Share

Efek Meridian Terbalik

Penulis: Cristi Rottie
last update Terakhir Diperbarui: 2023-09-25 01:09:05

“Apa yang terjadi padanya?”

Murid pertama bergegas membantu Haoyun membaringkan Songrui ke tempat tidur.

Dengan berucap panik Haoyun memberitahukan apa yang terjadi pada Songrui.

Lantas murid pertama pun memeriksa kondisi Songrui.

“CELAKA!”

Ia mengeluarkan seperangkat jarum akupuntur.

Ditusukkannya beberapa jarum ke titik-titik tubuh Songrui.

Ia meminta Haoyun menekan pergolakan energi Songrui dengan energi miliknya.

Kedua murid saling bekerjasama.

Sementara itu, Songrui sendiri mulai merasa nyaman. Rasa sakit di tubuhnya berangsung-angsur menghilang.

Ia membuka perlahan kedua mata.

“Kedua Kakak, terima kasih.”

Senyuman kecil di wajah Songrui membuat kedua murid sedikit lega.

“Huh!”

Keduanya mengembuskan napas panjang.

“Kakak pertama, sebenarnya ada apa denganku?”

“Kenapa cepatu Lanchu bereaksi seperti ini?”

Murid pertama melemparkan tatapan sinis ke arah Songrui.

Ekspresinya jauh berbeda.

“Jika terlambat sedikit, mungkin kau sudah hancur berkeping-keping!”

“Tidak ada yang
Bab Terkunci
Lanjutkan Membaca di GoodNovel
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terkait

  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Cahaya Biru Di Dalam Gua

    GRRR!Seekor hewan buas bertanduk satu berdiri tepat di hadapan dua orang murid.Taring tajam!Memiliki lima ekor yang berujung tajam bagai pedang!“Energi yang begitu besar!” ucap kagum Songrui memperhatikan hewan buas yang tak jauh di depan matanya.BRAAKH!Satu persatu murid yang bertarung melawan hewan buas terpental jauh menabrak dahan pohon!Hewan buas yang merasa telah berhasil membuat mangsanya tak berdaya—melompat cepat untuk menerkam!WUSH!SLING!Namun pedang pusaka milik Songrui menggagalkan tindakan hewan buas!Ia bahkan berhasil melukai salah satu kaki hewan buas dengan mudah.GRRR!Sayangnya luka sekecil itu tak membuat hewan buas melemah, melainkan semakin geram!BUM!BUM!BUM!Setiap langkah kaki hewan buas menggetarkan tanah di sekitarnya.Perlahan wajah Songrui terangkat ke atas menatap kepala hewan buas!GRRR!Hewan bertubuh besar dengan tinggi sekitar 20 kaki menunjukkan taring tajamnya sembari menoleh ke bawah—ke arah Songrui.SREET!Cakar tajam melesat cepat!Ny

    Terakhir Diperbarui : 2023-09-26
  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Hewan Buas Dan Kolam Beracun

    Hujan deras di luar gua diabaikan semua murid. Mereka tak menyerah menyerang meski belum bisa melukai hewan buas. Hingga akhirnya perlawanan hewan buas berhasil melukai satu orang dengan ujung ekornya yang tajam. “Hati-hati!” “Ekornya beracun!” Songrui memperingati semua murid saat melihat gumpalan darah berwarna hitam yang keluar dari mulut murid yang terluka. Mendengar hal menakutkan itu, beberapa murid memilih untuk menyerah dengan menghancurkan bola energi di genggaman mereka. Bola energi yang hancur membawa kembali beberapa murid hingga tersisa Songrui dan dua lainnya. “AWAS!” WUSH! TLING! Pedang di tangan Songrui mengayun cepat—menghantam ekor tajam yang hampir menembus tubuh murid lainnya. Peluang ini ternyata digunakan oleh hewan buas untuk melarikan diri. Salah satu ekornya sengaja diputuskan demi memberikan waktu baginya. Kedua murid masih tidak mau menyerah, mereka meninggalkan Songrui sendirian—mengejar hewan buas meski sudah tak terlihat lagi. Sedangkan Songr

