"Tapi, mengingat sifat ayahku, aku merasa dia mungkin menyembunyikannya kalau benar-benar ada harta warisan seperti itu."Violet bertanya dengan bingung, "Kenapa?"William menggeleng-geleng kepalanya, lalu berkata, "Nggak semua keluarga seperti Paman dan Tante Griffin yang dapat menikah karena cinta."Saat Violet mendengar itu, dia tertegun.Gwen berbisik di telinga Violet, "Orang tua William menikah karena perjanjian bisnis. Sebelum mereka menikah, ayahnya William memiliki wanita yang disukainya. Dengar-dengar ibunya juga menyukai pria lain.""Oh, begitu ...."Keluarga seperti itu bisa melahirkan anak dengan sifat seperti William. Itu benar-benar tidak mudah.William berkata, "Nanti aku akan pulang ke rumah untuk bertanya pada ayahku dan mengecek apa cincin itu ada atau nggak. Kalau aku bisa menemukannya, itu berarti cincin Keluarga Fernandez pasti milik Keluarga Gloria."Semua orang menganggukkan kepala.Violet bertanya, "Kakek, kamu bilang keempat cincin ini adalah tanda dari empat
Tuan Besar Griffin berpikir sejenak, lalu dia bertanya dengan alis berkerut, "Apa saja isi buku itu? Apa kalian masih mengingatnya?"Violet berkata, "Di buku itu tertulis pendapatan dan pengeluaran Keluarga Gloria, Airlangga dan Griffin sangat aneh. Pendapatan dan pengeluaran untuk sayuran dan barang sangat berbeda sehingga mengakibatkan kerugian total sebesar 2,4 miliar bagi ketiga keluarga. Sementara Keluarga Edris mendapatkan 2,4 miliar pada saat itu. Charles dan aku pun merasa akun ini seperti tiga keluarga kita yang mensubsidi Keluarga Edris.""Mensubsidi Keluarga Edris ...."Tuan Besar Griffin mengerutkan alisnya, lalu dia berkata, "Biar aku berpikir sebentar ...."William berkata, "Apa lagi yang perlu dipikirkan? Jelas kalau kepala Keluarga Edris pada saat itu nggak kompeten. Mereka hanya bisa mengumpulkan intel, tapi pada akhirnya mereka nggak bisa melakukan apa-apa dan menyebabkan tiga keluarga kita harus mensubsidi Keluarga Edris."Setelah mendengar kesimpulan William, Gwen m
"Berhenti memikirkannya."Charles berkata, "Setelah kita kembali, aku akan bertanya padanya."Di antara empat orang di dalam mobil, hanya Charles yang paling memahami Nathan.Tidak ada seorang pun yang keberatan.Saat ini ponsel Violet tiba-tiba berdering.Mata semua orang pun tertuju pada Violet.Violet mengangkat ponselnya, lalu dia melihat sekeliling dan berkata, "Ini seharusnya panggilan penipuan."Charles tidak berkata apa-apa dan langsung mengangkat telepon.Muncul suara Howard di ujung telepon yang berkata, "Violet! Suruh Charles mengutus orang untuk menjemputku di bandara Kota Poseidon."Ketika William mendengar suara Howard, dia hampir langsung menghentikan mobil."Bukankah kamu bilang itu panggilan penipuan? Kenapa orang itu datang ke sini?!""William?" Howard di ujung telepon mendengus sinis, kemudian dia berkata, "Suruh dia saja yang menjemputku."Setelah itu, Howard mematikan telepon.Violet menatap nomor tak dikenal itu, lalu bertanya dengan bingung, "Howard ... mengubah
