telah kembali pulih. Dan ternyata, Martis tengah berusaha memisahkan aura kegelapan yang tersisa dalam tubuh Phynoglip. Namun usahanya belum membuahkan hasil. Memang benar, dalam beberapa hari ini ia telah berhasil membuang sebagian

  • Pengendali Sistem Terkuat   903. Hari kebangkitan

    Raja Kegelapan sangat marah karena merasakan hawa keberadaan Black Rose yang terhubung dengan jiwanya kini telah menghilang."Black Rose...? Ti-tidak...!" Raja Kegelapan berteriak histeris di dalam ruangan persembunyiannya."Tidak akan aku maafkan! Black Rose mati dikalahkan oleh manusia bernama Martis itu! Aku tidak boleh bersantai-santai. Yah..., aku akan membalaskan semua yang telah dilakukan oleh Martis! Terutama atas kematian Black Rose!" Raja Kegelapan kemudian bangkit dari tempatnya. Kali ini amarahnya benar-benar berada di puncaknya. Hal yang membuat ia sangat marah tentu saja atas kematian Black Rose, wanita yang sangat dicintainya.Kemudian Raja Kegelapan pergi ke suatu tempat. Tempat itu adalah gunung berapi yang ada di ujung wilayah barat. Gunung berapi ini adalah tempat di mana Raja Kegelapan pernah berlatih bersama Black Rose.Dan rupanya, di gunung berapi ini juga Black Rose pernah menyimpan benih. Benih itu adalah hasil dari perkawinan mereka berdua. Dan selama ini, be

  • Pengendali Sistem Terkuat   902. Persaingan ketat

    Dan akhirnya, Martis tumbang juga. Setelah energi dan stamina terkuras habis, waktu kembali normal. Dan mereka tetap berada di tempat terakhir kalinya. Gedebugh...! Tubuh Martis yang terkulai lemas akhirnya terkapar di lantai. Karena mendengar ada suara aneh, Emily yang ada di atas ranjang menoleh ke arah sumber suara. Dan ia melihat di sana ada tubuh Martis yang tergeletak di lantai tak sadarkan diri. "Tu-tuan Martis...?" ucap Emily yang kemudian ia turun dari ranjang dan segera memeriksa keadaan Martis. Ia sudah ingat dengan apa yang terjadi. "Martis...? Wah, iya, aku harus membantunya." Begitu pula dengan Phynoglip yang baru sadar dan ingat semaunya. Ia bergegas membantu Emily untuk mengangkat tubuh Martis ke atas ranjang. "Hey, tubuhku masih terluka, tapi aku bisa kok, menjaga Martis agar tetap stabil. Aku akan berbaring di sampingnya sampai ia kembali pulih. Aku tidak keberatan berbagi energi dengan dirinya. Aku bisa melakukan teknik Transfer Energi melalui genggaman

  • Pengendali Sistem Terkuat   901. Teknik Pemutar Waktu

    Akhirnya Martis menunda untuk menyelidiki apa yang terjadi sebenarnya.Dan pada esok paginya, barulah Martis kembali menemui mereka berdua di kamar yang sama."Kalian sudah membaik?" sapa Martis seraya mengambil kursi untuk duduk di dekat ranjang yang mereka berdua gunakan untuk tidur."Menurutmu?" Phynoglip menjawab, namun malah balik bertanya."Kalau aku, sudah merasa lebih baik dari kemarin. Rasa pusing di kepala sudah hilang. Kalau kemarin, saat melirik saja kepala langsung terasa pusing." Namun tidak dengan Emily, ia menjawab dan menjalankan keadaannya dengan apa yang ia rasakan saat ini."Baiklah, syukur kalau memang kau merasa lebih baik. Nah sekarang, aku ingin mengatakan sesuatu pada kalian berdua," ungkap Martis menjelaskan maksud dan tujuannya hari ini datang pada mereka berdua.Martis mengatakan bahwa dia telah memiliki sebuah teknik yang dapat memutar waktu. Namun ada resiko yang sangat besar, yaitu kehabisan stamina dan energi setelah berhasil menggunakan teknik itu. Kon

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status