Share

106 Si Nafas Racun

Author: Bengcu
last update Last Updated: 2023-12-05 22:39:14

Melihat pengatur pertarungan tetap mendekatinya, maka Chen Long pun pasrah. Dia membuka kedua tangannya dan mengangkat kedua tangannya, serta membiarkan dirinya diperiksa oleh si pengatur pertarungan.

Tapi sebenarnya Chen Long tidak tahu kalau pengatur pertarungan ini juga di masa lalunya dikenal dengan julukan si Nafas Beracun.

Itu adalah julukan si pengatur pertarungan diidentitasnya di masa lalu. Namun karena dia dikejar-kejar oleh banyak sekali tokoh-tokoh golongan putih, setelah memperkosa dan membunuh banyak tokoh-tokoh golongan putih dan juga para gadis lemah di beberapa kota maka dia terpaksa menyembunyikan dirinya.

Selama bertahun-tahun si Nafas Racun ini, berhasil membuat dirinya berbeda dengan penampilan yang sebelumnya. Wajahnya yang tirus dia rubah hingga menjadi gemuk bulat karena terus makan.

Tubuhnya yang kurus juga menggelembung menjadi buncit. Dia juga menambahkan beberapa tahi lalat dan juga merias wajahnya setiap kali tampil di depan umum sehingga saat 15 tahun
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • Pendekar Sembilan Matahari   107 Di Ambang Kekalahan

    Di tempat lain, Chen Wen, si Pengelana Tanpa Tanding, terus dikeroyok oleh Hakim Roda Emas dan Temajin, adik seperguruannya.Kalau Berhadapan satu lawan satu dengan Hakim Roda Emas ataupun Temajin, Pengelana Tanpa Tanding masih optimis akan bisa menang. Namun, dengan mengeroyok seperti ini membuat Pengelana Tanpa Tanding langsung berada dalam kesulitan.Apalagi, dua lawannya ini, berhasil membangun suatu kerjasama yang sangat baik dengan satu menyerang dan satu bertahan untuk membuat Chen Wen berada dalam keadaan terdesak.Saat Chen Wen menyerang, maka, dia akan berhadapan dengan pertahanan rapat yang dilakukan Hakim Roda Emas dan di saat yang sama, Temajin terus mencecar Chen Wen dari belakang.Saat Chen wen berusaha mengalihkan serangan ke arah Temajin, Hakim Roda Emas selalu maju untuk melindungi Temajin, dan di saat itulah Temajin pindah posisi untuk menyerang Chen Wen dari belakang.Keadaan ini terus terjadi, hingga membuat Chen Wen kerepotan.Selain itu, sambil bertahan, Hakim R

    Last Updated : 2023-12-06
  • Pendekar Sembilan Matahari   108 Dalam Keadaan Tidak Berdaya

    Bertepatan dengan teriakan Zhu Yuan Zhang itu, dua buah pukulan dari Pendekar Angin dan Awan kembali mengenai dada Chen Long yang mengantarkan Chen Long untuk kembali memuntahkan darah segar. Kali ini, bahkan dia memuntahkan darah yang lebih banyak dari sebelumnya, dan kesadarannya hampir saja hilang. Satu-satunya yang dilakukannya adalah mempertahankan satu kakinya pada pinggir panggung supaya dia tidak jatuh ke bawah, karena begitu dia jatuh ke bawah, dia akan dinyatakan sebagai pecundang dalam pertarungan ini dan gagal menjadi seorang bengcu untuk menggantikan Pendekar Angin dan Awan. Dalam kelemahannya, dalam keputusannya, bahkan dalam ketidakberdayaannya, dia masih sanggup menancapkan kedua kakinya di pinggir panggung dengan tubuh yang sudah miring ke bawah, hampir-hampir jatuh ke bawah sana. Pendekar Angin dan Awan terkekeh-kekeh. Dia berada di jarak 1 meter dari Chen Long. Dia sudah menghimpun seluruh tenaga dalam yang bisa dia himpun untuk melakukan serangan terakhirnya ya