"Hah, 500 ribu dari mana?"Violet tampak bingung.Kenapa dia tiba-tiba harus mengeluarkan 500 ribu?Violet melihat William, lalu berkata, "Bukankah aku menyuruhmu menjemput Howard dan mengantarnya ke Kediaman Edris? Kenapa dia meminta 500 ribu?""Dia nggak menyukai mobilku dan bersikeras ingin memesan taksi mewah. Karena mobilku ada di depannya, mobilku yang mendapat pesanannya."Saat Gwen mendengar itu, dia menjewer telinga William dan bertanya, "Kapan kamu bekerja pekerjaan seperti itu di belakangku?""Sakit, sakit!" William berkata, "Aku hanya mencari uang tambahan. Biasanya aku sering berlari ke mana-mana untuk membantu Charles, jadi aku sekalian menjemput dan mengantar orang.""Kamu juga ada menjemput wanita?"William berkata, "Aku menerima pesanan sesuai yang diberikan sistem. Terkadang aku juga nggak tahu apa itu pria atau wanita. Tapi, hanya aku seorang yang duduk di depan."Gwen melepaskan telinga William, kemudian berkata, "Baiklah."Howard tidak mempunyai waktu mendengar per
"Maksudmu ... Keluarga Campbell akan memanfaatkan situasi ini untuk memecat Arianna?""Keluarga Campbell memang nggak memiliki bisnis yang besar. Berkat Arianna, baru mereka mempunyai status di Kota Alfeus. Dengar-dengar Arianna ini suka menyendiri. Saat di Kota Alfeus, dia sudah menyinggung banyak orang. Nggak ada satu pun orang tua menyukai Arianna. Kini Arianna sudah menyebabkan Keluarga Campbell rugi besar dan kehilangan dukungan Keluarga Fernandez. Orang-orang tua Keluarga Campbell pasti ingin menyingkirkan Arianna. Pada saat ini, kalau Arianna ingin membungkam mulut orang-orang itu, dia butuh uang."Gwen sudah paham. "Itu berarti Arianna membutuhkan uang untuk membayar balik Grup Campbell. Kalau nggak, orang-orang tua itu akan memanfaatkan situasi ini untuk memecat Arianna."Violet mengangguk, lalu dia lanjut berkata, "Walaupun Arianna memiliki 10% saham Grup Fernandez, itu adalah saham pribadinya. Itu nggak menguntungkan para pemegang saham Grup Campbell sama sekali. Kalau saham
"Apa kamu akan melukai Violet?""Pasti nggak."Setelah mendengar jawaban itu, nada Charles menjadi tenang dan dia berkata, "Baiklah. Ingat kata-katamu."Kemudian, Charles keluar dari ruang kerja Nathan.Di lantai bawah, Violet dan Gwen sedang mengobrol dengan William. Melihat Charles telah turun, William berkata, "Kenapa kamu turun lama sekali? Howard sudah pergi.""Ya."Charles jelas tidak tertarik dengan urusan Howard.Violet berkata, "Apa pembicaraan kalian nggak berjalan mulus?""Benarkah? Bahkan Charles nggak bisa membuat Tuan Nathan membuka mulutnya? Mulut Tuan Nathan benar-benar tertutup rapat!"Gwen memukul William, lalu berkata, "Diam! Kita sudah memikirkan rahasia Kota Poseidon sepanjang hari, tapi alhasil kita nggak tahu apa-apa!""Tapi, setidaknya kita tahu kalau Tuan Nathan memang mengetahui sesuatu. Ya, 'kan?"Violet melihat Charles. Dia ingin menemukan jawaban dari tatapan mata Charles.Charles berkata, "Kalau dia nggak mau mengatakannya, Raja Neraka pun nggak bisa memak
Suara Nyonya Besar Fernandez terdengar lembut dan lesu."Levi dari tadi menunggu di depan tidur. Saya akan memanggilnya sekarang juga."Martha keluar, lalu mempersilakan Levi masuk.Levi berdiri di samping Nyonya Besar Fernandez dan berkata, "Nyonya Besar, apa ada yang bisa saya bantu?""Aku bersedia ... menggunakan semua tabungan yang kupunya untuk membeli 10% saham dari Violet.""Nyonya Besar ...."Levi mengerutkan alisnya.Kalau Nyonya Besar Fernandez melakukan ini ....Bukankah dia sudah tidak memiliki apa-apa?Ini jelas sebuah transaksi yang merugikannya."Aku sudah berpikir dengan baik. Kamu bantu aku berdiri dulu.""Baik."Levi membantu Nyonya Besar Fernandez berdiri. Nyonya Besar Fernandez perlahan-lahan berjalan ke depan brankas, kemudian dia menggunakan sidik jarinya untuk membuka brankas.Hanya ada kunci dan satu kartu di dalam brankas.Nyonya Besar Fernandez mengambil kunci dan kartu tersebut, lalu dia berkata, "Kamu tunggu aku di bawah dulu. Setengah jam kemudian, kita per
