Share

Kepatuhan yang Bodoh

Penulis: Blue Apple
last update Terakhir Diperbarui: 2023-12-25 22:41:15
“Siennna???”

Kala terkejut bukan main ketika dia sadar kalau yang dipukul kencang olehnya barusan adalah Sienna.

Tanpa mau melanjutkan kemarahannya pada Kava, Kala langsung menggendong tubuh Sienna dengan kedua tangannya dan bergegas membawa Sienna ke rumah sakit.

Sepanjang perjalanan menuju ke Rumah Sakit, Sienna terus mengerang kesakitan sambil meremas baju Kala yang sedang memeluknya. Rasa sakit yang luar biasa yang Sienna rasakan membuat wajah Sienna menjadi sangat pucat. Kala pun meminta pengawal yang sedang menyetir mobil untuk segera mempercepat laju mobil itu.

Setibanya di Rumah Sakit, mereka datang cukup terlambat sehingga Seinna mengalami pendarahan dan harus mendapatkan penangan lebih dari Dokter kandungan.

Kala pun tidak diizinkan untuk menemani Sienna, dengan berat hati dia harus menunggu di luar dengan perasaan khawatir dan ketakutan yang luar biasa.

Bersamaan dengan kondisi Sienna yang genting, Kala
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terkait

  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Ancaman Mertua

    Victo melebarkan senyuman sarkas ketika akhirnya dia bisa melihat Kava bersimpuh di hadapannya sambil mengucapkan kalimat permintaan maaf. Rasa puasnya pun semakin dia rasakan saat Kava mengatakan akan melakukan apapun yang Victo perintahkan padanya asalkan keluarga Bjorka berhenti mencari masalah dengan keluarga Sailendra. “Kalau memang itu yang kamu inginkan, maka aku ingin kamu menikahi Sabira.” Mendengar permintaan Victo membuat Kava bergeming. “Kamu tampak ragu. Kenapa? Apa kamu tidak mau menikahi Adik perempuanku satu-satunya? Orang yang paling aku sayangi di dunia ini.” “Aku ini lelaki yang pernah kamu cap sebagai lelaki paling brengsek yang pernah hadir di dalam hidup Sabira. Lalu, kenapa kamu masih menginginkan aku menikahi Adik tersayangmu itu?” “Kamu pikir, aku yang menginginkannya? Sebaliknya, aku justru sangat ingin menjauhkan Sabira dari lelaki sepertimu! Namun sayangnya, Sabira sangat mencintai kamu dan dia

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-01
  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Kabur Bersama

    “Akulah Ayah kandung dari bayi itu, bayi yang berada di dalam rahim Sienna.” Saking syoknya mendengar pengakuan dari putra bungsunya, Lisa sampai bergeming sambil menahan rasa sakit di dadanya yang teramat menusuk. “Mama jangan pernah menyalahkan Sienna, karena akulah yang telah membuatnya mengandung anakku. Aku mencintai Sienna dan aku akan menikahinya setelah Kak Kala menceraikannya.” “Apa kamu sudah gila, Kava? Apa kewarasanmu sudah tidak ada lagi?” Lisa bertanya dengan suara bergetar. Tapi, Kava tidak menjawabnya. Dia tahu kemarahan Lisa tidaklah bisa terkontrol kalau dia sampai menjawab pertanyaan itu. Tanpa mau berdebat lebih lama lagi dengan Kava, Lisa pun segera membawa Kava pergi dari tempat itu dan Kava tidak menolaknya ketika Mamanya menarik tangannya. Kava hanya menurut sambil melepaskan tatapan matanya dari Sienna yang tampak bersedih melihatnya karena hidupnya menjadi seperti ini.