    Terakhir Diperbarui : 2023-09-28
  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Rahasia Hewan Buas

    (Kau memahamiku?) Songrui tertegun! Hewan buas yang hendak menyerangnya berhenti tepat di depan! DIA? Hewan ini bisa berbicara? Dilihatnya sekeliling. Waktu sepertinya berhenti. Semua orang membatu—tak bergerak sedikitpun. (Tentu saja aku bisa berbicara.) (Tapi hanya orang tertentu yang bisa mendengarku!) Songrui masih terdiam. Pikirannya masih mencoba menerima kenyataan di depan mata. (Semua orang menginginkan kematianku. Apa kau juga tidak?) “Tentu saja! Tujuan kami untuk membawa kembali energimu.” “Tapi….” “Aku sedikit tidak tega!” (Ha ha ha!) Tawa hewan buas bergema! (MENARIK!) “Aku juga pernah berada di posisimu!” Sejak melihat antusias para murid memburu hewan buas hanya demi mendapatkan energinya, hati kecil Songrui mengingatkan kembali bagaimana saat itu ia pernah mengalami hal yang sama. Diburu atas kesalahan yang tak pernah ia lakukan! Dibenci oleh dunia hanya karena dianggap jahat! “Aku tahu selama ini kau yang menekan racun di dalam kolam itu!” “Demi

    Terakhir Diperbarui : 2023-10-02
  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Rahasia Pedang Pusaka

    Ekspresi kepuasan terlihat jelas di wajah semua murid saat mengetahui Songrui juga ikut gagal bersama mereka.Namun bagi Songrui sama sekali tak mengapa, sebab kesempatan masih bisa datang kembali. Ia sedikit lega karena bisa mengalahkan dirinya sendiri.“Tapi….” Guru Kun berucap kembali.“Xiongrui, kau telah berhasil melewati ujianku!”DEG!Songrui tertegun mendengar kalimat itu. Ia sama sekali tidak mengharapkan keputusan yang diambilnya akan memiliki akhir seperti ini.“Ke-kenapa? Bukankah Xiongrui tidak menyelesaikan tugas yang guru berikan?”Semua murid berucap keberatan dengan keputusan guru Kun. Bahkan menganggap guru Kun bersikap pilih kasih.Namun kalimat yang dilontarkan guru Kun berhasil membungkam semua mulut para murid yang berbisik-bisik mengomentari.“Membawa kembali nyawa para saudara seperguruan jauh lebih bermakna dibandingkan membawa energi hewan buas!”“Inilah maksud dari tujuanku memberikan tugas pada kalian.”Guru Kun menjelaskan bahwa sejak awal taha

    Terakhir Diperbarui : 2023-10-06
  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Murid Dari Bukit Ke Empat

    Bola matanya bergerak ke kiri dan ke kanan berulang kali—memastikan kembali apa yang tertulis di sana. Pedang api yang ia namakan ternyata adalah pedang penghakiman! Pemilik pedang penghakiman cepat atau lambat akan berakhir tragis! Semakin banyak membunuh yang jahat, pemiliknya akan kehilangan kendali dan tak dapat mengontrol kekuatan pedang penghakiman. KLAP! Buku di tangannya ditutup kuat. Tak tahan lagi akan kenyataan tentang pedang pusaka miliknya, Songrui menyimpan kembali buku itu. Ia berdiri. Menarik napas panjang. WUSH! Alis kening Songrui mengerut—menatap pedang kayu di tangannya. Kenapa? “Kenapa kau memilihku?!” Meski mengetahui kebenaran akan pedang pusaka, tapi Songrui tidak mengerti kenapa benda berbahaya seperti itu diserahkan oleh biksu tua padanya. Sementara Songrui tenggelam dalam pikirannya sendiri, seseorang muncul di belakangnya. “Jadi, kau murid yang akan memasuki ujian di bukit kedua?” “Seorang murid dengan pedang kayu?” Songrui membalikkan badan