    Last Updated : 2023-12-08
  • Pendekar Sembilan Matahari   109 Mengambang di Udara

    Sebelum pukulan itu menimpa Chen Long, sang ayah, Chen Wen sudah tampak berteriak dengan suara seperti suara seekor burung.Ini bukan teriakan biasa. Dan dia sudah tiga kali berteriak seperti ini tapi apa yang dia harapkan masih juga belum terjadi.Ini adalah teriakan Chen Wen untuk memanggil burungnya, sang rajawali. Dia memanggil burung itu untuk menolong Chen Long.Dia tidak memikirkan dirinya yang juga sedang dalam keadaan terancam bahaya. Yang dia pikirkan adalah keselamatan anaknya. Dia lebih memikirkan akan keselamatan Chen Long daripada keselamatannya sendiri.Dalam raungannya yang ketiga ini, dia meminta burungnya itu untuk menyelamatkan Chen Long karena dia ragu, anaknya itu akan menemukan rahasia tenaga dalam yang tersegel dalam dirinya untuk merubah keadaan.Karena itu, dia meminta burungnya untuk menolong Chen Long. Membawa Chen Long lari dari orang yang sedang berhadapan dengan Chen Long.**Sementara itu, pukulan dari Pendekar Angin dan Awan itu, masuk lagi dengan sukse

    Last Updated : 2023-12-09
  • Pendekar Sembilan Matahari   110 Naik Lagi ke Atas Panggung

    Sebenarnya dari atas sana, Rajawali tua hendak mengambil tubuh Chen Long untuk dibawanya ke atas untuk menyelamatkan Chen Long dari kematian. Tapi, saat dia menukik ke bawah sana, dia sudah melihat sesuatu. Sesuatu yang membuat dia berontak dan naik lagi ke atas. Xiao Liong Li yang sedang berada di punggung Rajawali itu sangat marah melihat Rajawali itu yang diharapkan akan menolong Chen Long malah terbang lagi ke atas. Xiao Liong Li berusaha untuk menekan leher Rajawali tua yang sedang dia tunggangi itu, supaya Rajawali itu mau turun ke bawah. Tapi Rajawali itu lebih kuat. Dia terus memaksakan diri untuk naik ke atas, dia mogok dan tidak mau mengikuti perintah dari Xiao Liong Li. Beberapa waktu sebelumnya, dari kejauhan, sang Rajawali tua yang sedang menjaga Xiao Liong Li, mengetahui akan perintah tuan-nya yang berteriak padanya untuk menolong anak dari tuannya. Mengingat Xiao Liong Li sedang sakit, dan tidak bisa dia tinggalkan sendirian, maka dia mengajak Xiao Liong Li untuk

    Last Updated : 2023-12-11
  • Pendekar Sembilan Matahari   111 Dinobatkan sebagai Bengcu Baru

    "Kena lagi, kau! Hehehe," batin si pengatur pertarungan setelah dia melepaskan lebih banyak nafas beracun daripada sebelumnya ke wajah Chen Long. "Yang sebelumnya saja sudah membuat kamu hampir mati, kali ini kamu pasti akan mati," batin si pengatur pertarungan sambil tertawa licik. Setelah itu, si pengatur pertarungan membalikan tubuhnya dan memberikan isyarat kepada Pendekar Angin dan Awan kalau dia sudah berhasil lagi menjalankan aksinya untuk melemahkan Chen Long. Setelah mendapatkan isyarat itu, Pendekar Angin dan Awan kini mulai tenang. Dia tidak setakut tadi lagi. Dia biarkan si pengatur pertarungan untuk turun dari panggung dan kembali ke Tribun kehormatan. Setelah itu, Pendekar Angin dan Awan berkata kepada Chen Long, "majulah!"Chen Long maju selangkah tapi ternyata walaupun hanya selangkah, dia seperti berjalan di atas awan. Satu langkahnya itu berhasil tiba di depan Pendekar Angin dan Awan padahal jarak antara dirinya dan Pendekar Angin dan Awan itu, masih berjarak sek