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-02
  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   I Love You

    Kava sedang melihat peta melalui ponsel barunya. Begitu juga Sienna yang membantunya untuk menemukan alamat yang sedang mereka cari. “Uang kita tidak banyak saat ini, jadi kita harus menghematnya untuk beberapa Minggu ke depan.” “Iya.” Anggukan yang dibarengi dengan senyuman manis dari Sienna membuat hati Kava merasa lega sekaligus membuat wajah Kava jadi ikutan tersenyum. Tangan Kava pun langsung mengusap lembut kepala Sienna dengan rasa kasih sayangnya. Setelah melakukan diskusi cukup panjang, mereka berdua akhirnya memutuskan untuk tetap berada di negara mereka sendiri sampai mereka bisa mengumpulkan banyak uang, barulah mereka akan pergi ke luar negeri dan tinggal di negara tujuan mereka nanti untuk selamanya. Sambil mendorong kopernya masing-masing, Kava dan Sienna tanpa sadar sudah berjalan cukup jauh. Rasa lelah pun mulai mereka rasakan, terutama Sienna yang menyembunyikan rasa lelahnya dari Ka

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-04
  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Kehidupan Baru

    Kava mulai mencari pekerjaan di beberapa Kafe dekat tempat tinggal mereka dan dia langsung mendapatkan pekerjaan sebagai Bartender setelah dua hari berkeliling mencari pekerjaan. Hampir dua bulan sudah Kava sibuk dengan pekerjaannya. Baginya, siang adalah malam dan malam adalah siang. Sejak Kava bekerja, komunikasinya dengan Sienna jadi berkurang dan hal itu membuat Sienna merasa kesepian. Hingga suatu hari... “Aku juga ingin bekerja.” Gerakan tangan Kava yang sedang memegang sendok langsung terhenti seketika begitu mendengar keinginan Sienna tersebut. Sambil merengutkan keningnya, Kava pun merespon keinginan Sienna itu. “Untuk apa kamu bekerja? Kamu kan sedang hamil dan usia kandungan kamu sudah memasuki trisemester ketiga. Aku tidak mau terjadi sesuatu yang buruk sama kamu dan bayi kita. Kejadian salah kasih kamu vitamin waktu itu cukup membuat aku merasa trauma dan aku tidak mau hal itu

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-05
  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Pertemuan Haru

    Dddrrrr... dddrrr... Suara getaran ponsel di dalam laci meja kasir langsung mempercepat gerakan tangan Sienna yang sedang melayani pembeli. Setelah selesai melayani pembeli, Sienna segera melihat ponselnya tapi panggilan telpon itu sudah keburu mati duluan. Karena merasa tidak mengenal nomer itu, Sienna pun tidak menghubunginya kembali dan dia memasukkan ponselnya ke dalam laci kembali untuk melayani pembeli yang akan membayar belanjaannya. Malam harinya, setelah bergantian shift dengan staf lain, Sienna menunggu Kava datang untuk menjemputnya. Kebiasaan yang selalu Kava lakukan secara rutin itu sengaja dia luangkan di tengah kesibukannya bekerja. Beruntungnya, Bosnya mengizinkannya untuk melakukan tugasnya itu. Setiap kali Kava menjemputnya, Sienna selalu tersenyum bahagia menyambut kedatangannya dan tangan kanannya selalu dia lingkarkan di tangan kanan Kava. Perjalanan yang tidak terlalu jauh dari Mini Market ke tempat

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-05
  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Mengakhiri Segalanya

    “Apa yang terjadi pada Kava? Cepat beritahu aku.” Sienna memohon dengan lemah. Kedua tangannya meraih kemeja Kala dan meremasnya. “Kava— tertembak.” Hanya tiga detik saja Sienna mampu menahan tubuhnya, setelah itu dia terjatuh pingsan di atas pangkuan tangan Kala.** Hari itu... Sienna melambaikan tangannya ke arah Kava yang baru saja keluar dari Kafe, tempat Kava bekerja. Kava pun bergegas menghampiri Sienna dengan langkah penuh semangat. “Kejutan!” Ucap Kava. “Iya, kejutan. Aku sengaja ingin memberi kamu kejutan dengan menjemput kamu sekali saja meski kamu tidak pernah mengizinkan aku untuk melakukannya.” Tentu Kava punya alasan mengapa dia tidak pernah mengizinkan Sienna untuk datang ke tempat kerjanya. Itu karena... “KAVAAAAA!!!” Kava memiliki banyak sekali fans yang cukup fanatik. Ketampanan Kava serta keahlian Kava dalam

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-05
  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Meninggalkanmu Tanpa Pesan