    Terakhir Diperbarui : 2023-10-15
  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Mayat Seorang Murid Di Perpustakaan

    DEG! Lagi-lagi detak jantung Songrui memukul kuat. Situasi ini mengingatkannya kembali tuduhan yang tak pernah ia lakukan di masa lalu. Namun kali ini Songrui tak mau menyerah pada kenyataan. Ia membantah tuduhan yang tak pernah dilakukannya. “Ini pasti ada kesalahan!” “Pasti ada seseorang yang menjebakku!” “Xiongrui, bukti sudah ada, dan kau juga mengakui sendiri tentang buku yang kau pinjam ini.” Guru Kun memandang geram. Di situasi ini Songrui bersikap tenang dan mencari bukti bahwa dirinya tak bersalah. Ia memungut buku di lantai dan memeriksanya. Mungkin dari sana bisa dia temukan sedikit petunjuk. Dan benar saja! Ia mendapati ada yang kurang dari buku itu. Ada lembaran yang hilang di dalam sana. Tidak mungkin!? Songrui memelototi tanda sobekan di buku. Lembaran yang hilang adalah lembaran pedang penghakiman. Bagaimana ini bisa terjadi? Siapa yang melakukannya? Pikiran Songrui menjadi kacau. Ia tahu jika memberitahukan petunjuk ini pasti keberadaan pedang pusaka

    Terakhir Diperbarui : 2023-10-15
  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Pilar Penghukuman

    Songrui kembali tersadar setelah proses itu selesai. Suasana menjadi hening. Apalagi saat ia menoleh ke arah guru Kun, hanyalah ekspresi kecewa yang dilihatnya dari lelaki tua itu. “Xiongrui, kau tak bisa berdalih lagi!” “Semua telah menyaksikan perbuatanmu!” ungkap guru Yan. DEG! Ada apa ini? Songrui masih tak mengerti dengan perkataan dan situasi di saat itu, hingga akhirnya ia melihat sendiri gelembung energi yang mengudara. Bentuk tubuh dan wajah menawan itu, Songrui bagai melihat cerminan dirinya sendiri. Ia jelas bingung, sebab apa yang dilihatnya tak pernah ia lakukan. “Aku tidak membunuh Kakak seperguruan!” Dengan lantang suara Songrui terucap. “Kau masih tak mau mengakuinya!—" “Guru Yan,” sela guru Kun menghentikan gerakan tangan guru Yan yang mulai mengudara—bersiap menghajar Songrui sebagai peringatan. “Xiongrui adalah muridku. Sebagai guru, aku harus bertanggungjawab atas perbuatannya.” Betapa terkejutnya Songrui mendengar kalimat guru Kun yang seolah memperc

    Terakhir Diperbarui : 2023-10-21
  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Serangan Balik Bagi Guru Yan

    Kedua tangan Songrui terentang.Tubuhnya bagai tersalib di udara.Sakit yang menusuk hingga sampai ke dalam tulang membuat kesadaran Songrui melemah hingga di menit berikut kilatan petir dari pilar berhenti menyerangnya.BEDUGH!Ia terjatuh ke lantai.Wajah yang menawan itu kini telah pucat.Tatapan tajam tertuju ke arah guru Yan.Ia berusaha mengumpulkan tenaga untuk berdiri.Kedua telapak tangan menumpu ke lantai.Perlahan ia pun mencoba.Meski tubuh yang penuh luka itu terhuyung-huyung, tapi pada akhirnya Songrui berhasil berdiri tegak.Dengan napas tersenggal-senggal ia berucap tegas.“Aku … Xiongrui!”“Tidak membunuh Kakak seperguruan!”ZRRK!Keempat pilar kembali berputar cepat!“Ada apa ini?!”Mata guru Yan melotot melihat keempat pilar kembali aktif.JGER!Sambaran kilat yang menyerupai ayunan cambuk raksasa menuju ke arah guru Yan.Lelaki tua itu tak dapat bergerak sedikitpun untuk menghindar, ia hanya menggunakan kedua tangannya dengan mengeluarkan energi untuk menahan seran