Di Kediaman Edris."Ini semua tabunganku. Kapan aku bisa mendapatkan 10% sahamku?"Saat ini, Nyonya Besar Fernandez sudah mengambil semua hartanya dan meletakkannya di depan Violet.Violet melirik koleksi yang mengagumkan di depannya, lalu dia mengangkat alisnya dan berkata, "Semua orang bilang nggak ada yang lebih memahami perhiasaan daripada Nyonya Besar Fernandez di Kota Poseidon. Koleksi-koleksimu sepanjang hidup ini benar-benar mencengangkan.Violet tersenyum, tapi kata-kata itu membuat ekspresi Nyonya Besar Fernandez makin masam.Violet mengambil salah satu barang koleksi di atas meja, lalu dia tersenyum dengan cerah dan berkata, "Aku langsung tahu kalau gelang ini sangat berharga. Bagaimanapun juga, harga paling rendahnya pasti 16 atau 20 miliar. Nyonya Besar benar-benar memiliki selera yang bagus."Nyonya Besar Fernandez tentu saja bisa mendengar sindiran dalam nada Violet. Dia pun berkata, "Ya, ini semua barang-barang bagus. Tapi, sekarang semuanya sudah menjadi milikmu."Viol
Barry tidak mengelak, tapi peluru itu tidak mengenai tubuhnya, melainkan melewati telinganya.Daun telinga Barry berdarah.Barry seolah-olah telah menemukan rahasia tentang Charles. Dia berkata, "Kamu benar-benar nggak memberitahunya. Charles, kamu itu pengecut. Kalau Violet tahu kamu memiliki penyakit itu, cintamu kepadanya jelas berbeda dari yang dibayangkannya. Apa dia akan masih mencintaimu?"Tatapan mata Charles menjadi makin sinis setiap kata yang diucapkan Barry.Barry lanjut berkata, "Dengar-dengar Nona Violet sangat pemilih soal hubungan. Kalau dia tahu hubungan kalian hanya lelucon selama setahun lebih ini, apa dia akan membuatmu meninggalkannya dan membencimu selamanya?""Sepertinya kamu benar-benar ingin mati."Tidak ada jejak senyuman lagi di wajah Charles.Orang-orang di samping langsung bisa merasakan niat membunuh Charles. Anak buah segera mendekat untuk menahan tangan Charles, kemudian dia berkata, "Tuan! Jangan dengarkan dia! Dia cuman sengaja membuatmu marah! Kalau d
Ini jauh lebih sedikit dari yang diharapkannya.Di dalam rumah, seorang pria mundur ketakutan. Namun, Charles sudah melempar pisau di tangannya ke arah pria itu. Sebelum pria itu sempat kabur, pisau yang lebih cepat darinya telah menancap di dinding.Pria itu berkeringat dingin karena ketakutan.Charles berjalan mendekat, lalu dia menendang pria itu dengan mudah."Aku akan menghitung sampai tiga. Panggil Barry keluar," kata Charles dengan nada sinis.Dia mengangkat kakinya, lalu menginjak dada pria itu."Satu.""Dua.""Ngapain kamu mempersulitnya?"Suara seseorang yang datang dari seberang mencapai telinga Charles.Charles mendongak, lalu dia benaran melihat Barry sedang berdiri di sana.Dia tahu Barry menyukai ketenangan. Dia tidak pernah suka pergi ke tempat yang ramai. Selain itu, Barry memiliki sangat banyak musuh. Begitu Charles menyebarkan informasi kalau Barry berada di Kota Poseidon, orang-orang itu langsung berusaha datang ke Kota Poseidon.Selama dia menemukan daerah pinggira