    “Oke. Kita lakukan gencatan senjata dengan keluarga Bjorka setelah kepergianmu bersama wanita itu ke Paris nanti.” Dengan berat hati, Kala menerima perintah itu. “Iya, baik.” “Papa, Mama, dan beberapa anak buah kita akan mengadakan pertemuan tertutup di Hotel bintang 6 besok malam. Kamu tidak perlu hadir meski hanya melalui video saja. Kamu cukup percayakan pada Papa dan Mama untuk melakukan semuanya sampai selesai. Yang mereka inginkan hanyalah pernikahan Kava dengan Sabira. Mereka juga sudah sepakat untuk pertaruhkan putra kedua mereka sebagai pengganti atas nyawa Kakek yang telah mereka bunuh secara tidak sengaja.” “Apa yang akan Papa lakukan pada Argaza setelah mereka sudah menyerahkannya pada kita?” “Aku akan menjadikannya umpan saat kita membutuhkannya untuk pekerjaan kita nanti. Aku tidak akan menyentuhnya sebelum aku benar-benar membutuhkannya. Jadi, akan aku biarkan dia bebas sampai waktu yang aku inginkan tiba.”

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-06
  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Pendirian yang Kuat

    Satu bulan kemudian... Dokter sedang memeriksa kandungan Sienna melalui USG dan keadaan kandungannya dalam kondisi yang sehat, baik janin maupun Ibunya. Sebelum Sienna dan Kala meninggalkan ruangan tersebut, Dokter menyarankan agar Sienna dan Kala sesering mungkin melakukan hubungan suami istri demi memudahkan jalan lahir untuk bayinya saat Sienna akan melahirkan nanti. Saran dari Dokter itu pun diiyakan oleh Kala dengan senyuman kelu, sedangkan Sienna hanya diam saja sambil menurunkan pandangan matanya tanpa merespon. Lalu, keduanya meninggalkan ruangan tersebut dan pergi ke bagian Apotek untuk menebus vitamin. Selama lima belas menit menunggu, baik Sienna maupun Kala hanya saling diam satu sama lain. Sebenarnya keduanya ingin saling bicara untuk membahas sesuatu, tapi mereka bingung harus memulai pembicaraan itu dari mana. Sampai akhirnya, Sienna yang membuka suaranya duluan. “Aku— merindukan—“ Kala menoleh lema

    Terakhir Diperbarui : 2025-03-07

Bab terbaru

  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Gairah Kemarahan

    Langkah kaki Sienna bergerak sangat cepat menuruni banyak anak tangga dari tangga darurat yang ada di Hotel itu. Mengingat waktu yang dia punya tidaklah banyak, Sienna semakin mempercepat langkah kakinya. Setelah menuruni lebih dari empat lantai, akhirnya Sienna bisa menemukan Kava di lantai enam. Sienna pun langsung merasa lega dan langkah kakinya menjadi dia perlambat saat ingin menghampiri Kava yang sedang duduk sendirian di salah satu anak tangga sambil mendengarkan musik melalui eraphone di telinganya. Tanpa memanggil nama Kava lebih dulu, Sienna duduk di samping Kava lalu dia meraih salah satu tali earphone dan memasangkannya ke telinganya untuk mengetahui lagu yang sedang Kava dengarkan saat ini. Kemunculan Sienna yang secara tiba-tiba sudah ada di sampingnya membuat Kava langsung tersentak kaget. Sienna pun memberikan senyuman hangat dan tatapan mata yang teduh pada Kava. “Senyumanmu selalu berhasil menena

  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Pengorbanan Tersembunyi

    “Katanya, dia terluka karena aku. Padahal, akulah yang terluka karenanya.” Itulah pengakuan Kava, sebelum akhirnya Kava tertidur di atas pangkuan Sienna di dalam mobil. Sementara Kala mengurus masalah yang sedang Kava hadapi dengan bijak. “Kamu bisa melihatnya bukan, apa yang terjadi pada Sabira? Ha!!?” Victo menunjuk ke arah Sabira yang sedang terbaring di atas ranjang dengan murka. Kala hanya diam saja tanpa mau berkomentar soal kondisi Sabira saat ini. “Aku tidak akan melibatkan kedua orang tua kita, asalkan kamu mau melakukan tiga hal padaku.” “Apa tiga hal yang kamu inginkan dariku?”** “Aku ingin menikahi Sienna.” Kava sudah mengetahui hal itu dari Sienna. Hanya saja, saat keinginan itu diutarakan secara langsung oleh Kala padanya, ternyata Kava merasa sakit dan sulit untuknya merestui hubungan Kakaknya dengan perempuan yang sangat dia cintai itu. Tidak seperti saat dirinya mudah memb