    Terakhir Diperbarui : 2023-10-25

Bab terbaru

  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Tubuh Yang Dikuasai

    “Apa yang kau lakukan!?” jiwa jahat berucap cemas.Sebilah pisau yang berada dalam genggaman Songrui kini telah menusuk dadanya sendiri.Tsk!“Ugh!”Sekali lagi ia mendorong kuat pisau yang dipegangnya hingga sepenuhnya masuk ke dalam dada.“Dasar bodoh! Beraninya kau?!” lagi jiwa jahat berucap.Tindakan Songrui menggagalkan ritual jiwa jahat terhadap kedua kakaknya.Sret!Ditariknya keluar pisau yang menusuk jantung.Meski Songrui menahan rasa sakit yang luar biasa, tapi ia bisa merasakan energi jiwa jahat mulai melemah.Trang!Memanfaatkan peluang itu ia melepaskan semua belenggu di pergelangan.Brukh!Ia terduduk sambil menahan bekas tusukkan di dadanya.Bayangan penderitaan semua orang masih terlintas dalam pikiran.Hanya memikirkan itu saja, Songrui berupaya mengambil kembali kendali atas tubuhnya sendiri.Ia duduk bersila.Memejamkan mata dan menenangkan pikiran.Rencana yang telah ia susun tidak boleh berhenti hanya karena luka di tubuhnya.Meski peluang keberhasilan rencana it

  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Menyatu Dalam Satu Tubuh

    “Jangan khawatir, setelah semuanya selesai, kalian berdua akan melihat seberapa besar kekuatanku!” ucap Songrui melemparkan pandangan matanya ke arah jiwa jahat.“Akhirnya kau sadar juga, Xiongrui. Jika dari awal kau menerimanya, aku tentu tidak akan menyakitimu.”Jiwa jahat begitu bersemangat. Ia segera memulai ritual!Tubuh Songrui perlahan mengudara bersama jiwa jahat.Proses ritual dilanjutkan.“Hentikan!” seru murid pertama menyerang—mencoba menggagalkan.Sliiing!Sayangnya serangan murid pertama digagalkan oleh jiwa jahat.“Meskipun harus mengorbankan nyawaku, tidak akan kubiarkan kau melakukannya!”“Jangan terbaru-buru!” sosor jiwa jahat menyela, “kau masih berguna untuk keberhasilan rencanaku.”“Setelah aku berhasil, nyawamu tidak lagi berharga, kau bisa pergi dengan tenang!” lanjut jiwa jahat mengulurkan tangannya.Murid pertama diposisikan di antara Songrui dan jiwa jahat.Ritual penyatuan dilanjutkan.Dengan menggunakan kekuatannya, jiwa jahat memaksa wujud asli murid pertam

  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Terlepasnya Segel Jiwa Jahat Di Dalam Tubuh

    Setelah mendapat serangan itu Songrui merasa ada keanehan dengan tubuhnya.Secara alami orang biasa pasti akan mengalami kesakitan luar biasa, tapi saat ini ada ledakan energi jahat yang besar dalam tubuhnya.Songrui berdiri sambil menatap bingung kedua telapak tangannya.Adanya energi jahat sebesar itu, tubuhnya bahkan tidak ada penolakan atau reaksi seperti biasa. Namun beberapa detik kemudian, dadanya terasa aneh.“Sudah saatnya!” seru jiwa jahat.Pandangan Songrui teralihkan melihat jiwa jahat berdiri di depannya.Sreek!Tangan jiwa jahat secepat kilat mengarah ke depannyaDEG!Kedua mata Songrui membulat besar!Sesuatu yang masuk di dalam sana seperti mencengkeram kuat dan menarik paksa jantungnya keluar!“Apa yang kau lakukan?!”“Karena kau menolak tawaran yang kuberikan, maka akan kuambil apa yang menjadi milikku!Krak!“Segel jiwa!” ucap jiwa jahat kesal, “pantas saja aku tidak bisa mengendalikanmu. Tapi sekarang dengan kekuatanku, segel ini tidak berguna sama sekali!”"Buum!