    Last Updated : 2023-12-12
  • Pendekar Sembilan Matahari   112 Rencana dari Hakim Roda Emas

    "Selama ini, kita cuma berpangku tangan melihat negeri kita diinjak-injak bangsa liar dari luar tembok besar. Ini tidak bisa dibiarkan lebih lanjut. Kita harus mulai melawan. KITA HARUS BERJUANG DEMI NEGERI KITA INI!" teriak Chen Long untuk membakar semangat para pendekar."YA! KITA HARUS MULAI ANGKAT SENJATA DEMI NEGERI KITA!""KITA BERJUANG UNTUK RAKYAT NEGERI INI YANG SENGSARA DI TANGAN BANGSA TAR-TAR ITU!""KITA HARUS MEREBUT BANGSA KITA DARI JAJAHAN BANGSA MONGGOL!""KITA SUDAH TERLALU LAMA DIAM! KITA HARUS BERGERAK!"Itulah sebagian sambutan penuh semangat dari para pendekar yang sebelumnya terus dipengaruhi Pendekar Angin dan Awan untuk tidak mengangkat senjata. Namun, setelah Bengcu berganti orang, maka, semangat yang selama ini, terus dipadamkan Pendekar Angin dan Awan, kini berkobar setelah disulut Chen Long.Setelah melihat pidatonya berhasil, Chen Long meminta Zhu Yuan Zhang, untuk naik ke atas panggung, guna memaparkan strategi umum yang akan mereka lakukan menghadapi Ba

    Last Updated : 2023-12-14
  • Pendekar Sembilan Matahari   113 Ledakan Keras

    Sebenarnya Chen Long sudah curiga kalau lawan-lawannya ini memiliki rencana busuk untuk mereka lakukan. Tapi, dia pikir, rencana itu berupa serangan gelap seperti senjata rahasia sejenis pisau terbang atau semacamnya.Dia yakin kalau dirinya dan juga Xiao Liong Li, akan sanggup untuk menghadapi serangan seperti itu.Chen Long baru sadar kalau yang musuh siapkan itu, bukanlah senjata rahasia seperti yang dia pikirkan tapi, lebih berbahaya dan lebih sukar dihadapi daripada itu.Karena itu, kalau sebelumnya Chen Long masih terus menjaga jarak dengan Hakim Roda Emas, maka, setelah menyadari akan kekuatan senjata pamungkas yang disiapkan lawannya, maka, dia buru-buru meninggalkan Hakim Roda Emas.Dia melompat mendekati Xiao Liong Li, sambil membuat awan perlindungan yang sangat pekat untuk melindungi dirinya, dan juga melindungi Xiao Liong Li dari serangan lawan.Karena dia tahu betapa merusaknya serangan lawan itu.Hakim Roda Emas dan juga Ge Fei, langsung kabur secepat mungkin setelah Ch

    Last Updated : 2023-12-15
  • Pendekar Sembilan Matahari   114 Cerita tentang Mustika Hati Semesta

    "Sebenarnya apa itu Mustika Hati Semesta, ayah?" tanya Chen Long penasaran."Mustika itu adalah salah satu dari benda-benda mustika nomor satu yang paling dicari di dunia ini oleh para pendekar," jawab Chen Wen. "Keberadaannya sudah lama tak terdengar. Tidak disangka kalau ternyata mustika itu berada dalam tubuh seekor ular besar di Lembah Patah Hati.""Apa saja kegunaan mustika itu, ayah?""Siapa pun yang memakan mustika itu, akan mengalami kesehatan yang sangat baik, awet muda, anti racun dan panjang umur, dan juga akan memiliki tenaga dalam maha kuat."Chen Long manggut-manggut. Dia teringat saat dia tidak mempan diserang nafas racun pada serangan kedua oleh si pengatur pertarungan. Padahal dalam serangan pertamanya, dia sempat dipecundangi si pengatur pertarungan.Chen Long memang merasa dia jadi penuh oleh kekuatan setelah dia dipukul oleh Pendekar Angin dan Awan hingga terlempar keluar dari panggung.Saat itu, dia merasakan ada gelombang kekuatan yang menyelimuti tubuhnya hingga