  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Samudra Alaska

    Sienna hanya ingin bermalas-malasan saja sepanjang hari ini. Dia hanya ingin diam di atas ranjang tanpa melakukan apapun, hanya itu saja kegiatan yang sudah dia agendakan untuk dirinya sendiri. Tetapi, suara bel rumahnya terpaksa membuat tubuhnya harus bergerak.Ting-tong... ting-tong... Sienna segera membangkitkan tubuhnya dari atas ranjang di tengah renungannya yang tidak ingin dia akhiri, walau sudah 5 jam lamanya dia hanya membeku di bawah selimut tapi dia tetap ingin berada di posisinya lebih lama lagi. Cklek, Sienna terpaksa menerima kedatangan tamu itu. Tamu yang ternyata adalah Kala. Baik Sienna maupun Kala langsung saling terdiam dengan canggung satu sama lain. “Bolehkah aku masuk ke dalam?” “I-iya. Silahkan.” Sienna mengizinkan Kala masuk ke dalam rumahnya dan Kala pun mengikutinya dari belakang. Saat Sienna mempersilahkannya untuk duduk di atas sofa, tempat biasa Kala

  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Emosi Membabi Buta

    “Apa yang terjadi denganmu?” “Aku ingin mati saja.” Deg! Kala syok sekali begitu mendengar ucapan Kava yang sangat diluar ekspektasinya. “Bolehkah aku bunuh diri saja sekarang juga?” “Kenapa? Apa alasannya sampai kamu ingin bunuh diri sekarang?” “Masa lalu yang tiba-tiba saja menyengat sesekali di dalam ingatanku tentang seorang perempuan yang sangat aku cintai.” Deg! Kala kembali tersentak kaget. Ingatan Kava yang dia pikir akan pulih secara tiba-tiba membuatnya merasa ketakutan. “Tapi, perempuan itu bukanlah Sabira. Bukan dia...” Kava menaikkan wajahnya perlahan lalu menatap Kala dengan lirih dan dengan mata berkaca. “Apa kamu bisa memberitahu aku, siapa perempuan itu?” Kala kebingungan untuk menjawab pertanyaan Kava. Dia tidak bisa memberitahu siapa sosok perempuan itu karena dia juga sangat menginginkan Sienna menjadi miliknya seutuhnya. “Tolong berit

  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Kepatuhan Menyakitkan

    “Argaza tidak bisa menyelesaikan misi itu dengan baik, jadi baiknya dia diganti saja dengan Tuan muda Kava karena di tangannya misi itu akan mudah dia selesaikan dengan baik.” “Pria itu memang tidka berguna.” Kala memekik pelan. “Sudah dari awal aku tidak yakin meletakkan dia pada misi ini sekalipun dia hanya sebagai umpan saja.” Gumamnya, sambil menatap ke luar jendela menara di lantai 35. “Lantas, bagaimana dia bisa lolos dari serangan musuh klien?” Dengan berat hati Bian pun menceritakan kronologinya yang dia ketahui saja. Setelah mengetahuinya, Kala langsung geram dan sangat murka pada Argaza. Saking murkanya, kedua tangan Kala sampai mengepal erat sambil merasakan amarah yang luar biasa atas kebodohan yang telah Argaza lakukan. Tanpa pikir panjang, Kala langsung mendatangi Argaza yang masih berada di kediaman rumahnya. Serangan kemarahan Kala langsung menghantam seluruh wajah dan beberapa bagian tubuh dengan pukulan kuat tangannya. Para pengawa