  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Bala Bantuan Tiba

    Sekian banyak pasukan jiwa jahat keluar dari dalam portal.Hanya dalam hitungan detik mereka telah dikelilingi pasukan jiwa jahat.Para guru, murid seperguruan, bahkan semua orang diserang secara membabi buta.Melihat ketidakberdayaan, Songrui terpaksa bertindak.Tebasan pedang penghakiman melenyapkan jiwa jahat, akan tetapi hal itu justru membuat Songrui kehilangan kendali.Semakin banyak prajurit jiwa jahat yang dibinasakan, energi jahat di tubuh Songrui semakin besar.Racun jiwa jahat bereaksi.Keinginan membunuh semakin kuat.CLAP!Tindakan Songrui terhenti.Sebuah tangan mencengkeram kuat pergelangan tangannya.“Xiongrui! Cukup!” pungkas murid pertama, “kau tak boleh melakukannya lagi!”“Menyingkir!” bentak Songrui menatap tajam ke arah murid pertama.“Jika dilanjutkan, kau akan dikendalikan sepenuhnya oleh energi jahat!”Mendengar hal itu, Songrui tersenyum menakutkan lalu kembali berucap “mereka ditakdirkan untuk mati di tanganku!”Kegeramannya memuncak saat melihat pergelangan

  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Takdir Yang Terikat

    ???Saat semua tenggelam dalam kebingungan, jiwa jahat muncul kembali.Energi jahat dari berbagai arah muncul dan diserap oleh jiwa jahat.Kenapa pedang penghakiman tak bisa menghancurkan jiwa jahat?Sebenarnya apa yang salah? “Kau masih tak cukup kuat untuk menandingiku, Xiongrui!”“Di dunia ini, kejahatan di hati manusia jauh lebih besar dari kebaikan!”Swiing!Tubuh Songrui terangkat.Racun jiwa jahat bereaksi berkali-kali lipat.Keinginan membunuh menjadi semakin kuat.Bayangan peperangan di masa lalu muncul dalam ingatannya.Terasa seperti nyata.Menahan reaksi racun jiwa jahat ia kehilangan kesadaran, dan terbangun di suatu tempat yang berbeda.Istana langit yang megah.Berpakaian zirah perang.Dikerumuni oleh para dewa yang siap menyerang.Pedang penghakiman di tangan mengayun bebas membalas para dewa yang menghujaninya dengan serangan bertubi-tubi.Sementara Songrui bingung dengan apa yang terjadi, salah satu dewa menyadarkannya dengan satu kalimat.“Rupanya ini ingatan jiwa j

  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Masa lalu Dan Dendam Hua Rong

    Awalnya Songrui tak percaya sedikitpun perkataan Hua Rong. Namun saat wanita itu memberitahukan bahwa selama ini ingatannya sengaja disegel oleh guru Liu Yaoshan, Songrui mulai meragukan kepercayaannya sendiri.Ia teringat kejadian masa lalu di saat kedua orang tuanya yang merupakan seorang jenderal sedang ditugaskan oleh kaisar sebelumnya untuk membinasakan sebuah kerajaan.Semua yang dikatakan Hua Rong jika dikaitkan dengan masa lalu memang sangat masuk akal.Apalagi saat Hua Rong dibawa guru Liu Yaoshan masuk ke dalam perguruan, bertepatan setelah kedua orang tuanya memenangkan pertempuran.“Guru Liu Yaoshan, kaisar dan semua orang yang ada di kerajaan ini pantas mendapatkan balasan!”“Terutama kau, Songrui!”“Aku ingin membunuhmu dengan tanganku sendiri!”Songrui terdiam menatap Hua Rong.Sepasang mata yang dipenuhi dendam, persis seperti dirinya dulu yang dipenuhi dendam atas kematian sang guru.Wuushh!Dalam diamnya, Hua Rong berlari dengan tangan yang memegang lurus sebilah peda