    Last Updated : 2023-12-17

Latest chapter

  • Pendekar Sembilan Matahari   1435 Pembalikan dan Pembalikan

    Bunga darah mekar di udara, sungguh cantik."Apa!""Aku tidak melihat apa-apa, Lin Heng terluka. Jika dia tidak segera mundur, tubuhnya akan terkoyak dan terbelah dua.""Keajaiban! Sungguh keajaiban! Lin Heng telah menggunakan teknik abadi tingkat rendahnya, tetapi dia masih tidak dapat melakukan apa pun pada Chen Long. Ini luar biasa.""Kecepatan Chen Long tadi begitu cepat, bagaikan cahaya keemasan, dia langsung berada di depan Lin Heng, begitu cepatnya hingga orang-orang tidak bisa bereaksi."Semua orang di sekitar juga terkejut.Meskipun Lin Heng menghindar pada saat kritis, dia tidak menghindar sepenuhnya dan masih terluka oleh pedang Chen Long, meninggalkan luka berdarah di dadanya.Lin Heng menundukkan kepalanya untuk melihat luka di dadanya, dan lapisan keringat dingin muncul di dahinya.Jika dia tidak segera mundur, bukan hanya luka berdarah yang akan terjadi, tetapi seluruh tubuhnya akan terbelah dua. Dapat dikatakan bahwa dia baru saja berjalan melewati gerbang neraka.Buka

  • Pendekar Sembilan Matahari   1434 Cedera pada Lin Heng

    Pada saat ini, pertarungan disertai dengan energi pedang yang melesat keluar, Chen Long tampaknya telah berubah menjadi seorang kaisar yang sangat kuat, mengendalikan segala serangan lawannya antara langit dan bumi, dan semua serangan dihancurkan di bawah niat pedangnya.Lin Heng dipenuhi dengan aura pembunuh, dan energi sejatinya yang mengerikan melonjak keluar seperti gelombang besar, melilit tombak, membuatnya tampak seperti seorang dewa dengan tombak dewa yang dapat menghancurkan segalanya antara langit dan bumi.Ledakan!Terdengar suara gemuruh yang besar.Pedang panjang dan tombak saling bertabrakan secara langsung, ruang terkoyak, energi kekacauan muncul, dan badai dahsyat melanda mana-mana seperti gelombang besar.Keduanya meledak dengan kekuatan bertarung yang luar biasa, dan semangat juang merasuki seluruh alam semesta.Aliran darah berceceran keluar. Dalam tabrakan yang mengejutkan ini, Chen Long dan Lin Heng memuntahkan darah. Darah dan qi dalam tubuh mereka bergetar hebat

  • Pendekar Sembilan Matahari   1433 Pertempuran dengan Lin Heng

    "Anda......"Lin Heng tidak menyangka Chen Long begitu tegas dan kejam. Chen Long langsung langsung datang ke hadapannya kemudian langsung membunuh begitu dia mengatakannya, tanpa ragu-ragu.Namun, reaksi Lin Heng juga tidak lambat. Dia mengepalkan kelima jarinya dan menyerang Chen Long juga."Tinju Singa Gila!" Niat tinju itu berubah menjadi seekor singa yang sangat besar, lalu menerkam ke arah tinju Chen Long.Ledakan!Tabrakan dahsyat tersebut langsung memicu badai besar yang melanda ke segala arah.Di tengah badai, dua sosok terus mundur."Mereka bertarung!""Ya Tuhan, orang itu, Lin Heng, bahkan tidak mendapat kesempatan untuk menang.""Ini baru permulaan. Masih terlalu dini. Kenapa harus terburu-buru menang?""Bahkan di awal, ini sudah cukup untuk mengejutkan orang-orang. Bagaimanapun, ada kesenjangan besar antara kultivasi kedua orang itu. Secara logika, dengan kekuatan Lin Heng, gerakan tadi sudah cukup untuk sepenuhnya menekan seorang master legendaris tingkat menengah yang t

