Share

Bab 153. Anak gadis orang hilang!

"Kecil kecil ngeyel. Tar nyasar kamu!" Ucap Rendi.

Mau tidak mau, dan antara malu serta canggung, Fiah pada akhirnya ikut bersama Rendi.

Dalam perjalanan Fiah terus merasa salah tingkah. Sesekali dia mencuri pandang pada Rendi yang terus menatap lurus ke depan.

Sampailah mobil Rendi di depan toko Milik Farhan.

"Terimakasih ya, Mas Rendi. Sudah nganterin Fiah. Tapi nanti aku pulangnya bagaimana?"

"Tar aku jemput juga. Tenang aja."

Hati Fiah berbunga-bunga rasanya.

Hari ini Fiah mulai bekerja. Karena dia sudah biasa mengelola toko, jadi Farhan tidak kesulitan untuk mengajari Fiah lagi. Fiah cepat mengerti dan paham dengan semua teknik penjualan.

Farhan merasa sangat terbantu. Dengan adanya Fiah, Farhan tidak perlu bekerja sampai sore hari, setengah hari dia sudah bisa pulang untuk menemani istrinya yang memang sangat teler dirumah.

Menjelang sore, Baru Fiah akan menutup toko saat semua karyawan sudah pulang.

Hari hari terus berjalan tanpa hambatan.

Fiah juga semakin akrab dengan Rendi,
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status