Tanpa menunggu Tuan Besar Knowles selesai berbicara, Agnes sudah melarikan diri."Dasar putri sialan! Aku nggak mengizinkanmu pergi!"Pengurus rumah di sebelah berkata, "Tuan Besar, karena Nona Muda ingin pergi, membiarkannya mengalami beberapa hal juga baik bagi Nona Muda.""Dia hanya tahu membuat masalah untukku! Kota Poseidon sangat berbahaya. Bagaimana kalau sesuatu terjadi padanya?"Tuan Besar Knowles sangat marah sehingga dia mengetuk tongkatnya ke tanah. Kemudian, dia berkata, "Utus lebih banyak orang untuk mengawasi Agnes! Nggak boleh terjadi apa-apa pada Agnes!""Baik, Tuan Besar."Ketika pengurus rumah hendak memanggil orang, Tuan Besar Knowles tiba-tiba berubah pikiran dan berkata, "Tunggu.""Ada apa lagi, Tuan Besar?""Suruh orang kita nggak perlu mengawasi mereka lagi.""Kalau begitu, Tuan Muda dan Nona Muda akan dalam bahaya.""Karena mereka ingin mempunyai pengalaman, apa itu disebut pengalaman kalau nggak ada bahaya?"Tuan Besar Knowles merasa dia sudah terlalu memanjak
Saat Zoe mendengar itu, dia menjadi merasa bersalah. "Tuan Muda ....""Jadi, kalau kamu nggak membiarkanku keluar, aku akan memberi tahu orang kamu pernah mengompol di tempat tidur saat kamu berusia 12 tahun. Dan ketika kamu berusia 13 tahun dan datang mens untuk pertama kalinya, kamu menulis surat bunuh diri. Aku masih mengingat isinya sampai sekarang. Aku ....""Berhenti, berhenti!"Wajah Zoe tampak pucat, lalu dia berkata, "Mana ada Tuan Muda sepertimu! Kalau kamu berani membeberkan semua itu, kamu akan mati!""Zoe, kumohon padamu, aku benar-benar harus keluar! Aku Jacob, bukan Sherman! Aku ingin hidup untuk diriku sendiri. Violet dan yang lainnya sudah menganggapku sebagai teman, begitu juga denganku. Aku nggak bisa mengabaikan mereka dan malah bersembunyi sendirian di luar negeri! Kamu paling memahamiku. Kamu pasti akan setuju. Benar, 'kan?""Aku ...."Hati Zoe langsung tergoyah.Pada saat ini, Tuan Besar Knowles keluar dari kamar.Setelah melihat wajah tegas Tuan Besar Knowles, J
Di luar negeri, rumah Keluarga Knowles."Bukankah aku sudah bilang padamu? Bukannya aku nggak mau, tapi aku nggak bisa keluar!"Jacob berkata dengan murung, "Kamu nggak tahu bagaimana sifat ayahku! Kalau kamu benar-benar bisa menyelamatkanku, aku akan bilang kamu hebat! Halo? Halo? Romeo, katakan sesuatu!"Jacob menundukkan kepala untuk melihat layar ponselnya. Setelah memastikan Romeo sudah mematikan telepon mereka, baru Jacob melempar ponselnya ke tempat tidur dengan emosi.Dia sudah dikurung di rumah beberapa hari, tapi yang dipikirkan Romeo cuman Violet dan Violet! Kapan Romeo memikirkan Jacob?Kalau bukan untuk membantu Romeo mendekati Violet, Jacob juga tidak akan dikurung di rumah oleh ayah kandungnya sendiri.Setelah Jacob memikirkan itu, dia diam-diam mengeluarkan kepalanya dari pintu kamar. Saat Zoe yang sedang berdiri di luar pintu melihat Jacob keluar, dia segera menutup balik pintu tersebut. Dia sama sekali tidak peduli apa kepala Jacob akan terjepit atau tidak.Untungnya
Kemudian, Gwen melempar balik dompet dan kartu bank Nyonya Besar Fernandez. Dia berkata, "Nyonya Besar, tadi kamu yang bilang memberikan semuanya kepadaku. Aku pun menganggap uang itu sebagai tebusanmu kepada kami para anak muda."Nyonya Besar Fernandez merasa Gwen tidak tahu malu, tapi dia tidak menyangka ternyata Gwen sangat tidak tahu malu!Bisa-bisanya Gwen mengambil begitu banyak uang!Levi melihat Nyonya Besar Fernandez sudah murka, jadi dia berkata, "Nyonya Besar, lebih baik kita pergi dulu.""Nyonya Besar tenang saja. Setelah kalian membawa pergi traktor itu, kami pasti akan memperbaiki mobil Ferrari-mu yang bannya kempes. Tapi, setelah kami mengembalikannya, aku nggak tahu apa Nyonya Besar masih berani menggunakannya atau nggak."Gwen sudah membuat Nyonya Besar Fernandez sangat marah sehingga dia merasa pusing.Untuk menghentikan Gwen dari mengatakan kata-kata yang lebih buruk, Levi segera memapah Nyonya Besar Fernandez masuk ke dalam traktor.Traktor kecil ini hanya bisa memu