  • Pendekar Sembilan Matahari   1432 Hukuman Surgawi Dipakai

    "Wah, akhirnya kamu keluar juga."Sebuah suara terdengar, benar-benar menghancurkan suasana hati Chen Long yang baik."Siapa kamu?"Chen Long mengalihkan pandangannya dan melihat seorang laki-laki beberapa puluh meter jauhnya dengan tangan terlipat, punggungnya menghadap ke arahnya, tampak malas.Sekte Yuhua memiliki peraturan bahwa sesama pengikut tidak diperbolehkan untuk secara paksa masuk ke gua orang lain atau membuat keributan di luar.Lagipula, banyak orang yang suka berlatih di dalam gua, dan jika diganggu secara gegabah akan berakibat fatal, maka aturan ini sangat ketat dan tidak ada seorang pun yang berani melanggarnya.Pemuda itu berbalik, menatap Chen Long dengan sepasang mata elang, dan berkata, "Lin Heng.""TIDAK!"Chen Long menanggapi dengan acuh tak acuh."Lancang!"Mendengar perkataan Chen Long, wajah Lin Heng tiba-tiba menjadi gelap, dan hawa dingin membunuh terpancar dari tubuhnya, langsung menyelimuti Chen Long, dan berkata dengan dingin, "Kau adalah orang desa dar

  • Pendekar Sembilan Matahari   1431 Platform Hukuman Surgawi

    "Wah, akhirnya kamu keluar juga."Sebuah suara terdengar, benar-benar menghancurkan suasana hati Chen Long yang baik."Siapa kamu?"Chen Long mengalihkan pandangannya dan melihat seorang laki-laki beberapa puluh meter jauhnya dengan tangan terlipat, punggungnya menghadap ke arahnya, tampak malas.Sekte Yuhua memiliki peraturan bahwa sesama pengikut tidak diperbolehkan untuk secara paksa masuk ke gua orang lain atau membuat keributan di luar.Lagipula, banyak orang yang suka berlatih di dalam gua, dan jika diganggu secara gegabah akan berakibat fatal, maka aturan ini sangat ketat dan tidak ada seorang pun yang berani melanggarnya.Pemuda itu berbalik, menatap Chen Long dengan sepasang mata elang, dan berkata, "Lin Heng.""TIDAK!"Chen Long menanggapi dengan acuh tak acuh."Lancang!"Mendengar perkataan Chen Long, wajah Lin Heng tiba-tiba menjadi gelap, dan hawa dingin membunuh terpancar dari tubuhnya, langsung menyelimuti Chen Long, dan berkata dengan dingin, "Kau adalah orang desa dar

  • Pendekar Sembilan Matahari   1430 Setengah Tahun Pengasingan

    "Tulang berharga ini sudah ada di tanganku, aku tidak menginginkannya lagi," kata Duanmu Lingxing.Mereka sangat jelas tentang nilai senjata abadi. Dapat dikatakan bahwa semua senjata abadi ini diperoleh oleh Chen Long dengan susah payah di Mansion Qimen Abadi.Mereka semua telah mendengar tentang beberapa hal yang terjadi di Istana Abadi Qimen, dan mereka juga tahu bahwa Chen Long pernah lolos dari kematian."Kakak Senior, sebaiknya kau pilih satu. Kita masih belum tahu apa tulang berharga itu, dan itu hanya bisa digunakan untuk pertahanan. Sebaiknya kau pilih senjata sihir ofensif, seperti Tombak Emei. Kurasa itu cukup cocok untukmu," Kata Chen Long."Ini......""Kakak, kita ini keluarga, kenapa kau bersikap begitu sopan padaku? Lagipula, aku tidak bisa menggunakan semua senjata ajaib ini, jadi akan sia-sia saja. Kita tidak punya latar belakang dan kekuatan di sini, jadi kita hanya bisa mengandalkan diri sendiri. Semakin kuat kita, semakin aman kita. Jangan menolak."Huang Wuji berk