  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Pertempuran Besar Di Benteng Perbatasan

    Jiwa jahat menghajarnya hingga terlempar jauh.Racun di dalam tubuh benar-benar membuat Songrui lemah.Semua orang yang sadar kembali menyatukan kekuatan mereka dan serentak menyerang ke arah jiwa jahat.Namun usaha mereka berakhir sia-sia. Bahkan para guru yang berupaya menyegel jiwa jahat berakhir sama seperti Songrui.“Xiongrui-xiongrui, aku sudah muak dengan permainan lemah seperti ini!”Usai berucap jiwa jahat memulai ritual.“Biar aku tunjukan padamu, seperti apa kekuatan dewa sebenarnya!”Ngiiing!Jiwa jahat mengulurkan kedua tangannya ke depan.Sepasang mata Songrui terbelalak!Jiwa jahat mulai menyerap semua energi di dalam tubuh semua orang.Satu persatu orang yang diserap energinya berjatuhan di tanah bagai mayat kering.Hal ini membangkitkan emosi Songrui.Keadaan memaksanya untuk menghentikan tindakan jiwa jahat.Wuuushhh!Sliing!Ia melayangkan pedang penghakiman hingga berhasil memutus aliran ritual penyerapan dari jiwa jahat.Tak menyangka tindakan Songrui justru mempro

  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Jiwa Jahat Muncul Kembali

    Ha ha ha!Jiwa jahat muncul di udara!Tak lama setelah kemunculannya sekian banyak sosok hitam bermata merah memenuhi wilayah sekitar benteng perbatasan.“Xiongrui, kali ini kau tak akan bisa melindungi mereka!” seru jiwa jahat dengan suara yang terdengar mengerikan.Usai berucap jiwa jahat mengulurkan tangannya ke depan—memerintahkan semua sosok hitam menyerang.Kesempatan ini juga digunakan pangeran kedua belas memerintahkan pasukannya menyerang serentak.Para guru dan murid menyatukan kekuatan dan membentuk formasi untuk menyerang balik sekian banyak bayangan hitam yang ada di sekitar mereka.Begitu juga jenderal dan prajuritnya yang berada di dalam benteng berjuang keras menyerang setiap bayangan hitam yang datang menyerang.Sementara Songrui menggunakan kesempatan ini untuk berhadapan dengan jiwa jahat.Namun pangeran kedua belas ikut membantu jiwa jahat dan menyerang Songrui.Meski begitu, pangeran kedua belas yang terluka bukanlah tandingan Songrui.Syuut!Brukh!Serangan terakh

  • Kebangkitan Kembali Sang Legenda Perang   Bertarung Kembali

    “Xiongrui?”“Kali ini trik apalagi yang kau gunakan?”Di tengah keheningan, Songrui menjawab dengan suara lantang.“Aku ingin bernegosiasi denganmu!”“Ha ha ha!”“Cih!” pangeran meludah ke samping dengan wajah remeh, “negosiasi katamu?”“Dengan kemampuan pasukanku kau bahkan tak mampu mengalahkanku, Xiongrui!”Songrui terdiam, memberikan jeda bagi pangeran untuk tersenyum hingga situasi menjadi hening.“Sepertinya ingatan pangeran begitu buruk….”Songrui melanjutkan dengan mengeluarkan pedang penghakiman.“Kalau begitu, anggap saja aku tidak pernah mengatakannya!” lanjutnya santai lalu bersiap mengayunkan pedang.“Baik!” sosor pangeran.Songrui diajaknya mendekat.Di tengah-tengah kerumunan, beberapa prajurit dengan cepat menyediakan tempat duduk lengkap dengan meja yang di atasnya tersedia cangkir dan kendi.Iapun turun dari tunggangan dan dengan berani menerima ajakkan itu.“Aku bisa membantu pangeran kedua belas untuk mendapatkan keinginanmu!”Tawaran Songrui diacuhkan. Pangeran bah

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status