  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Manipulasi Rasa

    Ting-tong... ting-tong... Sienna langsung membuka pintu rumahnya begitu dia mendengar bunyi bel berulang kali dengan jeda panjang. Tanpa melihat terlebih dahulu siapa tamu yang datang, Sienna langsung menerima kedatangan tamu itu, tamu yang sangat tidak terduga olehnya. “Halo, Sienna sayang. Apa kabar kamu?” Melihat sosok orang yang ada di hadapannya saat ini membuat Sienna ingin marah dan memakinya habis-habisan, tetapi... Tiba-tiba saja orang itu memeluk Sienna dan mengatakan, “Ibu kangen sama kamu, Sienna.” Sienna tidak ingin mempersilahkan wanita itu masuk, tapi dia juga tidak bisa menolak kehadirannya. Ranum pun langsung berjalan masuk ke dalam rumah Sienna dan duduk di atas sofa. Sementara Sienna masih dibuat syok oleh kehadiran Ranum yang muncul kembali di depannya secara tiba-tiba. Sienna diam mematung sambil memandangi pilu Ranum yang justru tampak biasa saja, seperti tidak pernah melakukan ke

  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Bermalam Bersama

    “Iya, aku mau menikah sama kamu.” Dengan lantang Sabira menerima pinangan dari Kava. Pinangan yang bukan berasal dari keinginan Kava, melainkan atas dasar perintah dari kedua orang tuanya demi memperlancar gencatan senjata di antara dua keluarga itu. Karena dengan begitu hubungan dua keluarga itu akan kembali baik dan perusahaan yang semula akan mereka bangun bersama dan sempat batal, sekarang sudah bisa mereka lanjutkan kembali. Akan tetapi... Kava langsung menepikan dirinya di sebuah Gudang yang sangat luas, sebuah tempat yang berada di tengah ilalang yang berada di pinggiran Ibu kota. Tempat itu menjadi tempat rahasianya sudah selama lima tahun belakangan ini. Tempat yang menjadi curahan hatinya melalui gambar-gambar kecil yang dia lukis dengan tangannya sendiri di semua dinding kosong di Gedung itu. Setiap gambar yang dia buat selalu ada cerita sedih, bahagia, dan luka. Maka dari itu, Kava tidak ingin ada satu orang pun yang mengetah

  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Menikahlah Denganku!

    Sienna melepaskan tatapan matanya dari Kala, lalu dia pergi meninggalkan tempat itu untuk kembali ke dalam Ballroom sebelum acara resepsi pernikahan dimulai tidak lama lagi. “Menyedihkan...” Sienna bergumam. “Sienna, kamu sangat menyedihkan sekali!” Sienna langsung berpikir klise tentang kejadian yang baru saja dia lihat, tentang Kala dan tentang wanita lain. “Punya nyali juga kamu datang ke acara pernikahan Kava.” Lisa tiba-tiba saja datang menghampirinya dan menyapanya dengan kalimat menohok. Kemunculan Lisa yang sudah lama dia jumpai membuat Sienna langsung tersentak kaget. Ucapan Lisa yang seharusnya menyakiti perasaannya, tapi Sienna tetap ingin menghormati wanita itu. “Selamat malam, Tante.” Sienna menyapa Lisa dengan sangat ramah dan dengan caranya yang anggun. Tentu saja sikap Sienna yang sudah tidak lagi terlihat takut padanya sangat mengejutkan Lisa. “Sebenarnya saya t

  • Kontrak Cinta Sang Pewaris   Mantan

    “Aku ingin menikahi Sienna dengan serius, tanpa ada lagi perceraian apalagi perpisahan.” Ranum langsung menertawai keinginan Kala yang terdengar tulus itu. “Hahahaa...” Melihat tertawa membuat kening Kala merengut tipis. “Apa ada yang lucu dengan keinginan saya?” “Ya, tentu saja. Hahahaaaa..., sangat lucu sekali. Sampai-sampai yang geli mendengar keinginanmu itu. Hahaahaa...” Ranum mengusap air mata yang keluar sedikit lantaran tawanya terlalu geli saking dia merasa lucunya keinginan Kala tersebut. Kala pun hanya bergeming dan tetap menatap datar Ranum yang masih belum juga berhenti tertawa. Tapi, tak lama kemudian Ranum sadar kalau sikapnya terlalu berlebihan saat menanggapi niat baik pria yang hampir berusia 40 tahun itu. “Ehemm.” Ranum berdeham sambil memperbaiki posisi duduknya. Dia pun menjadi sungkan pada Kala yang hanya diam ketik Ranum menganggap niat baiknya adalah suatu kekonyolan.

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status