  • Pendekar Sembilan Matahari   1429 Kembali ke Sekte

    Setengah tahun berlalu dalam sekejap mata.Beberapa bulan yang lalu, berita tentang penemuan reruntuhan Mansion Qimen Abadi di tepi barat Gurun Setan Tulang telah menyebar.Banyak orang yang memperoleh harta karun di reruntuhan keluar satu demi satu dan kembali ke sekte masing-masing.Meskipun Mansion Qimen Abadi hanya sebuah gerbang abadi kecil di zaman surgawi kuno, namun di reruntuhannya masih terdapat banyak sekali senjata ajaib, perkakas abadi, serta banyak sekali material pemurnian yang berharga.Terutama Lonceng Sembilan Dewa Abadi , harta karun dari Mansion Qimen Abadi, yang merupakan harta karun yang dapat memungkinkan orang dengan tingkat kultivasi di bawah negeri dongeng untuk naik ke surga dalam satu langkah.Belum lagi orang-orang di bawah Alam Abadi yang ingin mendapatkannya, bahkan para master di Alam Abadi pun akan memperebutkannya.Namun, tidak diketahui siapa yang akhirnya mendapatkan Lonceng Sembilan Dewa Abadi , yang telah menjadi kasus aneh.Lagi pula, banyak oran

  • Pendekar Sembilan Matahari   1428 Akhir dan Panen

    “Ahhhh!”Menghadapi serangan mematikan Chen Long, tidak peduli apakah mereka Legenda Besar atau Legenda Tak Terkalahkan, mereka tidak memiliki kekuatan untuk melawan dan membunuh Chen Long dalam sekejap. Hanya master di level Kekosongan Abadi yang bisa menahan sedikit."Ah, tidak, jangan bunuh aku. Aku salah. Aku salah. Aku tidak menginginkan Lonceng Sembilan Abadi lagi. Tolong ampuni nyawaku!""Lari! Lari cepat! Sebarkan berita bahwa dia mendapatkan Lonceng Sembilan Abadi, dan biarkan para penguasa Alam Abadi datang dan membunuhnya!""Dasar binatang, sekalipun aku mati, aku akan membawamu bersamaku!"Di bawah pembunuhan kejam Chen Long, orang-orang ini langsung runtuh.Namun, Chen Long sama sekali tidak punya belas kasihan. Bersikap baik kepada orang-orang ini sama saja dengan bersikap kejam terhadap dirinya sendiri."Tidak, aku juga murid Sekte Yuhua. Kita berasal dari sekte yang sama. Bagaimana kau bisa membunuhku?"Beberapa pengikut Sekte Yuhua menangis dan memohon belas kasihan,

  • Pendekar Sembilan Matahari   1427 Kekuatan Lonceng Abadi

    "Bagaimana ini mungkin?"Pemuda berpakaian Tionghoa dan yang lainnya tampak ngeri, menatap pemandangan di depan mereka dengan mata kosong.Jiwa abadi muncul dan memblokir serangan dari mereka semua.Ini berarti bahwa Chen Long telah berkomunikasi dengan Lonceng Sembilan Dewa Abadi Abadi dan memperoleh pengakuan dari jiwa-jiwa abadi.Pada saat yang sama, Chen Long perlahan membuka matanya.Ia berdiri, dan aura dunia lain terpancar dari tubuhnya. Bahkan cahaya peri samar muncul dari tubuhnya, membuatnya tampak seperti makhluk abadi."Kalian ingin membunuhku?" Chen Long menatap pemuda berpakaian mewah dan yang lainnya dengan tatapan tenang.Meskipun dia baru saja berkomunikasi dengan Lonceng Sembilan Dewa Abadi, dia tahu segalanya dengan jelas.Orang-orang itu, yang dihasut oleh pemuda berpakaian mewah, ingin membunuhnya dan tidak ingin melihatnya dikenali oleh Lonceng Sembilan Dewa Abadi."Sialan! Dasar bajingan, kau benar-benar mencuri Lonceng Sembilan Dewa Abadi milikku, kau pantas ma

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status