"Nyonya Besar ...."Levi tercengang.Nyonya Besar Fernandez selalu mementingkan harga diri. Dia tidak pernah begini marah.Kalau Nyonya Besar Fernandez pergi naik traktor ini, ini lebih menyiksa daripada dia dibunuh.Namun, pada saat ini Nyonya Besar Fernandez malah setuju!"Diam. Apa yang bisa kita lakukan kalau kita menolak? Apa kita benar-benar harus berjalan kaki pulang?"Wajah Nyonya Besar Fernandez tampak sangat masam.Kalau menyuruhnya berjalan sejauh dua kilometer di cuaca seperti ini dan dengan sepatu hak tinggi, itu sama dengan menginginkan nyawanya!Apa yang bisa dilakukan Nyonya Besar Fernandez meskipun dia menolak saat ini?Levi pun hanya bisa berkata, "Baik, Nyonya Besar."Ketika William hendak menyerahkan traktor kepada kedua orang itu, Gwen malah melirik William.Saat William melihat itu, dia membatalkan niatnya.Nyonya Besar Fernandez bertanya, "Apa lagi yang kamu mau?""Nggak apa-apa, sih. Hanya saja, aku dan Nyonya Besar Fernandez bukan teman dan juga bukan musuh. Ka
"Nyonya Besar, apa yang Anda katakan? Bagaimana mungkin Nona Violet melakukan hal seperti ini? Mungkin ban mobil kalian nggak sengaja kempes di jalan.""Kalau begitu, kenapa kalian diam saja? Cepat siapkan mobil untuk antar kami pulang!"Cuaca sedang panas dan mobilnya sudah rusak kini. Jangan-jangan Violet tidak ingin mereka pulang?Satpam itu berkata dengan ekspresi dilema, "Nyonya Besar, maaf sekali. Tuan kami sudah keluar hari ini. Semua mobil telah dibawa pergi. Kami benar-benar nggak memiliki mobil untuk mengantar Anda pulang.""Keluarga Edris begitu besar, tapi kalian nggak memiliki satu mobil pun?"Ekspresi Nyonya Besar Fernandez menjadi makin masam.Hari ini dia sudah sakit hati karena dia menyerahkan semua tabungannya kepada Violet. Sekarang dia malah mengalami kejadian buruk seperti ini. Dia benar-benar sudah tidak bisa menahan emosinya.Satpam itu berkata, "Nyonya Besar, tuan kami sangat hemat. Saya benar-benar minta maaf. Kalian berdua bisa berjalan ke jalan besar untuk me
Di Kediaman Edris."Ini semua tabunganku. Kapan aku bisa mendapatkan 10% sahamku?"Saat ini, Nyonya Besar Fernandez sudah mengambil semua hartanya dan meletakkannya di depan Violet.Violet melirik koleksi yang mengagumkan di depannya, lalu dia mengangkat alisnya dan berkata, "Semua orang bilang nggak ada yang lebih memahami perhiasaan daripada Nyonya Besar Fernandez di Kota Poseidon. Koleksi-koleksimu sepanjang hidup ini benar-benar mencengangkan.Violet tersenyum, tapi kata-kata itu membuat ekspresi Nyonya Besar Fernandez makin masam.Violet mengambil salah satu barang koleksi di atas meja, lalu dia tersenyum dengan cerah dan berkata, "Aku langsung tahu kalau gelang ini sangat berharga. Bagaimanapun juga, harga paling rendahnya pasti 16 atau 20 miliar. Nyonya Besar benar-benar memiliki selera yang bagus."Nyonya Besar Fernandez tentu saja bisa mendengar sindiran dalam nada Violet. Dia pun berkata, "Ya, ini semua barang-barang bagus. Tapi, sekarang semuanya sudah menjadi milikmu."Viol